Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Edukimia

Description of formal thinking ability Bali Yana Fitri
Edukimia Vol 5, No 2 (2023): Vol 5, No 2(2023): Edukimia
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v5.i2.a475

Abstract

The Formal thinking ability is the ability to think in the face of hypothetical situations abstractly and can reason logically. When students reach formal thinking skills, they will have no difficulty understanding the concept of hydrolysis which is abstract. Based on the daily test scores for class XI IPA SMAN 4 Padang, it is known that 30% of students have not achieved completeness in hydrolysis. The incompleteness of some students indicates that there are still students who have not reached the level of formal thinking skills. Therefore, it is necessary to describe the level of students' formal thinking skills. This research was conducted to describe: the level of students' formal thinking skills, the type of research is descriptive. The research sample was students of class XI IPA AT SMAN 4 padang, who were obtained using cluster random sampling. The research instrument was a formal thinking ability test (buney test). In the formal thinking test, trials were carried out to see the value of item validity and reliability. The results of the study showed that:63.79% of class xi ipa sman 4 padang students had reached the level of formal thinking skills.
Development of Student Worksheets for Basic Chemical Laws Based on Problem Based Learning Phase E of Senior High School Jannah, Miftahul; Fitri, Bali Yana
Edukimia Vol 7, No 2 (2025): Edukimia - Vol. 07, Issue 02
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v7.i2.a604

Abstract

Information obtained from the results of interviews with chemistry teachers that there is no LKPD that uses the problem based learning model. Based on the summative value of students on the material of basic chemical laws, it can be concluded that students' understanding of the material of basic chemical laws is still low. This study aims to develop and analyze the validity and practicality of teaching materials in the form of LKPD basic chemical laws based on problem based learning phase E of SMA. The type of research conducted is Educational Design Research (EDR) with the Plomp model. The data obtained are processed using the Aiken's V formula. The study was conducted at the Department of Chemistry, FMIPA UNP and SMA Pembangunan Laboratorium UNP. The validation results show that LKPD has a validity value of 0.90 and a practicality value for teachers of 93.75% and students of 88.6%. The results of the study indicate that the LKPD basic chemical laws based on problem based learning that was developed is valid and practical.
Analisis Pemahaman Konsep dan Sikap Peserta Didik terhadap Materi Rumus Kimia, Tata Nama, dan Persamaan Reaksi di Kelas Fase E SMAN 11 Padang Nurdin, Richart; Fitri, Bali Yana
Edukimia Vol 7, No 3 (2025): Edukimia - Vol. 07, Issue 03
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran kimia di SMA kerap menjadi tantangan karena sifatnya yang abstrak, khususnya pada materi rumus kimia, tata nama, dan persamaan reaksi. Berdasarkan observasi di SMAN 11 Padang, banyak peserta didik belum mencapai ketuntasan belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemahaman konsep dan sikap peserta didik serta hubungan antara keduanya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif denngan teknik simple random sampling pada peserta didik kelas X Fase E. Data dikumpulkan melalui tes diagnostik Three-Tier dan angket sikap berbasis skala Likert yang dimodifikasi dari CLASS. Instrumen berupa tes diagnostik yang telah divalidasi oleh ahli dan uji reliabilitas, daya beda, serta indeks kesukaran sebelum digunakan pada tiga kelas sampel. Sementara itu, Instrumen angket sikap CLASS telah terbukti valid dan reliabel sehingga tidak perlu dilakukan pengujian ulang. Hasil menunjukkan pemahaman konsep tergolong rendah 21,46%, dengan tingkat miskonsepsi 67,38% dan tidak paham konsep 10,70%. Sebaliknya, sikap peserta didik terhadap pembelajaran kimia tergolong baik. Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif yang lemah antara sikap dan pemahaman konsep. Temuan ini menegaskan perlunya strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman konseptual.
Studi Literatur: Kesulitan Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Kimia Agustin, Anjelica Dwi; Fitri, Bali Yana
Edukimia Vol 7, No 3 (2025): Edukimia - Vol. 07, Issue 03
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v7.i3.a608

Abstract

Kimia merupakan salah satu mata pelajaran yang ada di jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA). Dalam pembelajarannya memerlukan penerapan strategi yang tepat agar peserta didik dapat memahami materi dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi mengenai ragam penelitian terkait kesulitan belajar peserta didik pada pembelajaran kimia. Metode penelitian yang digunakan berupa peninjauan literatur dengan analisis konten pada artikel yang diterbitkan di Science and Technology Indeks (SINTA) sejak tahun 2020 hingga 2024. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tren peningkatan jumlah publikasi setiap tahun, dengan jumlah tertinggi pada tahun 2023. Penelitian kuantitatif dan deskriptif adalah jenis penelitian dengan pendekatan dan desain penelitian yang paling dominan digunakan. Peserta didik kelas XI, materi kimia secara umum, dan kuesioner secara berurutan merupakan subjek, topik kimia, dan instrumen penelitian yang paling sering dipilih para peneliti. Sehubungan dengan temuan ini, beberapa rekomendasi telah diusulkan untuk penelitian yang akan datang.
Pengembangan Sumber Belajar Mandiri Kimia Berbasis TikTok pada Materi Kesetimbangan Kimia untuk Fase F SMA/MA Mughny, Mastynul; Fitri, Bali Yana
Edukimia Vol 7, No 3 (2025): Edukimia - Vol. 07, Issue 03
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v7.i3.a605

Abstract

Materi kesetimbangan kimia merupakan salah satu materi kimia yang sulit dipahami oleh peserta didik sebab materi ini memiliki konsep perhitungan matematis serta merupakan materi esensial untuk melanjutkan materi berikutnya, sehingga peserta didik perlu mempelajari ulang materi ini diluar pembelajaran sekolah. TikTok merupakan sosial media yang memiliki potensi bagus untuk menjadi sumber belajar yang dapat digunakan oleh peserta didik, selain penggunaan yang mudah dan fleksibel TikTok juga menjadi sosial media yang sangat diminati peserta didik saat ini, namun pada sosial media TikTok masih minim konten edukasi yang membahas materi kesetimbangan kimia secara baik dan lengkap oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk dapat menghasilkan sumber belajar mandiri kimia berbasis TikTok pada materi kesetimbangan kimia untuk fase F SMA/MA. Penelitian pengembangan ini didasarkan pada model Plomp, dengan tahapan preliminary research dan prototyping stage yang telah melalui berbagai evaluasi formatif diantaranya self evaluation, expert review, one to one evaluation, dan small group evaluation. Penelitian ini menghasilkan media sumber belajar mandiri yang teruji valid dengan nilai Aiken’s V sebesar 0,88 dan teruji sangat praktis dengan persentase P=90%.