Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA GAYA BELAJAR DENGAN KEMAMPUAN LITERASI KIMIA PESERTA DIDIK PADA MATERI ASAM BASA FASE F SMA/MA Wulandari, Nur Ika; Fitri, Bali Yana
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v5i3.6507

Abstract

Students’ understanding of acid-base concepts remains relatively low, as reflected by their low chemical literacy scores. One possible contributing factor is the suboptimal implementation of learning approaches that consider students’ individual learning styles. In fact, appropriate learning styles are believed to help students comprehend subject matter more effectively. However, studies that specifically examine the relationship between learning styles and chemical literacy are still limited. This study aims to investigate the relationship between students’ learning styles and their chemical literacy skills on acid-base material in Phase F of Senior High School. A correlational quantitative approach was employed, with data collected through the VARK learning style questionnaire and a chemical literacy test. The results showed that the kinesthetic learning style was the most dominant among students. However, the Spearman Rank correlation test revealed a weak and statistically insignificant positive relationship between learning styles and chemical literacy (r = 0.212; p = 0.239). These findings indicate that learning styles do not directly influence students’ chemical literacy. Further research is recommended to explore other factors that may have a greater impact on students’ scientific literacy achievement. ABSTRAKPemahaman peserta didik terhadap konsep asam basa masih tergolong rendah, salah satunya ditunjukkan dengan rendahnya nilai literasi kimia peserta didik. Salah satu dugaan penyebab belum optimalnya pendekatan pembelajaran yang memperhatikan gaya belajar peserta didik. Padahal, gaya belajar yang sesuai diyakini dapat membantu peserta didik dalam memahami materi dengan lebih baik. Namun demikian, kajian yang secara spesifik mengaitkan gaya belajar dengan literasi kimia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya belajar dengan kemampuan literasi kimia peserta didik pada materi asam basa fase F SMA/MA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan teknik pengumpulan data berupa angket gaya belajar VARK dan tes literasi kimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya belajar kinestetik merupakan gaya belajar yang paling dominan. Namun, uji korelasi Spearman Rank menunjukkan hubungan yang posistif lemah dan tidak signifikan antara gaya belajar dan literasi kimia (r = 0,212; p = 0,239). Temuan ini mengindikasikan bahwa gaya belajar tidak secara langsung memengaruhi literasi kimia. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang lebih berpengaruh terhadap pencapaian literasi sains peserta didik.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN JAMUR ENDOFITIK RS-1 YANG DIISOLASI DARI RANTING SAMBILOTO (ANDROGRAPHIS PANICULATA) DENGAN MEDIA PERTUMBUHAN BERAS PUTIH Fadhillah, Namira Putri; Riga, Riga; Fitri, Bali Yana
CHEDS: Journal of Chemistry, Education, and Science Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/cheds.v7i1.6838

Abstract

Jamur endofitik merupakan mikroorganisme yang hidup di dalam jaringan tumbuhan tanpa merugikan tumbuhan inangnya. Salah satu tumbuhan yang berpotensi sebagai inang pada jamur endofit adalah Andrographis paniculataatau yang dikenal dengan tumbuhan sambiloto. A. paniculata yaitu tumbuhan obat yang memproduksi berbagai metabolit sekunder dan telah dilaporkan memiliki aktivitas antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antioksidan dari jamur endofitik RS-1 yang diisolasi dari ranting A. paniculata.Metode dari penelitian ini terdiri dari inokulasi, optimasi, kultivasi dan ekstraksi, uji fitokimia serta uji antioksidan dengan menggunakan metode DPPH dari jamur endofitik pada ranting A. paniculata. Hasil penelitian pada uji fitokimia ekstrak etil asetat jamur endofitik RS-1 mengandung senyawa steroid, fenolik dan alkaloid.Hasil uji aktivitas antioksidan terhadap ekstrak etil asetat jamur endofitik RS-1 menunjukan nilai IC50 yaitu 99,74 ppm. Nilai IC50 menunjukkan bahwa aktivitas antioksidan tergolong kuat.
Analisis Pemahaman Konsep dan Sikap Peserta Didik terhadap Materi Rumus Kimia, Tata Nama, dan Persamaan Reaksi di Kelas Fase E SMAN 11 Padang Nurdin, Richart; Fitri, Bali Yana
Edukimia Vol 7, No 3 (2025): Edukimia - Vol. 07, Issue 03
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran kimia di SMA kerap menjadi tantangan karena sifatnya yang abstrak, khususnya pada materi rumus kimia, tata nama, dan persamaan reaksi. Berdasarkan observasi di SMAN 11 Padang, banyak peserta didik belum mencapai ketuntasan belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemahaman konsep dan sikap peserta didik serta hubungan antara keduanya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif denngan teknik simple random sampling pada peserta didik kelas X Fase E. Data dikumpulkan melalui tes diagnostik Three-Tier dan angket sikap berbasis skala Likert yang dimodifikasi dari CLASS. Instrumen berupa tes diagnostik yang telah divalidasi oleh ahli dan uji reliabilitas, daya beda, serta indeks kesukaran sebelum digunakan pada tiga kelas sampel. Sementara itu, Instrumen angket sikap CLASS telah terbukti valid dan reliabel sehingga tidak perlu dilakukan pengujian ulang. Hasil menunjukkan pemahaman konsep tergolong rendah 21,46%, dengan tingkat miskonsepsi 67,38% dan tidak paham konsep 10,70%. Sebaliknya, sikap peserta didik terhadap pembelajaran kimia tergolong baik. Uji korelasi Pearson menunjukkan hubungan positif yang lemah antara sikap dan pemahaman konsep. Temuan ini menegaskan perlunya strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan pemahaman konseptual.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI TATA NAMA SENYAWA KIMIA DAN PERSAMAAN REAKSI KIMIA BERBANTUAN LIVEWORKSHEET SMA Suprawati, Vina; Kurniawati, Desy; Gazali, Fauzana; Fitri, Bali Yana
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengembangkan E-LKPD berbasis Problem Based Learning pada materi tata nama senyawa kimia dan persamaan reaksi kimia berbantuan Liveworksheet SMA. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate), namun dibatasi hingga tahap Develop. Instrumen penelitian meliputi angket wawancara guru, angket peserta didik, angket validitas, dan angket praktikalitas. Proses validasi dilakukan oleh tiga dosen Kimia Fakultas Matetamika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNP dan dua guru Kimia SMA Pertiwi 1 Padang untuk menilai kelayakan isi, tampilan, serta kesesuaian E-LKPD dengan tujuan pembelajaran. Hasil validasi pada setiap Tujuan Pembelajaran Harian (TP Harian) menunjukkan rata-rata skor sebesar 0,92, yang termasuk dalam kategori valid. Sementara itu, hasil uji praktikalitas yang melibatkan dua guru kimia dan 30 peserta didik Fase E SMA Pertiwi 1 Padang memperoleh rata-rata nilai 92% dari guru dan 91% dari peserta didik, yang tergolong dalam kategori sangat praktis. Hasil tersebut menunjukkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan mudah digunakan, menarik, serta mendukung pembelajaran yang aktif dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa E-LKPD berbasis Problem Based Learning berbantuan Liveworksheet pada materi tata nama senyawa kimia dan persamaan reaksi kimia telah memenuhi kriteria valid dan sangat praktis.
Studi Literatur: Kesulitan Belajar Peserta Didik pada Pembelajaran Kimia Agustin, Anjelica Dwi; Fitri, Bali Yana
Edukimia Vol 7, No 3 (2025): Edukimia - Vol. 07, Issue 03
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v7.i3.a608

Abstract

Kimia merupakan salah satu mata pelajaran yang ada di jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA). Dalam pembelajarannya memerlukan penerapan strategi yang tepat agar peserta didik dapat memahami materi dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi mengenai ragam penelitian terkait kesulitan belajar peserta didik pada pembelajaran kimia. Metode penelitian yang digunakan berupa peninjauan literatur dengan analisis konten pada artikel yang diterbitkan di Science and Technology Indeks (SINTA) sejak tahun 2020 hingga 2024. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat tren peningkatan jumlah publikasi setiap tahun, dengan jumlah tertinggi pada tahun 2023. Penelitian kuantitatif dan deskriptif adalah jenis penelitian dengan pendekatan dan desain penelitian yang paling dominan digunakan. Peserta didik kelas XI, materi kimia secara umum, dan kuesioner secara berurutan merupakan subjek, topik kimia, dan instrumen penelitian yang paling sering dipilih para peneliti. Sehubungan dengan temuan ini, beberapa rekomendasi telah diusulkan untuk penelitian yang akan datang.
Pengembangan Sumber Belajar Mandiri Kimia Berbasis TikTok pada Materi Kesetimbangan Kimia untuk Fase F SMA/MA Mughny, Mastynul; Fitri, Bali Yana
Edukimia Vol 7, No 3 (2025): Edukimia - Vol. 07, Issue 03
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ekj.v7.i3.a605

Abstract

Materi kesetimbangan kimia merupakan salah satu materi kimia yang sulit dipahami oleh peserta didik sebab materi ini memiliki konsep perhitungan matematis serta merupakan materi esensial untuk melanjutkan materi berikutnya, sehingga peserta didik perlu mempelajari ulang materi ini diluar pembelajaran sekolah. TikTok merupakan sosial media yang memiliki potensi bagus untuk menjadi sumber belajar yang dapat digunakan oleh peserta didik, selain penggunaan yang mudah dan fleksibel TikTok juga menjadi sosial media yang sangat diminati peserta didik saat ini, namun pada sosial media TikTok masih minim konten edukasi yang membahas materi kesetimbangan kimia secara baik dan lengkap oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk dapat menghasilkan sumber belajar mandiri kimia berbasis TikTok pada materi kesetimbangan kimia untuk fase F SMA/MA. Penelitian pengembangan ini didasarkan pada model Plomp, dengan tahapan preliminary research dan prototyping stage yang telah melalui berbagai evaluasi formatif diantaranya self evaluation, expert review, one to one evaluation, dan small group evaluation. Penelitian ini menghasilkan media sumber belajar mandiri yang teruji valid dengan nilai Aiken’s V sebesar 0,88 dan teruji sangat praktis dengan persentase P=90%.
Pengembangan Pupuk Organik Cair (POC) sebagai Alternatif Pengganti Pupuk Kimia pada Pertanian di Kenagarian Sariak Laweh Arif Juliari Kusnanda; Fajri Ikhsan; Della Rosalynna Stiadi; Edi Nasra; Romy Dwipa Yamesa Away; Riga Riga; Ahadul Putra; Bali Yana Fitri; Iqbal Lata; Mitra Uzumaki
Pelita Eksakta Vol 9 No 1 (2026): Pelita Eksakta, Vol. 9, No. 1
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/pelitaeksakta/vol9-iss1/326

Abstract

Nagari Sariak Laweh terletak di Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatra Barat, dengan luas wilayah 21,36 km² atau 22,66% dari luas Kecamatan Akabiluru. Masyarakatnya mayoritas bergerak di sektor pertanian dan peternakan, terutama dalam budidaya tnaman sayur, kopi dan jagung. Namun, limbah dari aktivitas ini belum dimanfaatkan secara optimal, padahal berpotensi besar sebagai bahan baku pupuk organik. Seiring meningkatnya kebutuhan pupuk dalam sektor pertanian, penggunaan pupuk kimia menjadi dominan. Meski efektif, pupuk kimia berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan tanah. Oleh karena itu, pengembangan pupuk organik cair (POC) menjadi solusi ramah lingkungan yang tidak hanya mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, tetapi juga memanfaatkan limbah organik secara produktif.Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan kepada petani di Nagari Sariak Laweh mengenai pengolahan limbah pertanian dan sampah organik rumah tangga menjadi POC yang murah, ramah lingkungan, dan berkualitas. Kegiatan meliputi pemaparan materi tentang dampak negatif pupuk kimia, manfaat limbah organik, teknik pembuatan POC, hingga strategi pemasaran produk. Praktik langsung pembuatan POC menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Petani diajarkan cara memilih bahan, proses fermentasi, serta aplikasi pupuk ke lahan pertanian. Diharapkan, produk yang dihasilkan dapat digunakan sendiri maupun dijual, sehingga meningkatkan keuntungan petani sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara tim pelaksana dari Departemen Kimia dengan Pemerintahan Nagari Sariak Laweh. Tujuannya tidak hanya menghasilkan produk POC, tetapi juga memberikan edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Dengan adanya program ini, diharapkan Nagari Sariak Laweh dapat menjadi percontohan dalam pemanfaatan limbah organik untuk pertanian berkelanjutan. Selain memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani, penggunaan POC juga menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan pertanian di wilayah tersebut..