Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Implementasi Kurikulum Reggio Emilia di TK Permata Bunda Studi Kasus tentang Praktik Terbaik dalam Mendukung Perkembangan Holistik Anak Usia Dini Sulikah Septi Herawati*; Buyung Surahman
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.26023

Abstract

Kurikulum pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan pedoman yang mengatur tujuan, isi, proses, dan penilaian pembelajaran anak usia dini. Kurikulum PAUD harus memperhatikan prinsip-prinsip perkembangan anak, kebutuhan dan minat anak, serta karakteristik lingkungan tempat anak berada. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kurikulum PAUD di TK Permata Bunda, sebuah sekolah yang menerapkan pendekatan Reggio Emilia dalam mendukung perkembangan holistik anak. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK Permata Bunda memiliki kurikulum yang fleksibel, dinamis, dan berbasis proyek yang melibatkan partisipasi aktif anak, guru, orang tua, dan lingkungan. Kurikulum tersebut mengintegrasikan berbagai aspek perkembangan anak, seperti kognitif, sosial-emosional, bahasa, seni, dan fisik-motorik. Kurikulum tersebut juga memfasilitasi anak untuk mengekspresikan diri melalui berbagai bahasa simbolis, seperti gambar, musik, gerak, drama, dan cerita. Implikasi penelitian ini adalah bahwa kurikulum PAUD harus disesuaikan dengan konteks dan kearifan lokal tempat anak berada, serta memberikan ruang bagi kreativitas dan inisiatif anak dalam belajar.
PENGARUH PEMBERIAN BEASISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR MAHASISWA Maharani, Silvira Aditri; Surahman, Buyung; Nasution, Adam
Journal of Primary Education Vol 4, No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/jpe.v4i1.7268

Abstract

This research aims to determine the effect of providing scholarships on studentlearning achievement by looking at the cumulative achievement index betweenbefore and after receiving the scholarship. The type of research is quantitativeresearch, with data collection techniques used in the form of documentation. Thepopulation and sample are all students of the Elementary Madrasah TeacherEducation study program, Fatmawati Sukarno State Islamic University, Bengkulu whoreceived scholarships in 2023. The data analysis technique used is descriptiveanalysis using tables and t-tests. The results of the study indicate that there is aneffect of scholarships on student learning achievement. This is evidenced by theresults of the t-test with a sig coefficient of 0.000 <0.05. So it is hoped that thescholarship program in order to improve student learning achievement can continueto be implemented by expanding cooperation with scholarship-providinginstitutions.
Penerapan Metode Paired Storytelling dan pengaruh terhadap Kemampuan Berbicara Bahasa Indonesia Siswa Sekolah Dasar Marlinda, Nining; Surahman, Buyung; Mukti, Wiji Aziz Hari
Indonesian Journal of Innovative Teaching and Learning Vol. 1 No. 2 (2024): Indonesian Journal of Innovative Teaching and Learning, 1(2), 2024
Publisher : Academia Edu Cendekia Indonesia (AEDUCIA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64420/ijitl.v1i2.177

Abstract

Background: Indonesian language instruction at the elementary school level aims to enhance students’ ability to communicate effectively both orally and in writing. However, many students still struggle with speaking skills, necessitating innovative and engaging teaching methods to support language development.Objective: This study aims to examine the effect of the Paired Storytelling method on the Indonesian speaking ability of elementary school students at SDN 24 Bengkulu City. Method: The research employed a Quasi-Experimental Design. It was conducted in 2023 at SDN 24 Bengkulu City. Data were collected using pre-tests and post-tests to measure students’ speaking abilities before and after the implementation of the Paired Storytelling method. Results: The findings revealed a noticeable improvement in students’ speaking abilities following the application of the Paired Storytelling method. This indicates that the method had a positive impact on students’ oral language performance. Conclusion: The Paired Storytelling method significantly enhances elementary students' speaking skills in Indonesian, making it an effective and interactive instructional approach.Contribution: This study contributes to the development of innovative teaching methods for language learning and can serve as a reference for future research exploring the use of Paired Storytelling in different educational settings and grade levels.
PERMAINAN PAPINKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG ANAK USIA 5-6 TAHUN Mirantika, Virda; Syafri, Fatrica; Surahman, Buyung
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 3, No 1 (2020): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v3i2.4334

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi kemampuan berhitung permulaan pada anak di PAUD Nadilah masih rendah. Hal ini disebabkan oleh peran guru dalam menerapkan strategi dan metode mangajar guru yang masih konvensional saat pembelajaran. Oleh karenanya diperlukan strategi atau metode permainan yang tepat untuk bisa mengajak anak menjadi fokus dalam memperhatikan guru dalam kegiatan belajar. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan R&D. Metode penelitian pengembangan yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat penulis simpulkan bahwa Proses penelitian dan pengembangan media pembelajaran Papan Pintar Angka (Papinka) terhadap kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahun anak usia dini di Desa Padang Guci Hilir telah menghasilkan sebuah produk yang telah divalidasikan dan sudah dinilai oleh para ahli dan sudah memperoleh kategori sangat baik oleh ahli guru praktik. Dan sehingga dapat disimpulkan produk yang dikembangkan dalam penelitian ini sudah layak untuk digunakan. Pengembangan media ini sangat baik sesudah anak melakukan atau diberikan kegiatan bermain Papan Pintar Angka (Papinka) ini oleh peneliti anak-anak diberikan sebuah media pembelajaran ini anakanak dapat bersosial, berinteraksi dan dapat melatih kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahun anak dan disana dapat kita lihat bahwasanya anak sudah terlihat baik dalam melakukan permainan Papan Pintar Angka (Papinka) terhadap kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahunnya dan disana didalam pre-test anak mendapatkan pengembangan dengan nilai 32,28 % dalam kategori Mulai Berkembang sedangkan hasil dari post-testnya anak mendapatkan pengembangan dengan nilai 82,85 % dapat kita simpulkan bahwasanya permainan ini sudah layak sekali digunakan dengan anak usia dini dalam pengembangan terhadap kemampuan berhitung anak usia 5-6 tahun.
PENGEMBANGAN NIALI-NILAI KULTUR POSITIF PENDIDIKAN ANAK USIA DINI BERBASIS ISLAM Surahman, Buyung
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 1, No 1 (2018): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v1i2.1340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan pengembangan nilai-nilai kultur positif Pendidikan Anak Usia Dini. Pengembangan nilai-nilai kultur positif tersebut berupa nilai keimanan, semangat hidup, keterbukaan, kejujuran, spirit belajar, menyadari diri, tata krama,  persatuan dan kesatuan, nilai sikap, disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan. Permasalahannya bagaimana Pendidikan Anak Usia Dini mengembangkan nilai-nilai kultur positif tersebut?. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan naturalistik. Data yang diteliti adalah data pengembangan nilai-nilai kultur positif  pada tiga (3) Pendidikan Anak Usia Dini terakreditasi A di Bengkulu. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data dianalisis menggunakan analisis domain, taksonomi, komponensial, dan analisis tema kultural yang mengacu pada buku Spradley. Temuan penelitian membuktikan bahwa bentuk dan cara Pendidikan Anak Usia Dini melakukan pengembangan niali-nilai kultur positif berupa: nilai keimanan, semangat hidup, keterbukaan, kejujuran, spirit belajar, menyadari diri, tata krama,  persatuan dan kesatuan, nilai sikap, disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan. Pengembangan nilai-nilai ini dibungkus dan diterapkan oleh siswa dan guru di lingkungan sekolah, sehingga membuat sekolah bercirikan Islami ini maju dan berkembang dan dicintai oleh masyarakat. Kata kunci: Pengembangan Nilai-nilai
Analisis Kebutuhan Model Pengembangan Kurikulum Program Studi PIAUD Berbasis Mutu Bahri, Husnul; Surahman, Buyung; Nirwana, Evi Sela
Al Fitrah: Journal Of Early Childhood Islamic Education Vol 6, No 1 (2023): Early Childhood Islamic Education
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ja.v6i2.4394

Abstract

Kurikulum pasaca sarajana PAUD belum mencerminkan kepada kebutuhan pengguna sebagai outcome kurikulum itu sendiri, terbukti kurikulum mengutamakan teori, sedangkan pengguna membutuhkan tenaga yang memiliki keahlian/skil untuk menjadi tenaga professional PAUD, pengguna membutuhkan penguasaan manajemen, proses pembelajaran , dan menguasi sain perkembangan anak usia dini baik secara teori maupun praktik. karenanya memerlukan alokasi khusus dalam kurikulum PAUD, sehingga dibutuhkan model kurikulum yang dapat memenuhi kebutuhan pengguna/alumni. Tujuan penelitian yaitu untuk: (1) mendiskripsikan kebutuhan kurikulum ditinjau dari input, proses, output, dan outcome; dan (2) Menyusun model kurikulum program studi PAUD pascasarjana berbasis Mutu. Jenis penelitian, penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini yaitu ketua program studi pascasarjana PAUD UPI Bandung, Ketua program studi pascasarjana UIN Yogyakarta, dan ketua program pascasarjana UIN Bengkulu. Pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan cara pengumpulan data, reduksi data, display data, dan verifikasi/simpulan. Hasil penelitian berupa: (1) diskripsi kebutuhan kurikulum ditinjau dari input, proses, output, dan outcome ; dan (2) Model Kurikulum Program Studi PAUD Pascasarjana berbasis Mutu.
Implementasi Kurikulum Reggio Emilia di TK Permata Bunda Studi Kasus tentang Praktik Terbaik dalam Mendukung Perkembangan Holistik Anak Usia Dini Herawati*, Sulikah Septi; Surahman, Buyung
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 4 (2023): Agustus, Social Religious, History of low, Social Econmic and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i4.26023

Abstract

Kurikulum pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan pedoman yang mengatur tujuan, isi, proses, dan penilaian pembelajaran anak usia dini. Kurikulum PAUD harus memperhatikan prinsip-prinsip perkembangan anak, kebutuhan dan minat anak, serta karakteristik lingkungan tempat anak berada. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kurikulum PAUD di TK Permata Bunda, sebuah sekolah yang menerapkan pendekatan Reggio Emilia dalam mendukung perkembangan holistik anak. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TK Permata Bunda memiliki kurikulum yang fleksibel, dinamis, dan berbasis proyek yang melibatkan partisipasi aktif anak, guru, orang tua, dan lingkungan. Kurikulum tersebut mengintegrasikan berbagai aspek perkembangan anak, seperti kognitif, sosial-emosional, bahasa, seni, dan fisik-motorik. Kurikulum tersebut juga memfasilitasi anak untuk mengekspresikan diri melalui berbagai bahasa simbolis, seperti gambar, musik, gerak, drama, dan cerita. Implikasi penelitian ini adalah bahwa kurikulum PAUD harus disesuaikan dengan konteks dan kearifan lokal tempat anak berada, serta memberikan ruang bagi kreativitas dan inisiatif anak dalam belajar.
Pengembangan Instrumen Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) Pada Materi Pythagoras Siswa Kelas VIII SMPN 11 Bengkulu Tengah Indah Sari; Buyung Surahman; Betti Dian Wahyuni
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 16 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v2i16.1450

Abstract

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan pengganti Ujian Nasional (UN) yang diberikan kepada siswa guna meningkatkan mutu pendidikan. Akan tetapi, pelatihan soal – soal AKM yang diberikan di sekolah belum mencakup berbagai aspek secara keseluruhan. Untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut, peneliti mencoba untuk mengembangkan soal AKM numerasi yang dapat digunakan untuk melatih kemampuan siswa kelas VIII. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembanga, tingkat validasi, tingkat reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda soal AKM. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini mengahasilkan 20 butir soal AKM dalam materi pythagoras. Berdasarkan hasil analisis data hasil validasi oleh para ahli diperoleh total persentase penilaian dan dinyatakan layak diuji cobakan. Berdasarkan hasil validasi empiris diperoleh bahwa terdapat 19 butir soal valid dimana nilai dan 1 butir soal tidak valid. Pada tahap uji reliabilitas diperoleh nilai Cronbach Alpha soal pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, dan isian singkat adalah 0,874 dan untuk soal uraian panjang menunjukkan angka 0,928 sehingga soal dalam kategori reliabel. Sedangkan dalam tahap uji tingkat kesukaran terdapat 17 soal memiliki tingkat kesukaran sedang dan 3 butir soal memiliki tingkat kesukaran mudah. Dalam tahap uji daya pembeda terdapat 17 soal memiliki daya pembeda baik, 2 soal memiliki daya pembeda cukup dan 1 soal memiliki daya pembeda baik sekali.
Efektivitas Penggunaan Model Project Based Learning (PJBL) Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Kelas VII SMPN 2 Tebat Karai Dhea Lisa Arianti; Buyung Surahman; Betti Dian Wahyuni
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 16 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v2i16.1451

Abstract

Siswa masih mengalami kesulitan dalam penalaran matematis, dikarenakan penggunaan model pembelajaran belum efektif dan masih bersifat konvensional, sehingga siswa kurang mampu berpikir kritis. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas dari penggunaan model Project Based Learning (PJBL) terhadap kemampuan penalaran matematis siswa. Menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai hitung pada kemampuan penalaran matematis Asymp.Sig (2- tailed) sebesar 0,000 < 0,05 pada taraf signifikansi 5% yang berarti ada perbedaaan efektivitas antara model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) dengan pembelajaran konvensional. Hasil perhitungan rata-rata N-Gain pada kelas eksperimen diperoleh sebesar 59, 4547 dan kelas kontrol sebesar 16, 0504 artinya model Project Based Learning (PJBL) lebih efektif. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) efektif terhadap kemampuan penalaran matematis siswa kelas VII di SMPN 2 Tebat Karai. Oleh karena itu, dapat disarankan bahwa untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa, maka gunakan model pembelajaran peoject based learning (PJBL) di sekolah.
Pengaruh Media Audio Visual Terhadap Kemampuan Representasi Matematis Siswa Kelas VII SMP 19 Rejang Lebong Amelia; Buyung Surahman; Betti Dian Wahyuni
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 16 (2024)
Publisher : Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jimkmc.v2i16.1452

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi berdasarkan hasil observasi awal di SMPN 19 Rejang Lebong dengan melakukan wawancara kepada beberapa siswa mengenai proses pembelajaran matematika bahwa selama ini mereka masih jarang belajar menggunakan metode berbasis teknologi seperti media audio visual berbentuk video, power point dan lainnya, dan wawancara kepada guru matematika mengenai permasalahan yang berkaitan dengan kemampuan representasi matematis siswa, sehingga diperoleh data bahwa sekolah ini telah menggunakan kurikulum merdeka, selain itu juga disekolah ini masih menggunakan metode ceramah sedangkan peserta didik menjadi pelajar yang pasif. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh media audio visual terhadap kemampuan representasi matematis siswa kelas VII SMPN 19 Rejang Lebong. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode pendekatan quasi eksperimen desaign. Penentuan sampel dilakukan dengan teknik sampel random sampling, jadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VIIB 25 siswa dan VIIC 25 siswa dengan jumlah keseluruhan terdapat 50 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes tertulis dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji sampel indenpenden t test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil uji hipotesis yang menggunakan uji indenpenden sampel t test dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Apabila menggunakan tabel signifikansi 5% maka 0,000 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual (video) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan representasi matematis siswa pada materi segiempat kelas VII SMPN 19 Rejang Lebong.