Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Psychological Perspective

Pemaafan Diri Mantan Homoseksual (Lesbian); Studi Kualitatif Hidayati, Annisa; Kuncoro, Joko
Journal of Psychological Perspective Vol 3, No 1: June 2021
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jopp.311022021

Abstract

Pemaafan diri merupakan sebuah kesatuan proses untuk memotivasi diri agar mampu untuk menerima rangsangan yang menyakitkan dengan melakukan perubahan perilaku. Memaafkan diri diperlukan untuk dapat melepaskan emosi negatif terhadap kesalahan yang pernah dilakukan. Pemaafan diri dapat terjadi karena adanya dorongan dari dalam diri agar tidak terus terjebak dalam kesalahan yang pernah diperbuat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam mengenai pemaafan diri pada mantan homoseksual (lesbian), meneliti tahapan-tahapan pemaafan diri yang telah dilalui oleh subjek, dan faktor-faktor yang mendorong subjek untuk berubah menjadi mantan lesbian. Penelitian ini menggunakan mentode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara mendalam dengan wawancara semi terstruktur serta dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini sebanyak tiga responden yang diperoleh melalui metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa 3 subjek telah melalui tahapan-tahapan pemaafan diri yaitu uncovering phase, decision phase, work phase, dan outcame phase, namun pada subjek 2 belum sepenuhnya berada pada uncovering phase hal ini dapat dilihat dari subjek yang masih merasa bahwa yang terjadi dimasa lalu subjek tidak sepenuhnya salah, serta subjek belum dapat terlepas dari masa lalu subjek serta belum menerima sepenuhnya bahwa subjek telah berubah menyukai laki-laki, namun subjek memiliki keinginan untuk berubah dan tidak ingin kembali menjadi lesbian. Faktor yang mempengaruhi ketiga subjek untuk berubah menjadi mantan lesbian adalah faktor internal dari dalam diri subjek serta adanya faktor eksternal yaitu keluarga. Selain itu terdapat hambatan yang dirasakan subjek ketika proses berubah dan memaafkan, yaitu ada dalam diri subjek sendiri seperti menahan diri dan emosi yang subjek rasakan.
Effectiveness of School Interventions in Reducing Bullying Behavior: Systematic Literature Review Hidayati, Annisa; Marianty, Dewi; Kamila, Aisyah
Journal of Psychological Perspective Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jopp.7110222025

Abstract

Bullying among adolescents remains a critical issue that affects students' psychological and social well-being. This study analyzes the effectiveness of various school-based interventions in reducing bullying behavior and identifies key factors influencing their success. Utilizing a systematic literature review approach, this study examines research published between 2019 and 2024 from databases such as ScienceDirect, Garuda, and SpringerLink. The Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal checklist and the Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT), version 2018, were employed to assess study quality. The findings indicate that school-based interventions are effective when they emphasize relationship-building, empathy, and holistic involvement of all school stakeholders. Consistent program implementation, teacher training, and parental engagement play a crucial role in intervention success. However, challenges such as limited resources, inadequate teacher training, and cultural resistance hinder program effectiveness. Additionally, the study highlights that while interventions improve students' affective empathy, cognitive empathy remains underdeveloped, suggesting the need for more targeted approaches. Practical recommendations include the integration of social-emotional learning in school curricula, teacher professional development programs, and culturally adapted interventions. Policymakers should establish sustainable anti-bullying policies with clear guidelines for intervention and support mechanisms. Future research should explore long-term intervention impacts, digital-based anti-bullying strategies, and the role of genetic and cultural factors in bullying behavior. This study enriches the existing literature by emphasizing the importance of localized, evidence-based intervention strategies tailored to different educational and cultural contexts.