Lily Montarcih Limantara
Unknown Affiliation

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Kajian Metode Stepwise untuk Merasionalisasikan Kerapatan Optimal Pos Stasiun Hujan dan Pos Duga Air di Sub DAS Tenggarang Fadli Putra Salika; Lily Montarcih Limantara; Jadfan Sidqi Fidari
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.01.062

Abstract

Dalam pengelolaan dan pengembangan sumber daya air yang baik, tentunya harus memiliki suatu analisa yang baik juga dalam analisis hidrologinya. Salah satu cara untuk mendapatkan analisis hidrologi yang baik ialah dengan memiliki Kumpulan data hidrologi yang efisien dan akurat. Salah satu cara untuk mendapatkan akurasi data yang baik dan efisien ialah dengan melakukan rasionalisasi pos hidrologi. Untuk menemukan dan memilih stasiun hujan dan pos duga air yang paling representatif dari suatu Daerah Aliran Sungai (DAS), rasionalisasi ini menggunakan metode stepwise dan standar WMO. Metode stepwise ini dapat memilih rekomendasi pos stasiun hujan terbaik dengan memeriksa koefisien korelasi antara stasiun hujan dan pos duga airnya. Pos stasiun hujan yang memiliki nilai koefisien korelasi yang baik dengan pos duga airnya, akan mendapatkan hasil analisa regresi yang optimal sesuai dengan hasil rasionalisasinya. Sub DAS Tenggarang memiliki 8 pos stasiun hujan yang tersebar didalamnya dan memiliki luas Sub DAS sekitar 297,99 Km2 yang tersebar belum merata dan dianggap tidak rasional. Dalam hasil studi ini akan mendapatkan hasil analisa stepwise berdasarkan standar WMO dengan rekomendasi jumlah stasiun hujan rasional didalamnya sebanyak 2 pos stasiun hujan
Studi Optimasi Alokasi Air Irigasi Pada Daerah Irigasi Lowayu Kabupaten Gresik Menggunakan Program Dinamik Mubin, Achmad Ufuqil; Sri Wahyuni; Lily Montarcih Limantara
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2025.005.02.090

Abstract

Penggunaan air di daerah irigasi Lowayu yang memanfaatkan waduk Lowayu sebagai sumber air utama menghadapi problem keadanyaan air. Yakni adanya kekurangan air untuk mencukupi kebutuhan irigasi. Karena problem tersebut, diperlukan upaya untuk mengelola air secara optimal menggunakan teknik optimasi. Studi ini menggunakan Program Optimasi Dinamik Deterministik untuk membagi problem menjadi beberapa tahap (Stage). Tahap-tahap ini, yang dimulai dengan Forward Recursive di Bbg.1, Blw.1, Blw.2, Blw.5, dan Blw.8, menghasilkan keuntungan dari masing-masing tahap menurut alokasi air. Untuk memperoleh jalur terbaik, kemudian dilaksanakan pelacakan balik. Rencana Tata Tanam yang dipakai dalam studi ini mengacu pada RTTG 2022–2023 mengatur pola tanam. Menurut hasil optimasi, diperoleh peningkatan periode terpenuhi sebesar 33,4% dan luas lahan terairi sebesar 15,21 ha setelah optimasi, serta menghasilkan keuntungan maksimal sebesar RP. 20.366.860.648,00 dengan keuntungan total ialah sebesar RP. 220.391.349,00
Rasionaliasi Kerapatan Jaringan Pos Hujan dengan Metode Stepwise di Sub Das Kening Arrazi, Muhammad Yurizqi Arrazi; Lily Montarcih Limantara; Linda Prasetyorini
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2024.004.01.070

Abstract

Perencanaan pengembangan sumber daya air diperlukan data hidrologi yang akurat baik dalam segi kualitas dan kuantitas. Artinya adalah apabila data hidrologi tersebut mampu memberi gambaran kondisi hidrologi yang cukup akurat dengan yang terjadi di lapangan, contohnya seperti apakah data hujan tersebut berkaitan dengan data debit eksisting. Persebaran pos hujan dan nilai kerapatannya akan sangat berpengaruh terhadap tingkat kesalahan dari rerata suatu data hidrologi. Kerapatan jaringan pos hujan yang terlalu rapat atau renggang dapat menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya ketidakakuratan besar hujan yang terukur. Sehingga diperlukan adanya rasionalisasi pada Sub DAS Kening yang mempunyai luas sebesar 676 km2. Rasionalisasi jaringan pos hujan ini dilakukan untuk mengetahui apakah kerapatan jaringan pos hujan eksisting sudah sesuai dengan standar WMO atau tidak, selanjutnya akan dirasionalisasikan menggunakan metode Stepwise. Data yang digunakan adalah data hujan sebagai variabel bebas selama 10 tahun, dan data debit sebagai variabel terikat selama 10 tahun. Metode Stepwise ini merupakan metode statistik yang dapat mengetahui pos hujan mana yang memiliki korelasi secara signifikan terhadap pos duga air. Standar WMO dapat mengetahui kebutuhan minimum jumlah pos hujan eksisting berdasarkan karakteristik geografi suatu daerah.
Studi Optimasi Alokasi Air Irigasi Menggunakan Program Dinamik di Daerah Irigasi Bulakmojo Unpapar, Elkana; Lily Montarcih Limantara; Moh. Sholichin
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.39

Abstract

Daerah Irigasi Bulakmojo menghadapi permasalahan kekurangan air dimana kebutuhan jumlah air lebih besar dibandingkan dengan ketersediaan yang terjadi pada Musim Tanam II dan III. Oleh karena itu dilakukan optimasi alokasi air dengan menggunakan program deterministik dinamik. Tujuan optimasi dengan menggunakan program deterministik dinamik ini adalah untuk memaksimalkan keuntungan pertanian dengan cara membagi daerah irigasi menjadi beberapa taraf sehingga air akan dialokasikan pada setiap taraf sesuai dengan kebutuhan untuk memperoleh keuntungan yang maksimal. Fungsi kendala pada optimasi tersebut adalah debit tersedia dan luas lahan. Fungsi tujuan dari optimasi tersebut adalah keuntungan maksimal dari hasil panen pertanian. Hasil optimasi dengan program dinamik diperoleh peningkatan luas lahan sebesar 50,34% saat musim tanam I, 21,27% saat musim tanam II dan 24,46% saat musim tanam III dengan total keuntungan dalam satu tahun sebesar Rp. 41.610.166.251,00
Analisa Banjir DAS Kali Rawa Tembaga Kota Bekasi Dengan Aplikasi HEC-HMS Muhammad, Khaliffa Luthfi; Lily Montarcih Limantara; Dian Candrasasi
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.48

Abstract

DAS Kali Rawa Tembaga terletak di Kota Bekasi seluas 6.8 km2 sering mengalami banjir tahunan akibat perubahan tata guna lahan. Sebagai upaya pengendalian banjir telah dibangun 9 kolam retensi. Namun keberadaan kolam retensi tersebut belum sepenuhnya mampu mengatasi debit banjir yang terjadi. Oleh karena itu, direncanakan Pembangunan 4 kolam retensi tambahan sebagai langkah lanjutan untuk mengurangi dan mengendalikan genangan banjir dikawasan tersebut. Studi ini dimulai dengan analisis hidrologi untuk menghitung debit banjir dengan metode SCS Curve Number yang dimodelkan melalui Aplikasi HEC- HMS untuk dua skenario yaitu, kondisi 9 kolam retensi dan kondisi 9+4 Kolam retensi, dari hasil analisis tersebut dievaluasi seberapa besar pengaruh penambahan kolam retensi baru terhadap pengurangan debit banjir.
Studi Optimasi Pemberian Air Irigasi Pada Daerah Irigasi Talang Kabupaten Jember Menggunakan Program Dinamik Riwu, Jeremias S. Sarezer; Lily Montarcih Limantara; Moch. Sholichin
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2026.6.1.57

Abstract

Optimasi yang dilakukan di Daerah Irigasi Talang, Kabupaten Jember, mengkaji ketidak seimbangan neraca udara serta upaya pemanfaatan udara secara optimal dengan mempertimbangkan ketersediaan, kebutuhan, dan distribusi udara menggunakan Program Dinamik. Optimalisasi jalur penyaluran udara dan pola distribusi diarahkan sesuai dengan debit yang tersedia di setiap bangunan irigasi di wilayah tersebut. Dalam penelitian ini, fungsi kendala fokus pada volume udara yang tersedia selama setiap musim tanam, sedangkan fungsi tujuan adalah mencapai hasil maksimal berdasarkan ketersediaan air di Daerah Irigasi Talang. Hasil analisis optimasi dengan program dinamik deterministik menunjukkan peningkatan keuntungan, dengan luas lahan terairi pada Musim Tanam I sebesar 2.273,50 hektar, Musim Tanam II sebesar 2.545,83 hektar, dan Musim Tanam III sebesar 1.558,80 hektar.
Analisis Kekeringan Menggunakan Metode Standardized Precipitation Index dan Rainfall Anomaly Index di DAS Bedadung Kabupaten Jember Zetta Adeli, Chiara Adristi; Lily Montarcih Limantara; Jadfan Sidqi Fidari
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DAS Bedadung merupakan salah satu DAS di Kabupaten Jember. Pada tahun 2023, terdapat 8 kecamatan di DAS Bedadung yang dilaporkan terdampak kekeringan. Kejadian tersebut menunjukkan pentingnya analisis karakteristik kekeringan untuk mendukung upaya pemantauan dan mitigasi bencana. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik kekeringan berdasarkan metode Standardized Precipitation Index (SPI) dan Rainfall Anomaly Index (RAI), mengevaluasi hubungan kekeringan dengan fenomena El Niño–Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD), serta mengevaluasi kesesuaian hasil peta sebaran kekeringan terhadap data kejadian kekeringan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Hasil studi menunjukkan bahwa periode kekeringan terparah terjadi pada tahun 2007 dan 2019. ENSO dan IOD berkontribusi terhadap perkembangan kekeringan, dengan IOD menunjukkan pengaruh yang lebih dominan pada beberapa periode. Evaluasi spasial menunjukkan bahwa rerata tingkat kesesuaian hasil identifikasi SPI terhadap data BPBD mencapai 84% pada tahun 2019 dan 16% pada tahun 2023, dengan SPI-6 memberikan representasi spasial yang paling baik.
Analisis Konsistensi dan Homogenitas Data Curah Hujan Tahunan di DAS Konaweha Ramadhani, Itsalisio; Lily Montarcih Limantara; Jadfan Sidqi Fidari
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data curah hujan merupakan informasi utama dalam analisis hidrologi dan perencanaan sumber daya air. Namun, kualitas data sering terabaikan, padahal data yang tidak konsisten dan tidak homogen dapat menghasilkan kesimpulan yang menyimpang. Studi ini bertujuan menganalisis konsistensi dan homogenitas data curah hujan tahunan di DAS Konaweha, Sulawesi Tenggara. Data curah hujan tahunan dari 5 stasiun hujan (Ameroro, Lambuya, Tongauna, Abuki, dan Meluhu) periode 2012-2025 digunakan dalam penelitian ini. Uji konsistensi dilakukan dengan metode Kurva Massa Ganda, sedangkan uji homogenitas menggunakan Uji Pettitt, Homogenitas Normal Standar, Buishand, dan Von Neumann pada taraf signifikansi 5%. Hasil uji konsistensi menunjukkan seluruh stasiun hujan lolos uji dengan pola titik-titik plot mengikuti garis linear, sehingga tidak diperlukan koreksi. Berdasarkan klasifikasi Wijngaard dkk. (2003), seluruh stasiun hujan dinyatakan homogen. Stasiun-stasiun tersebut direkomendasikan untuk digunakan dalam analisis hidrologi lanjutan.
Evaluasi Kinerja Kolam Retensi Ilham Maulana untuk Pengendalian Banjir Perkotaan di Sangatta Utara Devin Ardito Prastya; Lily Montarcih Limantara; Tri Budi Prayogo
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecamatan Sangatta Utara, ibu kota Kabupaten Kutai Timur, menghadapi masalah banjir berulang yang dipicu oleh pesatnya ekspansi perkotaan dan infrastruktur drainase yang kurang memadai. Kolam Retensi Ilham Maulana, yang dibangun pada tahun 2010 dengan luas lahan 28,43 ha, merupakan fasilitas utama mitigasi banjir di kawasan tersebut. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas kolam dalam mereduksi debit banjir, menilai kapasitas tampungannya, serta mengestimasi biaya rehabilitasi kolam. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan distribusi Log Pearson Tipe III untuk kala ulang Q2 hingga Q50, didukung oleh pemodelan hidrolika menggunakan EPA SWMM 5.2. Hasil simulasi menunjukkan bahwa volume limpasan banjir rancangan mencapai 151.100 m³. Unit tampungan utama (Storage 46) mampu menampung 217.883 m³ pada kapasitas 80,1%, sementara Storage 47 dan Storage 48 masing-masing menampung 25.252 m³ (78,9%) dan 24.133 m³ (75,4%). Estimasi biaya operasi dan pemeliharaan (OP) untuk keperluan rehabilitasi adalah sebesar Rp205.740.700. Temuan ini mengonfirmasi bahwa Kolam Retensi Ilham Maulana secara efektif mampu menampung volume limpasan rancangan tanpa terjadi luapan, yang menegaskan peran krusialnya dalam sistem pengendalian banjir di wilayah tersebut.
Evaluasi Sistem Drainase Eksisting dan Perencanaan Kolam Retensi untuk Pengendalian Banjir di Sangatta Utara Alafta Ziven Singgih Attala; Lily Montarcih Limantara; Tri Budi Prayogo
Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Mahasiswa Teknik Pengairan (JMTP)
Publisher : Departemen Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sangatta Utara masih mengalami banjir berulang meskipun Polder Ilham Maulana telah beroperasi. Penelitian ini mengevaluasi kapasitas saluran drainase eksisting, menentukan debit banjir rancangan, merencanakan dua kolam retensi, dan menghitung Rencana Anggaran Biaya. Analisis hidrologi dilakukan menggunakan data curah hujan tahun 2015-2024 dari Stasiun Spaso, Sangkulirang, dan Muara Ancalong melalui Uji Kualitas Data, Poligon Thiessen, Distribusi Log Pearson Tipe III, Uji Kesesuaian Distribusi, Metode Mononobe, Metode Rasional, dan SWMM 5.2. Debit banjir rancangan Q50 sebesar 0,87 m³/detik. Saluran eksisting menunjukkan kondisi surcharge dan flooding. Volume Kolam Retensi Teluk Ringga sebesar 45.967 m³ dan Kolam Retensi Family sebesar 1.057.785 m³. Kedua kolam tidak mengalami overtopping. Average Percent Full masing-masing sebesar 97% dan 31%. Total RAB sebesar Rp22.820.263.900 untuk Teluk Ringga dan Rp65.388.843.800 untuk Family. Kolam retensi dapat mengurangi beban limpasan, tetapi peningkatan kapasitas saluran tetap diperlukan.