Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Kualitas Sistem Informasi Menggunakan ISO/IEC 25010 Studi Kasus Aplikasi OBE (Outcome Based Education) Pada iGracias Latifah, Lut Fathul; Falahah, Falahah; Santoso, Ari Fajar
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— OBE (Outcome Based Education) merupakansalah satu aplikasi yang ada di iGracias yang dikembangkansejak tahun 2018 dan digunakan sejak tahun 2020. Root causeanalysis dengan diagram fishbone dibuat untuk mengetahuifaktor-faktor pemicu permasalahan yang ada di Aplikasi OBEiGracias. Permasalahan yang sering terjadi pada Aplikasi OBEiGracias adalah sistem down karena request yang terlalubanyak saat proses penginputan nilai yang dilakukan olehsemua dosen pada waktu yang sama sehingga menyebabkanproses generate nilai gagal. Selain itu, Aplikasi OBE iGraciasbelum memiliki fitur export laporan CLO persemester yangmengakibatkan Kaprodi harus melakukan ticketing secaramanual untuk meminta data nilai dalam bentuk excel. Untukmeningkatkan kualitas Aplikasi OBE iGracias perlu diketahuikualitas aplikasinya dengan cara melakukan evaluasi kualitassalah satunya dengan standar ISO/IEC 25010:2011. Akantetapi, berdasarkan hasil wawancara, Aplikasi OBE iGraciasbelum pernah dilakukan evaluasi terkait kualitasnya denganmenggunakan standar ISO/IEC 25010:2011. Oleh karena itu,penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kualitas AplikasiOBE iGracias berdasarkan standar ISO/IEC 25010:2011 padadimensi product quality yang meliputi karakteristik security,functional suitability, usability, reliability, dan performanceefficiency. Berdasarkan hasil analisis deskriptif dari hasilkuesioner tingkat kepuasan pengguna pada masing-masingkarakteristik tersebut, menunjukkan bahwa kualitas AplikasiOBE iGracias berada pada kategori <Baik= dengan skorpersentase keseluruhan 78%. Dengan hasil tersebut, AplikasiOBE iGracias masih membutuhkan perbaikan untukmeningkat kualitas aplikasinya. Sehingga, penulis memberikanusulan perbaikan sebagai rekomendasi untuk meningkatkankualitas Aplikasi OBE iGracias sehingga dapat memenuhiharapan pengguna. Kata kunci— ISO/IEC 25010, Product Quality, Kualitas Sistem Informasi, OBE iGracias
Evaluasi Kualitas Sistem Informasi Menggunakan Iso/Iec 25010 Studi Kasus Aplikasi Transkrip Aktifitas Kemahasiswaan Adyaksa, Bagus; Falahah, Falahah; Santoso, Ari Fajar
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Peningkatan kualitas sistem informasi dalamlingkungan pendidikan tinggi menjadi semakin krusial untukmendukung proses administrasi dan operasional yang efisiendan efektif. Saat ini, Aplikasi Transkrip AktivitasKemahasiswaan (TAK) di Telkom University, yang berperanpenting dalam mengelola data aktivitas mahasiswa, belumpernah dievaluasi kualitasnya secara menyeluruhmenggunakan standar internasional yang sesuai. Hal inimengakibatkan potensi masalah dalam kegunaan, keandalan,dan kepuasan pengguna terhadap aplikasi tersebut. Selain itu,Bapak Ario juga mengungkapkan bahwa sekitar 15% keluhanyang diterima terkait masalah pada sistem, terutama terkait sesiyang habis halaman tidak terlempar ke halaman dashboard,sehingga membuat mahasiswa yang menggunakan aplikasiTAK merasa kebingungan. Oleh karena itu, penelitian inibertujuan untuk mengevaluasi kualitas Aplikasi TAK denganmenggunakan kerangka kerja ISO/IEC 25010, yang mencakupberbagai aspek kualitas perangkat lunak seperti FunctionalSuitability, Performance Efficiency, Reliability, Usability, danPortability. Metode penelitian yang digunakan meliputi studiliteratur, wawancara dengan pihak terkait, serta kuesionerkepada pengguna aplikasi untuk mengumpulkan data empirismengenai pengalaman pengguna. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa meskipun Aplikasi TAK memilikibeberapa kekuatan dalam hal Functional Suitability danUsability, terdapat area yang memerlukan peningkatan,terutama dalam hal Reliability. Rekomendasi yang diberikandiharapkan dapat membantu Pusat Teknologi Informasi (PuTI)Telkom University dalam melakukan pembaruan danpengembangan aplikasi agar lebih optimal. Dengan demikian,penelitian ini berkontribusi terhadap peningkatan mutu sisteminformasi di Telkom University secara keseluruhan. Kata kunci— TAK, ISO/IEC 25010, PuTI Telkom University.
Evaluasi Kualitas Sistem Informasi Menggunakan Model ISO 25010/2011 Pada Aplikasi Sirama Universitas Telkom Harahap, Dian Febrina; Falahah, Falahah; Santoso, Ari Fajar
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Aplikasi Sirama merupakan aplikasi untukregistrasi perkuliahan dengan tiga pengguna yaitu mahasiswa,Dosen wali, dan Kaprodi. Permasalahan paling umum terjadidalam penggunaan aplikasi Sirama seperti ketidaksinkronandata antara IGracias dan Sirama dan terjadinya internal servererror akibat jumlah pengguna yang mengakses Sirama dalamsatu waktu melebihi kapasitas server aplikasi Sirama. Untuk ituperlu dilakukan peningkatan layanan melalui peningkatankualitas perangkat lunak sistem informasi dengan peninjauandan juga evaluasi. Untuk melengkapi evaluasi kualitas aplikasiSirama dapat ditambahkan model standarisasi, salah satunyaISO/IEC 25010:2011, yang saat ini belum dilakukan. Metodeyang digunakan adalah wawancara untuk mengidentifikasimasalah dan menggunakan kuesioner untuk penilaianpengguna terhadap aplikasi Sirama sebagai bahan evaluasi.Penelitian ini berfokus pada empat karakteristik yaituFunctional Suitability, Usability, Reliability, danPerformance Efficiency.. Hasil penelitian menunjukkan,kualitas aplikasi Sirama untuk karakteristik functionalsuitability dan usability dalam kategori sangat tinggi yaitumasing-masing memiliki nilai 83,4% dan 81,4%. Sedangkankualitas aplikasi Sirama untuk karakteristik reliability danPerformance efficiency dalam kategori tinggi dengan masingmasingmemiliki nilai 66,8% dan 65,4%, dan mempunyaiindeks sub karakteristik kategori sedang yaitu maturity dancapacity. Dengan hasil penilaian dari pengguna tersebut, penulismemberikan rekomendasi untuk meningkatkan kualitasaplikasi Sirama, agar dapat digunakan oleh pengguna untukmemenuhi kebutuhan registrasi perkuliahan. Kata kunci— ISO 25010/2011. Product quality model, Sirama
Pengukuran Kualitas Layanan Sirama Telkom University Dengan Model Service Quality Bastian, Darryl; Santoso, Ari Fajar; Falahah, Falahah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak -- SIRAMA Telkom University sangat diperlukanuntuk meningkatkan kualitas pelayanan, terutama dengan fokuspada kepuasan pengguna layanan akademik. Melalui analisismendalam, ditemukan bahwa meskipun layanan yang diberikanoleh SIRAMA secara umum dianggap memadai oleh pengguna,masih terdapat beberapa area yang memerlukan perbaikanuntuk dapat sepenuhnya memenuhi ekspektasi mereka. Padadimensi Responsiveness meskipun layanan dianggap cukupresponsif, masih terdapat kebutuhan untuk memperbaikikecepatan dan efektivitas tanggapan terhadap keluhan ataupertanyaan pengguna, yang memerlukan peningkatan dalamprosedur penanganan masalah serta kapasitas tim dukungan.Dimensi Assurance menunjukkan bahwa pengguna memilikitingkat keyakinan yang cukup terhadap kompetensi danpengetahuan staf SIRAMA, namun peningkatan dalam aspekkeamanan data dan kepercayaan masih diperlukan untukmemperkuat rasa aman pengguna. Kesimpulannya, untukmeningkatkan kualitas, keandalan, dan kepuasan penggunaterhadap layanan SIRAMA, perlu dilakukan perbaikan yangsignifikan pada area-area yang telah diidentifikasi. Peningkatanini akan membantu SIRAMA dalam memberikan layanan yanglebih berkualitas, konsisten, dan sesuai dengan harapanpengguna. Kata kunci -- SIRAMA, kualitas layanan, Tangibles,Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, kepuasanpengguna, keandalan.
Introducing Marketing 4.0 in Gen Z Through Project-Based Learning Falahah; Munandar, Fajar
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marketing 4.0, as the newest marketing paradigm, has become an important skill for everyone involved in sales and marketing. As a dominant part of the recent generation, Gen Z become a main component of Marketing 4.0 as they can be an actor or a person affected. The initiative for learning Marketing 4.0 in Gen Z is generally done at higher level education (university), MSME actors, or vocational high school students. However, introducing it in high school, in general, is still very rare. The research aims to explore how to introduce Marketing 4.0 to general high school students through project-based learning (PBL) and to know the effectiveness of this method in understanding Marketing 4.0 among students. The project is implemented for 10-th grade students of SMA Negeri 5 Bandung, executed through two cycles, and integrated with program P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila), which chooses Marketing 4.0 as a specific theme. The observation results show that there has been a significant increase in students' understanding and implementation of the Marketing 4.0 approach in marketing and selling products. The questionnaire results also show that the PBL approach is considered effective in increasing students' knowledge of Marketing 4.0, and this project has succeeded in providing valuable and useful experience for students
Introducing Marketing 4.0 in Gen Z Through Project-Based Learning Falahah; Munandar, Fajar
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : PPM Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marketing 4.0, as the newest marketing paradigm, has become an important skill for everyone involved in sales and marketing. As a dominant part of the recent generation, Gen Z become a main component of Marketing 4.0 as they can be an actor or a person affected. The initiative for learning Marketing 4.0 in Gen Z is generally done at higher level education (university), MSME actors, or vocational high school students. However, introducing it in high school, in general, is still very rare. The research aims to explore how to introduce Marketing 4.0 to general high school students through project-based learning (PBL) and to know the effectiveness of this method in understanding Marketing 4.0 among students. The project is implemented for 10-th grade students of SMA Negeri 5 Bandung, executed through two cycles, and integrated with program P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila), which chooses Marketing 4.0 as a specific theme. The observation results show that there has been a significant increase in students' understanding and implementation of the Marketing 4.0 approach in marketing and selling products. The questionnaire results also show that the PBL approach is considered effective in increasing students' knowledge of Marketing 4.0, and this project has succeeded in providing valuable and useful experience for students
Analisis Kualitas Layanan pada SMB Telkom University dengan menggunakan Service Quality dan Importance Performance Analysis (IPA) Arya, Immanuel; Santoso, Ari Fajar; Falahah, Falahah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menilai kualitaslayanan di unit SMB Telkom University berdasarkan limadimensi, yaitu Tangible, Reliability, Responsiveness,Assurance, dan Empathy. Hasil analisis menunjukkanbahwa meskipun pelanggan merasa layanan yangdiberikan cukup memadai, masih ada beberapa aspek yangperlu diperbaiki untuk memenuhi harapan merekasepenuhnya. Pada dimensi Tangibles, aspek visual sepertitampilan antarmuka dan infrastruktur pendukung dinilaibaik, namun ada kekurangan pada tampilan yang perluditingkatkan agar lebih menarik dan mudah digunakan.Keandalan layanan atau Reliability menjadi perhatianutama karena adanya ketidakpuasan terkait inkonsistensilayanan yang menurunkan tingkat kepercayaan pengguna.Dimensi Responsiveness menunjukkan bahwa meskilayanan sudah responsif, kecepatan dan efektivitas dalammenanggapi keluhan atau pertanyaan masih memerlukanperbaikan, termasuk peningkatan prosedur penangananmasalah dan kapasitas tim dukungan. Pada dimensiAssurance, pengguna merasa cukup yakin dengankompetensi staf, tetapi ada kebutuhan untukmeningkatkan keamanan data dan kepercayaan gunamemberikan rasa aman yang lebih kuat. Dimensi Empathymemiliki nilai terendah, mengindikasikan kurangnyaperhatian personal terhadap pengguna, yang mungkindisebabkan oleh interaksi yang lebih generik dan kurangmendalam. Secara keseluruhan, untuk meningkatkankualitas dan kepuasan pengguna, perbaikan signifikandiperlukan pada beberapa area yang telah diidentifikasi,agar layanan SMB Telkom University menjadi lebihberkualitas, konsisten, dan sesuai dengan ekspektasipengguna. Kata Kunci — SMB Telkom University, ServiceQuality, Importance and Performance Analysis
Analisis Dan Perancangan Arsitektur Enterprise Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (Spbe) Pada Domain Data Di Lingkungan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (Bpkd) Putra, Mohammad Givary Satria; Falahah, Falahah; Santoso, Ari Fajar
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Arsitektur Enterprise Sistem PemerintahanBerbasis Elektronik (SPBE) pada domain data di lingkunganBadan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) merupakansuatu sistem yang didesain untuk optimalisasi kinerja dan hasilyang lebih baik pengelolaan keuangan daerah denganmenggunakan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).Arsitektur Enterprise adalah suatu struktur yang terdiri dariberagam komponen seperti infrastruktur TI, aplikasi, basisdata, dan sumber daya manusia, yang saling terintegrasi untukmembentuk suatu sistem informasi yang terpadu danberstandar. Pengembangan Arsitektur Enterprise melibatkanbeberapa tahapan, termasuk analisis kebutuhan, perancanganarsitektur, pengembangan data, implementasi, dan evaluasi.Keamanan informasi, ketersediaan jaringan, interoperabilitas,dan tata kelola TI juga menjadi elemen penting yang perludiperhatikan dalam pengembangan sistem ini. Denganmengadopsi Arsitektur Enterprise, diharapkan BPKD dapatmeningkatkan kualitas layanan publik, mempercepat prosespengambilan keputusan, serta mengurangi biaya operasional.Selain itu, ada harapan bahwa sistem ini mampumeningkatkan tingkat keterbukaan dan pertanggungjawaban.dalam pengelolaan keuangan daerah, sambil mengurangirisiko kecurangan dan penyimpangan dalam pengelolaankeuangan tersebut. Kata kunci— Arsitektur Enterprise, SPBE, BPKD, Domain Data
Analisis Dan Perancangan Manajemen Layanan Teknologi Informasi Pada Proses Request Fulfillment Menggunakan Itil Versi 3 Di Diskominfo Kota Bandung Sinaga, Valentine; Falahah, Falahah; Nugraha, Ryan Adhitya
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Manajemen layanan teknologi informasi memiliki banyak keuntungan ketika dipraktikkan dandikembangkan oleh perusahaan atau organisasi. Hal ini akandapat memberikan nilai tambah kepada pengguna melalui layanan teknologi informasi. Sebagai sebuah entitas pusatinformasi di Kota Bandung, DISKOMINFO memerlukan analisis dan perancangan yang efektif untuk meningkatkanlayanan bisnis mereka. Dalam penelitian ini, penerapan Information Technology Infrastructure Library (ITIL) versi 3memiliki peran penting dalam implementasi proses Request Fulfillment di DISKOMINFO Kota Bandung. ITIL versi 3membantu dalam mengelola seluruh lifecycle permintaan layanan, mulai dari tahap awal hingga akhir, dengan tujuan untuk mengurangi dampak dan risiko yang mungkin terjadi di DISKOMINFO Kota Bandung. Metode yang digunakan untukpenerapan proses ini adalah dengan melakukan studi pustaka, wawancara, serta pengisian kuisioner yang digunakan untukmenganalisis kondisi dan kesenjangan di perusahaan sesuaidengan standar ITIL versi 3. Hasil dari penelitian ini adalahmemberikan perancangan rekomendasi, analisis prioritasberdasarkan risiko, dan roadmap perancangan rekomendasiyang mencakup aspek people, process, dan technology yangsesuai dengan standar Service Operation dalam ITIL versi 3. Kata kunci— Request Fulfillment, Service Operation, ITIL Versi 3
Analisis Dan Perancangan Manajemen Layanan Teknologi Informasi Proses Problem Management Pada Diskominfo Kota Bandung Menggunakan Itil Versi Ihsan, Muhammad; Falahah, Falahah; Nugraha, Ryan Adhitya
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Teknologi informasi merujuk pada proses perancangan, implementasi, pengembangan, dukungan, danmanajemen sistem informasi berbasis komputer, terutamaperangkat keras dan perangkat lunak. Pentingnya teknologi informasi dalam pengelolaan informasi saat ini tidak dapatdiabaikan karena pertumbuhan yang terus berubah dan peningkatan informasi, yang memiliki nilai yang signifikan bagiorganisasi atau perusahaan. Dalam konteks ini, DISKOMINFO Kota Bandung memiliki kebutuhan untuk menerapkanmanajemen layanan TI agar dapat mengoptimalkan teknologi informasi sesuai dengan kebutuhan pengguna dan memberikannilai tambah bagi perusahaan. Dalam penelitian ini, kerangka kerja yang digunakan Infrastructure Technology Information Library (ITIL) Versi 3, yang mengacu pada Service Operation dengan fokus pada subdomain Problem Management. DISKOMINFO Kota Bandung menerapkan manajemenlayanan TI sebagai solusi untuk mengatasi masalah kualitaslayanan. Penelitian ini dimulai dengan mencari masalah, menganalisis data, dan menyusun rekomendasi berdasarkanhasil penelitian yang telah dilakukan. Metode penelitian yang digunakan melibatkan wawancara, yang memberikan hasilyang relevan untuk dianalisis dan dapat diimplementasikan oleh perusahaan. Kata Kunci : Teknologi Informasi, Manajemen Layanan, ITIL Versi 3
Co-Authors Abdullah Fajar Abdullah Fajar Abdullah Fajar Adifa Nurul Ramadhanti Adyaksa, Bagus Alodia B., Keysia Ari Fajar Ari Fajar Ari Fajar Santoso Arimurti, Nurfadhilah Azzahra Arya, Immanuel Baharuddin, Nurariqah Mauliani Bakhtiar Dwi Arianto Baskoro Bayu Saputro Bastian, Darryl Berlian Maulidya Izzati Burhanudin, Rifki Dahlan , Rayan Fahlevi Daniel Silaban Dewi Rosmala Dewi Rosmala Fajar Munandar Fajar, Abdullah Fiana Fazriani Fitriyana Dewi Galih Irianto Saputro Gebang, Ayu Farida Giang, Novia Pindan Hakim, Syahren Adil Handayani, Heni Yuli Harahap, Dian Febrina Hasprasi, Tasya Nozuka I Made Suwanda Iqbal Santosa Iwan Rijayana Khoirida Aelani Latifah, Lut Fathul Luthfi Ramadani M Rizki Hardiyanto M. Mahbubi Madjid , Cheta Kusuma Mahardika, Muhammad Ashril Muchsam, Yoki Muhammad Syamaidzar Al Ghifari Munandar, Fajar Nadhifah, Firyal Muthia Naomi Dorhot Septiana Silitonga Nilla Rachmaningrum Nur Afdhaliyah Fahri Nur Afni Nurfadilah Nurfadilah Nurwidia Ningsih Nutrisha, Widyatasya Agustika Oryza Lisativani Fatimah Paramasanti , Bernadeta Regina Prayudi Utomo Purwoto, Septyaningrum Putri Putra, Mohammad Givary Satria Ramadhani, Azzahra Siti Ramadhani, Luthfi Rasendriya, Naufal Alam Rasyid Ramadhani Dharmawan Rifaldy Subakti Riska Dwi Yuliati Rita Komalasari Rovalina putri adelia Sarum Ryan Adhitya Nugraha Sabilatul Khoirot Sarum, Rovalina putri adelia Shinta Eka Risa Sinuraya Sinaga, Valentine Solikin Solikin Tri Candra Wulandari Triana Setiyarini, Triana Widodo, Haryo Mukti Widyatasya Agustika Nurtrisha Wina Witanti Yenie Syukriyah Zahra , Farhana