Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Acute effect of functional exercise through the use of battle rope on skeletal muscles of tennis court student-athletes Mahmuddin; Prima, Asep; Siahaan, David; Ardilla, Rafika
Journal Sport Area Vol 9 No 2 (2024): August
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/sportarea.2024.vol9(2).14658

Abstract

Background Problems: There has not been much research on how exercise strategies affect muscle soreness and activation patterns. Research Objectives: This study examines the acute effects of rope-based functional training on muscle group pain response in student athletes at the Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Medan tennis court. Methods: An experimental method and a pre-post-test time series design were used for analysis. Seven samples were selected using purposive sampling. All participants engaged in a warm-up, a central phase of rope training with a maximum of three sets per exercise, ten hand swing repetitions, a one-minute break between sets, and a cooling phase. Three 100-mm VAS and painometer data collection sessions were conducted. At a 0.05 significance level, the research data was examined using one-way ANOVA for normal data and Friedman for aberrant data. Both studies used SPSS 16.0. Findings and Results: The trial demonstrated that rope training induces soreness in all working muscles. However, no muscle group exhibited discomfort above 50 mm. Conclusion: In order to optimally activate muscles, determine exercise doses and blood lactate levels in relation to muscle discomfort, it is necessary to understand how battle rope training reduces muscular soreness and improves muscle activation in student-athletes on the tennis court. This understanding can inform the development of personalised training programmes and injury prevention techniques.
Micro Teaching Berbasis Kesalahan (Error-Based Learning) Dalam Meningkatkan Kemampuan Mengoreksi Gerakan Olahraga Tomi Setiadi; Iren Tasya; Arya Yuhandika; Yogi Van Lee Pernando Purba; M Azmi Dwipa Mayhilmi; Siraj Al Muntasir Billah; Dewi Endriani; Rafika Ardilla
SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/sakola.v3i1.8285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan micro teaching berbasis kesalahan (error-based learning) terhadap peningkatan kemampuan mengoreksi gerakan olahraga pada mahasiswa pendidikan jasmani. Pendekatan error-based learning menempatkan kesalahan sebagai bagian penting dalam proses pembelajaran, sehingga mahasiswa tidak hanya berfokus pada penguasaan teknik yang benar, tetapi juga dilatih untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memberikan solusi terhadap kesalahan gerak yang terjadi. Dalam konteks micro teaching, mahasiswa diberikan kesempatan untuk melakukan simulasi mengajar dengan skala terbatas, di mana mereka berperan sebagai pengajar yang harus mampu memberikan instruksi dan umpan balik secara tepat. Proses ini memungkinkan mahasiswa mengembangkan keterampilan pedagogik, khususnya dalam hal observasi gerak, analisis kesalahan teknik, serta penyampaian koreksi yang efektif dan sistematis. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pretest-posttest terhadap mahasiswa pendidikan jasmani yang mengikuti kegiatan micro teaching. Instrumen penelitian berupa rubrik penilaian kemampuan mengoreksi gerakan yang mencakup aspek identifikasi kesalahan, analisis penyebab, kejelasan instruksi, dan ketepatan pemberian umpan balik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan inferensial untuk melihat perbedaan kemampuan sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan mahasiswa dalam mengoreksi gerakan olahraga setelah diterapkan pendekatan error-based learning dalam micro teaching. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis kesalahan dapat menjadi alternatif strategi yang efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa pendidikan jasmani, terutama dalam mengembangkan kemampuan memberikan koreksi teknik gerakan secara tepat, kritis, dan terstruktur.
Peran Micro Teaching dalam Pembentukan Keterampilan Dasar Mengajar: Studi Literatur Celcilya Maretta Rotua Sinaga; Sry Rahma Anggita Rangkuti; Efraim Candela Sinaga; Elisabeth Regina Sinaga; Duleva Berry Aritra Kaban; Nurul Fadilah Siregar; Rafika Ardilla
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v4i2.8220

Abstract

Micro teaching merupakan salah satu pendekatan pelatihan yang dirancang untuk membantu calon guru menguasai keterampilan dasar mengajar secara sistematis dan bertahap. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran micro teaching dalam membentuk keterampilan dasar mengajar melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional dan internasional, buku referensi, serta artikel yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa micro teaching berperan signifikan dalam meningkatkan penguasaan keterampilan dasar mengajar, seperti kemampuan membuka dan menutup pembelajaran, menjelaskan materi secara efektif, mengelola kelas, serta memberikan penguatan dan umpan balik. Selain itu, pelaksanaan micro teaching juga berkontribusi dalam membangun kepercayaan diri, kesiapan mental, dan kemampuan reflektif calon guru sebelum menghadapi situasi pembelajaran yang sebenarnya. Meskipun memiliki keterbatasan dalam merepresentasikan kondisi kelas yang sesungguhnya, micro teaching tetap menjadi komponen penting dalam pendidikan calon guru karena mampu memberikan pengalaman praktik yang terarah dan terkontrol. Dengan demikian, optimalisasi pelaksanaan micro teaching sangat diperlukan untuk mendukung peningkatan kualitas kompetensi pedagogik calon guru.
Pengaruh Penerapan Micro Teaching terhadap Kompetensi Pedagogik Calon Guru Pendidikan Jasmani Cindy Ketrina Br Ketaren; Halim Hasibuan; Teuku Ryan Rizki; Alfarido Haloho; Dewilda Rangkuti; Evitamaria Simbolon; Dewi Endriani; Rafika Ardilla
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v4i2.8224

Abstract

Kompetensi pedagogik merupakan pilar utama bagi mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga dalam menjalankan peran sebagai calon guru Pendidikan Jasmani yang profesional, terampil, dan mampu mengelola dinamika pembelajaran di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh penerapan micro teaching terhadap peningkatan kompetensi pedagogik calon guru, mengingat pentingnya simulasi pengajaran dalam menjembatani teori akademik dengan praktik instruksional yang nyata. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis, studi ini mengevaluasi berbagai aspek kemampuan mengajar, mulai dari perencanaan program latihan, penguasaan teknik gerak, hingga kemampuan evaluasi pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan micro teaching yang terstruktur memberikan dampak signifikan terhadap kepercayaan diri dan kesiapan pedagogik mahasiswa, terutama dalam hal identifikasi kesalahan teknik gerakan dan pemberian umpan balik konstruktif kepada peserta didik. Melalui siklus latihan yang repetitif dan berbasis evaluasi, calon guru dapat mengoreksi ketidakseimbangan metode pengajaran mereka sebelum terjun ke lingkungan sekolah yang sesungguhnya. Dapat disimpulkan bahwa micro teaching bukan sekadar mata kuliah praktik, melainkan investasi strategis untuk membangun ketahanan dan profesionalisme calon pendidik di bidang olahraga agar mampu meminimalkan hambatan instruksional dan memaksimalkan potensi atlet atau siswa di masa depan
Pengaruh Penerapan Micro Teaching Terhadap Kompetensi Pedagogik Calon Guru Pendidikan Jasmani Tekkun Bancin; Alfonsus Ferdyn Telaumbanua; Novi Antika Nasution; Rizky Arfandi Tarigan; Wahyu Sitorus; Brema Valentino Sebayang; Dewi Endriani; Rafika Ardilla
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v4i2.8228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan microteaching terhadap kompetensi pedagogik calon guru pendidikan jasmani melalui pendekatan systematic review. Kajian dilakukan dengan menelaah berbagai penelitian empiris yang menggunakan desain eksperimen, quasi-eksperimen, maupun studi evaluatif yang memuat data kuantitatif terkait perubahan kompetensi pedagogik. Proses seleksi artikel dilakukan secara sistematis berdasarkan kriteria inklusi yang ketat, meliputi relevansi topik, kejelasan desain penelitian, serta ketersediaan data hasil yang terukur. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teknik sintesis naratif untuk mengidentifikasi pola pengaruh serta kecenderungan temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan microteaching memberikan pengaruh positif terhadap kompetensi pedagogik calon guru pendidikan jasmani. Peningkatan paling signifikan terjadi pada keterampilan dasar mengajar yang bersifat prosedural, seperti kemampuan membuka dan menutup pembelajaran, menjelaskan materi, serta mengelola kelas. Hal ini ditunjukkan melalui peningkatan skor yang signifikan dalam berbagai studi, termasuk hasil uji statistik yang menunjukkan perbedaan bermakna antara sebelum dan sesudah perlakuan. Namun demikian, beberapa dimensi kompetensi pedagogik yang lebih kompleks, seperti pemahaman karakteristik peserta didik, pengembangan kurikulum, dan evaluasi pembelajaran, masih menunjukkan perkembangan yang relatif terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa microteaching efektif sebagai fondasi pembentukan kompetensi pedagogik, tetapi memerlukan penguatan melalui pendekatan reflektif, kolaboratif, dan integrasi dengan praktik lapangan. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan desain microteaching yang lebih komprehensif agar tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga mampu membentuk kompetensi pedagogik yang lebih mendalam dan kontekstual.
Efektivitas Model Micro teaching dalam Meningkatkan Keterampilan Dasar Mengajar Mahasiswa PJOK Ririn Idamanta Br Sembiring; Ronald Gunawan Sihotang; Andriano Gulo; Adam Juelham Baim; Irfan Pasaribu; Putri Nadila⁠; Dewi Endriani; Rafika Ardilla
Indonesian Journal of Education and Development Research Vol. 4 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/ijedr.v4i2.8317

Abstract

Keterampilan dasar mengajar merupakan kompetensi krusial yang harus dikuasai oleh mahasiswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) untuk menjamin penyampaian materi gerak yang aman, efektif, dan sistematis di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model micro teaching dalam meningkatkan keterampilan dasar mengajar mahasiswa, mengingat tantangan spesifik dalam instruksi olahraga yang memerlukan sinkronisasi antara penjelasan verbal dan demonstrasi visual. Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain pre-experimental (one-group pretest-posttest), studi ini mengevaluasi delapan komponen keterampilan mengajar, mulai dari keterampilan membuka pelajaran, menjelaskan teknik dasar olahraga, hingga keterampilan mengelola kelas di ruang terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi micro teaching secara signifikan meningkatkan skor rata-rata keterampilan mengajar mahasiswa, terutama pada aspek pemberian umpan balik korektif dan kemampuan demonstrasi gerak yang presisi. Melalui siklus latihan yang terukur dan berbasis evaluasi sejawat, mahasiswa mampu mengidentifikasi kesalahan instruksional dan membangun kepercayaan diri sebelum menghadapi lingkungan sekolah yang sesungguhnya. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa model micro teaching merupakan instrumen pedagogik yang efektif dan esensial dalam meminimalkan risiko kesalahan instruksional serta mengoptimalkan kesiapan profesional calon guru PJOK dalam menghadapi dinamika pembelajaran jasmani yang kompleks
Upgrade Skill Mengajar dengan Microteaching di Era Modern Jesika Sabrina; Even Andreas Telaumbanua; Apryaldi Sianturi; Jhony F Suha Pasaribu; Zulkarnaen Lumbangaol; Rafika Ardilla; Pindah Sihombing
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44260

Abstract

The development of technology and the dynamics of education in the modern era require educators to continuously improve their teaching competencies in adaptive and innovative ways. One effective approach to enhancing teaching skills is through microteaching. Microteaching is a training method that allows teachers to practice teaching skills on a small, focused, and structured scale. Through this process, educators can refine abilities such as delivering material, managing classrooms, utilizing learning media, and conducting reflective learning evaluations. In the modern era supported by digital technology, microteaching can be integrated with various online platforms, video recordings, and data-driven feedback to significantly improve the quality of learning. Therefore, the implementation of microteaching not only helps teachers enhance their professionalism but also promotes the creation of more effective, interactive, and relevant learning experiences aligned with the needs of today’s students.
Pengaruh Penerapan Micro Teaching Terhadap Kompetensi Pedagogik Calon Guru Pendidikan Jasmani Nada Misva Sebayang; Delima Lena Padang; Totonafo Hulu; Kismiati Lovita Hutasoit; Sandrina Malakiano Naibaho; Tri Yuyanti Sianturi; Rafika Ardilla
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.44413

Abstract

This study aims to determine the effect of the implementation of micro teaching on the pedagogical competence of prospective physical education teachers. Pedagogical competence is one of the main competencies that must be possessed by prospective teachers, particularly in designing, implementing, and evaluating the learning process effectively. Micro teaching is one of the methods used in teacher education to train teaching skills in a small-scale and controlled setting. This study uses a quantitative approach with an experimental design. The subjects of this study were students of the physical education study program who were taking the micro teaching course. Data were collected through observation, questionnaires, and teaching performance assessments. The data were analyzed using statistical techniques to determine differences in pedagogical competence before and after the implementation of micro teaching. The results of the study indicate that the implementation of micro teaching has a significant effect on improving the pedagogical competence of prospective physical education teachers. Students showed improvement in their ability to plan lessons, manage the classroom, and use appropriate teaching methods and media. Therefore, micro teaching is effective as a means to improve the quality of prospective physical education teachers.
ANALISIS IMPLEMENTASI PENGAJARAN MIKRO DALAM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI: TANTANGAN DAN SOLUSI Dewi Endriani; Rafika Ardilla; Idam Syafitri Gea; Juner Duompiba Sinaga; A.Martua Pangidoan; Gollen Naibaho; Gabriel B Sinaga; Edwaard R Pakpahan
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i2.45689

Abstract

This study aims to analyze the implementation of microteaching in the physical education study program and identify various challenges faced by students and possible solutions. Microteaching is a crucial course in preparing prospective teachers to develop effective teaching skills. This study used a descriptive qualitative approach, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The results indicate that the implementation of microteaching has been successful, but several challenges remain, such as limited mastery of the material, lack of student confidence, and minimal use of learning media. Possible solutions include increasing repeated practice, providing constructive feedback, and utilizing technology in learning. Therefore, optimizing the implementation of microteaching can improve the pedagogical competence of prospective physical education teachers.