Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pendampingan siswa dalam pembelajaran matematika dengan memanfaatkan media pembelajaran permainan ular tangga di SMP Negeri 42 Samarinda Raming, Indriasri; Syaripuddin, Syaripuddin; Amijaya, Fidia Deny Tisna; A’yun, Qonita Qurrota; Putri, Desi Febriani; Wigantono, Sri; Tumilaar, Rinancy; Fauzi, Andri Azmul; Wasono, Wasono; Asmaidi, Asmaidi; Sandariria, Hardina; Adawiyah, Rabbiatul; Rahman, Auliya; Elvita, Melati; Raditya, Dimas; Said, Said
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27224

Abstract

Abstrak Matematika merupakan salah satu mata pelajaran penting pada kurikulum yang berlaku di Indonesia. Pada pembelajaran matematika dibutuhkan suatu alat yang dapat digunakan untuk memudahkan siswa memahami apa yang telah disampaikan oleh guru di kelas. Salah satu contoh media pembelajaran adalah menggunakan media permainan ular tangga edukasi yang telah teruji validitasnya dalam meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa. Pembelajaran matematika di SMPN 42 Samarinda masih menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hal ini mengakibatkan siswa kesulitan dalam memahami pelajaran terdata hanya 10,53% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal. Prodi Matematika FMIPA Universitas Mulawarman memberikan kontribusi untuk mengadakan kegiatan pengabdian terkait pendampingan siswa di SMPN 42 Samarinda dalam pembelajaran matematika dengan memanfaatkan media permainan ular tangga. Jenis kegiatan ini adalah pra-eksperimen dengan model one group po-test pos-test design. Subjek pengabdian ini adalah siswa kelas VII sebanyak 32 orang. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pendampingan kepada siswa dalam pembelajaran matematika dengan harapan adanya peningkatan hasil belajar dan siswa lebih terlatih dalam pembelajaran matematika. Hasil yang diperoleh menunjukan adanya peningkatan yang cukup signifikan dari rata-rata nilai pre-test (48,67) sampai post-test (73.33). Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon, diperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000. Sesuai kaidah pengambilan keputusan dalam uji Wilcoxon, jika nilai sig. (2-tailed) < 0,05 maka hipotesis H0 ditolak yaitu terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Jadi dapat disimpulkan bahwa tim pengabdian kepada masyarakat berhasil meningkatan hasil belajar siswa SMPN 42 Samarinda. Kata kunci: pembelajaran matematika; media pembelajaran; permainan ular tangga. Abstract Mathematics is one of the important subjects in the curriculum in Indonesia. In learning mathematics, a tool is needed that can be used to make it easier for students to understand what has been conveyed by the teacher in class. One example of learning media is using educational snakes and ladders game media that has been tested for validity in improving students' understanding and learning outcomes. Mathematics learning at SMPN 42 Samarinda still uses conventional learning methods. This results in students' difficulties in understanding the lessons recorded, only 10.53% of students achieving the Minimum Completion Criteria. The Mathematics Study Program, FMIPA, Mulawarman University, contributed to holding community service activities related to mentoring students at SMPN 42 Samarinda in learning mathematics by utilizing snakes and ladders game media. This type of activity is a pre-experiment with a one group po-test post-test design model. The subjects of this community service were 32 grade VII students. The purpose of this activity is to provide mentoring to students in learning mathematics with the hope of improving learning outcomes and students practicing more in learning mathematics. The results obtained showed a significant increase from the average pre-test score (48.67) to post-test (73.33). Furthermore, the data was analyzed using the Wilcoxon test, obtaining a sig. (2-tailed) value of 0.000. According to the decision-making rules in the Wilcoxon test, if the sig. (2-tailed) value <0.05 then the H0 hypothesis is rejected, namely there is a significant difference between the pre-test and post-test results. So it can be concluded that the community service team has succeeded in improving the learning outcomes of SMPN 42 Samarinda students. Keywords: mathematics learning; learning media; snakes and ladders game.
Aplikasi Aljabar Max-Plus dan Petri Net dalam Penentuan Waktu Optimal Produksi Tempe di Pabrik Tempe Asli Hb Samarinda Khairina, Isna Nadia; A'yun, Qonita Qurrota; Sandariria, Hardina
Journal of Mathematics Education and Science Vol. 8 No. 1 (2025): Journal of Mathematics Education and Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/james.v8i1.4170

Abstract

Production time efficiency plays an important role in the food industry, including at the Tempe Asli HB Samarinda factory. The tempeh production process involves several lengthy stages, such as the preparation of raw materials, fermentation, and acidification. To optimize scheduling, Max-Plus algebra can be applied to enhance the effective and efficient use of production time. This study aims to construct a model of the tempeh production system using Petri Nets and to solve the tempeh production time problem by optimizing production time using Max-Plus Algebra. The research data was obtained through interviews with the branch manager of the Tempe Asli HB Samarinda factory. Petri nets were used to construct a coverability tree, which was subsequently transformed into a Max-Plus Algebra model. Subsequently, a model simulation was performed using production time data starting at t. The results of this research indicate that the optimal or minimum production time for tempeh is 3 days 6 hours and 57 minutes after production begins.
Pelatihan Latex untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Dokumen dan Soal Matematika Bagi Guru Tingkat SMA/MA Kota Samarinda Sandariria, Hardina; Syaripuddin, Syaripuddin; A’yun, Qonita Qurrota; Asmaidi, Asmaidi; Huda, Moh. Nurul; Amijaya, Fidia Deny Tisna; Wasono, Wasono; Wigantono, Sri; Putri, Desi Febriani; Raming, Indriasri; Pridiptama, Raka Putra; Mulyadi, Taqriri Kamal; Manggiri, Itsar; Wulandari, Wulandari
Journal of Research Applications in Community Service Vol. 3 No. 1 (2024): Journal of Research Applications in Community Service
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/jarcoms.v3i1.2351

Abstract

Teknologi memainkan peranan yang sangat penting dalam proses pembelajaran matematika. Hal ini disebabkan karena teknologi memberikan fasilitas yang dapat membantu guru dalam menulis dokumen dan soal Matematika yang memuat notasi matematika yang kompleks secara efektif dan efisien. Sebagian besar guru-guru Matematika SMA di Samarinda belum menggunakan perangkat lunak untuk mendukung mutu proses pembelajaran Matematika secara daring maupun luring. Oleh karena itu, dalam Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan pelatihan penggunaan perangkat lunak LaTeX untuk meningkatkan kemampuan menulis bahan ajar dan penulisan soal matematika bagi guru-guru SMA khususnya yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika SMA di Kota Samarinda. Metode pelatihan yang digunakan adalah tatap muka, ceramah, latihan, dan diskusi. Peserta pelatihan diberikan tes awal dan tes akhir untuk mengukur pemahaman peserta pelatihan terhadap kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini. Data tes awal dengan nilai rata-rata 42,17 dan data tes akhir dengan rata-rata 97,77 dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji beda rata-rata Wilcoxon. Hasil pengolahan data didapatkan nilai asymp. sig. (2-tailed) 0,000 < nilai alpha (α) 0,05. Berdasarkan hasil analisis uji beda rata-rata nilai tes awal dan tes akhir Pelatihan Perangkat Lunak LaTeX dapat ditarik kesimpulan bahwa terjadi kenaikan nilai rata-rata tes akhir pelatihan Perangkat Lunak LaTeX.
Pelabelan Total Sisi Ajaib pada Graf Triangular Book Bt_n Cahyono, Rico Dwi; A’yun, Qonita Qurrota; Wasono, Wasono; Sandariria, Hardina
Journal of Mathematics Education and Science Vol. 7 No. 1 (2024): Journal of Mathematics Education and Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/james.v7i1.1932

Abstract

Pelabelan pada graf merupakan pemberian label pada elemen – elemen graf seperti titik, sisi, dan wilayah. Misalkan G=(V(G),E(G)) adalah graf sederhana dengan V(G) himpunan titik yang tidak kosong dan E(G) himpunan sisi. Pelabelan total sisi ajaib adalah suatu fungsi bijektif f:V(G)∪E(G)→{1,2,3,…,|V(G)|+|E(G)|}, sehingga f(x)+f(y)+f(xy)=k untuk setiap xy∈E(G) dengan k sebagai konstanta. Penelitian ini akan membahas pelabelan total sisi ajaib pada graf triangular book Bt_n. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh jika Bt_n memiliki banyak sisi |E(Bt_n )|=2n+1 dan banyak titik |V(Bt_n )|=n+2, maka diperoleh konstanta sisi ajaib k=3n+6, untuk n adalah bilangan natural, maka k akan bernilai ganjil ketika n ganjil dan k akan bernilai genap ketika n genap.
Pelabelan Total Sisi Trimagic Super Pada Graf Calendula Wulandari, Wulandari; Sandariria, Hardina; Wasono, Wasono
Journal of Mathematics Education and Science Vol. 7 No. 1 (2024): Journal of Mathematics Education and Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/james.v7i1.1934

Abstract

Graf G(V(G),E(G)) dikatakan mempunyai pelabelan total sisi trimagic bila terdapat pemetaan bijektif f:V(G) ∪ E(G) → {1,2,⋯,|V(G)|+|E(G)|}, sehingga untuk setiap sisi uv ∈ E(G), ketika f(u)+f(uv)+f(v) merupakan tiga nilai konstanta berbeda yaitu k_1,k_2, dan k_3. Pelabelan total sisi trimagic disebut sebagai pelabelan total sisi trimagic super pada suatu graf G jika titik diberi label himpunan bilangan {1,2,⋯,|V(G)|}. Dalam penelitian ini, ditentukan pelabelan total sisi trimagic super pada graf Calendula Cl_(p,q), dengan p≥3 dan q=4,5. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh graf Calendula Cl_(p,q) memuat pelabelan total sisi trimagic super.
Local Antimagic Edge Coloring Of Gear Graphs And Semi Parachute Graphs Dian Sri Rahmadani; Desi Febriani Putri; Wasono; Hardina Sandariria
Journal of Mathematics Education and Science Vol. 8 No. 2 (2025): Journal of Mathematics Education and Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/james.v8i2.4775

Abstract

The graph G is a pair of sets consisting of a vertex set V(G) and an edge set E(G), denoted by G = (V (G),E(G)). Coloring a graph involves assigning colors to each vertex, edge, or region such that no adjacent vertices, edges, or regions share the same color. A bijective function f∶ V (G) → {1,2,3,...,|V (G)|} is called a local edge antimagic coloring if for any two adjacent edges e_1 and e_2, they have different weights, w(e_1) ≠ w(e_2), where e = uv ∈ E(G) and w(e) = f (u)+f (v). The chromatic number is the term used in the context of local antimagic coloring, referring to the minimum number of colors derived from local antimagic labeling. This research discusses the local antimagic edge coloring on the Gear Graph (G_n) and the Semi Parachute Graph (SP_(2n-1)). The aim of the research is to determine the chromatic number of local antimagic edge coloring χlea(G) for the researched graphs. The method used in this research is pattern detection to derive the general pattern. Based on the analysis, the chromatic number of local antimagic edge coloring is obtained for the Gear Graph (G_n) and the Semi Parachute Graph (SP_(2n-1)) are χlea (G_n)=n + 2 and χlea(SP_(2n-1) )=n+ 2.