Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendampingan Promosi Digital Produk UMKM ‘Karupuak Jariang’ di Nagari Tandikek Selatan Annisa Citra Triyandra; Sri Oktika Amran; Ayu Adriyani; AB Sarca Putera; Muhammad David Hendra; Evelynd Evelynd; Elsa Fitri Amran
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i3.772

Abstract

Perkembangan teknologi internet telah menggeser pola interaksi masyarakat, dari yang sebelumnya berlangsung tatap muka hingga lebih banyak diperantarai oleh platform digital. Interaksi ini tidak hanya mencakup aktivitas sosial, namun juga hingga merambah ke aktivitas ekonomi. Indonesia menjadi negara yang pengguna internetnya sudah sangat akrab dengan perkembangan ecommerce. Tidak terkecuali oleh Perempuan pelaku UMKM di Nagari Tandikek Selatan. Namun, optimalisasi ruang-ruang digital oleh pelaku UMKM karupuak jariang di nagari ini belum maksimal. Olehnya, program pengabdian “Pemberdayaan Perempuan Melalui Pendampingan Promosi Digital Produk UMKM Karupuak Jariang di Nagari Tandikek Selatan” dilaksanakan dengan metode partisipatif. Tujuan program pengabdian ini adalah untuk membantu Perempuan pelaku UMKM dalam melebarkan ruang penjualan karupuak jariangnya ke pasar digital. Program pengabdian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai November 2023 dengan tahapan pelaksanaan pre-program, program, dan post-program dengan kegiatan spesifik yang berbeda namun saling menunjang satu sama lain. Program pengabdian ini diikuti oleh 18 perempuan dari 9 jorong. Hasil dari program pengabdian ini, adalah logo produk, bantuan pengemasan produk, dan pendampingan dalam membuat akun di ecommerce untuk masing-masing UMKM.
Populisme Dangdut dalam Bingkai Budaya Populer Adriyani, Ayu; Putera, AB Sarca; Amran, Sri Oktika; Triyandra, Annisa Citra; Hendra, Muhammad David; Giswhandani, Mariesa
Jurnal Perspektif Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i1.897

Abstract

Dangdut adalah musik yang lahir dan populer di Indonesia. Tren dangdut yang terus menanjak dipandang sebagai sebuah potensi oleh media-media besar. Ragam acara dangdut pun mendapat ruang tersendiri di program-program televisi nasional. Menjamurnya program dangdut menandakan bahwa peminat dangdut adalah segmen penting dalam industri pertelevisian. Berbagai ajang pencarian bakat dalam musik dangdut juga terus digelar. Melalui fenomena ini, konsep budaya populer merupakan pisau analisis utama yang digunakan untuk membedah musik dangdut di dalam studi ini. Sehingga, sudut pandang ini memberi ruang ekplorasi yang lebih dalam terhadap konsep budaya populer untuk mengkaji musik dangdut itu sendiri. Studi ini adalah conceptual paper dan menggunakan teknik kepustakaan dalam proses pengumpulan data. Tujuan dari studi ini adalah untuk melihat dan menganalisis bagaimana posisi musik dangdut dalam dalam bingkai (perspektif) budaya populer. Hasilnya, studi ini menunjukkan bahwa dangdut sebagai musik yang populis menjadi arena pertarungan kekuasaan yang tidak pernah netral, dangdut sebagai produk budaya populer seringkali menjadi arena perebutan kekuasaan bagi kelompok-kelompok dominan. Sementara itu, dangdut yang acap kali dilekatkan dengan citra budaya rakyat kecil dan rakyat jelata, justru hari ini juga semakin menegaskan eksistensinya.
Measuring Community Satisfaction Through Smart Government and Quality of Service in Mal Pelayanan Publik Triyandra, Annisa Citra; Riyandra, Raudhah Mutiara; Hendra, Muhammad David; Amran, Sri Oktika; Adriyani, Ayu
Jurnal Perspektif Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i1.903

Abstract

The implementation of smart government and improving the quality of service at the Pekanbaru City Public Service Mall is a form of implementing the smart city program carried out by the Pekanbaru City government for the community. This realization is evidenced by faster, more effective, and economical services. The efforts made by the government aim to make it easier for the public to carry out government bureaucratic affairs, which are sometimes still considered complicated. Smart government and improving the quality of services that have been carried out are expected to satisfy the community in terms of service. In this study, the author uses the S-O-R theory to make it easier for researchers to analyze existing problems. This S-O-R theory is used as a basis by researchers to see the communication process that takes place in public services where the stimulus conveyed by the message source can be received and interpreted by the target of communication or the recipient of the message in the form of perception or attitude. This study aims to determine the effect of smart government and service quality simultaneously on community satisfaction at the Pekanbaru City Public Service Mall. The research method used is quantitative,e with data collection techniques using a questionnaire with a total sample of 100 respondents taken based on a random sampling technique for data processing in this study using SPSS with multiple regression analysis techniques. Based on the results of this study, it was found that there was an influence between smart government and service quality on community satisfaction at the Pekanbaru City Public Service Mall, partially or simultaneously. The coefficient of determination test shows that the contribution of smart government influence and service quality to community satisfaction at the Pekanbaru City Public Service Mall is 0.411, which means that the smart government variable influences the community satisfaction variable and also service rate of 41.1% and the rest is influenced by other factors that are not present in this research.
Pelatihan Pembuatan Konten Media Sosial dan Sosialisasi Agrowisata di Nagari Batu Bajanjang Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok Sumatera Barat Lia Amelia; Nora Susilawati; Muhammad David Hendra; Delmira Syafrini; Bunga Dinda Permata; Fadilla Saputri; Adri Febrianto
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 1 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i1.1019

Abstract

Nagari Batu Bajanjang memiliki potensi pertanian yang cukup strategis di Sumatera Barat. Realita tersebut menjadikan nagari ini sebagai daerah yang terkenal akan pariwisatanya, terkhusus pada agrowisata. Namun, perkembangan komiditi pertanian yang sudah menjadi destinasi wisata belum dikenal dan diketahui secara menyuluruh oleh masyarakat luar. Beberapa permasalahan yang mendasari pentingnya Pengabdian ini adalah kurangnya pengembangan pariwisata berbasis agrowisata di Nagari Batu Bajanjang, kurangnya pengetahuan mitra dalam membuat konten media sosial sebagai promosi agrowisata di Nagari Batu Bajanjang, serta belum adanya konten video cinematik, foto dan tulisan yang berkaitan dengan agrowisata pada Media Sosial nagari. Urgensi dari pengabdian ini mengarah kepada optimalisasi perkembangan pariwisata di Sumatera Barat, termasuk Nagari Batu Bajanjang. Destinasi wisata yang sudah ada tentu tidak dapat dikenal luas oleh masyarakat tanpa adanya proses pengenalan ataupun promosi. Penting untuk memberikan pengetahuan terkait pemanfaatan media sosial sebagai media promosi pariwisata di Nagari Batu Bajanjang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra tentang cara mempromosikan potensi agrowisata nagari melalui konten media sosial yang kreatif dan menarik, sehingga di masa yang akan datang tersebut dapat berkembang menjadi desa agrowisata di Sumatera Barat.
Kesulitan Guru dalam Merancang Media Inovatif Digital untuk Pembelajaran Sosiologi Octasyavira, Manisa; Nurlizawati, Nurlizawati; Hendra, Muhammad David
Naradidik: Journal of Education and Pedagogy Vol. 1 No. 4 (2022): Naradidik: Journal of Education & Pedagogy (December 2022)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.967 KB) | DOI: 10.24036/nara.v1i4.87

Abstract

This study aims to explain teachers' difficulties in designing innovative digital media for sociology learning. Researchers are interested in conducting this research because there are still many teachers who still experience difficulties in designing innovative digital learning media so that this makes the teaching and learning process not varied. This study used a descriptive qualitative research approach, with a case study research type, the selection of informants was carried out by purposive sampling with 7 informants namely 3 students, 2 sociology teachers, 1 school principal, 1 curriculum representative. Data collection in this study was carried out by observation, in-depth interviews, and documentation studies. Data Reduction, Data Display, and Conclusion Drawing/ Verification. The research location is SMA Negeri 2 Dumai. The results of this study indicate the difficulty of teachers in designing innovative media for sociology learning caused by internal and external factors. The internal factors included; the habit of not using the media, the ability to analyze the needs of difficult learning materials, mistakes in understanding the student center, difficulty understanding student learning styles, and not making enough use of the facilities and infrastructure provided by the school. Meanwhile, the internal factors of the teacher do not have free time to create innovative learning media.
Hubungan Konstruksi Sosial dan Parasocial Relationship dengan Interaksi Sosial Komunitas Carat Sumbar Natasya Putri Latifa; Hendra, Muhammad David
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konstruksi sosial dan parasocial relationship dengan interaksi sosial komunitas Carat Sumbar (penggemar boyband SEVENTEEN). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional untuk mengetahui hubungan dan pengaruh antar variabel. Sampel penelitian terdiri dari 66 anggota komunitas Carat Sumbar yang dipilih melalui teknik random sampling dari populasi sebanyak 265 anggota komunitas. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitasnya menggunakan Pearson Product Moment dan reliabilitasnya dengan Cronbach‟s Alpha. Hasil penelitian menunjukkan tingkat konstruksi sosial yang ada dalam komunitas Carat Sumbar berada pada kategori tinggi dengan persentase 77%. Tingkat parasocial relationship yang terbentuk antara anggota komunitas dengan SEVENTEEN juga berada pada kategori tinggi dengan persentase 88%. Interaksi sosial yang terjadi dalam komunitas Carat Sumbar tergolong tinggi dengan persentase 67%. Angka kontribusi pengaruh variabel konstruksi sosial secara parsial terhadap interaksi sosial mencapai 0,567 (56,7%). Sementara itu, berbeda dengan variabel konstruksi sosial, hubungan antara parasocial relationship dengan interaksi sosial justru menunjukkan hasil yang tidak signifikan. Meski demikian, nilai koefesien Beta sebesar 0,210 menunjukkan adanya kontribusi sebesar 21%, yang berarti bahwa hubungan ini tetap memiliki pengaruh, namun tidak cukup kuat secara statistik. Di sisi lain, ketika konstruksi sosial dan parasocial relationship dianalisis secara simultan melalui uji F, hasil yang diperoleh adalah adanya hubungan yang signifikan terhadap interaksi sosial. Perhitungan kontribusi simultan yang sudah dilakukan sebelumnya menghasilkan angka sebesar 51,04%, yang berarti bahwa lebih dari separuh pola interaksi sosial dalam komunitas Carat Sumbar dapat dijelaskan oleh keberadaan konstruksi sosial dan parasocial relationship.