Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Gaya HIdup, Harga dan Kepercayaan Terhadap Keputusan Pembelian Melalui Aplikasi Shopee Pada Mahasiswi Asrama IKHAC Koniyo, Aliza; Aisyul Hana, Ubaid
AL-UJRAH Vol 2 No 01 (2023): Al-Ujrah: Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Prodi Ekomoni Syariah STAI Al Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/alujrah.v2i01.77

Abstract

Dalam memenuhi gaya hidup shopee menawarkan harga yang terjangkau oleh mahasiswi disamping itu faktor kepercayaan juga membentuk keputusan pembelian sehingga menarik mahasiswi untuk berbelanja online. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti Pengaruh Gaya Hidup, Harga dan Kepercayaan Terhadap Keputusan Pembelian Online Melalui Aplikasi Shopee Pada Mahasiswi Asrama Beasiswa Institut Pesantren KH. Abdul Chalim. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan metode survey. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode kuesioner. Penelitian ini menggunakan 83 responden sebagai sampel penelitian dengan teknik penentuan sampel menggunakan teknik probability sampling. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi linier berganda yang diolah dengan menggunakan software SPSS versi 28. Dimana variabel keputusan pembelian (Y), gaya hidup (X1), harga (X2) dan Kepercayaan (X3). Pada pengujian hipotesisi uji T dan uji F menunujukan bahwa gaya hidup, harga dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan hasil pengujian pada uji koefisien determinasi (R2) yang terlihat pada R Square sebesar 0,324 menunujukan bahwa 32,4% keputusan pembelian online melalui aplikasi shopee dijelaskan oleh variabel gaya hidup, harga dan kepercayaan sedangkan sisanya 67,6% dapat dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak ada pada penelitian ini. Kata Kunci : Gaya Hidup, Harga, Kepercayaan, Keputusan Pembelian
Efektivitas E-Commerce Shopee Dalam Pergeseran Daya Beli Gen- Z Desa Petiken Kecamatan Driyorejo Kabupaten Gresik Mukminin, Amirul; Hana, Ubaid Aisyul
AL-UJRAH Vol 2 No 02 (2023): Al-Ujrah: Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Prodi Ekomoni Syariah STAI Al Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/alujrah.v2i02.231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar efektivitas ecommerce shopee pada pergeseran daya beli Gen-z. Penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif, pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan Kuesioner di mana menggunakan teknik Simple Random Sampling dimana pengambilan data populasi dilakukan secara acak. Sampel penelitian ini sebanyak 100 responden yang di ambil dari kalangan masyarakat milenial Generasi Z. Penelitian ini dilakukan untuk menguji efektivitas ecommerce shopee pada pergeseran daya beli Gen-z. Hasil penelitian menyatakan bahwa jual beli online terhadap minat beli. Berdasarkan data responden terdapat efektivitas ecommerce shopee pada pergeseran daya beli Gen-z. Kata Kunci: E-Commerce Shopee, Daya Beli Gen-Z, Pergeseran Daya Beli.
Analisis Layanan Pemberdayaan yang Dilakukan oleh Lembaga Amil Zakat Nasional Yatim Mandiri pada Anak Yatim di Surabaya Santoso; Ubaid Aisyul Hana
AL-UJRAH Vol 3 No 01 (2024): Al-Ujrah: Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Prodi Ekomoni Syariah STAI Al Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/alujrah.v3i01.269

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah: pertama, banyak dijumpai beberapa lembaga amil zakat di Indonesia belum mampu menghimpun dana zakat, infaq, dan sadaqah masyarakat secara optimal. Kedua, itu masih adanya ketidakpercayaan masyarakat terhadap lembaga dalam menyalurkan dana zakat, infaq, dan sadaqah, sehingga masyarakat masih mengandalkan cara lama yaitu dengan pembagian langsung. Ketiga layanan lembaga zakat dalam melayani mustahik seharusnya ditingkatkan karena berkaitan dengan kepuasan dan ikatan kekeluargaan antar pihak yang mempunyai lembaga mustahik amil zakat. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: Pertama, pemberdayaan yang dilakukan Yatim Mandiri mencakup berbagai hal dan aspek kehidupan, seperti perekonomian, pendidikan, pelayanan kesehatan, kemanusiaan, dakwah dan lain-lain. Kedua, Masing-masing aspek tersebut sebelumnya, mempunyai program khusus seperti pemberdayaan masyarakat hingga pemuda. Ketiga, Yatim Mandiri sebagai lembaga amil zakat nasional yang fokus pada membangun kemandirian anak yatim/dhuafa juga melakukan program pemberdayaan masyarakat dhuafa. Pelayanan yang diberikan Yatim Mandiri kepada masyarakat miskin dan membutuhkan mendapat manfaat yang sangat baik dan memperhatikan kondisi mustahiknya. Secara keseluruhan, kesimpulan dari ini kajiannya Yatim Mandiri telah melaksanakan tugasnya dengan maksimal terbukti dengan penilaian yang sangat positif terhadap mustahik dan pemberdayaan masyarakat dhuafa. Kata Kunci: Pemberdayaan, Lembaga Amil Zakat, Zakat
Creative Economy Development through Digital Marketing for MSMEs Actors in Sembung Village, Bojonegoro Muttaqin, Muh. Syaukin; Hana, Ubaid Aisyul; Nurlailah, Nurlailah; Susilowati, Susilowati
Sahwahita: Community Engagement Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Community Engagement Journal
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Bustanul Ulum Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69965/sahwahita.v2i2.111

Abstract

Digital transformation has become an urgent need for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in facing increasingly competitive economic competition. In Sembung Village, the majority of MSMEs still market their products conventionally, without utilizing digital media and without adequate product legality. This community service activity aims to: (1) introduce the concept and practice of social media-based digital marketing; (2) assist in the process of creating attractive and informative product label designs; and (3) encourage the processing of food legality through PIRT permits for local MSMEs. The method used is Participatory Action Research (PAR), which actively involves MSMEs in all stages of the activity. Data collection was carried out through interviews, observations, and documentation, with triangulation techniques to validate the findings. The results of the activity showed that digital marketing training was able to improve MSMEs' understanding of social media-based promotional strategies. As many as 75% of participants began to actively use platforms such as Instagram and WhatsApp Business to reach a wider market. In addition, several MSMEs succeeded in having new product label designs and had completed the PIRT permit application process. These findings indicate that digital intervention and product legality contribute positively to strengthening the competitiveness of village MSMEs. This activity recommends further assistance to ensure the sustainability of optimal digital marketing implementation.
INTERNALISASI SILA KE-3 MENGENAI KEPEDULIAN MASYARAKAT TERHADAP HUTAN MANGROVE WONOREJO SURABAYA Ilmaya, Aghnina; Zaidan, Ahmad; Nafisah, Ainin; Damayanti, Arnelisa; Rachel, Aulia; Dwi, Aulia; Ahmadinabit, Bagus; Elok, Fafirul; Rahmadita, Faizah; Handayani, Fifi; Dany, Istighfar; Kirani, Intan; Farikha, Jasmine; Yasmine, Laila; Wulyo, Martin; HANIFAH, KHALIMATUL; Ilmi, Thoriqul; Aisyul Hana, Ubaid
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 3 No. 4 (2025): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v3i4.2392

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesadaran masyarakat sekitar terhadap pentingnya pelestarian Hutan Mangrove Wonorejo, Surabaya, yang berfungsi sebagai ekosistem penyangga dan pelindung lingkungan pesisir. Topik ini dipilih karena pentingnya internalisasi nilai-nilai Pancasila, khususnya Sila Ke-3 Persatuan Indonesia, dalam membangun semangat kebersamaan dan kepedulian kolektif terhadap lingkungan. Melalui pendekatan partisipatif dan edukatif, kegiatan ini melibatkan masyarakat sekitar dalam diskusi, edukasi lingkungan, dan aksi penanaman mangrove. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman warga mengenai fungsi hutan mangrove serta tumbuhnya semangat gotong royong untuk menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari persatuan dan tanggung jawab bersama. Kesimpulan penting dari kegiatan ini adalah bahwa nilai-nilai persatuan dalam Sila Ke-3 dapat menjadi landasan kuat dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan, yang tidak hanya bersifat individual, tetapi juga menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.
Strategi Generasi Milenial dalam Mengelola Risiko Usaha Kecil Toko Madura: Pendekatan Kualitatif Berbasis Nilai Islam dan Digitalisasi Bisnis Aria, M. Yusuf; Syafira, Suci Reza; Hana, Ubaid Aisyul; Rachmadian, Muhammad Nadhim
AL-UJRAH Vol 4 No 01 (2025): Al-Ujrah: Jurnal Ekonomi Islam
Publisher : Prodi Ekomoni Syariah STAI Al Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/alujrah.v4i01.387

Abstract

Abstract This study aims to analyze the strategies of millennials in managing the risks of small businesses in Madura Shops using a qualitative approach based on Islamic values and business digitalization in the North Gresik region. In the context of increasingly dynamic market competition, millennials play an important role as agents of economic transformation who are adaptive to technology and oriented towards business sustainability. A qualitative approach was used through in-depth interviews and observations of small businesses managed by millennials. SWOT analysis was applied to identify the strengths, weaknesses, opportunities, and threats faced in business risk management. The results of the study show that Islamic values, such as honesty (shiddiq), trustworthiness, and social responsibility (falah), form the basis for ethical and fair business decision-making. Meanwhile, business digitalization through the use of social media, e-commerce, and digital payment systems can increase efficiency and expand market reach. With an IFAS value of 2.44 and an EFAS value of 2.85, the business is positioned in the aggressive (growth-oriented) strategy quadrant, which means that business actors need to maximize external opportunities through internal strengths based on innovation and sharia principles. This study emphasizes the importance of integrating Islamic spirituality and digital technology in building the resilience of small businesses in the modern economy. Keywords: Risk Strategy, Millenial Generation, Islamic Values, Business Digitalization
Implementasi Implementasi Prinsip Itikad Baik dalam Proses Klaim Asuransi Studi Kualitatif terhadap Praktik di Lapangan Ubaid Aisyul Hana; Yuliawati, Rini
Jurnal BANSI - Jurnal Bisnis Manajemen Akutansi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/bns.v5i1.1440

Abstract

Definisi, komponen, dan karakteristik hukum asuransi, jenis usaha asuransi, bentuk badan hukum, dan metode kepemilikan perusahaan asuransi menjadi topik penelitian ini. Selain itu, penelitian ini menyelidiki dasar hukum yang digunakan dalam sistem hukum positif Indonesia untuk mengatur kontrak asuransi. Selain itu, penelitian ini berfokus pada pengembangan asuransi syariah, yang meliputi definisi, karakteristik, dan dasar hukumnya dari perspektif hukum Islam dan peraturan nasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang luas tentang struktur hukum asuransi, serta perbedaan penting antara asuransi konvensional dan syariah. Hal ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif. Pengembangan sistem hukum asuransi yang adil, transparan, dan nasional dan sesuai dengan syariah tergantung pada hasil penelitian ini
Analisis Hukum Jual Beli Online dalam Perspektif Syariat Islam Ubaid Aisyul Hana; Nur mufidah
Jurnal BANSI - Jurnal Bisnis Manajemen Akutansi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/bns.v5i1.1442

Abstract

 Perkembangan teknologi informasi telah mendorong meningkatnya transaksi yang mengubah pola hubungan hukum antara pelaku usaha dan konsumen. Perjanjian jual beli online memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan perjanjian konvensional, terutama karena minimnya interaksi langsung antara penjual dan pembeli serta terbatasnya transparansi informasi. Hal ini sering kali menimbulkan ketidakpastian hukum serta potensi kerugian pada pihak konsumen serta menyebabkan terjadinya penipuan kepada konsumen. Dalam praktiknya, akad jual beli online menggunakan media digital sebagai sarana ijab qabul, seperti melalui aplikasi atau platform e-commerce, dengan mekanisme yang sudah diatur oleh fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) No. 146 Tahun 2021. Prinsip kejujuran, keterbukaan informasi produk, dan perlindungan hak konsumen menjadi landasan utama agar transaksi online sesuai dengan nilai-nilai syariah dan dapat mendorong perkembangan ekonomi digital yang berkelanjutan. Studi ini mengkaji bagaimana penerapan akad dalam jual beli online dan relevansinya dengan tuntunan hukum Islam di era digital.
Hukum Persaingan Usaha dan Perlindungan Konsumen Mewujudkan Pasar yang Adil dan Transparan Maldina, Zahra Ainun; Ubaid Aisyul Hana
Jurnal BANSI - Jurnal Bisnis Manajemen Akutansi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/bns.v5i1.1444

Abstract

Persaingan usaha yang sehat merupakan pilar utama dalam menciptakan pasar yang adil dan transparan. Namun, beberapa praktik persaingan usaha tidak sehat masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Dampak dari persaingan usaha tidak sehat sangat dirasakan oleh konsumen, yang menghadapi harga yang tidak wajar, produk berkualitas rendah, dan terbatasnya pilihan di pasar. Persaingan curang dapat mengakibatkan kenaikan harga, produk berkualitas rendah, kurangnya pilihan, informasi yang tidak jujur, pengabaian hak konsumen, dan kerugian finansial. Oleh karena itu, perlindungan hukum terhadap konsumen menjadi aspek penting dalam menjaga keseimbangan pasar. Untuk mewujudkan pasar yang adil dan transparan, diperlukan sinergi antara hukum persaingan usaha dan perlindungan konsumen. Perlindungan konsumen tidak hanya berfokus pada aspek preventif, tetapi juga represif terhadap pelaku usaha yang melanggar hukum. Reformasi regulasi dan penguatan kelembagaan menjadi langkah strategis dalam menghadapi tantangan persaingan usaha di era modern. Perlunya penguatan kerangka hukum dan kelembagaan untuk memastikan perlindungan konsumen yang efektif dan persaingan usaha yang sehat. Hal ini mencakup pembaruan regulasi yang responsif terhadap perkembangan teknologi serta peningkatan kapasitas lembaga pengawas dalam menegakkan hukum secara efektif.
Peran Lembaga Perlindungan Konsumen dalam Menjamin Hak-Hak Konsumen di Indonesia Ubaid Aisyul Hana; Billqhis, Putri
Jurnal BANSI - Jurnal Bisnis Manajemen Akutansi Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/bns.v5i1.1448

Abstract

Sejak era digitalisasi, sektor perdagangan dan konsumsi masyarakat Indonesia saat ini telah mengalami banyak sekali pertumbuhan yang sangat cepat. Selain itu, berbagai kemungkinan pelanggaran hak konsumen kini kian meningkat, mulai dari informasi palsu hingga produk yang tidak memenuhi persyaratan keamanan. Oleh karena itu, lembaga perlindungan konsumen menjadi sangat penting dalam menjaga keseimbangan antara konsumen dan pelaku usaha. Organisasi ini bertanggung jawab untuk mengawasi dan melindungi hak-hak konsumen atas keamanan, kenyamanan, informasi yang akurat, dan keadilan dalam transaksi berdasarkan undang-undang seperti Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Selain itu, aktivitas lembaga ini meningkatkan kesadaran bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga sistem ekonomi yang sehat untuk melindungi para konsumen. Penelitian ini menunjukkan betapa efektifnya lembaga perlindungan konsumen dan betapa sulitnya melindungi hak- hak konsumen di era digital dan globalisasi.