Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengembangan LKPD Berbasis Constructivist Teaching Sequence Berbantuan Augmented Reality pada Materi Virus Nandayani Ahmad; Ilyas H. Husain; Nur Mustaqimah; Frida Maryati Yusuf; Syam S. Kumaji
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026): In Progress
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i2.114219

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di SMA Negeri 7 Gorontalo yang menunjukkan bahwa pembelajaran biologi masih didominasi metode ceramah dan penggunaan LKPD cetak, sehingga siswa cenderung pasif dan lebih berorientasi pada hafalan daripada memahami konsep secara mendalam. Kondisi ini menyebabkan kesulitan dalam memahami materi abstrak, khususnya virus, karena keterbatasan media yang mampu memvisualisasikan konsep mikroskopis dan dinamis. Selain itu, rendahnya keterlibatan siswa berdampak pada kurang berkembangnya kemampuan berpikir kritis dan analitis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis Constructivist Teaching Sequence berbantuan Augmented Reality pada materi virus. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Penelitian dilakukan pada siswa kelas X SMA Negeri 7 Gorontalo dengan instrumen berupa lembar validasi, angket kebutuhan, observasi keterlaksanaan, serta angket respon guru dan siswa. Hasil menunjukkan LKPD memiliki validitas sangat tinggi dengan nilai 94% (materi) dan 97% (media). Kepraktisan ditunjukkan oleh keterlaksanaan pembelajaran 94,5%, respon guru 93%, dan respon siswa 82% dengan kategori baik. Dengan demikian LKPD yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis serta dapat diuji coba secara luas sebagai bahan ajar dalam pembelajaran materi virus.
Analisis Kemampuan Siswa Kelas XI alam Menjawab Soal Berbasis HOTS Pada Materi Sel Siti Djuhriyanti Karim; Ani M. Hasan; Nur Mustaqimah; Abubakar Sidik Katili; Magfirahtul Jannah
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026): In Progress
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i2.115583

Abstract

Salah satu keterampilan yang sangat diperlukan pada abada 21 adalah kemampuan berpikir tingkat tinggi atau HOTS (Higher Order Thinking Skills), yang mencakup kemampuan untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan. Penelitian ini menganalisis kemampuan siswa SMA Negeri 2 Limboto dalam menyelesaikan soal berbasis HOTS pada materi sel. Penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 31 siswa kelas XI sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan berupa tes HOTS yang terdiri dari enam soal berbentuk esai, yang masing-masing mengukur kemampuan siswa pada level kognitif C4 (menganalisis), C5 (mengevaluasi), dan C6 (mencipta). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memperoleh nilai yang tergolong rendah, dengan rata-rata skor 35.87 dan standar deviasi 18.39. Daya serap siswa pada level C4 tercatat 41,29%, C5 35,69%, dan C6 23,23%, yang menandakan kesulitan signifikan pada aspek evaluasi dan penciptaan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun ada sebagian siswa yang menunjukkan kemampuan yang lebih baik, upaya pengajaran yang lebih terstruktur masih diperlukan untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa, khususnya dalam evaluasi dan Mencipta.
Analisis Pemahaman Calon Guru IPA dalam Menyususun Modul Ajar (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) pada Kurikulum Merdeka Nurhayati Nurhayati; Nur Mustaqimah; Nurul Fajryani Usman; Munawwarah Munawwarah
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 2 (2024): Edisi Mei 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i2.736

Abstract

This research aims to analyze the ability of prospective science teachers to compile teaching modules. The method of this research is descriptive-qualitative. This research is based on a post-positivist understanding that has a naturalistic nature. The technique used by researchers in determining research subjects is purposive sampling. The subjects in the research were prospective science teachers, namely 6th semester science education students in the class of 2020. These students were students who had taken the science teaching planning course. The number of research subjects was 25. The research period is from April to July 2023. The research instruments are interviews, observation sheets, and documentation. The research process takes place in three steps, namely (1) preparation. The preparation process includes observation, identifying data sources, preparing a research instrument, and validating an instrument that has been created. (2) Implementation stage, in conducting research on student document reviews. This study examines the teaching modules created based on the curriculum in full. This research uses an approach in the form of content analysis. (3) At the data analysis stage, all documents that have been collected will then be analyzed and conclusions drawn. The results of the research are that the ability to prepare independent curriculum teaching modules for prospective science teachers from three aspects (general information, core components and attachments) is categorized as good and in accordance with the independent curriculum.
PENGEMBANGAN PRODUK BERBAHAN DASAR IKAN SEBAGAI UPAYA PEMANFAATAN HASIL TANGKAPAN Devi Bunga Pagalla; Nur Mustaqimah; Magfirahtul Jannah
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 2 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.336 KB) | DOI: 10.56190/jat.v2i2.27

Abstract

Kecamatan Bonepantai merupakan salah satu kawasan pengembangan perikanan (KPP 4). Kecamatan Bonepantai memiliki 8 desa nelayan, salah satunya Desa Bilungala. Secara keseluruhan Kecamatan Bonepantai memiliki jumlah nelayan ataupun RTP tertinggi kedua setelah Kecamatan Kabila Bone. Melihat potensi Kelautan dan Perikanan yang cukup besar di Kecamatan Bonepantai, perlu dilakukan usaha strategis untuk pengembangan produk perikanan sebagai upaya pemanfaatan hasil tangkapan laut. Pengolahan ikan dikalangan masyarakat desa bilungala masih sebatas olahan bakar, abon, dan acar ikan. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan masyarakat khususnya Ibu-Ibu dengan melakukan pelatihan pembuatan nugget berbahan dasar Ikan Cakalang. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif dimana masyarakat ditempatkan sebagai subjek dalam setiap tahapan kegiatan. Kegiatan pelatihan pembuatan nugget dilaksanakan dengan jumlah peserta 15 orang Ibu-ibu Kader Posyandu Desa Bilungala. Kegiatan ini diawali dengan presentasi mengenai bahan baku yang dapat digunakan dalam pembuatan nugget dan penjelasan singkat terkait cara pembuatan dan penyimpanan yang baik dan benar. Melalui kegiatan pelatihan pembuatan nugget ikan ini diharapkan masyarakat Desa Bilungala mampu mengolah hasil tangkapan menjadi produk olahan dengan maksimal untuk menunjang kesejahteraan dan memilih nugget ikan sebagai cemilan sehat bagi anak-anak di Desa Bilungala
Development of ADI–SSI-Based Digital Worksheet with CER Framework on Environmental Change Nur Mustaqimah; Ilyas H. Husain; Nurul Fajryani Usman
Biodidaktika : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol 21, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/biodidaktika.v21i2.41400

Abstract

This study aimed to develop an Argument-Driven Inquiry (ADI) and Socio-Scientific Issues (SSI)-based digital worksheet on environmental change by integrating authentic local environmental issues from Gorontalo. The novelty of the developed worksheet lies in the integration of ADI as the inquiry and argumentation sequence, SSI as the contextual basis for examining environmental problems, and the Claim–Evidence–Reasoning (CER) framework as explicit scaffolding for constructing scientific arguments. This research employed a research and development design using the ADDIE model, limited to the analysis, design, and development stages. The participants consisted of one biology teacher and 35 Grade X students at SMAN 1 Dungaliyo, Gorontalo Regency. Data were collected using needs analysis questionnaires, expert validation sheets, and practicality questionnaires, and were analyzed using descriptive quantitative and qualitative techniques. The expert validation results showed that the digital worksheet was highly valid, with an average score of 96.00%. The teacher practicality score was 96.00%, while the student practicality score was 93.79%, both categorized as very practical. These findings indicate that the worksheet is initially feasible as supplementary teaching material for environmental change learning. This study contributes a structured digital learning resource that connects local environmental issues with inquiry activities and CER-based scientific argumentation. Further studies are needed to examine its effectiveness in improving students’ scientific argumentation, critical thinking, and environmental awareness.
Validitas LKPD Terintegrasi Augmented Reality Berbasis Inquiry Learning Pada Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Sri Novita Musa; Chairunnisah J. Lamangantjo; Nur Mustaqimah; Masra Latjompoh; Muh. Nur Akbar
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 2 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i2.571

Abstract

Students' difficulties in understanding the concept of classification of living things, especially in grouping living things according to taxonomic levels and remembering scientific names, are the background to this study. Biology learning that tends to be teacher-centered and lacks direct interaction results in low student involvement in the scientific process. This study aims to develop and test the validity of Student Worksheets (LKPD) integrated with Augmented Reality (AR) technology based on the Inquiry Learning model as an interactive media to improve students' science process skills. The method used is research and development (R&D) with the ADDIE model, limited to the development stage. LKPD was developed based on a needs analysis at Wira Bhakti Gorontalo Integrated High School. Data were obtained through interviews with teachers and validation by media experts and material experts, which were analyzed descriptively quantitatively using a Likert scale. The validation results showed an average value of 86% (media) and 93% (material), both of which are included in the very valid category. Revisions were made based on validator input to improve visual aspects, content, and instructions for use. Thus, this LKPD is declared very valid and suitable for use as a learning medium to support students' science process skills in understanding the classification of living things.