Claim Missing Document
Check
Articles

OPPORTUNITIES AND CHALLENGES OF THE ONLINE LEARNING IN WEST SUMATERA: WHAT STUDENTS SAY ABOUT IT? Dina Ramadhanti; Diyan Permata Yanda
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 16, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/retorika.v16i1.23547

Abstract

This research is a survey research to find out the opportunities and challenges of online learning in West Sumatra. A total of 227 students were randomly selected from two universities in West Sumatra as research participants. By conducting in-depth interviews, information was obtained about students' views on online learning in West Sumatra. An unstable internet network is a major problem for students to take online learning. Online learning opportunities in West Sumatra, namely: online learning provides benefits because it is more flexible and can be followed anywhere and anytime, students can carry out learning while entrepreneurship or work, and various educational institutions in West Sumatra with their quality have the potential to be able to keep up with the times by carrying out online learning in a more planned and programmed way. The challenges of implementing online learning in West Sumatra, namely: provincial and local governments need to provide internet services widely and reach all regions in West Sumatra, students need to be educated to be able to become independent learners from an early age, teachers need to design accessible learning content by students and must be by the needs of students, and the government needs to make efforts to provide extensive library services that can be accessed online.
Self-report to investigate metacognition growth in writing Dina Ramadhanti; Diyan Permata Yanda
Journal of Applied Studies in Language Vol. 7 No. 1 (2023): Jun 2023
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jasl.v7i1.75-85

Abstract

This study aims to describe the validity and reliability of the Metacognition Growth Questionnaire in writing. Using a quantitative approach, measurements were made of the metacognitive growth questionnaire, which was developed based on the metacognitive process theory, which consists of three, parts: the process of raising awareness, the process of monitoring/evaluating, and the process of controlling/regulating. A total of 30 students were randomly selected to be used as test subjects for the questionnaire instrument. The validity of the questionnaire items is known by using the bivariate product-moment correlation test. The reliability of the questionnaire is known by using Alpha Cronbach. The results showed that as many as 40 questionnaire items were declared valid, and overall, the questionnaire items were declared reliable. Thus, as many as 40 questionnaire items can be used to measure of students' metacognition growth in writing.
PEMBUATAN KOMIK SEBAGAI BENTUK PENGEMBANGAN KREATIVITAS SISWA DALAM MENULIS Putri Dian Afrinda; Diyan Permata Yanda; Ricci Gemarni Tatalia
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1327.049 KB) | DOI: 10.22202/rangkiang.2020.v2i1.4288

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk menumbuhkan kreativitas siswa dalam menulis dengan menyajikannya dalam bentuk komik. Dalam proses pembelajaran menulis yang berlangsung selama ini, komik dijadikan sebagai media untuk merangsang kreativitas dan imajinasi siswa. Namun dalam kegiatan ini komik dijadikan sebagai produk atau hasil kegiatan menulis siswa yaitu dengan menampilkan tulisan dalam bentuk gambar yang memiliki tokoh latar dan alur sehingga mereka bisa menciptakan karakter dan isi cerita sendiri dengan gambar-gambar yang mereka senangi. Metode yang dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan pelatihan dalam bentuk tahap-tahap atau fase-fase kegiatan selama empat minggu dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Hasil kegiatan pengabdian dijabarkan sebagai berikut. Pertama, untuk indikator tokoh diperoleh hasil 80 persen siswa mampu menciptakan tokoh. Kedua, untuk indikator alur diperoleh hasil sebanyak 70 persen siswa mampu merancang alur. Ketiga, untuk indikator tema, sebanyak 90 persen siswa mampu menyesuaikan cerita dengan tema. Keempat, untuk indikator gambar dan penggunaan bahasa, sebanyak 70 persen siswa mampu memadukan bahasa dan gambar menjadi komunikatif.
SCHOLARLY TEXT WRITING WORKSHOP: UNLOCKING WEAKNESSES IN ARTICLE WRITING Dina Ramadhanti; Diyan Permata Yanda; Muhsyanur Muhsyanur
RANGKIANG: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1060.642 KB) | DOI: 10.22202/rangkiang.2021.v3i1.4877

Abstract

This activity is carried out to provide training in writing scientific articles worthy of publication in scientific journals. The method used is the lecture and question and answer method. From these activities, it was found that there were three weaknesses in writing scientific articles, namely: weaknesses in presenting research results in the form of scientific articles, grammatical problems, and not understanding paraphrasing techniques in writing. These three things can be overcome by frequent writing practices because writing requires practice not theory, increasing interest in reading scientific articles to be familiar with article models worthy of publication, and by itself will be accustomed to criticizing previous research findings.
Flipped Classroom in Writing Learning: Effectiveness Measuring in Terms of Genre and Gender (Flipped Classroom dalam Pembelajaran Menulis: Pengukuran Efektivitas ditinjau dari Genre dan Gender) Dina Ramadhanti; Lira Hayu Afdetis Mana; Diyan Permata Yanda; Mochamad Bayu Firmansyah
Jurnal Gramatika Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jg.2023.v9i2.6610

Abstract

Pembelajaran menulis teks yang dilaksanakan di sekolah menengah bertujuan agar siswa memahami konteks dan mampu menulis dalam berbagai genre. Penggunaan metode pembelajaran yang tepat merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar menulis siswa. 128 siswa dengan kemampuan serupa dipilih secara acak untuk belajar menulis. 64 siswa pada kelas kontrol mengikuti menulis dengan metode konvensional dan 64 siswa lainnya pada kelas eksperimen mengikuti menulis dengan flippedclassroom. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan siswa menurut genre teks tertulis dan berdasarkan gender. Untuk mengetahui keefektifan metode digunakan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan rata-rata hasil belajar yang signifikan antara pembelajaran yang dilaksanakan dengan metode konvensional dan flipped classroom. Metode konvensional terbukti kurang efektif dalam pembelajaran menulis teks, sedangkan metode flippedclassroom terbukti cukup efektif. Ditinjau dari genre teks yang ditulis siswa, flippedclassrooms lebih efektif dalam pembelajaran menulis teks eksposur dibandingkan teks persuasi. Dilihat dari jenis kelamin siswa, model flipping class lebih efektif diterapkan pada siswa perempuan dibandingkan siswa laki-laki. Dengan demikian, Flipped Classroom dapat digunakan dalam pembelajaran menulis teks. Selain itu, budaya Minangkabau yang dijadikan konteks penulisan juga memberikan kemudahan bagi siswa laki-laki maupun perempuan untuk menuliskan idenya dalam berbagai genre teks. Dilihat dari jenis kelamin siswa, model flipping class lebih efektif diterapkan pada siswa perempuan dibandingkan siswa laki-laki. Dengan demikian, Flipped Classroom dapat digunakan dalam pembelajaran menulis teks. Selain itu, budaya Minangkabau yang dijadikan konteks penulisan juga memberikan kemudahan bagi siswa laki-laki maupun perempuan untuk menuliskan idenya dalam berbagai genre teks. Dilihat dari jenis kelamin siswa, model flipping class lebih efektif diterapkan pada siswa perempuan dibandingkan siswa laki-laki. Dengan demikian, Flipped Classroom dapat digunakan dalam pembelajaran menulis teks. Selain itu, budaya Minangkabau yang dijadikan konteks penulisan juga memberikan kemudahan bagi siswa laki-laki maupun perempuan untuk menuliskan idenya dalam berbagai genre teks.
Flipped Classroom in Writing Learning: Effectiveness Measuring in Terms of Genre and Gender (Flipped Classroom dalam Pembelajaran Menulis: Pengukuran Efektivitas ditinjau dari Genre dan Gender) Dina Ramadhanti; Lira Hayu Afdetis Mana; Diyan Permata Yanda; Mochamad Bayu Firmansyah; Nihal Bouabida
Jurnal Gramatika Vol 9, No 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jg.2023.v9i2.6610

Abstract

Pembelajaran menulis teks yang dilaksanakan di sekolah menengah bertujuan agar siswa memahami konteks dan mampu menulis dalam berbagai genre. Penggunaan metode pembelajaran yang tepat merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar menulis siswa. 128 siswa dengan kemampuan serupa dipilih secara acak untuk belajar menulis. 64 siswa pada kelas kontrol mengikuti menulis dengan metode konvensional dan 64 siswa lainnya pada kelas eksperimen mengikuti menulis dengan flippedclassroom. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan siswa menurut genre teks tertulis dan berdasarkan gender. Untuk mengetahui keefektifan metode digunakan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan rata-rata hasil belajar yang signifikan antara pembelajaran yang dilaksanakan dengan metode konvensional dan flipped classroom. Metode konvensional terbukti kurang efektif dalam pembelajaran menulis teks, sedangkan metode flippedclassroom terbukti cukup efektif. Ditinjau dari genre teks yang ditulis siswa, flippedclassrooms lebih efektif dalam pembelajaran menulis teks eksposur dibandingkan teks persuasi. Dilihat dari jenis kelamin siswa, model flipping class lebih efektif diterapkan pada siswa perempuan dibandingkan siswa laki-laki. Dengan demikian, Flipped Classroom dapat digunakan dalam pembelajaran menulis teks. Selain itu, budaya Minangkabau yang dijadikan konteks penulisan juga memberikan kemudahan bagi siswa laki-laki maupun perempuan untuk menuliskan idenya dalam berbagai genre teks. Dilihat dari jenis kelamin siswa, model flipping class lebih efektif diterapkan pada siswa perempuan dibandingkan siswa laki-laki. Dengan demikian, Flipped Classroom dapat digunakan dalam pembelajaran menulis teks. Selain itu, budaya Minangkabau yang dijadikan konteks penulisan juga memberikan kemudahan bagi siswa laki-laki maupun perempuan untuk menuliskan idenya dalam berbagai genre teks. Dilihat dari jenis kelamin siswa, model flipping class lebih efektif diterapkan pada siswa perempuan dibandingkan siswa laki-laki. Dengan demikian, Flipped Classroom dapat digunakan dalam pembelajaran menulis teks. Selain itu, budaya Minangkabau yang dijadikan konteks penulisan juga memberikan kemudahan bagi siswa laki-laki maupun perempuan untuk menuliskan idenya dalam berbagai genre teks.
Measuring Online Learning Strategies During The Covid-19 Pandemic: Instrument Validity and Reliability Diyan Permata Yanda; Dina Ramadhanti
BAHASTRA Vol. 42 No. 1 (2022): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v42i1.69

Abstract

This study aims to describe the validity and reliability of the learning strategy questionnaire instrument used during the Covid-19 pandemic. By using a quantitative approach, measurement of the learning strategy questionnaire was developed based on six language learning strategies, namely: cognitive strategies, memory strategies, compensation strategies, metacognitive strategies, affective strategies, and social strategies. A total of 17 students were randomly selected to be the test subjects of the learning strategy instrument. By using SPSS 23, the bivariate product moment correlate test was used to determine the validity of the questionnaire items and Cronbach's Alpha test to determine the reliability of the questionnaire. The results showed that as many as 124 questionnaire items were tested on respondents, it was found that 92 questionnaire items were declared valid and overall the questionnaire items were declared reliable or consistent. Thus, as many as 92 items of this learning strategy questionnaire statement can be used to measure the types of language learning strategies used by students, both for online learning and face-to-face learning.
Efektivitas Keterlibatan Santri Dalam Organisasi Santri Warasatul Ambiya (OSWA) Terhadap Pembentukan Karakter di Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah At-Taqwa Canduang Novita, Salsa Dia; Monia, Fenny Ayu; Rahman, Yulia; Yanda, Diyan Permata
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 5 Issue 3 November 2024
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v5i3.2176

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kurangnya karakter disiplin santri di Pondok Pesantren Tarbiyah Islamiyah At-Taqwa Canduang, seperti sikap tidak bertanggung jawab, kasus pencurian, dan perilaku mengejek antar siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas keterlibatan santri dalam Organisasi Santri Warasatul Ambiya` (OSWA) terhadap pembentukan karakter religius. Penelitian menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan populasi 63 santri, yang diambil sebagai sampel penuh (sampling jenuh). Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Analisis data melibatkan uji normalitas, linearitas, hipotesis, uji t, dan determinasi menggunakan SPSS 22. Hasil uji t menunjukkan Thitung 2,932 > Ttabel 1,671 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Kesimpulannya, keterlibatan dalam OSWA efektif dalam pembentukan karakter religius santri.
Hubungan Strategi dan Media Pembelajaran dengan Minat Belajar Sejarah Kebudayaan Islam Kelas VIII di MTsN 1 Kota Bukittinggi Indah Permata Sari; M Arif; Khairuddin Khairuddin; Diyan Permata Yanda
Moral : Jurnal kajian Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2025): Maret : Moral : Jurnal kajian Pendidikan Islam
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/moral.v2i1.621

Abstract

This research was motivated by the discovery of several problems faced by students, namely poor interest in learning, such as the level of activeness of students during the learning process and low interest of students in SKI learning. Students felt that in this learning there was no passion or interest, as indicated by students being less active in the learning process and student involvement in the SKI learning process also decreased. With these conditions, students quickly get bored and are not interested in participating in learning. As a result, difficulties arise that affect the learning objectives to be achieved. This study aims to determine the relationship between learning strategies and learning media with interest in learning Islamic Cultural History class VIII at MTsN 1 Bukittinggi. The type of research used in this research is quantitative, correlational. The population is all class VIII students with a total of 347 students spread across 11 classes. The sample in this research used the Probability Sampling technique using Simple Random Sampling, and the total research sample was 78 students. Data was collected through questionnaires, observation and documentation analyzed using normality tests, linearity tests, multiple correlation analysis and hypothesis testing. Based on the results of the research that has been done, the results show that there is a relationship between learning strategies on student interest in learning in the subject of Islamic Culture History class VIII at MTsN 1 Bukittinggi City and the relationship between learning media on student interest in learning in the subject of Islamic Culture History class VIII at MTsN 1 Bukittinggi City, as evidenced by the results of the Pearson Product Moment correlation test on the relationship between learning strategies and interest in learning with a Pearson correlation value of 0.382 and a significant value of 0.001 <0.05. While the Pearson correlation test results on the relationship between learning media and interest in learning are 0.236 with a significant value of 0.038 <0.05. Furthermore, the results of the Pearson correlation test on the relationship between learning strategies and media with learning interest are <0.05, which is certainly valid and related. Based on this value, it can be seen that the relationship between learning strategies to interest in learning is interconnected and the relationship between learning media to interest in learning is interconnected, so Ha is accepted.
E-Modul Pembelajaran Menulis Esai Berbasis Problem Based Learning untuk Perguruan Tinggi Yanda, Diyan Permata; Ramadhanti, Dina
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2024): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v9i2.2936

Abstract

This article aims to describe the learning product in the form of an e-module for learning to write essays based on problem-based learning. This e-module was prepared with the hope of being able to answer the needs of learning to write essays, that learning to write requires teaching materials that are appropriate to student's learning needs and to foster students' independence in writing essays. With problem-based learning, students are expected to be able to write essays based on problems that are close to their daily environment. This research is development research with a 4D model, namely: definition, design, development, and distribution. After validation, evaluation, and revision, this e-module was declared valid, practical, and effective. This learning e-module is declared suitable for learning to write essays. By using problem-based learning, students can write based on problems, conduct investigations, develop and present problems in an essay, and evaluate solutions to problems presented in an essay.