Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Sistem Manajemen ATK Menggunakan Framework Laravel (Bagian Perekonomian Dan Sumber Daya Alam SETDA Kota Mojokerto) Priyambodo Syuharyadi, Rahmadhan; Syahadiyanti, Litafira; Pamudi
Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 4 No 2 (2024): INFOTRON
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/infotron.v4i2.22627

Abstract

Bagian Ekonomi dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kota Mojokerto merupakan salah satu instansi pemerintah yang kegiatan sehari-harinya sangat terbantu dengan adanya sistem manajemen Alat Tulis Kantor (ATK). Tujuan dari proyek ini adalah untuk membuat sistem informasi manajemen ATK online dengan menggunakan framework Laravel yang dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi pengelolaan stok barang. Sistem yang menggunakan metodologi pengembangan perangkat lunak Waterfall ini memiliki fungsi untuk melakukan pelacakan inventaris barang, mendokumentasikan barang masuk dan keluar, serta membuat pelaporan barang secara otomatis dan real time. Hasil implementasi menunjukkan bahwa pendekatan ini dapat mengurangi kesalahan pencatatan, meningkatkan transparansi administrasi, dan memudahkan pengambilan keputusan berbasis data. Dengan skor kepuasan pengguna skala likert rata-rata sebesar 4,66, pengujian menunjukkan tingkat keberhasilan operasional sebesar 100% untuk semua fungsi utama. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan teknologi kontemporer, seperti Laravel, dapat menawarkan cara praktis untuk mengelola inventaris ATK di lingkungan pemerintah.
Institutional Development of Village-Owned Enterprises in Managing Water Resources and Tourism Villages Through a Stakeholder Collaboration Approach Amirul Mustofa; Eny Haryati; Litafira Syahadiyanti; Sri Kamariyah
Journal of Politica Governo Vol. 1 No. 3 (2024): Politica Governo - June
Publisher : Pt. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/xc0tjt52

Abstract

This study aims to analyze the development of Village-Owned Enterprises (VOE) in managing water resources and tourism villages through a stakeholder collaboration approach. VOE strategically optimizes local potential, including sustainable water resource management and tourism village development to boost the local economy. This research uses a qualitative method with a case study approach in villages with abundant tourism potential and water resources. We collected data through in-depth interviews with key stakeholders, such as village government officials, VOEs managers, and local community members involved in tourism village development. The results show that collaboration among stakeholders, involving the village government, VOEs, and the community, creates an effective synergy in managing water resources and developing tourism villages. VOEs serve as the main drivers coordinating various interests and resources, while active community participation is critical to maintaining the sustainability of the programs. Additionally, policy support from the village government and partnership patterns help overcome the technical and financial challenges VOEs face. This study concludes that a collaborative approach among stakeholders is an effective strategy for developing VOEs to manage water resources and tourism villages. Successful implementation requires a shared commitment, transparency, and good communication among all parties.
Sistem Informasi Manajemen Operasional Toko Komputer: Studi Kasus Vino Computer bahari, Fuad; Syahadiyanti, Litafira; p, Pamudi
EXPERT: Jurnal Manajemen Sistem Informasi dan Teknologi Vol 15, No 1 (2025): June
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/expert.v15i1.4299

Abstract

Perkembangan teknologi informasi, khususnya pemanfaatan sistem manajemen toko berbasis komputer, memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi operasional bisnis. Toko Vino Computer, yang bergerak di bidang penjualan komputer, aksesoris, dan layanan perbaikan perangkat, menghadapi berbagai kendala dalam operasionalnya karena masih mengandalkan sistem manual. Beberapa permasalahan yang ditemukan antara lain kesulitan dalam memantau stok produk, pengelolaan data pelanggan dan pemasok yang tidak efektif, serta kesalahan dalam pencatatan transaksi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem manajemen toko berbasis website yang terintegrasi guna mengatasi masalah-masalah tersebut, dengan fokus pada efisiensi operasional, pengelolaan data yang lebih baik, serta mengurangi kesalahan dalam transaksi penjualan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengembangan perangkat lunak dengan pendekatan agile menggunakan kerangka kerja SCRUM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem ini mampu meningkatkan efisiensi operasional, yang tercermin dari hasil User Acceptance Test (UAT) dengan rata-rata skor 4,4 dari skala 5. Dengan demikian, sistem manajemen toko yang terintegrasi diharapkan dapat meningkatkan pengalaman pelanggan dan kelancaran operasional Toko Vino Computer secara keseluruhan.
Enabling Setting for Sustainable Village Tourism : Increasing the Empowerment of Beneficiary Communities Amirul Mustofa; Eny Haryati; Litafira Syahadiyanti
Momentum Matrix: International Journal of Communication, Tourism, and Social Economic Trends Vol. 2 No. 3 (2025): August : Momentum Matrix: International Journal of Communication, Tourism, and
Publisher : Asosiasi Penelitian dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/momat.v2i3.451

Abstract

This study discusses the role of enabling setting in increasing the empowerment of beneficiary communities in Tamansari Tourism Village, Banyuwangi Regency. Enabling setting is understood as a supportive environment that includes inclusive policies, access to resources, community participation, and cultural and environmental preservation. The research was conducted with a qualitative approach through case studies, using in-depth interview techniques, participatory observation, and document studies. The results show that the empowerment of communities depends not only on increased economic income, but also on their ability to be actively involved in tourism management, safeguard local cultural values, and gain equitable access to training and information. Government support, partnerships with the private sector, and local initiatives are important factors in creating empowerment. However, challenges such as inequality of participation, limited digital access, and potential conflicts between community groups were also found. This study concludes that sustainable development of tourism villages must prioritize multi-stakeholder collaboration and strengthen local capacity equally. These findings make a practical contribution to the formulation of more inclusive policies and serve as a reference for the sustainable development of community-based tourism villages in Indonesia. Furthermore, the study highlights the critical role of continuous capacity building and knowledge sharing among community members to ensure long-term sustainability. By fostering an environment where local residents are equipped with the necessary skills and information, the community can better adapt to changing tourism trends and external pressures. Additionally, the integration of digital tools and platforms is recommended to bridge the information gap and enhance marketing efforts, thus expanding the reach of the tourism village. These strategies collectively support a more resilient and self-reliant community, capable of maintaining both economic growth and cultural integrity in the face of development challenges.
Analisa Manajemen Risiko E-Learning Universitas Dr. Soetomo Surabaya Menggunakan Framework ISO 31000 Yusuf, Muhammad Syaifudin; Swastyastu, Cempaka Ananggadipa; Syahadianti, Litafira; Shanty, Ratna Nur Tiara
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 13, No 1: April 2024
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v13i1.1800

Abstract

There are various challenges and risks that can disrupt the distance learning process using E-learning applications, such as servers easily going down. The research objective is to analyze risks that may occur and threaten online learning systems, and use the ISO 31000 framework to manage these risks. Then this research will use a qualitative approach by collecting data through literature studies and interviews with related parties at Dr. University. Soetomo Surabaya. The collected data will be analyzed using a risk management approach based on ISO 31000. The results of this research analysis get a Risk Priority Number (RPN) value based on the result of multiplying the probability (K) and impact (D) and get the highest value, namely lightning, human error in level High with values of 16 and 15 respectively, then fire, data loss, upload failure, lost network connection, and hardware damage in the Medium level with values of 12,12,12,9 and 8 respectively, and server down in the Low level with values 6.Keyword: Risk Management; E-Learning; Framework ISO 31000 AbstrakTerdapat berbagai tantangan dan risiko yang dapat mengganggu proses pembelajaran jarak jauh menggunakan aplikasi E-learning, seperti server mudah down. Tujuan penelitian untuk menganalisis risiko yang mungkin terjadi dan mengancam sistem pembelajaran online, serta menggunakan kerangka kerja ISO 31000 untuk mengelola risiko tersebut. Kemudian penelitian ini akan menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui studi literatur dan wawancara dengan pihak terkait di Universitas Dr. Soetomo Surabaya. Data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan pendekatan manajemen risiko berdasarkan ISO 31000. Hasil analisis penelitian ini mendapatkan nilai Risk Priority Number (RPN) didasarkan pada hasil perkalian antara kemungkinan (K) dan dampak (D) dan mendapatkan nilai tertinggi yaitu petir, human error dalam level High dengan nilai 16 dan 15 secara berurutan kemudian kebakaran, kehilangan data, gagal upload, koneksi jaringan terputus, dan kerusakan hardware  dalam level Medium dengan nilai 12,12,12,9, dan 8 secara berurutan, serta server down dalam level Low dengan nila 6. 
PENGUKURAN TINGKAT KEPUASAN KINERJA SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN PADA APLIKASI OPAC MENGGUNAKAN METODE TAM DAN EUCS Nur Afiah; Litafira Syahadiyanti; Cempaka Ananggadipa Swastyastu
ZONAsi: Jurnal Sistem Informasi Vol. 6 No. 1 (2024): Publikasi Artikel ZONAsi Periode Januari 2024
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/zn.v6i1.18083

Abstract

Di perpustakaan, aplikasi Online Public Access Catalog (OPAC) merupakan komponen integral dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada pengguna. Meski dirancang untuk memudahkan akses koleksi fisik dan digital, penerapan aplikasi ini dihadapkan pada beberapa permasalahan yang mempengaruhi tingkat kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis tingkat kepuasan pengguna terhadap kinerja sistem informasi perpustakaan pada aplikasi OPAC di Dr. University. Soetomo, dengan menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM) dan End User Computing Satisfaction (EUCS). Dengan mempertimbangkan relevansi metode ini dari penelitian sebelumnya, maka penelitian ini akan mengetahui sejauh mana aplikasi ini memenuhi harapan pengguna dan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Dengan judul penelitian “Mengukur Tingkat Kepuasan Terhadap Kinerja Sistem Informasi Perpustakaan pada Aplikasi OPAC Menggunakan Metode TAM dan EUCS” mencerminkan tujuan untuk memberikan pandangan komprehensif mengenai kepuasan pengguna terhadap kinerja sistem informasi perpustakaan, serta rekomendasi yang membangun bagi perpustakaan masa depan. pengembangan sistem.