Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : EDUKASI

MODEL PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI PENDIDIKAN AGAMA DI PERGURUAN TINGGI: STUDI KASUS DI UNIVERSITAS SERANG RAYA Muhibah, Siti
EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Vol. 18 No. 1 (2020): EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan
Publisher : Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32729/edukasi.v18i1.683

Abstract

AbstractThis study aims to determine the pattern of character education development in Islamic Religious Education. The study was conducted at Serang Raya University, Banten in 2019, using a qualitative approach. Data obtained by interview, observation and document techniques. Interviews were conducted with the leaders of the college campus administration staff, religious education lecturers, and students. The results of this study found that the development of character education was implemented through learning in the classroom and student activities, using interactive discussion methods, habituation, exemplary and discipline. The availability of PAI lecturers and campus facilities is a supporting factor for the implementation of character education. In contrast, the inhibiting factors include attitudes and behaviours of students who are less severe in participating in religious activities because they are more focused on science development activities, as well as heterogeneous students. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pengembangan pendidikan karakter dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian di lakukan di Universitas Serang Raya, Banten pada tahun 2019, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dengan teknik wawancara, observasi dan dokumen. Wawancara dilakukan kepada pimpinan perguruan tinggi staf administrasi kampus, dosen pendidikan agama, dan mahasiswa. Hasil penelitian ini menemukan bahwa pengembangan  pendidikan karakter diimplementasikan melalui pembelajaran di kelas dan  melalui kegiatan kemahasiswaan, dengan menggunakan metode diskusi interaktif, pembiasaan, keteladanan dan kedisiplinan. Ketersediaan dosen PAI dan fasilitas kampus merupakan faktor pendukung dari implementasi pendidikan karakter. Sementara faktor penghambat meliputi sikap dan perilaku mahasiswa yang kurang serius mengikuti kegiatan keagamaan karena lebih fokus kepada kegiatan pengembangan sains, serta adanya mahasiswa yang heterogen.