Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : jurnal empirika

Diskriminasi Buruh Perempuan: Studi tentang Identifikasi Jenis dan Faktor Penyebabnya di Pabrik Tempe Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir Gunawansyah Gunawansyah; Yunindyawati Yunindyawati; Vieronica Varbi Sununianti
Jurnal Empirika Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.136 KB) | DOI: 10.47753/je.v5i1.88

Abstract

Penelitian ini berjudul “Diskriminasi Buruh Perempuan di Pabrik Tempe Kelurahan Timbangan Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir” Permasalahan yang diangkat adalah apa jenis dan faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya diskriminasi terhadap buruh perempuan yang bekerja di pabrik dan bagaimana tindakan buruh perempuan terhadap diskriminasi yang dialaminya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan unit analisis adalah individu yaitu pemilik pabrik, buruh laki-laki, dan buruh perempuan. Penentuan informan dilakukan secara purposive (sengaja) dengan jumlah informan 18 orang terdiri dari 1 pemilk pabrik, 12 buruh laki-laki, dan 6 buruh perempuan. Data penelitian didapat melalui observasi non partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data analisis melalui enam tahapan yaitu peneliti mulai dengan mendeskripsikan secara menyeluruh pengalamannya, penelitian kemudian memaknakan pernyataan (dalam wawancara), pernyataan-pernyataan tersebut kemudian dikelompokkan kedalam unit-unit tersebut dan menuliskan sebuah penjelasan teks tentang pengalamannya termasuk contohnya secara seksama, peneliti kemudian merefleksikan pemikirannya dan menggunakan variasi imajinasi atau deskripsi srtuktual, peneliti kemudian mengkonstuksikan seluruh penjelasannya tentang makna dan esensi pengalamannya, proses tersebut merupakan langkah awal penelitian mengungkapkan pengalamannya dan kemudian diikuti pengalaman seluruh partisipan. Metode triangulasi dengan cara membandingkannya dengan berbagai sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis dan faktor yang melatarbelakangi terjadinya diskriminasi di pabrik tempe kelurahan Timbangan yaitu diskriminasi upah/gaji karena faktor kekeluargaan, diskriminasi tidak adanya cuti hamil dan melahirkan karena faktor biologis, dan diskriminasi penambahan beban kerja karena faktor beban kerja. Dan upaya buruh perempuan dalam menanggulangi diskriminasi yang dialaminya yaitu dengan melakukan protes terhadap pemilik pabrik.
Penanda (Signifier) dan Petanda (Signified) Komodifikasi Seks Dalam Film Kambing Jantan Karya Rudi Soedjarwo Tri Melia Damaiyanti; Yunindyawati Yunindyawati; Vieronica Varbi Sununianti
Jurnal Empirika Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Master Program in Sociology, Faculty of Social and Political Science, Universitas Sriwijay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.05 KB) | DOI: 10.47753/je.v1i1.13

Abstract

This research entitled The Signifier and Signified of Sex Commodification in the Movie Kambing Jantan created by Rudi Soedjarwo. The problems in this research are signifier (form), signified (mean) and signification (interpretation) about sex commodification in this movie Kambing Jantan created by Rudi Soedjarwo. This research was desriptive qualitative research that used discourse analysis with taking ten informants that consist of five boys and five girls of University Sriwijaya’s student that has watched that film. The result of research showed that the signifier (the form of sex behaviour) in this movie Kambing Jantan was holding hand, hugging and kissing. The signified (the mean of sex behaviour) was to described the reality and to showed affection. The significations in this research were; first, the forms of sex behaviour was not suitable to show in this movie because they assumed that mostly the watchers movie was teenagers and they said that teenager will be easy to imitation the scenes of sex behaviour in the movie. Second, they said that the forms of sex behaviour was permitted to showed in this movie because the scenes of that sex behaviour were not often showed in the movie and the scene that unshowed still in normal stage that not till having sex.