Anak Agung Sagung Laksmi Dewi
Fakultas Hukum, Universitas Warmadewa, Denpasar, Indonesia

Published : 32 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Sanksi Pidana terhadap Pegawai Negeri Sipil yang Melakukan Tindak Pidana Pungutan Liar (Studi Kasus Pungutan Liar di Pos Pemeriksaan KTP Gilimanuk) Meysin Liston Sinaga; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; Luh Putu Suryani
Jurnal Preferensi Hukum Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Preferensi Hukum
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, kejahatan seperti pungutan liar sering terjadi. Suatu perbuatan yang secara melawan hukum menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan menggunakan kekuasaannya memaksa orang lain untuk membayar, menyerahkan sesuatu, atau melakukan perbuatan untuk diri sendiri diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun. Pemerintah harus menegakkan peraturan saat ini dengan tegas untuk menyelesaikan masalah ini. Kerangka hukum yang berkaitan dengan larangan terhadap pegawai negeri yang melakukan pungli dibahas dalam penelitian ini, serta sanksi hukum atas perilaku tersebut. Hukum normatif merupakan metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Kedua pendekatan hukum dan pendekatan konseptual yang digunakan dalam penelitian ini. Berdasarkan temuan studi tersebut, PNS yang melakukan pungli dikenakan sanksi hukum berupa sanksi disiplin sedang dan berat, sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021. Sanksi terberat bagi PNS yang melakukan pungli adalah pemecatan. Sebagai upaya untuk mencegah penilaian yang tidak sah yang akan merusak upaya peningkatan kesejahteraan rakyat, diharapkan pemerintah dapat mengedukasi masyarakat tentang nilai supremasi hukum.
Sanksi Pidana bagi Pengguna Telepon Genggam Saat Berkendara yang Mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas Ni Kadek Ari Swartini; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; Kade Richa Mulyawati
Jurnal Preferensi Hukum Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Preferensi Hukum
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Bali, penggunaan ponsel saat berkendara merupakan faktor penyebab kecelakaan lalu lintas yang paling sering terjadi. Adalah melanggar hukum untuk menggunakan telepon saat mengemudi, menurut hukum. Hukuman pidana akan diterapkan jika seseorang terus melanggar. Studi ini membahas bagaimana membatasi penggunaan ponsel saat mengemudi dan bagaimana meminta pertanggungjawaban pidana bagi mereka yang melakukannya. Dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual, metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif. Berdasarkan temuan penelitian, UU No. 22 Tahun 2009. Undang-undang yang mencantumkan sanksi pidana penggunaan ponsel saat mengemudi adalah UU No. 22 Tahun 2009. Penggunaan ponsel saat mengemudi memiliki banyak dampak negatif, dan diharapkan penegakan hukum akan selalu mendidik masyarakat tentang efek ini
Pertanggungjawaban Hukum Terhadap Warga Negara Asing (WNA) yang Bekerja Tanpa Izin di Indonesia Shalomoan Shalomoan; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; Luh Putu Suryani
Jurnal Preferensi Hukum Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Preferensi Hukum
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discusses permits for the use of foreign workers in Indonesia. Regulations that directly discuss labor have been successfully strengthened by the existence of Presidential Regulation No. 20/2018 directly discussing the use of foreign workers. However, in carrying out practical activities, there are still cases of violations of licensing regulations and also the use of foreign workers. The purpose of this study is to review and analyze the legal liability for foreigners working without a permit in Indonesia. The method implemented in conducting this activity is the normative legal research method, where this research will be carried out by the researcher by directly analyzing the literature based on legal materials. The results show that legal liability for foreign workers who work without a valid work permit, will be given sanctions in the form of administrative fines, revocation of permission to stay or the process of deportation with prior written notification information. Then criminal sanctions for foreigners who commit acts that have been successfully proven to abuse the granting of a Stay Permit that has previously been successfully obtained, then this is successfully regulated in Article 122 of the Immigration Law.
Efektivitas Pelaksanaan Putusan oleh Tergugat Selaku Badan atau Pejabat TUN di Pengadilan Tata Usaha Negara Denpasar Putu Ayu Sintya Pradnya Dewi; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; Luh Putu Suryani
Jurnal Preferensi Hukum Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Preferensi Hukum
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The State Administrative Court is tasked with resolving cases in the field of governance, Article 116 of Law Number 51 of 2009 concerning State Administrative Courts regulates administrative mechanisms, but in practice it is still less effective due to non-compliance by officials. In connection with this, what are the factors that cause non-compliance with the implementation of decisions by the defendant as a state administrative agency or official at the Denpasar State Administrative Court? And how are efforts made to improve the effectiveness of the implementation of decisions in the Denpasar State Administrative Court? This research uses empirical methods with sociological, conceptual and statutory approaches. The research location was conducted at the Denpasar State Administrative Court. Related data collected in this study using primary data and secondary data. The results showed that the factors that caused the defendant's non-compliance with the execution of the decision were due to indications that the existence of the State Administrative Court as a control institution was less effective and the lack of legal obedience of state administrative officials. Therefore, there is a need for a special institution to optimize the execution supervision mechanism.
Analisa Yuridis tentang Pencalonan Kepala Daerah yang Berstatus Dua Kewarganegaraan Ni Putu Damayanthi; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; Luh Putu Suryani
Jurnal Preferensi Hukum Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Preferensi Hukum
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the current era of globalization and democracy, there are legal issues where regional head candidates are proven to have two citizenships, while the requirements to become a regional head candidate are Indonesian citizens as evidenced by the ownership of an ID card. There are two problems, namely How is the regulation of the nomination of the Regional Head in the Regional Head Election and How is law enforcement on the issue of nomination of Regional Heads with dual citizenship status. This research uses normative research methods. The results obtained from this research. The legal rules regarding the election of regional heads to the terms of nomination of regional heads are regulated in Law of the Republic of Indonesia Number 10 of 2016 concerning the Second Amendment to Law Number 1 of 2015 concerning the Stipulation of Government Regulations in Lieu of Law Number 1 of 2014 concerning the Election of Governors, Regents and Mayors. Regarding one of the elected candidates who has been proven to have dual citizenship, based on the Constitutional Court Decision 135/PHP.BUP-XIX/2021, the candidate pair must be disqualified, the General Election Commission's decision is canceled and must carry out a re-vote.
Penegakkan Hukum terhadap Pelaku Streamer Judi Slot pada Platform Digital Ni Made Nisa Dewi; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; I Made Minggu Widyantara
Jurnal Preferensi Hukum Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Preferensi Hukum
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the development of technology, one of which is the computer that is used today as technology as a product of science that converges on telecommunications, media and information. The marketing of online gambling is something that is done with the aim of attracting the interest of someone who will use it, can make the base that does this become broad and can provide a very large amount of income for someone who provides services for gambling conducted online. The type of research used in this study is normative legal research. Where it will discuss the following, First, how are the legal arrangements for perpetrators of criminal acts of promotion of online gambling sites carried out by celebrities on digital platforms and how are criminal sanctions for perpetrators of criminal acts of promotion of online gambling sites on digital platforms. The conclusion of this study is that the existence of legal rules that apply to criminal acts that promote online gambling sites can have a major influence on security and economic stability in people's lives, namely gambling acts carried out online.
Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Pemalsuan dan Pengedaran Uang Palsu (Studi Kasus di Wilayah Hukum Kepolisian Resor (Polres) Badung) Ni Gusti Putu Pradnya Paramita Putri; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; I Made Minggu Widyantara
Jurnal Preferensi Hukum Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Preferensi Hukum
Publisher : Warmadewa Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Counterfeit money crime is one form of crime that is very significant in harming the people involved as economic actors and consumers. The problem raised is Law Enforcement Against Perpetrators of Criminal Counterfeiting and Circulation of Counterfeit Money in the Badung Police Law Area and What are the Factors and Efforts to Overcome the Criminal Act of Counterfeiting Counterfeit Money. This thesis research uses empirical research methods in the field of law with a sociological approach. The result of this research is that people who commit criminal acts of counterfeiting and distributing counterfeit money can be sentenced to imprisonment for 15 years in accordance with Law No.7 of 2011. Factors that cause offenders to commit criminal acts of counterfeiting and distribution of counterfeit money due to internal and external factors. Therefore, the countermeasures are preventive and repressive efforts.
Peningkatan Kompetensi Pramuwisata Untuk Menunjang Keberlanjutan Pariwisata Lokal Berbasis Budaya di Desa Tenganan Dauh Tukad, Karangasem I Made Minggu Widyantara; I Nyoman Putu Budiartha; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; Ni Made Puspasutari Ujianti
Postgraduated Community Service Journal Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/pcsj.6.2.2025.88-90

Abstract

Tourism in Tenganan Dauh Tukad Village, Karangasem Regency, as an ancient village characterized by the Bali Aga tradition, possesses unique cultural and traditional potentials that attract both domestic and international tourists. The local Tourist Guide Group plays a crucial role as a communication bridge and provider of in-depth cultural experiences for visitors. However, most tour guides still face several limitations, including limited foreign language proficiency (English and Mandarin), minimal training in cultural interpretation, and the absence of Standard Operating Procedures (SOPs) based on the village’s awig-awig (customary regulations). This Community Service Program (Pengabdian kepada Masyarakat [PKM]) aimed to enhance the professionalism and competence of Tourist Guide Group members through socialization and basic training activities. The methods employed included assistance in drafting SOPs, facilitating socialization sessions conducted by the local Tourism Office, and implementing basic training programs. The solutions offered to address the partners’ challenges comprised improving human resource competencies, strengthening institutional capacity, standardizing services (including SOP development), and utilizing digital technology. The outputs of this program included the development of the Tenganan Dauh Tukad Tourist Guide SOP in the form of a pocketbook, publication of an accredited community service journal article, and dissemination through mass media. Improved professionalism is expected to result in more professional and educational services, increased income for tour guides, and strengthened cultural preservation and sustainability of tourism in the traditional village.
Tinjauan Yuridis Terhadap Anggota Polri Yang Melakukan Penembakan dan Mengakibatkan Kematian Agustinus Deny Bria; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; I Made Minggu Widyantara
Jurnal Analogi Hukum Vol. 5 No. 3 (2023): Jurnal Analogi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/ah.5.3.2023.251-255

Abstract

Kasus-kasus penyalahgunaan senjata api di kepolisian akhir-akhir ini semakin marak. Mulai dari penembakan terhadap sipil, penembakan sesama polisi sampai menembak diri sendiri. Adapun rumusan masalah yang diangkat, yakni: 1) Bagaimana pengaturan tentang kewenangan tindakan polisi melakukan tembak ditempat? 2) Bagaimana akibat hukum apabila polisi melakukan tembak ditempat tidak sesuai dengan peraturan perundangundangan? Metode penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian hukum normatif dengan jenis pendekatan perundang-undangan. Hasil yang didapatkan yaitu untuk memahami kewenangan tindakan polisi melakukan tembak ditempat dan akibat hukum apabila polisi melakukan tembak ditempat tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dengan adanya pemisahan Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan TNI, sekarang ini Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia tunduk kepada kekuasaan peradilan umum. Petugas polisi berhak menembak dengan todongan senjata jika merasa nyawanya dalam bahaya. Keputusan ini didasarkan pada peraturan perundang-undangan, khususnya hukum KUHP dan Hak Asasi Manusia.
Perlindungan Hukum Terhadap Korban Kekerasan Pada Anak Serta Upaya Pemulihan Untuk Korban (Studi Kasus Kejaksaan Negeri Denpasar) Triana Agus Widiasih; Anak Agung Sagung Laksmi Dewi; I Made Minggu Widyantara
Jurnal Analogi Hukum Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Analogi Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/ah.5.2.2023.245-250

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu perlindungan hukum terhadap korban kekerasan pada anak serta upayapemulihan untuk korban. Anak merupakan golongan sosial yang paling rawan menjadi korban kekerasan.Kekerasan yang dilakukan oleh orang tua kepada anaknya dengan maksud mendidik termasuk dalam tindakpidana kekerasan kepada anak, sehingga diperlukannya upaya perlindungan hukum untuk anak yang menjadikorban kekerasan. Permasalahan yang akan dibahas yaitu: (1) Bagaimana perlindungan hukum bagi anak yangmenjadi korban kekerasan pada perkara dengan nomor register PDM-1849/DNPSR/06/2022? (2) Bagaimanaupaya untuk pemulihan anak yang menjadi korban kekerasan pada perkara dengan nomor register PDM-1849/DNPSR/06/2022? Empiris adalah metode yang digunakan pada penelitian ini. Adapun hasil penelitian iniyaitu, anak telah dijamin perlindungan hukumnya dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002, Anak yangmenjadi korban kekerasan dalam menjalani proses perkaranya akan mendapatkan pendampingan dari dinasperlindungan perempuan dan anak serta mendapat bantuan dari tenaga medis maupun psikolog untukmemulihkan kondisinya. Sanksi bagi orang tua yang memperlakukan tindakan kekerasan kepada anak mereka,dijerat dengan pasal 80 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, Maka untuk mencegah anak terkena tindakankekerasan dilakukanlah upaya preventif dan represif.