Achmad Wahyudi
Program Studi SI Farmasi STIK Siti Khadijah Palembang

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

FORMULASI SEDIAAN SERUM EKSTRAK ETANOL KOPI ROBUSTA (Coffea canephora) PEABERRY GREEN BEAN PAGAR ALAM Achmad Wahyudi; Septi Wulandari
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 12 No 01 (2022): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH PALEMBANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v12i01.337

Abstract

Pagar Alam kota terkenal dengan produksi tanaman perkebunan utamanya yaitu tanaman kopi. Biji kopi robusta adalah tanaman yang berfungsi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi sediaan serum biji kopi robusta peaberry green bean dari kota Pagar Alam dan apakah sediaan mampu melembabkan kulit. Metode pegujian dilakukan meliputi uji homogenitas, uji fitokimia, dan uji kelembaban. Uji homogenitas memastikan bahwa sejumlah populasi yang di ukur. Uji fitokimia ekstrak kopi robusta (coffea canephora) peaberry sangrai mengandung golongan alkaloid, flavonoid, tannin, saponin, polifenol. Hasil uji kelembaban terhadap tekstur yang paling disukai adalah F1.
Pengetahuan Tentang Program Ayo Buang Sampah Obat Pada Apoteker yang Bekerja di Apotek Wilayah Yogyakarta Achmad Wahyudi; Susi Ari Kristina
Majalah Farmaseutik Vol 18, No 3 (2022)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/farmaseutik.v18i3.65083

Abstract

Obat bebas OTC dan obat resep dapat dengan mudah dibeli di apotek dan banyaknya obat yang digunakan dapat memicu seseorang untuk menyimpan obat yang tidak digunakan dan obat kedaluwarsa di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang Program Buang Sampah Obat pada apoteker. Jenis penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Sampel penelitian adalah apoteker lima kabupaten di DIY sebanyak 261 apoteker. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner melalui google form untuk melihat pengetahuan apoteker. Kuesioner terdiri dari karakteristik apoteker dan pengetahuan tentang Program Ayo Buang Sampah Obat. Analisis data dilakukan secara deskriptif, uji chi-square di analisis multivariat menggunakan uji regresi logistic berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa mayoritas praktik pembuangan obat melalui wastafel dalam bentuk cair 102 (39,1%) dan dikembalikan ke distributor dalam bentuk solid dan semi solid 68 (26,1%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa apotek melayani PRB, usia, dan lokasi apotek berhubungan dengan tingkat pengetahuan apoteker (p<0,05). Hasil analisis multivariat menunjukkan usia paling berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan (nilai Wald 3,068), dengan tingkat kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengetahuan apoteker tentang pembuangan obat cukup rendah, dikarenakan masih banyak apoteker membuang obat ke tempat sampah.
FORMULASI DAN EVALUASI MASKER GEL PEEL OFF DARI EKSTRAK ETANOLIK KOPI ROBUSTA (Coffea canephora Pierre ex. A Froehner) PEABERRY SANGRAI : FORMULATION AND EVALUATION OF GEL PEEL OFF MASK FROM ETHANOLIC EXTRACT ROASTED PEABERRY ROBUSTA COFFEE (Coffea canephora Pierre ex. A Froehner) Septi Wulandari; Achmad Wahyudi
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.556

Abstract

Pagar Alam merupakan penghasil kopi robusta terbesar di Sumatera. Produk kopi robusta di Pagar Alam hanya sebatas untuk minuman. Inovasi sediaan lain belum ada padahal kopi sangat berpotensi dikembangkan sebagai bahan kosmetik. Biji kopi robusta peaberry sangrai mengandung antioksidan tinggi untuk mengatasi permasalahan kulit wajah kusam dengan aroma yang membuat rileks. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui formulasi optimal sediaan masker gel peel-off ekstrak etanol biji kopi robusta sangrai. Formula terdiri dari formula 1 dengan tanpa ekstrak, formula 2 dengan ekstrak 2,5%, formula dengan  3 ekstrak 5%. valuasi sediaan meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, viskositas, uji waktu mengering, dan uji hedonik. Pengujian F1 dan F2 secara organoleptis memberikan hasil tekstur halus, warna kecoklatan, bau khas kopi tanpa parfum tambahan dan tahan lama pada F2.  Uji homogenitas  menunjukkan F1 dan F2 homogen. Uji pH rata-rata  F1 4,9 dan F2 6,2. Uji daya sebar yaitu F1 5,8 cm dan F2 5m, uji viskositas F1 2884 cPs dan F2 2896 cPs. Uji waktu mengering F1 20 menit, F2 23 menit dan pada uji hedonik menunjukan F2 paling disukai  aromanya. Dari hasil penelitian sediaan masker gel peel-off ekstrakketanol biji kopi robusta sangrai, dapat disimpulkan bahwa formula F2 merupakan formula1sediaan masker gel peel-off  terbaik. Kata Kunci:  kopi peaberry, sangrai, masker peel off
FORMULASI DAN EVALUASI MASKER GEL PEEL OFF DARI EKSTRAK ETANOLIK KOPI ROBUSTA (Coffea canephora Pierre ex. A Froehner) PEABERRY SANGRAI : FORMULATION AND EVALUATION OF GEL PEEL OFF MASK FROM ETHANOLIC EXTRACT ROASTED PEABERRY ROBUSTA COFFEE (Coffea canephora Pierre ex. A Froehner) Septi Wulandari; Achmad Wahyudi
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 2 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i2.556

Abstract

Pagar Alam merupakan penghasil kopi robusta terbesar di Sumatera. Produk kopi robusta di Pagar Alam hanya sebatas untuk minuman. Inovasi sediaan lain belum ada padahal kopi sangat berpotensi dikembangkan sebagai bahan kosmetik. Biji kopi robusta peaberry sangrai mengandung antioksidan tinggi untuk mengatasi permasalahan kulit wajah kusam dengan aroma yang membuat rileks. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui formulasi optimal sediaan masker gel peel-off ekstrak etanol biji kopi robusta sangrai. Formula terdiri dari formula 1 dengan tanpa ekstrak, formula 2 dengan ekstrak 2,5%, formula dengan  3 ekstrak 5%. valuasi sediaan meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, viskositas, uji waktu mengering, dan uji hedonik. Pengujian F1 dan F2 secara organoleptis memberikan hasil tekstur halus, warna kecoklatan, bau khas kopi tanpa parfum tambahan dan tahan lama pada F2.  Uji homogenitas  menunjukkan F1 dan F2 homogen. Uji pH rata-rata  F1 4,9 dan F2 6,2. Uji daya sebar yaitu F1 5,8 cm dan F2 5m, uji viskositas F1 2884 cPs dan F2 2896 cPs. Uji waktu mengering F1 20 menit, F2 23 menit dan pada uji hedonik menunjukan F2 paling disukai  aromanya. Dari hasil penelitian sediaan masker gel peel-off ekstrakketanol biji kopi robusta sangrai, dapat disimpulkan bahwa formula F2 merupakan formula1sediaan masker gel peel-off  terbaik. Kata Kunci:  kopi peaberry, sangrai, masker peel off
UJI IN VITRO KOMBINASI EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L) DAN KULIT BUAH SALAK (Salacca zalacca) TERHADAP BAKTERI E coli Wahyudi, Yudi Achmad; Agustin, Yeni; Wilsya, Mayarani; Salbia, Rizky Hidayati
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v7i1.2889

Abstract

Escherichia coli bacterial infection is one of the main causes of digestive tract disorders and shows resistance to several conventional antibiotics. Plants such as guava leaves (Psidium guajava L.) and snake fruit skin (Salacca zalacca) are alternative plants that are potential traditional treatments because they have secondary metabolites alkaloids, flavonoids, tannins, and saponins that have antibacterial effectiveness. This study aims to determine the effectiveness of the combination of ethanol extracts of the two ingredients on the growth of Escherichia coli. This study was conducted using the disc diffusion method. Maceration is the extraction method chosen using 96% ethanol solvent in a ratio of 1:5. Snake fruit skin extract and guava leaf extract were combined with concentrations of 20%:30%, 20%:40%, and 20%:50%. Testing was carried out on nutrient agar media inoculated with Escherichia coli and incubated for 24 hours at 37°C. The results showed that the combination of extracts had antibacterial activity with inhibition zone diameters of 14.95 mm (strong), 17.01 mm (strong), and 20.25 mm (very strong), respectively. The positive control of ciprofloxacin showed an inhibition zone of 29.12 mm, while the negative control did not show an inhibition zone. The ANOVA test showed significant results (p = 0.001), indicating a significant difference between treatments. Keywords : Antibacterial, Guava leaves, Escherichia coli, Ethanol extract, Snake fruit skin
EDUKASI KESEHATAN KULIT PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN GANDUS Wilsya, Mayaranti; Agustin, Yeni; Khairunnisa; Wahyudi, Achmad
Ukhuwah : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): UKHUWAH : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/ujpkm.v3i1.495

Abstract

Skin health should be prioritized to reduce the number of patients with skin problems such as acne, blackheads, and so on. Skin health may not be a top priority for economically disadvantaged communities. However, if skin health is not maintained, it can lead to various diseases that can actually trigger significant financial expenditures for the healing process. In addition to the diseases caused by skin problems, skin diseases can lead to decreased enthusiasm for activities and decreased self-confidence. Therefore, regular programs such as skin health care are necessary for underprivileged communities. The results obtained showed that public understanding before being given education was in the good category, namely 10 people (35.7%), while after being given education, there was an increase in public understanding, namely in the good category, namely 22 people (78.5%). Through educational activities, it is hoped that this will increase public understanding and change behavior in realizing a healthy family from an Islamic perspective.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI DARI EKSTRAK METANOL MAGGOT (Hermetia illucens) TERHADAP Propionibacterium acnes Achmad wahyudi; Ibrahim Edy Sapada; Yeni Agustin
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 14 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v14i1.408

Abstract

Infeksi merupakan penyakit yang banyak diderita penduduk dinegara berkembang, seperti Indonesia. Jerawat merupakan infeksi yang disebabkan oleh adanya peradangan kronis pada kulit yang terjadi pada masa remaja hingga dewasa. Bakteri utama jerawat adalah Propionibacterium acnes. Maggot (Hermetia illucens) merupakan salah satu bahan alam yang telah terbukti memiliki aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antibakteri ekstrak metanol maggot (Hermetia illucens) terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Penelitian ini bersifat eksperimental. Maggot (Hermetia illucens) diekstraksi secara maserasi menggunakan pelarut metanol. Uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumuran. Penelitian ini menunjukkan bahwa eksrak metanol maggot (Hermetia illucens) memiliki daya hambat terhadap bakteri Propionibacterium acnes pada konsentrasi 30 mg/mL, 50 mg/mL, 70 mg/mL dengan rata-rata zona hambat 18,8 mm, 19,5 mm, dan 20,8 mm. Dari hasil penelitian didapatkan kesimpulan bahwa ekstrak metanol maggot (Hermetia illucens) memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes dan klindamisin sebagai kontrol positif lebih efektif menghambat dibandingkan dengan ekstrak metanol maggot (Hermetia illucens).
ANALISIS PERENCANAAN PENGADAAN OBAT DENGAN METODE KOMBINASI ABC-VEN DI GUDANG FARMASI PUSKESMAS X KABUPATEN BANYUASIN PERIODE 2022 Mayaranti Wilsya; Achmad Wahyudi; Sunitha Mardha Lingga; Yunilda Rosa; Khairunnisa; Sigit Cahyo Hardiansyah; Enny Octaviana
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 4 NO. 2 JULI TAHUN 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Drug procurement planning significantly impacts the quality of pharmaceutical services in Public Health Centres (PHC). Therefore, it's crucial to ensure proper planning to avoid stockpiling of unnecessary drugs and shortages of vital medications, which can ultimately decrease the quality of care. This study investigates the use of the ABC-VEN analysis method to optimize drug procurement planning within budget constraints at PHC X. Employing a descriptive, non-experimental design with retrospective data, the study analyzed drug demand data from January to December 2022. Primary data was collected through in-depth interviews with informants regarding the drug procurement planning process. The ABC-VEN analysis conducted for the period January-December 2022 categorized the drugs as follows: DAK drugs - 22 items (Priority), 87 items (Main), and 8 items (Additional); DPR drugs - 7 items (Main) and 2 items (Additional); JKN drugs - 10 items (Main) and 1 item (Additional). Based on the ABC-VEN analysis of drug procurement planning at PHC X for the January-December 2022 period, a total of 137 drug items were planned by the pharmacy warehouse. These were categorized as: 22 items in Group P (Priority), 104 items in Group U (Main), and 11 items in Group T (Additional).
ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS BALAI AGUNG SEKAYU TAHUN 2025 Ferawati Suzalin; Achmad Wahyudi; Dini Afriliza; Estu Lestari Setia Ningrum
Jurnal Kesehatan Farmasi Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Farmasi
Publisher : Jurusan Farmasi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkpharm.v7i2.3707

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan bagian integral dari sistem kesehatan. Tingkat kepuasan pasien menjadi indikator penting dalam menilai mutu layanan kefarmasian. Penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisa tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Balai Agung Sekayu serta menganalisis hubungan antara karakteristik pasien dengan tingkat kepuasan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 100 responden dipilih menggunakan rumus Slovin dari populasi pasien rawat jalan. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan SPSS. Tingkat kepuasan pasien berada pada kategori sangat puas, dengan dimensi tangible (86,95%), assurance (86,81%), empathy (86,00%), reliability (84,69%), dan responsiveness (82,42%). Uji bivariat menunjukkan p > 0,05, yang berarti tidak ada hubungan signifikan antara karakteristik pasien (usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, jumlah kunjungan, dan penyakit) dengan kepuasan pasien. Pelayanan kefarmasian di Puskesmas Balai Agung Sekayu telah memenuhi standar kepuasan pasien pada seluruh dimensi. Evaluasi rutin, penyusunan SOP, serta peningkatan keterampilan petugas diperlukan untuk menjaga dan meningkatkan mutu layanan.
Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Terhadap Bakteri Shigella dysentriae Ria Indah Pratami; Silmi Kaffah; Danang Prasetyaning Amukti; Nina Salamah; Sitti Masyithah Awaluddin; Achmad Wahyudi; Asih Fatriansari
Journal of Pharmacy and Halal Studies Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Pharmacy and Halal Studies (JPHS)
Publisher : Edu Science Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70608/x3v86k38

Abstract

Penyakit Infeksi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sangat penting untuk diperhatikan khususnya di negara berkembang, dengan banyaknya kasus yang terjadi di Indonesia adalah diare. Daun jeruk nipis (Citrus aurantifolia) merupakan tanaman populer yang dikenal karena sifat antibakteri, antimikroba, antijamur, dan antiparasitnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun jeruk nipis terhadap bakteri Shigella dysentriae menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun jeruk nipis dapat menghambat pertumbuhan bakteri Shigella dysentriae pada konsentrasi 10% dengan diameter 20,53 mm. Penelitian ini menemukan perbedaan yang signifikan pada konsentrasi ekstrak etanol yang menunjukkan bahwa ekstrak daun jeruk nipis efektif dalam menghambat bakteri Shigella dysentriae.