Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengetahuan Lokal Kesehatan dalam Narasi Prosa Rakyat Indonesia Nurislaminingsih, Rizki; Perdana, Fitri; Ganggi, Roro Isyawati Permata
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 8, No 4 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.8.4.497-508

Abstract

Cerita rakyat merupakan bagian tak terpisahkan dari sebuah budaya, termasuk dari berbagai etnis di Indonesia. Namun demikian, sebagian masyarakat masih menganggap dongeng sebagai sarana hiburan untuk anak-anak sehingga kurang memahami bahwa sesungguhnya dalam cerita rakyat terdapat ilmu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sisi ilmiah dari dongeng, yakni memunculkan pengetahuan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat Indonesia mengandung pengetahuan lokal. Kemuning tentang bahan membuat skincare. Si Pitung mengaitkan silat sebagai bagian dari olah raga. Hantu Laut Datuk Jerampang perihal hewan laut beracun dan berbisa sedangkan Bawang Putih Bawang Merah tentang hewan darat yang mematikan. Kebo Iwa tentang faktor eksternal penyebab gangguan pernafasan. Batu Kuwung dan Lutung Kasarung memberi contoh sumber mata air penyembuh penyakit kulit. Putri Tandampalik tentang air lir hewan untuk penyembuhan kulit. Karang Bolong menjelaskan bahan makanan nutrisi mikro sedangkan Dewi Sri tentang sumber karbohidrat. Rusa dan Kulomang mengenai efek buruk olahraga berlebihan. Reog Ponorogo menjelaskan hubungan gatal dengan kemampuan konsentrasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah narasi prosa rakyat berupa dongeng ataupun legenda menyimpan pengetahuan lokal tentang kesehatan kulit, organ dalam, gerak tubuh, sumber makanan, dan psikis. Penelitian ini dapat menjadi sumber masukan bagi penggiat dongeng agar juga menceritakan unsur pengetahuan lokal yang terkandung didalamnya. Dengan demikian maka anak-anak pendengar dongeng tidak hanya merasa terhibur namun juga mendapat tambahan pengetahuan ilmiah.
Literasi Lingkungan Bagi Masyarakat Di Sekitar Waduk Jatigede Nurislaminingsih, Rizki; Kurniasih, Nuning; Rodiah, Saleha
PENA ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : LPPM Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Kadujaya merupakan wilayah yang dekat dengan bendungan Jatigede. Masyarakat yang tinggal didaerah tersebut perlu meningkatkan literasi lingkungan guna pemanfaatan yang optimal sekaligus tetap menjaga kelestarian lingkungan. Pengabdian Kepada Masyarakat ini kami tujukan untuk meningkatkan literasi masyarakat Desa Kadujaya agar dapat mengenali lingkungan, memanfaatkan dengan lebih baik, sekaligus menjaganya agar tidak tercemar. Diskusi ringan akan memantik mereka untuk mengenali karakteristik lingkungan alam dan dampaknya bagi sosial. Pengetahuan mereka tersebut dapat ditingkatkan dengan belajar mandiri melalui buku-buku yang telah kami berikan. Dengan demikian Pengabdian Kepada Masyarakat ini dapat berguna sebagai trigger mereka untuk menerapkan long life learning. Kata kunci: literasi lingkungan, Kadujaya, Waduk Jatigede
RESEARCH MAPPING OF BLUE CARBON AND MANGROVE PLANTS IN INDONESIA : BIBLIOMETRIC ANALYSIS WITH SCOPUS DATABASE 2014-2024 Winoto, Yunus; Rodiah, Saleha; Prijana, Prijana; NurIslaminingsih, Rizki; Diana Saiful Bahry, Farrah; Ijlal Septian, Falih
Jurnal Belantara Vol 8 No 1 (2025)
Publisher : Forestry Study Program University Of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbl.v8i1.1078

Abstract

Indonesia is one of the countries with the largest blue carbon ecosystems in the world. This is due to its long coastline and vast marine areas. Indonesia has the largest mangrove forests in the world, covering approximately 3.3 million hectares, spread across the coasts of Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Papua, and Java. The method used in this research is bibliometric analysis, a quantitative approach to analyzing scientific literature to identify publication patterns, research trends, scientific impact, author collaborations, and relationships between scholarly works. Based on the results, it was found that among the 10 most productive authors, Murdiyanto is the most productive, with 13 publications. In terms of institutional affiliation, authors come from institutions such as Bogor Agricultural University, the National Research Agency, and the Center for International Forestry Research. Bibliometric mapping using Vos-viewer, through co-occurrence analysis for network, overlay, and density visualization, shows that topics related to blue carbon and mangroves, such as organic carbon, carbon storage, carbon emissions, and mangroves, were trending between 2021 and 2024. However, these topics as a whole have not been widely researched.
Dari Kode ke Tema: Teknik Pengodean bagi Peneliti Kualitatif Heriyanto, Heriyanto; Nurislaminingsih, Rizki
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 9, No 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.9.2.295-303

Abstract

Pengodean merupakan langkah penting dalam proses analisis data kualitatif yang berfungsi untuk mengidentifikasi, mengelompokkan, dan menginterpretasi potongan data menjadi makna yang lebih sistematis. Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman konseptual dan panduan praktis bagi para peneliti, khususnya di bidang Ilmu Perpustakaan dan Informasi, dalam menerapkan teknik pengodean secara tepat. Melalui kajian literatur dan sintesis dari berbagai pendekatan seperti thematic analysis dan grounded theory, artikel ini menjelaskan jenis-jenis teknik coding seperti descriptive coding, in vivo coding, process coding, hingga pattern coding. Disertai dengan ilustrasi kode hasil transkrip wawancara dan contoh pengembangan pola makna, artikel ini menekankan pentingnya reflektivitas dan konsistensi dalam praktik coding. Diharapkan artikel ini dapat menjadi sumber pembelajaran yang aplikatif dan memperkuat keterampilan analisis peneliti dalam melakukan penelitian kualitatif yang berkualitas.
Mental Health Information Literacy on the Division of Development UKM Kelompok Jatinangor 21 Cabinet Asaharsa Meigrete, Jean; Rodiah, Saleha; Nurislaminingsih, Rizki
Palimpsest: Jurnal Ilmu Informasi dan Perpustakaan Vol. 16 No. 1 (2025): PALIMPSEST: JURNAL ILMU INFORMASI DAN PERPUSTAKAAN
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/pjil.v16i1.67438

Abstract

Latar belakang: Kesehatan mental menjadi isu global yang semakin diperhatikan, terutama di kalangan mahasiswa yang memiliki tekanan akademik, sosial, dan pribadi yang tinggi. Di Indonesia, prevalensi gangguan mental seperti depresi dan kecemasan terus meningkat, sehingga literasi informasi kesehatan mental sangat penting untuk mendukung kesejahteraan individu. Mahasiswa, terutama yang terlibat dalam organisasi sosial seperti UKM KJ21, membutuhkan pengetahuan yang tepat tentang kesehatan mental agar dapat mengenali gejala gangguan mental pada diri sendiri maupun orang lain. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana pengurus Divisi Pembinaan UKM KJ21 memahami dan menggunakan literasi informasi kesehatan mental dalam perannya sebagai kakak asuh, serta tantangan yang dihadapi dalam penerapannya. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan empat informan yang merupakan pengurus Divisi Pembinaan UKM KJ21 Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih informan yang terlibat langsung dengan topik penelitian. Hasil: Hasil wawancara menunjukkan bahwa meskipun pengurus divisi pembinaan memiliki pemahaman dasar mengenai kesehatan mental, mereka masih kesulitan dalam membedakan informasi yang valid, terutama dengan maraknya informasi yang tersebar di media sosial. Selain itu, terdapat tantangan dalam menerapkan literasi kesehatan mental secara langsung dalam interaksi dengan adik asuh, terutama dalam konteks hubungan yang tidak terlalu dekat. Kesimpulan: Literasi informasi kesehatan mental sangat penting bagi mahasiswa yang memiliki tanggung jawab sosial. Meskipun ada kesadaran tentang pentingnya literasi ini, tantangan besar seperti kesulitan dalam mencari informasi yang kredibel dan membedakan misinformasi perlu diatasi. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pendidikan literasi kesehatan mental agar mahasiswa dapat mengakses dan menggunakan informasi yang tepat dengan lebih efektif.   Background: Mental health has become a global issue that is increasingly being addressed, particularly among students who face high academic, social, and personal pressures. In Indonesia, the prevalence of mental health disorders such as depression and anxiety continues to rise, making mental health literacy essential for supporting individual well-being. Students, especially those involved in social organizations like UKM KJ21, need accurate knowledge about mental health to recognize the signs of mental disorders in themselves and others. Purpose: This study aims to explore how the management team of the Pembinaan division of UKM KJ21 understands and applies mental health information literacy in their role as mentors, as well as the challenges they face in its application. Methods: This research uses a descriptive qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews with four informants, who are members of the Pembinaan division of UKM KJ21, Faculty of Communication, Padjadjaran University. Purposive sampling was used to select informants directly involved with the research topic. Results: The interview results show that while the Pembinaan division management has a basic understanding of mental health, they still struggle to distinguish valid information, especially with the proliferation of information spread across social media. Furthermore, there are challenges in applying mental health literacy directly in interactions with mentees, particularly in contexts where the relationship is not very close. Conclusion: Mental health information literacy is crucial for students with social responsibilities. Although there is awareness of its importance, significant challenges, such as difficulty finding credible information and distinguishing misinformation, need to be addressed. Therefore, improving mental health literacy education is essential so that students can access and use the right information more effectively.
Pengembangan Koleksi Perpustakaan Desa Kadujaya Jatidege Sumedang Jawa Barat sebagai Sumber Informasi Lingkungan Rodiah, Saleha; Erwina, Wina; Prijana, Prijana; Nurislaminingsih, Rizki; Rahma , Silkvi Kheir
Media Pustakawan Vol. 32 No. 1 (2025): April
Publisher : Perpustakaan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37014/medpus.v32i1.5352

Abstract

This research aims to develop the library collection according to the needs of the community to empower the community in information management. This research uses the Participatory Action Research method, which involves four research stages to identify the information needs of the village community. The stages are 1) Planning, 2) Action, 3) Observation, 4) Reflection. Data were collected through observation, in-depth interviews, documentation, and literature review. The research results show that at the planning stage, the people of Kadujaya village want an information centre in the form of a village library. Based on the discussion results, the researchers conducted an information mapping to determine the types of collections needed. The action stage was then carried out by procuring library collections through purchases and submitting proposals to relevant institutions, such as the National Library, BRIN, Taman Baca Arcamanik, and individuals. At the observation and reflection stage, the researchers found that the collection of the Kadujaya village library needs further development to ensure the diversity of information accessible to the community. The results of this study indicate that the development of the village library collection must be adjusted to the dynamics and evolving information needs of the community.
Pengetahuan Lokal Banyuwangi dalam Program Kuliner Kompas TV Nurislaminingsih, Rizki; Perdana, Fitri; Heriyanto, Heriyanto
HUMANIKA Vol 32, No 1 (2025): June
Publisher : Faculty of Humanities, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/humanika.v32i1.72273

Abstract

This study aims to identify the forms of indigenous knowledge embedded in Banyuwangi's traditional cuisine, as presented in Kompas TV culinary programs uploaded to YouTube. Using a qualitative approach and textual analysis of selected video content, the findings revealed that Banyuwangi cuisine contains various forms of local health-related knowledge. This includes the use of plants such as Marsilea crenata (water clover), guava leaves, Sesbania grandiflora (hummingbird tree flowers), and lemongrass, which have been scientifically proven to contain active compounds beneficial to health. Local communities also demonstrate expertise in food fermentation, such as tofu, soy-based sweet soy sauce, and nata de soya, as well as in the processing of coffee beans and leaves into health drinks. This study identifies the traditional use of wadung leaves and fruit as culinary spices, which, despite the lack of existing scientific studies, offers potential for further research in the health and chemistry fields. These findings highlight that indigenous knowledge not only preserves tradition and supports health but also contributes significantly to the creative economy. Banyuwangi's local gastronomy, when packaged in digital media content, has strong potential to become part of a sustainable and inclusive cultural and creative industry.
Aktivitas Membaca Nyaring di Sekolah Dasar Kurniasih, Nuning; Damayani, Ninis A; Rusmana, Agus; Prijana, Prijana; Nurislaminingsih, Rizki
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 4 (2025): Abdira, Oktober
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i4.958

Abstract

In order to build a literate generation that loves books and takes pride in Indonesia's cultural heritage, the Library and Information Science Study Program, Faculty of Communication Sciences, Universitas Padjadjaran, is organizing a Community Service Program (PKM) themed “Reading Aloud.” One of the activities of this PKM is the delivery of material on reading aloud for teachers at SDN Lontong Jatigede Sumedang on August 6, 2025. The training session had 30 participants, including teachers from SDN Lontong, lecturers, and students from the Library and Information Science Program. The training material covered the concept, objectives, and benefits of reading aloud, as well as activities related to reading aloud in various contexts and at elementary schools, delivered through interactive lectures. At SDN Lontong, reading aloud activities have already been implemented. However, teachers need to continue providing positive encouragement and giving students ample opportunities to practice, supported by the provision of books that are appealing to students. This training is expected to enhance teachers' knowledge and skills in conducting reading aloud activities during the learning process at school.
Percepatan Capaian Vaksinasi dan Pencegahan Penularan Covid-19 di Desa Majasetra Yudha, Eka; Nurislaminingsih, Rizki; Fatmawati, Faoziah Ulfah; Dina, Resa Ana
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i1.164

Abstract

Latar Belakang: Penyebaran COVID-19 dengan cakupan vaksinasi yang rendah masih menjadi masalah mendesak di Desa Majasetra. Ketidaksesuaian data dan minimnya pemahaman masyarakat, terutama kelompok lansia, mengenai urgensi vaksinasi dan protokol kesehatan memperburuk situasi pandemi di tingkat desa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan cakupan vaksinasi serta pemahaman masyarakat terkait pentingnya penerapan protokol kesehatan. Metode: Kegiatan dilakukan melalui pengabdian kepada masyarakat dengan pendekatan hybrid yang meliputi observasi lapangan, sosialisasi door to door, pendampingan posyandu, serta edukasi 3M di sekolah. Metode ini bersifat kuantitatif-deskriptif dengan pengukuran capaian vaksinasi sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Cakupan vaksinasi dosis pertama meningkat dari 61,3% menjadi 67,6%. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap urgensi vaksinasi dan kedisiplinan protokol kesehatan. Kesimpulan: Pendekatan langsung ke masyarakat menjadi strategi utama dalam terbukti efektif dalam meningkatkan cakupan vaksinasi dan kesadaran masyarakat.
ANALISIS TEMATIK ARTIKEL DALAM JURNAL IFLA EDISI SPECIAL ISSUE: KNOWLEDGE MANAGEMENT AND LIBRARY INNOVATION IN A CHANGING WORLD Nurislaminingsih, Rizki; Sukaesih, Sukaesih; Komariah, Neneng
BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi Vol. 42 No. 1 (2021): BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi (Juni)
Publisher : Direktorat Repositori, Multimedia, dan Penerbitan Ilmiah - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN Publishing)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.baca.v42i1.735

Abstract

This study aims to map the themes discussed in the articles in the journal. This study is qualitative with theme-based approach. Data collection methods is text documents analysis. The selected documents were analyzed using ATA (Applied Thematic Analysis). The results showed that IFLA Journal Vol. 46, No. 1, March 2020 edition of the Special Issue: Knowledge Management and Library Innovation in a Changing World contains articles with 8 themes, namely library assignments in knowledge management, knowledge management in academic libraries, library restructuring by applying knowledge management principles, knowledge management in college libraries, problems that occur after the implementation of knowledge management, city library networks based on the concept of knowledge management, knowledge sharing activities within institutions, and the weakening of library functions if they do not apply the concept of knowledge management. The conclusion of this study is that the articles published in the journal have the theme of adapting the principles of knowledge management in academic and city library activities along with constraints to alternative solutions. This journal also provides an overview of the problems that will occur if the library has not implemented knowledge management.