Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Good Environmental Governance dalam Pengeloaan Penambangan Pasir di Kabupaten Kulon Progo oleh Dinas Lingkungan Hidup Azizah, Imroatul; Sudibyo, Desiderius Priyo
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i2.76106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pengelolaan penambangan pasir di Kabupaten Kulon Progo dalam prespektif good environmental governance. Upaya pengelolaan ini dilihat dari tiga prinsip yaitu partisipasi, rule of law, dan transparansi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskripsif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Pemilihan informan dengan teknik purposive sampling. Uji validitas data dengan triangulasi data. Sedangkan analisis data menggunakan model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga prinsip tersebut sudah dilakukan dengan cukup baik, meskipun dalam faktanya masih terdapat permasalahan-permasalahan yang ada. Pada akhirnya rekomendasi yang diusulkan adalah semua pihak harus saling bersinergi untuk melakukan koordinasi dan komunikasi untuk mewujudkan good environmental governance.
Transparansi dan Akuntabilitas pada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kabupaten Klaten Kusumaningsih, Siswi Diyan; Sudibyo, Desiderius Priyo
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i2.80228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana transparansi dan akuntabilitas BAZNAS Kabupaten Klaten dalam mengelola dana ZIS. Metode dalam penelitian ini yaitu deksriptif kualitatif, pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kabupaten Klaten telah transparan dalam mengelola dana ZIS, dibuktikan dengan telah terpenuhinya indikator transparansi yang dikemukakan oleh Krina antara lain penyediaan informasi yang jelas tentang prosedur, biaya, dan tanggung jawab; kemudahan akses informasi; menyusun suatu mekanisme pengaduan jika ada peraturan yang dilanggar atau permintaan untuk membayar uang suap; dan meningkatkan arus informasi melalui kerjasama dengan media massa dan lembaga non-pemerintah. Dalam hal akuntabilitas, BAZNAS Kabupaten Klaten telah memenuhi dimensi akuntabilitas model jaringan kerja berupa aksesibiltas, kebebasan informasi, dan pelaksanaan di depan publik. Temuan ini menyimpulkan bahwa BAZNAS Kabupaten Klaten telah mencapai transparansi dan akuntabilitas yang memadai dalam mengelola dana ZIS. Sebagai rekomendasi, BAZNAS perlu terus mempertahankan dan meningkatkan praktik-praktik ini, serta kembangkan mekanisme pengaduan yang efektif dan terbuka bagi masyarakat dengan membentuk personil khusus untuk menangani pengaduan.
Pemetaan Pemangku Kepentingan dalam Pembangunan Kepariwisataan Masa Peralihan Pandemi Covid-19 Lampung, Tiberias Joy; Sudibyo, Desiderius Priyo
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 3, No 2 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i2.78581

Abstract

Jenis penelitian ini bertujuan untuk melihat peran dan posisi Pemangku kepentingan dalam upaya keberhasilan kebangkitan sektor pariwisata, dalam konteks wisata kuliner Kemayoran. Metode riset yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif dan teknik analisis data menggunakan model interaktif dari Miles dan Hubberman (1992). Hasil penelitian menyimpulkan terdapat total delapan pemangku kepentingan yang dibagi kedalam empat kuadran teori peran pemangku kepentingan, yang menunjukan bahwa ada kebangkitan pariwisata bagi wisata kuliner Kemayoran yang dikarenakan oleh adanya peran para pemangku kepentingan sebagai subject, key player, context setter dan crowd. Kesimpulan yang dihasilkan berupa bahwa pembagian peran berdasarkan kuadran kepentingan dan kekuatan dari teori Reed (2009) yang saling berkolaborasi, memberikan dampak terhadap keberhasilan kebangkitan Wisata Kuliner di Kemayoran. Rekomendasi yang muncul untuk penelitian berkaitan selanjutnya diharapkan dapat meneliti sektor kelembagaan secara mendalam.
Analisis Stakeholder Dalam Proses Implementasi Program Generasi Berencana (GenRe) Sebagai Upaya Pencegahan Perkawinan Anak di Kota Surakarta Widiananda, Daniella Venidomine; Sudibyo, Desiderius Priyo
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v5i1.81827

Abstract

Perkawinan anak merupakan permasalahan yang sampai saat ini belum dapat terselesaikan. Perkawinan anak merupakan permasalahan serius yang dapat mengancam hal-hak anak. Untuk mencegah terjadinya perkawinan anak, Pemerintah Indonesia dan khususnya Pemerintah Daerah Kota Surakarta telah melakukan berbagai upaya, salah satunya dengan mengimplementasikan program Generasi Berencana (GenRe). Upaya yang dilakukan tentu membutuhkan campur tangan berbagai pihak atau stakeholders. Dalam penelitian ini akan dilihat siapa saja stakeholders yang berperan dalam proses implementasi Program Generasi Berencana, dan bagaimana peran dari stakeholder dalam proses implementasi tersebut. Penelitian ini akan menggunakan teori dari Charles O Jones tentang proses implementasi kebijakan, yang meliputi pengorganisasian, interpretasi, dan penerapan. Dalam menganalisis peran stakeholder, penelitian ini mengadopsi matriks dari Reed, et all yang mengklasifikasikan stakeholders kedalam empat kelompok yakni subject, key player, context setter, dan crowd. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Dalam penelitian kualitatif, data yang digunakan adalah data yang berupa kata-kata, kalimat yang dapat menggambarkan situasi sebenarnya.
Efektivitas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam Mitigasi Bencana Erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Magelang Fatima, Izma; Sudibyo, Desiderius Priyo
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 3, No 1 (2023): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v3i1.75898

Abstract

Permasalahan pada saat mitigasi bencana juga menjadi tantangan tersendiri karena paradigma kebencanaan yang kini bergeser dari yang tadinya hanya terbatas pada tanggap darurat saja kini telah fokus ke arah pengurangan risiko. Namun pada kenyataannya mitigasi bencana masih banyak mengalami kendala di lapangan, sehingga tujuan organisasi yang diharapkan terkadang tidak sesuai dengan hasil. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang dalam mitigasi bencana erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Magelang serta untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi efektivitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskripstif. Hasil penelitian menunjukkan BPBD Kabupaten Magelang sudah bisa dikatakan efektif namun perlu dilakukan peningkatan. Terdapat faktor yang mempengaruhi efektivitas oragnisasi yakni faktor pendorong dan faktor penghambat. Faktor pendorong yaitu pembagian wewenang, pemberian motivasi, peningkatan kualitas pegawai, dan SOP yang digunakan. Sementara untuk faktor penghambatnya yaitu kekurangan pegawai dan peralatan dan masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam hal mitigasi bencana terutama anak remaja.
Implementasi Kebijakan Penanganan Stunting Melalui Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) di Kabupaten Sukoharjo Rosyada, Intanita Nurlaili; Sudibyo, Desiderius Priyo
Jurnal Mahasiswa Wacana Publik Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Mahasiswa Wacana Publik
Publisher : Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/wp.v4i1.89084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan penanganan stunting melalui Program DASHAT di Kampung KB Pelangi Desa Tanjung dan Kampung KB Salam Desa Daleman dengan menggunakan teori faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan milik Van Metter dan Van Horn. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel penelitian dengan purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan teknik analisis data dengan tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan proses Implementasi Program Dashat di Kabupaten Sukohaharjo di pengaruhi oleh faktor pendukung dan penghambat. Program Dashat di Kampung KB Pelangi sudah bejalan dengan baik, didukung oleh kegiatan yang inovatif, sumberdaya yang optimal, komunikasi yang massif, terdapat pembagian kerja, struktur bersifat formal dan partisipatif, serta kondisi sosial ekonomi yang mendukung. Sementara faktor penghambat program Dashat yaitu minimnya anggaran dan tidak adanya dukungan elit politik. Pelaksanaan Program Dashat di Kampung KB Salam sudah berjalan meskipun dalam pelaksanaannya terdapat faktor penghambat diantaranya kurangnya inovasi pelaksana, belum optimalnya sumberdaya, minimnya koordinasi dan sharing lintas sektoral, serta tidak adanya dukungan elit politik. Pada akhirnya rekomendasi yang diusulkan adalah peningkatan KIE, sharing lintas sektor dan koordinasi, monitoring serta evaluasi bersama untuk mengoptimalkan Pelaksanaan Dashat.