p-Index From 2021 - 2026
6.535
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora Dia: Jurnal Administrasi Publik JAKPP : Jurnal Analisis Kebijakan & Pelayanan Publik Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Share : Social Work Journal Jurnal Administrasi Publik (JAP) Journal of Governance JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal Journal of Government and Civil Society Moderat Politicon : Jurnal Ilmu Politik Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Responsive: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi, Sosial, Humaniora dan Kebijakan Publik PUBLIKASI PENELITIAN TERAPAN DAN KEBIJAKAN Jurnal Hukum Bisnis MODERAT: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Tax Literacy and Leadership Agility: Indigenous Peoples Awareness in Paying Taxes Sawala : Jurnal pengabdian Masyarakat Pembangunan Sosial, Desa dan Masyarakat International Journal of Science and Society (IJSOC) Journal of Indonesian Rural and Regional Government (JIRReG) Journal of Comprehensive Science Eduvest - Journal of Universal Studies International Journal of Social Sciences Review JANE (Jurnal Administrasi Negara) Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi Aliansi : Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Government & Resilience Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP) Jurnal Wacana Kinerja: Kajian Praktis-Akademis Kinerja dan Administrasi Pelayanan Publik
Claim Missing Document
Check
Articles

Perumusan Strategi Pengelolaan Pasar Tradisional di Kabupaten Sumedang Sudrajat, Arip Rahman; Sumaryana, Asep; Buchari, Raden Ahmad; Tahjan, Tahjan
JPPUMA Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area Vol 6, No 1 (2018): JPPUMA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jppuma.v6i1.1600

Abstract

Penelitian ini mengenai perumusan strategi dalam mengelola Pasar Tradisional di Kabupaten Sumedang. Permasalahan Pasar Tradisional di Kabupaten Sumedang adalah dalam perumusan strategi masih belum sepenuhnya mengikuti perkembangan kondisi dan situasi faktual, masih rendahnya pengetahuan para pengusaha/pedagang mengenai produk dan strategi pemasaran dan revitalisasi pasar tradisional hingga saat ini ternyata belum mampu memberikan daya saing terhadap pasar modern. Dalam membahas perumusan strategi pengelolaan Pasar Tradisional di Kabupaten Sumedang mencoba menggunakan tahapan dalam manajemen strategis yang mengacu pada salah satu elemen dari empat elemen dasar dari manajemen strategis menurut Hunger dan Wheelen (2003: 4), bahwa manajemen strategi mencakup pengamatan lingkungan, perumusan strategi, implementasi strategi, serta evaluasi dan pengendalian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif, karena metode ini dapat memahami dinamika dan makna perumusan strategi pengelolaan Pasar di Kabupaten Sumedang. Hasil penelitian menunjukan bahwa perumusan strategi pengelolaan Pasar Tradisional di Kabupaten Sumedang pada saat ini belum sesuai dengan elemen pada manajemen strategis secara utuh, dimana dalam merumuskan dan menetapkan strategi, para pimpinan belum memiliki analisis yang tepat tentang kekuatan dan kelemahan yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Sumedang pada khususnya Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang itu sendiri, serta belum memberdayakan keunggulan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Sumedang yang dikaitkan dengan tantangan lingkungan, dan belum sepenuhnya dirancang untuk memastikan bahwa tujuan utama pengelolaan Pasar Tradisional di Kabupaten Sumedang dapat dicapai melalui pelaksanaan yang tepat oleh Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Sumedang.Kata kunci: perumusan startegi, pengelolaan pasar tradisional.
Analisis Dampak Pengelolaan dan Penggunaan Dana Desa terhadap Pembangunan Daerah Jamaluddin, Yanhar; Sumaryana, Asep; Rusli, Budiman; Buchari, Raden Ahmad
JPPUMA Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area Vol 6, No 1 (2018): JPPUMA JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jppuma.v6i1.1520

Abstract

Artikel ini disusun dilatarbelakangi pengelolaan Dana Desa tidak tepat sasaran dan penggunaannya belum optimal. Artikel ini dimaksudkan untuk menganalisis dampak pengelolaan dan penggunaan  Dana Desa terhadap pembangunan daerah. Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif.  Hasil analisis  menunjukkan; pengelolaan dan penggunaan Dana Desa tidak memberi dampak signifikan bagi pertumbuhan pembangunan daerah dan program pembangunan Desa tidak sinkron dengan kebijakan pembangunan Daerah (RPJM Daerah). Dampak ini disebabkan : a. Desa memiliki kewenangan luas dalam menentukan rencana programnya, b. Daerah kurang memiliki wewenang mengintegrasikan kebijakan program pembangunan. Untuk mengintegrasikan program pembangunan Desa sinkron dengan kebijakan pembangunan Daerah diperlukan intervensi regulation Pemerintah Daerah guna mengarahkan program Desa mengacu pada kebijakan pembangunan Daerah.
Pengamatan Lingkungan Pengelolaan Pasar Tradisional di Kabupaten Sumedang Sudrajat, Arip Rahman; Sumaryana, Asep; Buchari, Raden Ahmad; Tahjan, Tahjan
Jurnal Administrasi Publik : Public Administration Journal Vol 9, No 1 (2019): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK (PUBLIC ADMINISTRATION JOURNAL) JUNI
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (904.747 KB) | DOI: 10.31289/jap.v9i1.2232

Abstract

This research is about observing the environment in managing Traditional Markets in Sumedang Regency. Problems involving external analysis are characterized by a lack of representation of facilities and infrastructure and limited storage of work documents, while internal analysis is characterized by assigning tasks to employees that are not based on the competencies of each employee. The theory used refers to the stages in strategic management that refer to one element of the four basic elements of strategic management, namely environmental observation. The method in this study uses a qualitative approach. The results showed that in the external analysis aspect carried out by the Department of Cooperatives, Small and Medium Enterprises, Trade and Industry of Sumedang Regency, not yet fully able to analyze the external conditions, namely the work environment and social environment in the Cooperative, Small and Medium Enterprises, Trade and Industry Sumedang Regency is to be used as a strength or carrying capacity in the implementation of strategic management of Traditional Market management in Sumedang Regency, marked by facilities and infrastructure to support a limited working environment and social environment that still leaves social problems from the weak handling of garbage and placement of street vendors. While internal analysis on cultural aspects must be improved in terms of employee work discipline and human resource competencies must be improved according to work completion requirements.
KEBIJAKAN BANK INDONESIA DALAM PENGEMBANGAN PASAR UANG SYARIAH Buchari, Ahmad
Jurnal Hukum Bisnis Vol. 5 No. 2 (2016)
Publisher : jurnalhukumbisnis.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan Bank Indonesia dalam Pengembangan Pasar Uang Syariah
PUBLIC ENGAGEMENT IN THE POLICY OF ARRANGEMENT AND EMPOWERMENT FOR STREET VENDORS IN GARUT KOTA SUBDISTRICT Ramdhan, Kurnia Muhamad; Rusli, Budiman; Buchari, Rd. Ahmad
Sosiohumaniora Vol 22, No 2 (2020): SOSIOHUMANIORA, JULY 2020
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v22i2.25792

Abstract

This paper aims to examine the cause of public engagement ineffectiveness in the policy of arrangement and empowerment for street vendors in Garut Kota subdistrict. The research method used is descriptive qualitative. Based on the results of the study, it can be concluded that public engagement in this policy has not been effective, because it has not been related to: 1) Context and Settings; 2) Sponsors, Conveners, and Their Motivations for Direct Public Engagement; 3) Process Design; and 4) Outcomes. Regarding Context and Settings, there are no specific rules for public engagement. Public engagement has become a formality to fulfill the principles of democratic governance, but most of the local government decisions and actions that are considered crucial in this policy do not represent street vendors desire. Regarding Sponsors, Conveners, and Their Motivations for Direct Public Engagement, public engagement in the policy does not have sponsors yet in its sustainability, as for those who are organizers of public engagement in this policy based on the Regent’s Decree, especially in the fields that give positions to street vendors to be engaged as implementing elements. Some information, related to Process Design and Outcomes, is challenging to obtain. In substance, the author does not find information that is genuinely relevant to the aspects contained therein. The author recommends that a comprehensive review be carried out to formulate the Implementation Guidelines and Technical Guidelines based on the elements set out in the framework of direct public engagement as a guideline for conducting public engagement.
MEKANISME MASYARAKAT LOKAL DALAM MENGENALI BENCANA DI KABUPATEN GARUT Meilanny Budiarti Santoso; Ahmad Buchari; Ivan Darmawan
Share : Social Work Journal Vol 8, No 2 (2018): Share: Social Work Journal
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.128 KB) | DOI: 10.24198/share.v8i2.18885

Abstract

Kabupaten Garut merupakan salah satu kabupaten di provinsi Jawa Barat, yang dikenal masyarakat sebagai kawasan “mini market” bencana di Indonesia, sehingga layaknya masyarakat berupaya untuk dapat hidup selaras dengan berbagai potensi bencana alam yang ada dan memiliki kemampuan untuk meningkatkan kapasitas dalam menghadapi bencana. Memahami mekanisme masyarakat lokal dalam mengenali bencana adalah langkah awal yang perlu dilakukan untuk dapat menciptakan sistem mitigasi bencana berbasis masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dan pendekatan kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder melalui teknik wawancara mendalam dan validasi data dilakukan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan masyarakat Kabupaten Garut memiliki mekanisme dalam mengenali potensi terjadinya bencana, yaitu dengan menemukenali berbagai gejala yang terjadi sesuai dengan jenis bencana yang berpotensi terjadi. Kepercayaan, pengetahuan, kesadaran dan perilaku yang dimiliki oleh masyarakat lokal merupakan asset, terutama dalam upaya pencegahan terjadinya bencana (mitigasi bencana). Namun demikian, terkait kepercayaan dan ritual yang dulu dilakukan oleh masyarakat sebagai upaya pencegahan bencana, saat ini mulai luntur dan ditinggalkan karena dinilai bertentangan denagn keyakinan agama mayoritas yang dianut oleh masyarakat setempat.
KAPASITAS KELEMBAGAAN LOKAL DALAM PENGELOLAAN AIR BERBASIS MASYARAKAT DI PEDESAAN (STUDI KASUS DESA SROGOL, KECAMATAN CIGOMBONG, KABUPATEN BOGOR) Rifqi Abdul Hafidh; Ida Widianingsih; ahmad buchari
Jurnal Administrasi Publik Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jap.v12i2.11988

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas kelembagaan lokal dalam pengelolaan air di Desa Srogol, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor dengan menggunakan lima dimensi kapasitas kelembagaan dari Willem (2004)   Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan analisis  data sekunder dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima dimensi yang digunakan untuk melihat kapasitas kelembagaan, hanya satu dimensi yang berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas kelembagaan yang ada, yaitu dimensi Norma Sosial, Nilai dan Praktik. Dan untuk empat dimensi lainnya yaitu, dimensi individu, dimensi organisasi, dimensi jaringan organisasi, dan dimensi tata kelola publik masih perlu ditingkatkan. Kapasitas kelembagaan Janggol dalam pengelolaan air memerlukan aturan yang mengatur kerjasama antar semua elemen desa yang memiliki keterkaitan dalam pengelolaan air. sehingga peran Pemerintah Desa sangat perlu untuk memberikan pelatihan dan pendidikan kepada Janggol.
REKRUTMEN TERBUKA JABATAN PIMPINAN TINGGI PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KOTA BANDUNG Mia Rosmiati; Asep Sumaryana; AD. Saefullah; Ahmad Buchari
Jurnal Administrasi Publik Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.119 KB) | DOI: 10.31506/jap.v9i2.4764

Abstract

This article is the result from dissertation research about open recruitment. Indonesia has been running several methods in employee‟s selection . According to UU No. 5 Year 2014 on State Civil Apparatus (ASN), in order to get a competent employee based on merit system, all district should held the open recruitment system. The purpose of this study is to determine the implementation of open recruitment for Leader Position (JPT) Pratama in BKD Bandung. Open recruitment conducted by the government of Bandung with BKD as an organizer institution, is part of a merit system where the aim is to obtain candidate who will headed an institution with competence, based on the existing rules in merit system.. But the fact showed there are still many things that have not been as expected. The method used is qualitative research design where in this study the author seeks to observe and reveal in depth what is happening in the field and will be more observed and explored the behavior of the object under investigation which includes examining the process undertaken by the Agency Bandung Regional Personnel who have implemented an open recruitment system. The results of this study indicate that some problems appeared as the findings of this research. The conclusion of this research is the implementation of open recruitment in Bandung city has been running well but there are some inputs that the author suggest as a recommendation to the government of Bandung in order to forwards the implementation of this open recruitment system can do more better.Keywords: Open Recruitment, Competent, Merit System
The Practice of Community-Based Water Resource Management in Rural Indonesia Rifqi Abdul Hafidh; Ida Widianingsih; Ahmad Buchari
Journal of Governance Volume 6 Issue 2: (2021) December
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jog.v6i2.11994

Abstract

Although The government has issued various regulations and models of water resources governance at the local level, community-based water resources governance is needed in responding to challenges in water resource management. This paper discusses the case of water resources management in Srogol village (Cigombong sub-district, Bogor district) which applies a community-based water resources governance model known as Janggol. Culturally, Janggol has been deeply rooted in the social system in the Bogor area. Janggol in the upstream Cisadane watershed was appointed in 2018 to manage the water supplied to the community from the Ciwaluh spring. However, in practice the community-based management that is implemented is often wrong in its function and creates other quite complex problems. This research aims to analyze why the implementation of community-based water resource management in Srogol village is not optimal and what efforts must be made to encourage sustainable natural resource management using the concept of Community-based natural resource management. This research uses a qualitative approach, by extracting data using an interview process to predetermined stakeholders. Based on the research results, the water management carried out by Janggol is not optimal due to the lack of adaptation of managers in water management, the lack of community participation in water management, and the lack of knowledge of Janggol in providing services as an institution.
Analisis Dampak Pengelolaan dan Penggunaan Dana Desa terhadap Pembangunan Daerah Yanhar Jamaluddin; Asep Sumaryana; Budiman Rusli; Raden Ahmad Buchari
JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA (Journal of Governance and Political Social UMA) Vol 6, No 1 (2018): JPPUMA: Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA (Journal of Governance a
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jppuma.v6i1.1520

Abstract

Artikel ini disusun dilatarbelakangi pengelolaan Dana Desa tidak tepat sasaran dan penggunaannya belum optimal. Artikel ini dimaksudkan untuk menganalisis dampak pengelolaan dan penggunaan  Dana Desa terhadap pembangunan daerah. Metode penelitian dengan pendekatan kualitatif.  Hasil analisis  menunjukkan; pengelolaan dan penggunaan Dana Desa tidak memberi dampak signifikan bagi pertumbuhan pembangunan daerah dan program pembangunan Desa tidak sinkron dengan kebijakan pembangunan Daerah (RPJM Daerah). Dampak ini disebabkan : a. Desa memiliki kewenangan luas dalam menentukan rencana programnya, b. Daerah kurang memiliki wewenang mengintegrasikan kebijakan program pembangunan. Untuk mengintegrasikan program pembangunan Desa sinkron dengan kebijakan pembangunan Daerah diperlukan intervensi regulation Pemerintah Daerah guna mengarahkan program Desa mengacu pada kebijakan pembangunan Daerah.
Co-Authors Abas, Azlan Abdillah Abdillah Abdillah Abdillah AD. Saefullah Adi Susetyaningsih Adinda Prissilia Adzan, Galuh Efnol Agustinus Sutardi Ahmad Azka Nubala Ahmad Zaini Miftah Aiyub, Kadaruddin Alfredo Akbar Anisa Wulan Sari Arip Rahman Sudrajat Asep Sumaryana Asep Sumaryana Ashrina Qurrotu A’yunina Azlan Abas Bertrand Nathaniel Sibarani, Dominicus Budiman Rusli Budiman Rusli Budiman Rusli Candradewini Candradewini Darto Darto Darto Darto Darto Miradhia Darto Miradhia Diani Rizkia Alawiyah Didin Muhafidin Dinar Roosdinar Eka Nurcahya Eka Nurcahya Eka Nurcahya Eka Nurcahya Eka Nurcahya Elisa Susanti Entang Adhy Muhtar Entang Adhy Muhtar Farah Tri Apriliani Fildzah, Jovancha Qisty Adinda Gumelar, Rizky Hamid, Nasim Abdul Herri Saksono Heru Nurasa Heru Nurasa Hidayat, Dasep Sanju Hirzi Fathul Hakim Ida Widianingsih Idah Wahidah Imanudin Kudus Iqbal Saputra Zana Ivan Darmawan Jovancha Qisty Adinda Fildzah Kadaruddin Aiyub Kamila, Nabila Karina Widya Aristy Kurnia Muhamad Ramdhan Kurnia Muhamad Ramdhan Kurnia Muhamad Ramdhan Liiklai K. Felfina Marlina, Nina Mas Dadang Enjat Munajat Mia Rosmiati Miftah, Ahmad Zaini Miradhia, Darto Muh. Sofyan Budiarto Muhammad Fahrezi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara Muharam, Riki Satia Muhtar, Entang Adhy Muhtar, Entang Adhy Nabila Kamila, Nabila Kamila Nandang A. Deliarnoor Niken Nurmiyati Nita Astuti Suryana Nunung Runiawati, Nunung Nurillah Jamil Achmawati Novel Ona Martha Nurron Pelangi Bening Qisty, Jovanscha R Ira Irawati R. Anang Muftiadi Ramadhan Pancasilawan Ramdhan, Kurnia Muhamad Rayinda Nur Annisa Ridwan Akhmad Nugraha Rifqi Abdul Hafidh Riki Satia Muharam Riki Satia Muharam Rosita Novi Andari Saifullah Zakaria Salma Hasna Zulfa Sandjaya, Teguh Santoso, Meilanny Sarah Fahira Sawitri Budi Utami Shinta Ningrum Sinta Ningrum Sulaiman Zuhdi Suseytaningsih, Adi Tahjan Tahjan Tahjan Tahjan Tahjan, Tahjan Wahju Gunawan Yanhar Jamaluddin Yanhar Jamaluddin Yustika Siti Mukaromah