Pada era digital saat ini, kecerdasan buatan (artificial intelligence) atau disingkat AI memainkan peran penting dalam mendorong inovasi di bidang pendidikan. Tulisan ini membahas cara mengatasi tantangan yang dihadapi para pendidik dalam memahami dan menguasai keterampilan praktis yang berkaitan dengan penerapan Kurikulum Merdeka. Fokus utama artikel ini adalah sesi pelatihan yang diselenggarakan di SMAN 1 Bintan Timur, Kabupaten Bintan, dengan tujuan membantu guru-guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka serta memanfaatkan AI, khususnya dalam konteks kearifan lokal maritim. Pelatihan dimulai dengan pemaparan mengenai konsep Kurikulum Merdeka dan kearifan lokal maritim, serta pengenalan dasar tentang AI, meliputi definisi, prinsip-prinsip dasar, penggunaan yang tepat, dan isu-isu etis terkait teknologi ini. Sesi akhir pelatihan menitikberatkan pada penerapan AI untuk mengembangkan alat pembelajaran yang interaktif dan adaptif, dengan memanfaatkan Gemini AI. Peserta dilibatkan dalam demonstrasi praktis dan diskusi kolaboratif guna mengintegrasikan teknologi tersebut dalam proses pembelajaran. Hasil evaluasi pasca pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, meskipun tantangan terkait akses teknologi masih menjadi perhatian. Pelatihan ini diharapkan dapat mendorong inovasi, menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif, serta memberikan pengalaman belajar yang relevan di era digital kepada siswa.