Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA pada MUATAN IPS MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION pada KELAS IV SEKOLAH DASAR Marlina
JURNAL ILMIAH EDUKATIF Vol. 6 No. 2 (2020): EDUKATIF
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v6i2.298

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada muatan IPS menggunakan model pembelajaran Group Investigation pada kelas IV SDN Pasar Lama 6 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakan desain Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi dan tes. Analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran group investigation dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Marlina Marlina; Ismawati Ismawati
Musamus Journal of Primary Education Vol 3 No 1 (2020): Musamus Journal of Primary Education
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musjpe.v3i1.3068

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar Matematika menggunakan model pembelajaran Student Teams Achievement Divisions (STAD) pada siswa kelas IV SDN Pengambangan 8 Banjarmasin. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakan desain Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data dikumpulkan menggunakan observasi dan tes. Sedangkan analisis data menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I sebesar 71% dan pada siklus II meningkat menjadi 100%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran student teams achivement divisions (STAD) dalam pembelajaran matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Meningkatkan Hasil Belajar Muatan IPA Melalui Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Marlina Marlina; Siti Mariam; Asni Deselia Khairunnisa
Musamus Journal of Primary Education Vol 4 No 1 (2021): Musamus Journal of Primary Education
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/musjpe.v4i1.3729

Abstract

This study aims to improve the learning outcomes of science content through the Guded Inquiry Learning model for fourth grade students of SDN Bakambat. This research was conducted for two cycles using the Kemmis and Mc. Taggart design. The data were collected using observation and test. The data analysis was used qualitative and quantitative data. Qualitative data, namely the results of observations of teacher and student activities, quantitative data, namely student test results. The results showed that the teacher's activity in the first cycle was 50%, and the second cycle was 90%. Student activity in the first cycle was 57% and increased in the second cycle to 80%. Student learning outcomes in the first cycle were 52% and increased in the second cycle to 84%. The results of this study indicate that the implementation of the guided inquiry learning model in teaching science content can improve student learning outcomes in science content.
Meningkatkan Keterampilan Menulis Narasi Melalui Model Pembelajaran Think Talk Write (TTW) Ratna Purwaty; Marlina Marlina; Hariani Fitrianti
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 8 No. 2 (2022): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/biormatika.v8i2.1362

Abstract

Kesalahan struktur kalimat, ketidak sesuaian antara judul dengan tema, ketidak jelasan alur cerita dan perwatakan tokoh yang tidak sesuai, ketidak koherensian paragraf, penggunaan tanda baca, serta memerlukan waktu penulisan yang sangat lama dalam pembuatan karangan merupakan masalah yang dihadapi pada anak Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi melalui model pembelajaran Think Talk Write pada siswa kelas IV SDN 2 Merauke. Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus dengan menggunakan model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes. Analisis data menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru dalam kegiatan pembelajaran yaitu pada siklus I pertemuan 1 yaitu 21, pertemuan kedua yaitu 23 dan pada Siklus II pertemuan 1 yaitu 25, pertemuan kedua yaitu 88. Persentase aktivitas klasikal siswa pada Siklus I pertemuan 1 mencapai 61,5%, pertemuan 2 mencapai 69,3% dan pada siklus II pertemuan 1 mencapai 76,9%, pertemuan 2 mencapai 88,5%. Ketuntasan hasil belajar siswa siklus I mencapai 64,5% dan meningkat pada siklus II mencapai 92,3%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Think Talk Write dapat meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa yang dilihat dari hasil belajar siswa kelas IV SDN 2 Merauke. Untuk meningkatakan kemampuan keterampilan menulis narasi bagi anak Dekolah Dasar dapat menggunakan model pembelajaran Think Talk Write.
Sosialisasi Model Pembelajaran Kooperatif untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Marlina HK; Rofi Shafwan; Muhammad Hafiz Fathony
Jurnal Pengabdian Pancasila (JPP) Vol. 1 No. 1 (2022): September 2022
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.681 KB) | DOI: 10.55927/jpp.v1i1.1305

Abstract

Hasil belajar siswa dapat ditingkatkan melalui penggunaan model pembelajaran yang tepat. Penggunaan model pembelajaran yang tepat dapat membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna dan meningkatkan aktivitas serta hasil belajar siswa. Kegiatan ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dalam bentuk sosialisasi model pembelajaran, yaitu model pembelajaran kooperatif. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di SDN Mangkauk 3 Kabupaten Banjar. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 08 September 2022 dengan melibatkan seluruh guru yang terdapat di sekolah tersebut dengan jumlah 11 orang. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk mensosialisasikan atau memberikan pemahaman tentang penerapan model pembelajaran kooperatif dalam proses pembelajaran di kelas, dan dapat meningkatkan motivasi bagi guru-guru dalam hal melakukan inovasi pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Materi yang dipaparkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dan Course Review Horray.
Mental Healing Melalui Permainan Tradisional Untuk Anak-Anak Yang Terdampak Banjir Marlina; Siti Rahmah; Mia Fitria
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 3 (2023): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i3.20

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meminimalisir pengaruh negatif akibat banjir pada anak-anak khusunya anak-anak Madrasah Ibtidaiyah Taufiqurrahman kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar agar dapat sedikit melupakan apa yang membuat mereka trauma akan bencana banjir yang menimpa mereka. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat mental healing ini menggunakan metode pembelajaran dalam bentuk permainan-permainan yang mendidik, selain itu juga bagi-bagi hadiah bagi anak-anak. Adapun kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini yaitu kegiatan pengabdian ini berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi anak-anak khusunya anak-anak Madrasah Ibtidaiyah Taufiqurrahman salah satunya dapat sedikit melupakan apa yang membuat mereka trauma akan banjir
Penilaian Sejawat dalam Keterampilan Dasar Mengajar Memberikan Penguatan pada Mata Kuliah Microteaching: Improving Basic Teaching Skills Provides Strengthening Through Peer Assessment in Microteaching Courses Marlina; Siti Rahmah; Fathony, Muhammad Hafiz
Jurnal Ilmiah Edukatif Vol. 10 No. 1 (2024): Juni
Publisher : FAKULTAS TARBIYAH INSTITUT AGAMA ISLAM SULTAN MUHAMMAD SYAFIUDDIN SAMBAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/jie.v10i1.2891

Abstract

This research aims describe the application of peer assessment in providing reinforcement to the PGSD Microteaching course at at Nahdlatul Ulama University, South Kalimantan, for the academic year 2023-2024. The research was conducted using a qualitative descriptive method. The subjects in this research were students of Class 6A of the PGSD Study Program at Nahdlatul Ulama University, South Kalimantan, for the academic year 2023-2024. The research instrument used was an observation sheet of reinforcement skills. The results of this research show that the average value of student observations using reinforcement techniques is in the good category. It can be concluded that peer assessment can be used as an alternative to enhance basic teaching skills in Microteaching courses, especially in reinforcement skills.
A Application of the Problem Based Learning Model in Mathematics Content to Improve the Learning Outcomes of Class IV Elementary School Students Marlina; Rahmah, Siti
Asian Journal of Applied Education (AJAE) Vol. 2 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.822 KB) | DOI: 10.55927/ajae.v2i2.3761

Abstract

The purpose of this study was to improve student learning outcomes through the Problem Based Learning model for fourth grade students at SDN 1 Sungai Danau. This Classroom Action Research was carried out in two cycles using the Kemmis and Mc models. Taggart which consists of the stages of planning, implementation, observation and reflection. Data was collected through observation and tests. Data analysis uses qualitative and quantitative data. The results showed that the teacher's activity in learning activities was in the first cycle of meeting 1, namely 38, the second meeting, namely 41 and in Cycle II, meeting 1, namely 44, the second meeting, namely 53. The percentage of students' classical activity in Cycle I, meeting 1 reached 72%, meeting 2 reached 75% and in cycle II meeting 1 reached 78%, meeting 2 reached 91%. Completeness of student learning outcomes cycle I reached 75% and increased in cycle II reached 94%. The results of this study indicate that the application of the Problem Based Learning model to mathematics content can improve student learning outcomes in terms of the learning outcomes of fourth grade students at SDN 1 Sungai Danau.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR KELAS IV Umamy, Nury Azkiya; Marlina, Marlina; Sari, Nor Lila
ACTION : Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas dan Sekolah Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/action.v5i2.5630

Abstract

ABSTRACT The background to this research was the problem faced by students in understanding the explanations given by teachers who only explained the theory without adding examples that were in accordance with the material given. This study was conducted to improve mathematics learning outcomes with the Problem Based Learning model assisted by class IV picture media. This research is a class action research. The method of data collection is from teacher and student activity sheets at each meeting, while learning outcomes are obtained from evaluation results at each meeting. The type of data is quantitative data in the form of learning outcomes and qualitative data in the form of teacher and student activity observations. The results show that the use of problem-based learning model assisted by image media can improve student learning outcomes. Data analysis techniques are divided into 3, namely: Teacher activity, student activity, and student learning completeness. The learning outcomes are as follows: cycle I teacher activity reached Good criteria with a score of 61.6%, and cycle II meeting III reached Very Good criteria with a score of 85.7%. Student activity in cycle I reached the Active criteria with a score of 65.9%, and cycle II meeting III reached the Very Active criteria with a score of 85%.  The percentage of student learning completeness in cycle I reached 66.7%, and cycle II meeting III reached 85%. ABSTRAK Latar belakang terlaksananya penelitian ini adanya permasalahan pada siswa dalam memahami penjelasan yang diberikan oleh guru yang lebih menerangkan teori saja, tanpa menambahkan contoh yang sesuai dengan materi yang diberikan. Penelitian ini dilaksanakan untuk meningkatkan hasil belajar matematika dengan model Problem Based Learning berbantuan media gambar kelas IV. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Cara pengambilan data adalah dari lembar aktivitas guru dan siswa di setiap pertemuan, sedangkan hasil belajar didapat dari hasil evaluasi di setiap pertemuan. Jenis data yaitu data kuantitatif berupa hasil belajar dan data kualitatif berupa observasi aktivitas guru dan siswa. Hasil menunjukkan bahwa dengan penggunaan model problem based learning berbantuan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik. Teknik análisis data terbagi menjadi 3, yaitu: Aktivitas guru, aktivitas siswa, dan ketuntasan belajar siswa. Hasil belajar tersebut sebagai berikut: aktivitas guru siklus I mencapai kriteria Baik dengan skor 61,6%, dan siklus II pertemuan III mencapai kriteria Sangat Baik dengan skor 85,7%. Aktivitas siswa siklus I mencapai kriteria Aktif dengan skor 65,9%, dan siklus II pertemuan III mencapai kriteria Sangat Aktif dengan skor 85%.  Persentase ketuntasan belajar siswa Siklus I mencapai 66,7%, dan siklus II pertemuan III mencapai 85%.
Model pembelajaran Scramble dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa SD Asni Deselia Khairunnisa; Marlina; M. Hafiz Fathony
ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2025): JUNI:ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/enggang.v5i2.22294

Abstract

Students' understanding of reading is still low which is characterized by reading comprehension results below the criteria completeness, lack of interest in reading, not being able to determine the main idea and make conclusions appropriately and reading competence that is not optimal occurs in grade IV students of SDN Benua Riam. This study aims to improve the reading comprehension skills of fourth grade students of SDN Benua Riam through the Scramble learning model. This research is a collaborative Classroom Action Research carried out in two cycles with reference to the Kemmis and Taggart model, which includes the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were 18 fourth grade students. Data were collected through observation, interviews, documentation, and learning outcome tests according to reading comprehension indicators, which were analyzed quantitatively and qualitatively. The results showed that the Scramble learning model can improve students' reading comprehension learning outcomes. Teacher activities increased and met the success indicator of 92% with very good criteria. Students' activities increased and met the success indicator of 86% with very active criteria. Students' learning completeness increased from 39% in the first cycle and meeting to 83.3% at the end of cycle II. This increase shows that the use of the Scramble learning model can create fun learning, increase student participation, and improve student learning.