Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Redistribusi Pada Koperasi Simpanan Bajopuik Rasoki Basamo di Desa Lunto Barat Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto Nisbatun Nisak; Yetty Oktayanty
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42061

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mekanisme dan dampak redistribusi pada Koperasi Simpanan Bajopuik Rasoki Basamo (KSBRB) di Desa Lunto Barat, Kecamatan Lembah Segar, Kota Sawahlunto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan redistribusi untuk mengkaji mekanisme redistribusi pada KSBRB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme redistribusi berlangsung melalui penghimpunan dana simpanan anggota, pengelolaan dana, serta pendistribusian kembali dalam bentuk pinjaman dan pengembalian simpanan menjelang Ramadan. Mekanisme tersebut mencakup aspek ekonomi, sosial, dan budaya. Dampak yang dirasakan anggota meliputi meningkatnya akses terhadap modal, berkurangnya ketergantungan terhadap rentenir, meningkatnya kesejahteraan ekonomi rumah tangga, serta menguatnya solidaritas antaranggota. Penelitian ini juga menemukan beberapa permasalahan, yaitu dualisme dalam penerapan sistem bunga pinjaman, ketimpangan akses kredit, risiko gagal bayar, serta dominannya penggunaan pinjaman untuk kebutuhan konsumtif jangka pendek dibandingkan kebutuhan produktif jangka panjang.
Strategi Adaptasi Nelayan Dalam Menghadapi Bencana Tubo di Danau Maninjau Nagari Bayua Reza Erinawati; Yetty Oktayanty
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 28 No. 1 (2026): Juni (2026)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v28i1.13925

Abstract

Fenomena tubo belerang merupakan bencana ekologis yang secara berulang terjadi di Danau Maninjau dan berdampak signifikan terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat nelayan, khususnya di Nagari Bayua. Tubo terjadi akibat pembalikan massa air yang mengangkat senyawa beracun ke permukaan danau, yang menyebabkan penurunan kualitas air serta kematian ikan secara massal. Peristiwa ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor alam, tetapi juga oleh aktivitas manusia, terutama pertumbuhan keramba jaring apung yang tidak terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak bencana tubo terhadap nelayan serta menganalisis strategi adaptasi yang dilakukan nelayan dalam menghadapi bencana tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian ini terdiri dari nelayan tangkap, nelayan budidaya keramba jaring apung, serta masyarakat yang terdampak langsung oleh bencana tubo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bencana tubo berdampak pada penurunan pendapatan nelayan, kerugian ekonomi, serta ketidakpastian mata pencaharian. Dalam menghadapi kondisi tersebut, nelayan menerapkan berbagai strategi adaptasi, antara lain diversifikasi mata pencaharian, pengurangan jumlah keramba, melakukan panen dini serta keterlibatan anggota keluarga dalam membantu perekonomian. Strategi adaptasi tersebut merupakan bentuk tindakan rasional nelayan untuk mempertahankan keberlangsungan hidup di tengah keterbatasan dan risiko bencana yang berulang.