Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Menara Ilmu

Optimalisasi Kebijakan Pemerintah Nagari Kasang Dalam Merealisasikan Peraturan Nagari Nomor 01 Tahun 2023 Terhadap Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Buzar, Ali; Riyanda, Riko; Putri, Tesha Dwi; Yandri, Lara Indah
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 OKTOBER 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v18i2.5822

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah persoalan kesejahteraan dan kesenjangan yang masih menjadi masalah krusial di Kenagarian Kasang, untuk itu perlu semacam regulasi berupa peraturan nagari (Perna) untuk mengatur mekanisme membantu masyarakat pra sejahtera yang tertuang dalam Peraturan Nagari Nomor 01 Tahun 2023 Tentang Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Nagari Kasang. Dalam hal ini perlu optimalisasi agar perna ini dapat berjalan efektif, efesien, tepat sasaran dan bantuan tersebut berdaya guna bagi masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan optimalisasi kebijakan peraturan nagari tentang peningkatan kesejahteraan masyarakat Nagari Kasang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deksriptif kualitatif. Hasil penelitian adalah optimalisasi dari Perna Nagari sudah maksmial dan juga tepat sasaran kepada penerima bantuan. Misalnya bantuan berupa BLT, PKH, dana bantuan sosial seperti beternak sapi, ketahanan pangan, yang dikelola dan disalurkan oleh pemerintah Nagari Kasang kepada masyarakat pra sejahtera. Masyarakat Nagari merasakan manfaat dari optimalisasi dari perna ini untuk kebutuhan mereka sehari hari. Faktor penghambat dan pendukung optimalisasi kesejahteraan masyarakat ialah sumber dananya masih terbatas, penduduk di nagari kasang ini jumlah penduduk pra sejahteranya banyak, sementara sumber dana yang tersedia tidak mencukupi untuk pemerataan, sedang untuk faktor pendukungnya adalah program bantuan sosial yang dimiliki oleh Pemerintah Nagari Kasang ini memiliki data base dan data akurat untuk masyarakat penerima bantuan.Kata Kunci: Optimalisasi, Kebijakan, Peraturan Nagari, Kesejahteraan Masyarakat.
Peran Perempuan di Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam Pengambilan Kebijakan (Studi Kasus: Desa Cipang Kanan Rokan Hulu) Zahratih, Salwa; Yandri, Lara Indah; Rahmadi, Didi; Putri, Tesha Dwi; Riyanda, Riko
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 JULI 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.6926

Abstract

Salah satu lembaga penting di desa adalah Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang merupakan lembaga perwakilan di tingkat desa dengan mengumpulkan unsur keterwakilan masyarakat, termasuk perempuan di wilayah. Keterlibatan aktif perempuan pada organisasi organisasi di desa seperti LKD, PKK, Koperasi, dan sebagainya menunjukkan   bahwa   perempuan memegang peran sentral dalam pembangunan dan kemajuan desa. Sebagaimana diketahui bahwa proporsi BPD yang berjumlah 5 orang, diantaranya diisi oleh perempuan. Asumsinya dengan posisi strategis tersebut, kebijakan yang dihasilkan termasuk lebih diperhatikan. Penelitian ini mengambil lokasi di desa Cipang Kanan, dimana salah satu anggota BPD yakni Trify Suhelny menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran yang signifikan dalam proses pengambilan keputusan. Penelitian ini menggunakan teori Harbany Pasolonguntuk  dijadikan patokan dalam proses pengambilan kebijakan/keputusan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan  peran  perempuan  di  BPD Cipang Kanan dalam  pengambilan kebijakan terealisasi dengan baik, dilihat dari realisasi kebijakan yang dilahirkan oleh keterwakilan  perempuan  dan  didukung  penuh oleh  seluruh anggota kerja yang mayoritas laki-laki. Kebijakan yang dihasilkan, seperti program penganyaman daun pandan duri, program kesehatan, dan program keagamaan telah memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama bagi perempuan. Program- program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan perempuan, tetapi juga memperkuat peran mereka dalam pembangunan desa. Melalui partisipasi aktif, perempuan dapat menyampaikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat, serta berkontribusi dalam merumuskan kebijakan yang relevan dan bermanfaat.Kata Kunci: Kebijakan, Perempuan, Partisipasi.
Implementasi Kebijakan Revitalisasi Pasar Tradisional Padang Luar Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam Jannah, Miftahul; Yandri, Lara Indah; Putri, Tesha Dwi; Riyanda, Riko; Khairiyah, Khairiyah
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 2 (2025): Vol 19 No. 02 OKTOBER 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i2.7371

Abstract

Dalam menjaga eksistensi pasar tradisional diperlukan regulasi dan revitalisasi dengan membangun sarana dan prasarana yang diperlukan. Salah satu pasar tradisional yang telah mengalami revitalisasi di Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam adalah Pasar Padang Lua. Tujuan penelitian yaitu untuk peningkatan fasilitas dan pelayanan, serta mengatasi permasalahan kemacetan yang kerap terjadi di sekitar area pasar. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori Van Meter dan Van Horn untuk dijadikan patokan dalam menganalisis implementasi kebijakan revitalisasi pasar tradisional Padang Lua. Hambatan utama berupa ketidakpastian legalitas lahan harus diatasi sebagai prioritas untuk membuka ruang pengelolaan sumber daya lain secara optimal dan menjamin keberlanjutan program. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah penelitian ini menemukan bahwa proses revitalisasi belum sepenuhnya berhasil mencapai semua tujuan yang diharapkan. Keberhasilan implementasi revitalisasi Pasar Padang Lua sangat bergantung pada sinergi optimal pengelolaan sumber daya, disposisi pelaksana yang mendukung, komunikasi efektif antar pelaku, serta penciptaan lingkungan eksternal yang kondusif, dengan penyelesaian masalah legalitas lahan sebagai prioritas utama.                               Kata Kunci: Implementasi, Kebijakan, Revitalisasi
Strategi Pengembangan Atraksi Wisata Budaya Di Kampung Wisata Saribu Gonjong Novra, Eddi; Riyanda, Riko; Suita, Nelya
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 JANUARI 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v18i1.4879

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah lemahnya SDM dalam pengembangan atraksi wisata budaya dan tidak banyaknya mengetahui tentang wisata budaya di Kampung Wisata Seribu Gonjong Kabupaten Lima Puluh Kota. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana strategi pengembangan atraksi wisata budaya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang terdiri dari pembuka adat maupun masyarakat yang tidak memiliki status di kaum. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan komunikasi langsung melalui observasi wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan diantara lain, Faktor-faktor Internal yang menjadi kelemahan Atraksi Wisata Budaya di Kawasan Kampung Wisata Saribu Gonjong: a) tidak banyak yang mampu meyelenggarakan acara adat ini, seperti pembuatan makanan adat yang lama hingga biaya yang besar menjadi kelemahan pada setiap acara, b) kurangnya regenerasi penyambung/penerus adat. Faktor-faktor eksternal yang menjadi peluang Atraksi Wisata Budaya di kawasan Saribu Gonjong ialah: a) sanggar-sanggar seni yang ada di daerah Kampung Wisata Sarugo dapat menjadi salah satu peluang untuk memeriahkan setiap acara yang ada di kawasan tersebut, b) peran serta pemerintah  dapat membantu terselenggaranya acara adat dalam pendanaan. Faktor-faktor Eksternal yang menjadi Ancaman Atraksi Wisata Budaya di Kawasan Kampung Wisata Sarugo ialah tidak banyak remaja-remaja yang mau meneruskan dan melestarikan acara-acara adat.Kata kunci: strategi, pengembangan, atraksi wisata, wisata budaya
Rekomendasi Kebijakan Mengatasi Diskriminiasi Aksebilitas Pelayanan Pendidikan Bagi Suku Mentawai (Studi Kasus Sd Filial Sdn 28 Sagulubbek Dusun Tepuk, Desa Sagulubbek) Riyanda, Riko; Hendrik, Doni
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 1 (2026): Vol 20 No. 01 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i1.7560

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan rekomendasi kebijakan mengatasi diskriminasi aksebilitas pelayanan pendidikan bagi Suku Mentawai (studi kasus Sd Filial SDN 28 Sagulubbek Dusun Tepuk, Desa Sagulubbek) Kabupaten Mentawai. Daerah ini terletak dalam kondisi pedalaman dengan medan geografis yang sulit di akses. Pada situasi tersbeut dihadapkan pada pemasalahan yang kompeks seperi infrastruktur sekolah yang tidak layak, ketersediaan  guru yang minim dan dukungan anggaran yang tidak berpihak pada kebijakan perbaikan infratrutur sekolah. Penelitian menggunakan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi lapangan dan wawancara mendalam. Rekomendasi kebijakan pada penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan akses pendidikan di Dusun Tepuk memerlukan intervensi kebijakan yang komprehensif dan kontekstual, meliputi pembangunan infrastruktur dasar, redistribusi guru dengan insentif khusus, peningkatan status sekolah filial menjadi sekolah definitif, pengembangan kurikulum berbasis budaya lokal Mentawai, serta monitoring berkala dengan standar daerah yang aksesnya sulit dijangkau. Tanpa perubahan kebijakan yang lebih responsif, ketimpangan pendidikan di Mentawai akan tetap berlanjut dan menghambat pembangunan sumber daya manusia daerah.Kata Kunci: Aksebilitas, Diskiriminasi, Pelayanan Pendikan, Rekomendasi Kebijakan