Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Perbedaan Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PJBL) terhadap Hasil Belajar IPA Kelas V di SD Negeri Bedahan 01 Cibinong Bogor Helmi, Mujahid; Hidayat, Rais; Fatmasari, Rhini
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5588

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya mencari model pembelajaran yang paling efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa, mengingat perkembangan teknologi dan tuntutan keterampilan berpikir kritis yang semakin penting di era pendidikan abad 21, serta untuk memberikan wawasan bagi guru dalam memilih metode yang dapat lebih optimal meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan efektivitas model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dan Project-Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Negeri Bedahan 01 Cibinong, Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain Quasi-Experimental dan teknik pengumpulan data melalui pretest dan posttest. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, masing-masing menerapkan model PBL dan PjBL. Hasil analisis data menggunakan uji independent sample t-test menunjukkan bahwa nilai probabilitas (sig. 2-tailed) sebesar 0,027, lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis nol (H₀) ditolak. Rata-rata hasil posttest siswa pada kelas PBL adalah 86,21, sedangkan pada kelas PjBL adalah 81,29, dengan selisih sebesar 4,92. Hasil ini menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA dibandingkan dengan model PjBL. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar guru mengombinasikan kedua model pembelajaran ini secara strategis untuk memaksimalkan hasil belajar dan pengembangan keterampilan siswa.
Breaking The 3T Barrier: Smart Teacherpreneurs of Harapan Island Kadarisman; Siswanto, Romi; Akadira, Tora; Zulfikri; Fatmasari, Rhini; Mudayat; Budi, Untung Laksana
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i3.1169

Abstract

Strengthening teacher capacity in 3T areas requires an approach that goes beyond conventional pedagogical training by integrating entrepreneurial competencies, differentiated learning, and leveraging local potential. This study presents a teacherpreneur training model for elementary/middle school/community learning center teachers on Harapan Island, Thousand Islands, which is operationalized through a convergent mixed-methods design. The design incorporates attendance measurement, multi-component evaluation scores, and qualitative findings from observations and structured interviews. Field data shows 22 participants from various schools, an attendance rate of 83%, and a distribution of quiz, case study, and practice scores indicating substantial competency achievement in the dimensions of creativity, utilization of local potential, partnership networks, and educational entrepreneurship practices. The integration of quantitative and qualitative findings confirms the relevance of the training to the island context, which faces limitations in infrastructure, technology access, and professional development opportunities. The discussion links the findings to current literature on teacherpreneurial competence, partnership management, differentiated instruction, and digital-based service-learning practices. This study offers theoretical implications for the construction of teacherpreneur competencies and practical implications for program replication in other 3T regions. The recommendations emphasize strengthening post-training mentoring, orchestrating local networks, and digital portfolio-based reporting for sustainable impact.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Percaya Diri Siswa Sekolah Dasar Amrillah, Dian; Fatmasari, Rhini; Santoso, Agus
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Mei - Agustus 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.2.2024.4278

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dengan tujuan: 1) Menganalisis perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan siswa yang belajar menggunakan metode pembelajaran ceramah, 2) Menganalisis perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang memiliki percaya diri tinggi dan siswa yang memiliki percaya diri rendah, 3) Menganalisis interaksi antara model pembelajaran discovery learning dan percaya diri siswa terhadap hasil belajar Matematika, 4) Menganalisis hasil perbedaan hasil belajar Matematika siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan model pembelajaran ceramah pada siswa yang memiliki percaya diri tinggi, dan 5) Menganalisis hasil perbedaan hasil belajar Matematika siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan model pembelajaran ceramah pada siswa yang memiliki percaya diri rendah. Penelitian ini dilakukan pada kelas siswa IV di Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor dengan sampel 81 siswa. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan dalam penelitian yaitu eksperimen Instrumen penelitian menggunakan angket dan tes hasil belajar. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Mann-Whitney dan Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Hasil belajar Matematika antara siswa yang menggunakan model pembelajaran discovery learning tidak lebih tinggi daripada siswa yang menggunakan metode pembelajaran ceramah, 2) Hasil belajar Matematika siswa yang memiliki percaya diri tinggi lebih tinggi daripada siswa yang memiliki percaya diri rendah, 3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran discovery learning dan percaya diri siswa terhadap hasil belajar Matematika, 4) Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran discovery learning tidak lebih baik daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran ceramah pada siswa yang memiliki percaya diri tinggi, dan 5) Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran ceramah lebih baik daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran discovery learning pada siswa yang memiliki percaya diri rendah.
Strategy to Increase Accreditation of Special Education Schools Through Accelerating the Fulfillment of National Education Standards Kadarisman, Kadarisman; Fatmasari, Rhini; Siswanto, Romi; Budi, Laksana
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 6 No. 1 (2024): Geographical Coverage: Indonesia, Malaysia, Turkey, Iraq, and Nigeria
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v5i2.4588

Abstract

The aim of this research is to determine the efforts and strategies carried out by SLB to meet national education standards in order to improve school accreditation. This research used a quantitative approach with a total of 234 respondents from 34 special schools in the Padang City and DI Yogyakarta areas who were selected using purposive sampling. The data source for this research is primary data with data collection techniques through filling out questionnaires and FGDs. The research data that has been collected is carried out through SPSS analysis. The research was conducted from February to October 2023. The results of the research show that management standards, financing standards, facilities and infrastructure standards as well as standards for educators and education personnel provide a positive and significant influence on strategies for increasing SLB accreditation, while content standards, process standards, standards graduate competencies and assessment standards do not have a positive and significant influence on strategies for increasing SLB accreditation. However, it is known that each educational standard is related to other educational standards, so it is necessary to carry out various standard optimizations so that each educational standard can be implemented optimally to obtain optimal accreditation results.
Pengaruh kecerdasan adversitas dan prestasi kerja terhadap profesionalitas guru Srihartini, Ermina; Fatmasari, Rhini; Rosita, Tita
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2021): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/149300

Abstract

This study aims to analyze the effect of adversity intelligence and work performance on the professionalism of teachers .This research is quantitative correlational research. The sample was determined using a random sampling technique of 135 people. The instrument used was a questionnaire of adversity intelligence, work performance, and teacher professionalism. The data analysis tool was performed using the Structural Equation Modeling Method (SEM LISREL 8.30). The results showed that there was a significant effect of adversity intelligence on teacher professionalism .There is a significant effect of adversity intelligence on work performance. There is a significant effect on work performance on teacher professionalism. The results of this study imply that adversity intelligence and work performance are two factors that affect teacher professionalism.
PENGARUH KEPERCAYAAN DIRI DAN PERILAKU MENGHARGAI TERHADAP SIKAP KOLABORASI PADA PROFIL PELAJAR PANCASILA SEBAGAI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA SISWA KELAS V SD NEGERI SE-KAPANEWON PANDAK Handayani, Priliana; Sarwanti, Sri; Fatmasari, Rhini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara kepercayaan diri dan perilaku menghargai terhadap sikap kolaborasi pada Profil Pelajar Pancasila sebagai implementasi Kurikulum Merdeka siswa kelas V SD Negeri se-Kapanewon Pandak. Penelitian ini dilaksanakan di 18 SD Negeri dengan populasi siswa kelas V SD Negeri se-Kapanewon Pandak tahun pelajaran 2024/2025. Penentuan sampel menggunakan propotional random sampling dengan jumlah 205 responden. Instrumen yang adalah skala psikologi. Teknik analisis menggunakan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Penelitian yang dilaksanakan memberikan hasil bahwa variabel kepercayaan diri berpengaruh signifikan terhadap sikap kolaborasi siswa ditunjukkan oleh nilai uji t 11,171>1,652 dengan sumbangan efektifnya sebesar 38,1%. Variabel perilaku menghargai berpengaruh signifikan terhadap sikap kolaborasi siswa ditunjukkan oleh nilai uji t 11,406>1,652 dengan sumbangan efektifnya sebesar 39,1%. Variabel kepercayaan diri dan perilaku menghargai secara simultan berpengaruh signifikan terhadap sikap kolaborasi siswa dengan nilai uji F sebesar 248,142>3,04 dengan sumbangan efektifnya sebesar 71,1%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kepercayaan diri dan perilaku menghargai berpengaruh terhadap sikap kolaborasi pada Profil Pelajar Pancasila sebagai implementasi Kurikulum Merdeka siswa kelas V SD Negeri se-Kapanewon Pandak.
Acceptance of Distance Learning Technology in Technology-Based Learning Management Rosita, Tita; Fatmasari, Rhini
JURNAL AL-TANZIM Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v7i4.5945

Abstract

The Technology Acceptance Model (TAM) describes the factors that influence the acceptance and adoption of technology by individuals. In education management, TAM is used to understand how educators, students, and administrative staff respond to the use of technology in the educational process. The application of the Technology Acceptance Model in education management is to help educational institutions plan, implement, and support the use of technology more effectively, taking into account psychological factors and user perceptions. The variables influencing technology acceptance are Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Attitude Toward Technology, and Intention to Use. This study examines the factors that influence the acceptance of technology by UT postgraduate students toward using information technology in distance learning. The research results are used to develop distance education management, especially in developing internet technology-based learning. The results show that the variables measured have a significant effect on the use of distance learning technology. The Behavioral Intention to Use variable has the most significant influence on Actual Use (AU), followed by the influence of Perceived Ease of Use (PEU) on Attitude Toward Using (ATU) and Perceived Usefulness (PU) on Attitude Toward Using (ATU).Open University, Technology Acceptance Models, Technology Based Learning Management
Evaluasi Komparatif Analisis Sentimen Komentar Media Sosial Menggunakan Multinomial Naïve Bayes, Bidirectional-LSTM dan Transfer Learning Purnomo, Niko; Trihardo, Rendra; Rizky, Joy Lawa; Fatmasari, Rhini; Gata, Windu
Jurnal Informatika UPGRIS Vol 11, No 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komentar pada media sosial dapat digunakan sebagai umpan balik cepat untuk mengevaluasi kualitas layanan suatu institusi. Penelitian ini membandingkan empat pendekatan klasifikasi sentimen pada komentar Facebook dan Instagram institusi pendidikan (studi kasus: akun resmi Universitas Terbuka), yaitu Multinomial Naïve Bayes (TF-IDF), Text Vectorization Embedding (TensorFlow), Bidirectional-LSTM, dan Universal Sentence Encoder (USE)–Transfer Learning. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi model dengan kinerja terbaik untuk klasifikasi sentimen positif dan negatif pada komentar media sosial berbahasa Indonesia. Dataset yang digunakan terdiri dari 333 komentar Facebook dan 663 komentar Instagram, kemudian dilakukan penyeimbangan kelas melalui proses filtering sehingga diperoleh 154 komentar Facebook dan 178 komentar Instagram untuk pemodelan. Hasil evaluasi menunjukkan Bidirectional-LSTM memberikan performa terbaik, dengan akurasi 0,88 dan F1-score 0,89 pada Facebook, serta akurasi 0,74 dan F1-score 0,84 pada Instagram. Model dengan performa terendah pada kedua platform adalah USE–Transfer Learning. Temuan ini mengindikasikan bahwa Bidirectional-LSTM lebih efektif untuk menangkap konteks sekuensial pada komentar media sosial, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai dasar pemantauan kualitas layanan secara berkala. Namun, akurasi seluruh model masih berada di bawah 90%, sehingga penelitian lanjutan diperlukan, misalnya melalui perluasan data, penanganan ketidakseimbangan kelas yang lebih robust, dan optimasi arsitektur/model pralatih
Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Partisipasi Kerja Guru Di SD Muhammadiyah 1 Kecamatan Melak Kabupaten Kutai Barat Ilyas, Ilyas; Mallala, Syamsuddin; Fatmasari, Rhini
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan partisipasi kerja guru, strategi kepala sekolah dalam meningkatkan partisipasi kerja guru, dan faktor yang mendukung dan menghambat kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan partisipasi kerja guru di SD Muhammadiyah 1 Melak kabupaten Kutai Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian bahwa kepala sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung peningkatan partisipasi guru. Strategi meliputi pendekatan yang bersifat kolaboratif, partisipatif, serta pemberdayaan yang bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi guru dalam kegiatan sekolah perlu dilakukan. Faktor-faktor yang mendukung Perilaku Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Partisipasi Kerja Guru di SD Muhammadiyah 1 Melak Kabupaten Kutai Barat, seperti komunikasi yang efektif, pemberdayaan, peningkatan partisipasi kerja guru secara signifikan. Sedangkan faktor penghambat seperti budaya sekolah yang kurang mendukung, beban kerja guru serta kurangnya motivasi dan penghargaan bagi guru.
Pengaruh Layanan Akademik dan Citra Institusi terhadap Loyalitas Mahasiswa Universitas Terbuka Zulkarnaini, Zulkarnaini; Fatmasari, Rhini
Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Vol 7, No 3 (2021): September 2021
Publisher : Magister Pendidikan Nonformal Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/aksara.7.3.1285-1294.2021

Abstract

Loyalitas mahasiswa merupakan perilaku komitmen positif mahasiswa kepada perguruan tinggi yang ditunjukkan dengan kesetiaan dan keikutsertaan dalam proses pendidikan. Loyalitas merupakan upaya membangun suatu citra sejati, yang bukan sekedar nama, pelayanan yang berkualitas merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap loyalitas. Kualitas pelayanan menentukan eksistensi dan kekuatan sebuah citra dan brand.  Pelanggan  yang  puas  karena menerima pelayanan  yang  baik  akan  merasa senang. Oleh karena  itu,  setiap saat  mereka  akan kembali dan menjadi pelanggan  loyal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh layanan akademik dan citra institusi terhadap loyalitas mahasiswa UT. Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat pengaruh langsung layanan akademik terhadap loyalitas mahasiswa dengan koefisien path sebesar 0.392. Citra institusi juga berpengaruh secara l;angsung terhadap loyalitas mahasiswa dengan koefisien path sebesar 0.450, sementara citra institusi juga berpengaruh terhadap loyalitas mahasiswa dengan koefisien path sebesar 0.450. Penelitian ini juga menjelaskan bahwa layanan akademik dan citra institusi secara bersana-sama berpengaruh terhadap loyalitas mahasiswa.Â