Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Collaborative Skill dan Kompetensi Profesional terhadap Prestasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Negeri di Gugus 3 Sawangan Kota Depok Nurohmah, Ade Nunung; Kusmawan, Udan; Fatmasari, Rhini
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5187

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya pengembangan keterampilan kolaboratif dan kompetensi profesional guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan prestasi siswa di era abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh collaborative skill dan kompetensi profesional guru terhadap prestasi belajar siswa di sekolah dasar Negeri di Gugus 3 Sawangan, Kota Depok. Collaborative skill merujuk pada kemampuan guru untuk mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan dalam praktik kerja yang dapat menghasilkan hasil yang diinginkan, sedangkan Kompetensi Profesional adalah seperangkat kemampuan yang harus dimiliki guru untuk melaksanakan tugas mengajarnya dengan efektif. Prestasi belajar siswa didefinisikan sebagai perubahan perilaku siswa yang terjadi akibat hasil dan proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei, dengan sampel sebanyak 76 guru yang diambil menggunakan teknik random sampling. Pengujian data dilakukan menggunakan SPSS 22.0. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi variabel collaborative skill guru dan kompetensi profesional guru masing-masing 0,000, yang berarti keduanya berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar siswa, karena nilai tersebut lebih kecil dari 0,005. Uji F juga menunjukkan bahwa kedua variabel berpengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap Prestasi Belajar Siswa, dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil uji koefisien determinasi (adjusted R square) sebesar 0,843 menunjukkan bahwa 84,3% perubahan Prestasi Belajar Siswa dipengaruhi oleh collaborative skill dan Kompetensi Profesional Guru, sementara sisanya 15,7% dipengaruhi oleh faktor lain. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah untuk meningkatkan prestasi belajar siswa, guru perlu meningkatkan kualitas collaborative skills melalui penerapan gaya belajar yang berorientasi pada siswa, pelatihan berkelanjutan, dan dukungan dari pengawas sekolah.
Hubungan Antara Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja dengan Profesionalisme Guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor Sutisna, Sutisna; Patras, Yuyun Elizabeth; Fatmasari, Rhini
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.8.1.2025.5582

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami faktor-faktor yang mempengaruhi profesionalisme guru, untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis: (1) Hubungan antara disiplin kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. (2) Hubungan antara motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. (3) Hubungan antara disiplin kerja dan motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan korelasional. Sampel penelitian sejumlah 98 orang guru yang diperoleh secara acak proporsional. Instrumen penelitian menggunakan Skala Likert. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Terdapat hubungan antara disiplin kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Kekuatan hubungan antara disiplin kerja dengan profesionalisme guru ditunjukkan dengan koefisien korelasi = 0,504. Sedangkan koefisien determinasi = 0,254, artinya adalah 25,4% variasi variabel profesionalisme guru dipengaruhi oleh disiplin kerja. (2) Terdapat hubungan antara motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Kekuatan hubungan antara motivasi kerja dengan profesionalisme guru ditunjukkan dengan koefisien korelasi = 0,540. Sedangkan koefisien determinasi = 0,292, artinya adalah 29,2% variasi variabel profesionalisme guru dipengaruhi oleh motivasi kerja. Dengan kata lain variabel motivasi kerja memberikan kontribusi sebesar 29,2% terhadap profesionalisme guru. (3) Terdapat hubungan antara disiplin kerja dan motivasi kerja dengan profesionalisme guru ASN Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Kekuatan hubungan antara disiplin kerja dan motivasi kerja dengan profesionalisme guru ditunjukkan dengan koefisien korelasi = 0,571. Sedangkan koefisien determinasi = 0,326, artinya adalah 32,6% variasi variabel profesionalisme guru dipengaruhi oleh disiplin kerja dan motivasi kerja. Dengan kata lain variabel disiplin kerja dan motivasi kerja memberikan kontribusi sebesar 32,6% terhadap profesionalisme guru
Perbedaan Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PJBL) terhadap Hasil Belajar IPA Kelas V di SD Negeri Bedahan 01 Cibinong Bogor Helmi, Mujahid; Hidayat, Rais; Fatmasari, Rhini
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 1 (2025): Januari - Maret 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.1.2025.5588

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya mencari model pembelajaran yang paling efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa, mengingat perkembangan teknologi dan tuntutan keterampilan berpikir kritis yang semakin penting di era pendidikan abad 21, serta untuk memberikan wawasan bagi guru dalam memilih metode yang dapat lebih optimal meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan efektivitas model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL) dan Project-Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di SD Negeri Bedahan 01 Cibinong, Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain Quasi-Experimental dan teknik pengumpulan data melalui pretest dan posttest. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, masing-masing menerapkan model PBL dan PjBL. Hasil analisis data menggunakan uji independent sample t-test menunjukkan bahwa nilai probabilitas (sig. 2-tailed) sebesar 0,027, lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis nol (Hâ‚€) ditolak. Rata-rata hasil posttest siswa pada kelas PBL adalah 86,21, sedangkan pada kelas PjBL adalah 81,29, dengan selisih sebesar 4,92. Hasil ini menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA dibandingkan dengan model PjBL. Berdasarkan temuan ini, disarankan agar guru mengombinasikan kedua model pembelajaran ini secara strategis untuk memaksimalkan hasil belajar dan pengembangan keterampilan siswa.
Breaking The 3T Barrier: Smart Teacherpreneurs of Harapan Island Kadarisman; Siswanto, Romi; Akadira, Tora; Zulfikri; Fatmasari, Rhini; Mudayat; Budi, Untung Laksana
Unram Journal of Community Service Vol. 6 No. 3 (2025): September
Publisher : Pascasarjana Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ujcs.v6i3.1169

Abstract

Strengthening teacher capacity in 3T areas requires an approach that goes beyond conventional pedagogical training by integrating entrepreneurial competencies, differentiated learning, and leveraging local potential. This study presents a teacherpreneur training model for elementary/middle school/community learning center teachers on Harapan Island, Thousand Islands, which is operationalized through a convergent mixed-methods design. The design incorporates attendance measurement, multi-component evaluation scores, and qualitative findings from observations and structured interviews. Field data shows 22 participants from various schools, an attendance rate of 83%, and a distribution of quiz, case study, and practice scores indicating substantial competency achievement in the dimensions of creativity, utilization of local potential, partnership networks, and educational entrepreneurship practices. The integration of quantitative and qualitative findings confirms the relevance of the training to the island context, which faces limitations in infrastructure, technology access, and professional development opportunities. The discussion links the findings to current literature on teacherpreneurial competence, partnership management, differentiated instruction, and digital-based service-learning practices. This study offers theoretical implications for the construction of teacherpreneur competencies and practical implications for program replication in other 3T regions. The recommendations emphasize strengthening post-training mentoring, orchestrating local networks, and digital portfolio-based reporting for sustainable impact.
Hubungan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dan Motivasi Berprestasi Terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar Yulianti, Yulianti; Patras, Yuyun Elizabeth; Fatmasari, Rhini
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol 11, No 2 (2023): Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Pakuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jmp.v11i2.9100

Abstract

THE RELATIONSHIP BETWEEN PRINCIPAL LEADERSHIP AND ACHIEVEMENT MOTIVATION ON ELEMENTARY SCHOOL TEACHER PERFORMANCEThis study aims to: 1) Determine the relationship between the leadership of the school principal and the performance of teachers in Tapos District, Depok City. 2) Knowing the relationship between achievement motivation and teacher performance in Tapos District, Depok City. 3) Knowing the relationship between the principal's leadership and achievement motivation together on teacher performance in Tapos District, Depok City. This research is a quantitative research type of correlation with the survey method. The data in this study were taken using a questionnaire. considering matters in sampling, the researchers took a sample that was used as a respondent by 20% of the total population, totaling 648 people. So the sample results with a total of 129.6 are rounded up to 130 people. The analysis technique used in testing the hypothesis is a simple linear regression analysis technique and multiple linear regression analysis techniques. The results of the study show that: 1) There is a significant influence between the Principal's leadership on teacher performance, indicated by a significant value probability or 0.001 0.05; 2) There is a significant influence between achievement motivation on teacher performance, indicated by a significant value probability or 0.000 0.05; 3) There is a significant influence between the Principal's leadership and achievement motivation simultaneously (together) on teacher performance, indicated by a significant value probability or 0.000 0.05. The simultaneous effect is 55.2% and the remaining 44.8% is influenced by other variables outside the regression equation or other variables not examined.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Percaya Diri Siswa Sekolah Dasar Amrillah, Dian; Fatmasari, Rhini; Santoso, Agus
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Mei - Agustus 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.2.2024.4278

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dengan tujuan: 1) Menganalisis perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan siswa yang belajar menggunakan metode pembelajaran ceramah, 2) Menganalisis perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang memiliki percaya diri tinggi dan siswa yang memiliki percaya diri rendah, 3) Menganalisis interaksi antara model pembelajaran discovery learning dan percaya diri siswa terhadap hasil belajar Matematika, 4) Menganalisis hasil perbedaan hasil belajar Matematika siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan model pembelajaran ceramah pada siswa yang memiliki percaya diri tinggi, dan 5) Menganalisis hasil perbedaan hasil belajar Matematika siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan model pembelajaran ceramah pada siswa yang memiliki percaya diri rendah. Penelitian ini dilakukan pada kelas siswa IV di Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor dengan sampel 81 siswa. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan dalam penelitian yaitu eksperimen Instrumen penelitian menggunakan angket dan tes hasil belajar. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Mann-Whitney dan Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Hasil belajar Matematika antara siswa yang menggunakan model pembelajaran discovery learning tidak lebih tinggi daripada siswa yang menggunakan metode pembelajaran ceramah, 2) Hasil belajar Matematika siswa yang memiliki percaya diri tinggi lebih tinggi daripada siswa yang memiliki percaya diri rendah, 3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran discovery learning dan percaya diri siswa terhadap hasil belajar Matematika, 4) Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran discovery learning tidak lebih baik daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran ceramah pada siswa yang memiliki percaya diri tinggi, dan 5) Hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran ceramah lebih baik daripada siswa yang menggunakan model pembelajaran discovery learning pada siswa yang memiliki percaya diri rendah.
Strategy to Increase Accreditation of Special Education Schools Through Accelerating the Fulfillment of National Education Standards Kadarisman, Kadarisman; Fatmasari, Rhini; Siswanto, Romi; Budi, Laksana
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 6 No. 1 (2024): Geographical Coverage: Indonesia, Malaysia, Turkey, Iraq, and Nigeria
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v5i2.4588

Abstract

The aim of this research is to determine the efforts and strategies carried out by SLB to meet national education standards in order to improve school accreditation. This research used a quantitative approach with a total of 234 respondents from 34 special schools in the Padang City and DI Yogyakarta areas who were selected using purposive sampling. The data source for this research is primary data with data collection techniques through filling out questionnaires and FGDs. The research data that has been collected is carried out through SPSS analysis. The research was conducted from February to October 2023. The results of the research show that management standards, financing standards, facilities and infrastructure standards as well as standards for educators and education personnel provide a positive and significant influence on strategies for increasing SLB accreditation, while content standards, process standards, standards graduate competencies and assessment standards do not have a positive and significant influence on strategies for increasing SLB accreditation. However, it is known that each educational standard is related to other educational standards, so it is necessary to carry out various standard optimizations so that each educational standard can be implemented optimally to obtain optimal accreditation results.
Pengaruh kecerdasan adversitas dan prestasi kerja terhadap profesionalitas guru Srihartini, Ermina; Fatmasari, Rhini; Rosita, Tita
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2021): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/149300

Abstract

This study aims to analyze the effect of adversity intelligence and work performance on the professionalism of teachers .This research is quantitative correlational research. The sample was determined using a random sampling technique of 135 people. The instrument used was a questionnaire of adversity intelligence, work performance, and teacher professionalism. The data analysis tool was performed using the Structural Equation Modeling Method (SEM LISREL 8.30). The results showed that there was a significant effect of adversity intelligence on teacher professionalism .There is a significant effect of adversity intelligence on work performance. There is a significant effect on work performance on teacher professionalism. The results of this study imply that adversity intelligence and work performance are two factors that affect teacher professionalism.
PENGARUH KEPERCAYAAN DIRI DAN PERILAKU MENGHARGAI TERHADAP SIKAP KOLABORASI PADA PROFIL PELAJAR PANCASILA SEBAGAI IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA SISWA KELAS V SD NEGERI SE-KAPANEWON PANDAK Handayani, Priliana; Sarwanti, Sri; Fatmasari, Rhini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara kepercayaan diri dan perilaku menghargai terhadap sikap kolaborasi pada Profil Pelajar Pancasila sebagai implementasi Kurikulum Merdeka siswa kelas V SD Negeri se-Kapanewon Pandak. Penelitian ini dilaksanakan di 18 SD Negeri dengan populasi siswa kelas V SD Negeri se-Kapanewon Pandak tahun pelajaran 2024/2025. Penentuan sampel menggunakan propotional random sampling dengan jumlah 205 responden. Instrumen yang adalah skala psikologi. Teknik analisis menggunakan regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Penelitian yang dilaksanakan memberikan hasil bahwa variabel kepercayaan diri berpengaruh signifikan terhadap sikap kolaborasi siswa ditunjukkan oleh nilai uji t 11,171>1,652 dengan sumbangan efektifnya sebesar 38,1%. Variabel perilaku menghargai berpengaruh signifikan terhadap sikap kolaborasi siswa ditunjukkan oleh nilai uji t 11,406>1,652 dengan sumbangan efektifnya sebesar 39,1%. Variabel kepercayaan diri dan perilaku menghargai secara simultan berpengaruh signifikan terhadap sikap kolaborasi siswa dengan nilai uji F sebesar 248,142>3,04 dengan sumbangan efektifnya sebesar 71,1%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kepercayaan diri dan perilaku menghargai berpengaruh terhadap sikap kolaborasi pada Profil Pelajar Pancasila sebagai implementasi Kurikulum Merdeka siswa kelas V SD Negeri se-Kapanewon Pandak.
Acceptance of Distance Learning Technology in Technology-Based Learning Management Rosita, Tita; Fatmasari, Rhini
JURNAL AL-TANZIM Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/al-tanzim.v7i4.5945

Abstract

The Technology Acceptance Model (TAM) describes the factors that influence the acceptance and adoption of technology by individuals. In education management, TAM is used to understand how educators, students, and administrative staff respond to the use of technology in the educational process. The application of the Technology Acceptance Model in education management is to help educational institutions plan, implement, and support the use of technology more effectively, taking into account psychological factors and user perceptions. The variables influencing technology acceptance are Perceived Ease of Use, Perceived Usefulness, Attitude Toward Technology, and Intention to Use. This study examines the factors that influence the acceptance of technology by UT postgraduate students toward using information technology in distance learning. The research results are used to develop distance education management, especially in developing internet technology-based learning. The results show that the variables measured have a significant effect on the use of distance learning technology. The Behavioral Intention to Use variable has the most significant influence on Actual Use (AU), followed by the influence of Perceived Ease of Use (PEU) on Attitude Toward Using (ATU) and Perceived Usefulness (PU) on Attitude Toward Using (ATU).Open University, Technology Acceptance Models, Technology Based Learning Management