Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Econetica

Analisis Penerapan Etika Bisnis Syariah Di Pasar Tradisional Lendang Bajur Kabupaten Lombok Barat Nusa Tenggara Barat (NTB) Mashur, Mashur; Muttalib, Abdul
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol 1 No 1 (2019): Mei 2019
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0602/econetica.v1i1.81

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan etika bisnis syariah di Pasar Tradisional Lendang Bajur Gunungsari Lombok Barat. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Langkah analisis data yang digunakan adalah sebagai berikut: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa telah adanya penerapan etika bisnis syariah di pasar tradisional Lendang Bajur Gunungsari Lobar, walaupun sebagian kecil masih belum menerapkan etika bisnis syariah. Diantara penerapan etika bisnis syariah yang dilakukan oleh pedagang pasar Tradisional Lendang Bajur adalah menghindari penjualan barang haram, toleransi untuk menangguhkan pembayaran, adanya khiyar dalam tawar menawar harga barang, tidak ada unsur monopoli harga barang. Adapun bentuk pelanggaran etika bisnis sebagai berikut: masih terjadi praktek rentenir, penjualan minuman beralkohol, masih ditemukan campuran barang yang baik dengan yang buruk
Penerapan Etika Bisnis Islam Di Pasar Hiburan Taman Kota Sandik Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok Barat Riswandi, Dedi; Mashur, Mashur
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol 2 No 2 (2020): November 2020
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.0602/econetica.v2i2.106

Abstract

Abstrak Perkembangan zaman ditandai dengan perkembangan ekonomi yang semakin pesat sehingga menimbulkan persaingan bisnis yang semakin tinggi. Dengan persaingan tersebut pelaku bisnis bisa menggunakan segala cara untuk mendapatkan keuntungan bahkan para pelaku bisnis sering mengabaikan etika dalam menjalankan bisnisnya. Prilaku yang menyimpang banyak ditemukan di Pasar Hiburan Taman Kota Sandik Kec. Batulayar Kabupaten Lombok Barat antara lain: pengurangan takaran dari timbangan, campuran barang kualitas buruk dengan kualitas baik, dan juga beberapa pedagang memberikan pelayanan yang kurang bersahabat. Sehingga peneliti ingin mengetahui lebih dalam tentang penerapan etika bisnis Islam di Pasar Hiburan Taman Kota Sandik Kec. Batulayar Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Meneliti fenomena-fenomena dan praktik-praktik transaksi bisnis yang terjadi di tengah-tengah masyarakat secara umum. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis datanya bersifat Deskriptif Analisis dimana data yang diperoleh dianalisis dan kemudian diberikan penjelasan dan kesimpulan. Etika Bisnis Islam yang sebenarnya adalah bisnis yang tidak mengabaikan etika, moral dan akhlak sehingga memberikan dampak positif bagi konsumen dan dapat menumbuhkan loyalitas konsumen. Karena keberlangsungan bisnis akan sangat bergantung pada etika, moral dan akhlak para pelaku bisnis. Target yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah memberikan edukasi tentang pentingnya penerapan Etika Bisnis Islam dalam setiap transaksi bisnis dan tentunya tulisan ini diharapkan mampu memberikan pencerahan bagi akademisi dan praktisi melalui penerbitan di jurnal nasional.
Islamic Business Ethics in Tourism Economy: Implementation of Islamic Economic Principles among Street Vendors in Gili Air, North Lombok Mashur, Mashur; Riswandi, Dedi; Rafsanjani, Ahmad
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol 5 No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v5i1.471

Abstract

This study explores the implementation of Islamic economic principles and business ethics among street vendors operating within the tourism economy of Gili Air, North Lombok, Indonesia. The research is motivated by the growing significance of Islamic ethical frameworks in promoting fairness, honesty, and social justice in business practices, especially within informal microeconomic sectors linked to tourism. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving Muslim street vendors engaged in daily trading activities around the Gili Air tourism area. The findings reveal that most vendors possess a basic understanding of Islamic business ethics such as honesty (ṣidq), trustworthiness (amānah), justice (ʿadl), and mutual benefit (taʿāwun). However, the practical application of these principles varies, depending on individual awareness, economic pressure, and market competition. The study also identifies that social interaction and community solidarity play important roles in shaping ethical conduct. In general, Islamic values are not only reflected in transactional behavior but also in the vendors’ spiritual attitudes, which influence how they perceive work as a form of worship (ʿibādah). The research concludes that strengthening Islamic business ethics in the local tourism economy requires continuous education, moral guidance, and institutional support to ensure the sustainability of ethical practices in micro-trading activities. This study contributes to the discourse on Islamic economics by linking ethical behavior to the dynamics of informal trade in tourism-based local economies.
Empowering the Islamic Creative Economy through Traditional Weaving Enterprises Bathin, Bathin; Mashur, Mashur
Econetica: Jurnal Sosial, Ekonomi, dan Bisnis Vol 5 No 2 (2023): November 2023
Publisher : Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Nahdlatul UlamaNusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69503/econetica.v5i2.547

Abstract

This study explores the empowerment strategies of the creative economy sector through traditional weaving enterprises in Pujut District, Central Lombok, Indonesia, from the perspective of Islamic economics. Using a qualitative descriptive approach, the research aims to analyze how weaving artisans, supported by local community networks and religious values, contribute to improving household welfare. Data were collected through interviews, observation, and documentation involving community leaders, weaving artisans, and cooperative members. The findings reveal that empowerment occurs through capacity building, mutual cooperation, and digital marketing adaptation. Islamic ethical principles such as amanah (trustworthiness), ta’awun (mutual help), and halal livelihood guide artisans’ behavior and production processes. Despite facing challenges such as limited capital, raw material scarcity, and low technological literacy, the weaving community exhibits strong resilience grounded in faith-based motivation and social solidarity. The study concludes that the integration of Islamic moral economy and creative entrepreneurship fosters inclusive, sustainable welfare for rural communities. This research contributes to the discourse on Islamic creative economy development and highlights the role of traditional crafts as vehicles for spiritual and economic empowerment.