Akaat Hasjiandito, Akaat
Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGUATAN KELAS INKLUSI BERBASIS KURIKULUM MERDEKA BAGI GURU PAUD DI WILAYAH KABUPATEN SEMARANG Diana, Diana; Fadhilah, Fathin Farah; Tasu’ah, Neneng; Hasjiandito, Akaat; Wahyu Arta, Rama; Af'idah, Nabila Zakiyyatul; Haryanti, Vita
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i2.3403

Abstract

This community service aims to strengthen Early Childhood Education (ECE) teachers in the Semarang Regency area so they can manage learning activities based on the independent curriculum in inclusive classes. The methods used in this community service activity are in-training and on-training, divided into three stages. The in-training activities were carried out at the Semarang Regency Office, and the on-training was carried out using the Zoom meeting mode and LMS. The targets in this activity are representatives of ECE teachers representing IGTKI, supervisors, and supervisors in each sub-district of Semarang Regency, with a total of 28 people. The results of this service are likely successful, as indicated by an increase in teachers' knowledge, skills, and attitudes toward implementing inclusive education based on the independent curriculum. Teachers can design play activities that can support children's growth and development according to their needs. Improving the implementation of inclusive classes based on the independent curriculum means that teachers can modify the curriculum and collaborate with various parties such as doctors, psychologists and therapists.
Penerapan TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge) dalam Pembelajaran P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) pada Lembaga PAUD di Kecamatan Blora Purwanto, Rossa Amelia; Hasjiandito, Akaat
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 3 (2025): July, Social Studies, Educational Research and Humanities Research.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i3.46582

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan TPACK dalam pembelajaran P5 pada lembaga PAUD di Kecamatan Blora, serta menganalisis pemahaman guru dan faktor pendukung dan penghambat penerapan TPACK dalam pembelajaran P5. Penelitian ini penting dilakukan karena setiap guru perlu beradaptasi dengan kemajuan teknologi untuk menciptakan metode pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dalam konteks pembelajaran abad 21. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara dengan pihak terkait dan analisis dokumen pendukung. Teknik analisis data yang digunakan mengacu pada model yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TPACK dalam pembelajaran P5 sudah dilaksanakan. Hal ini terlihat dari penggunaan teknologi pemanfaatan media digital sederhana seperti video edukatif dan presentasi interaktif. Tingkat pemahaman guru PAUD terhadap konsep TPACK pun bervariasi, sebagian besar guru masih memerlukan pelatihan dan pendampingan lebih lanjut untuk dapat mengimplementasikannya secara menyeluruh. Faktor-faktor yang mendukung diantaranya adalah kesiapan guru, ketersediaan sarana prasarana, serta antusiasme murid yang tinggi. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya pelatihan terkait TPACK oleh pemerintah setempat, keterbatasan sumber daya manusia dan beberapa sarana prasarana yang belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan perlunya dukungan berkelanjutan dalam bentuk pelatihan TPACK dan penguatan kebijakan yang mendukung transformasi digital di lingkungan PAUD.
Efektivitas Penerapan Jilid Yanbua Berbasis Smart Book terhadap Pengenalan Huruf Hijaiyah pada Anak Usia 4-5 Tahun di RA Al Iman Banaran Azizah, Nur; Hasjiandito, Akaat
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 3 (2025): July, Social Studies, Educational Research and Humanities Research.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i3.47547

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of implementing a Yanbua binding version based on a smart book for introducing Hijaiyah letters to children aged 45 years at RA Al Iman Banaran. A quantitative method was employed, using questionnaires administered to 30 children. The Normality Test results indicate that both pretest and posttest data have a significance value of 0.000. Since this significance is less than = 0.05 (0.000 0.05), it shows that the childrens ability to recognize Hijaiyah letters does not follow a normal distribution. The Homogeneity Test results for pretest and posttest in both the experimental class and the control class show a significance value of 0.399. Because this is greater than the significance level , it indicates that the two groups have homogeneous abilities. Based on the Test Statistic table, the Asymptotic Significance (Asymp. Sig.) value is 0.041. Since 0.041 0.05, we reject the null hypothesis (H). Because H is rejected, we conclude that there is a difference in writing and reading abilities between the class without the smart bookbased Yanbua method and the class with the smart bookbased Yanbua method.
The influence of the dhuha prayer habituation program on the spiritual quotient of 5-6 year old children rachmani, zahira indy; hasjiandito, akaat
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 1 (2025): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/al-athfaal.v8i1.27385

Abstract

Background : Spiritual Quotient (SQ) is an essential aspect of early childhood development as it relates to the formation of character and religious values. Aim : This study aims to examine the effect of the Dhuha Prayer Habituation Program on the development of SQ in children aged 5–6 years Method : The research was conducted at TK Pembina Plus Dewi Masyithoh Kalikangkung with a sample of 37 children. A quantitative approach with an ex-post facto design was employed. Data were collected through closed-ended questionnaires, structured observations, and documentation. Instrument validity and reliability were tested using the product moment correlation technique. Data were analyzed using simple linear regression with the aid of SPSS. Result : The results showed a significant influence between the Dhuha prayer habituation program and children’s SQ, with a coefficient of determination (R²) value of 0.500 or a contribution of 50%. Some SQ indicators developed optimally, while others were still in the early stages of development. Conclusion : This study offers a scientific contribution through direct quantitative measurement of the impact of religious habituation on SQ, a topic that has rarely been explored in detail. The practical implication of these findings highlights the importance of integrating religious activities into the PAUD curriculum as a strategy for fostering children's spiritual character from an early age.
Penguatan Nilai Akhlak pada Anak Usia Dini dalam Pembelajaran Sirah Nabawiyah melalui Media Edutainment Ni'mah, Shofiatin; Hasjiandito, Akaat
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 3 (2025): July, Social Studies, Educational Research and Humanities Research.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i3.47743

Abstract

Masa Anak usia dini merupahkan masa periode golden age yang sangat menentukan arah pembentukan karakter, kepribadian, dan nilai-nilai akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media edutainment dalam pembelajaran sirah nabawiya terhadap pengguatan nilai akhlak anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-esperimental, khususnya model one group pretest-postes. Subjek penelitian adalah 34 siswa TK B di TK ABA (Aisyiyah Bustanul Athfa), Desa Tegowanu Kulon, Kabupaten Grobogan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen divalidasi menggunakan uji validitas isi. Analisis data mencakup uji normalitas, paired sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam penguatan nilai akhlak anak usia dini setelah diterapkan pembelajaran sirah nabawiyah berbasis media edutainment. Nilai N-Gain 72% berada dalam kategori tinggi, yang menunjukkan efektivitas media dalam menarik minat anak dan menyampaikan nilai moral secara menyenangkan. Uji paired sample t-test menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan media edutainment terhadap penguatan nilai akhlak. Dengan demikian, media edutainment terbukti menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai moral Islam sejak usia dini.Kata Kunci : Anak Usia Dini, Edutainment, Sirah Nabawiyah, Nilai Akhlak, Pendidikan Karakter
Pengaruh Kesenjangan Akses dan Keterampilan Teknologi Informasi terhadap Eksistensi Digital Guru PAUD di Era AI Putri Lestari, Nina; Hasjiandito, Akaat
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1420

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesenjangan akses dan keterampilan teknologi informasi terhadap eksistensi digital guru PAUD di era Artificial Intelligence (AI) dan seberapa besar pengaruh tersebut. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, dengan fokus pada kesenjangan akses, keterampilan, dan pemanfaatan teknologi oleh guru PAUD. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan analisis regresi linier sederhana. Sebanyak 40 guru PAUD dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik purposive sampling dipilih karena penelitian ini memerlukan responden dengan karakteristik tertentu, yaitu guru PAUD yang aktif mengajar, memiliki pengalaman minimal satu tahun, dan bekerja di lembaga yang memiliki keterbatasan akses teknologi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara kesenjangan teknologi informasi terhadap eksistensi digital guru, dengan koefisien regresi sebesar 1,151 dan nilai signifikansi nol koma nol nol nol. Nilai determinasi sebesar lima puluh delapan koma sembilan persen menunjukkan bahwa kesenjangan teknologi menjelaskan lebih dari separuh variasi eksistensi digital guru. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi digital guru PAUD guna mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI dalam pembelajaran anak usia dini.
Perbandingan Pola Asuh Grandparenting dengan Orang Tua terhadap Kesehatan Mental Anak Usia 5-6 Tahun Wiarti, Nola; Hasjiandito, Akaat
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1542

Abstract

Kesehatan mental anak usia dini merupakan aspek penting dalam mendukung tumbuh kembang anak secara holistik. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan pengaruh pola asuh grandparent (kakeknenek) dan pola asuh orang tua terhadap kesehatan mental anak usia 5–6 tahun. Menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dan kuesioner Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ), data diperoleh dari 30 keluarga yang terdiri dari dua kelompok pengasuhan. Hasil analisis menggunakan Independent Samples T-Test menunjukkan perbedaan signifikan antara pola asuh grandparent dan orang tua (Sig. 2-tailed = 0,000). Anak-anak yang diasuh oleh orang tua menunjukkan skor kesehatan mental yang lebih stabil dibandingkan dengan anak-anak yang diasuh oleh grandparent, terutama dalam aspek gejala emosional, perilaku, hiperaktivitas, dan hubungan sosial dengan teman sebaya. Sebaliknya, anak dalam pengasuhan grandparent menunjukkan hasil lebih baik pada perilaku prososial. Temuan ini menegaskan bahwa pola asuh autoritatif berperan penting dalam mendukung kesehatan mental anak usia dini. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi orang tua, kakek-nenek, dan pengasuh lain dalam memilih pendekatan pengasuhan yang sesuai.
Pengaruh Tipe Kepribadian terhadap Pengelolaan Stres Kerja pada Guru PAUD Hephzibah Fitriana, Nadya; Hasjiandito, Akaat
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1588

Abstract

Perubahan kurikulum, besarnya tanggungjawab, fasilitas yang kurang memadai dan gaji yang rata-rata dibawah UMR menjadi tekanan tersendiri bagi guru PAUD. Namun setiap individu pasti memiliki cara tersendiri untuk mengelola tekanan tersebut. Perbedaan pada setiap individu dapat diukur menggunakan tes kepribadian seperti myers briggs type indicator (MBTI). MBTI membagi tipe kepribadian menjadi empat dimensi, yaitu ekstrovert/introvert, sensing/intuition, thinkin/feeling, serta perceiving/judging. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tipe kepribadian berdasarkan pengukuruan MBTI terhadap pengelolaan stress kerja guru PAUD. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan penelitian survey menggunakan penyebaran kuesioner kepada 50 guru dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Berdasarkan data yang telah didapatkan terdapat tiga nilai signifikansi yang lebih tinggi dari nilai α (α=0,05), sehingga tidak ada pengaruh antara tipe kepribadian introvert/ekstrovert, sensing/intuition, dan judging/perceiving terhadap tingkat stress kerja dan pengelolaan stress kerja guru paud. Sedangkan satu nilai menunjukkan bahwa ada pengaruh antara tipe kepribadian thinking/feeling terhadap pengelolaan stress kerja. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa terdapat faktor lain diluar kepribadian yang dapat mempengaruhi pengelolaan stress kerja.
Peningkatan Keterampilan Handcraft Guru TK melalui Pemanfaatan Limbah Kayu dengan Media Woodworking Ikhsani Hidayat, Syifa Asri Tsabita; Hasjiandito, Akaat
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 9, No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jkp.v9i3.74460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan media woodworking dalam peningkatkan keterampilan hand craft guru di TK Kecamatan Gunungpati, dan untuk menganalisis seberapa besar peningkatannya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental one group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah 30 guru dari enam lembaga PAUD di Gugus Jeruk. Instrumen yang digunakan meliputi observasi, dokumentasi, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan keterampilan guru setelah diberikan pelatihan wordworking. Pelatihan keterampilan tangan ini mampu mengolah limbah kayu menjadi media edukatif yang bernilai seni tinggi dan bepotensi ekonomis. Peningkatan keterampilan handcraft guru ter masuk dalam kategori tinggi dengan tingkat efektivitas sebesar 76%. Hal ini menunjukkan bahwa penguasaan keterampilan handcraft melalui wordworking berkontribusi terhadap kreativitas guru dalam membuat alat permainan edukatif (APE).
Implementing Inclusive Education in Early Childhood: The Roles of Social Support and Routines Diana, Diana; Dameaty Hutagalung, Fonny; Waluyo, Edi; Ambari Sumanto, Reni Pawestuti; Hasjiandito, Akaat; Fadhilah, Fathin Farah
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 4, No 3 (2025)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jpm.v4i3.548

Abstract

All children are entitled to equal access to education at every level. Inclusive education aims to provide equal opportunities for all students to receive high-quality educational services. This study seeks to explore the implementation of inclusive education using the Circle Inclusive Classroom Scale (CICS) in Central Java. This research employs a quantitative approach, utilizing a survey with a total of 209 respondents in this study, consisting of 130 teachers and 79 school principals. Data collection was conducted through a Google Form utilizing an instrument adapted for the two components of the CICS. The data obtained through the CICS scale were analyzed using Microsoft Office Excel to determine scores and percentages of practices. Findings show that, in terms of the Social Environment aspect, most teachers have fostered a work environment characterized by empathetic, non-judgmental, and respectful attitudes, received various forms of support and facilities, built positive relationships, and obtained access to information. In the aspect of Structure and Routines, teachers acknowledged that experiences, standards, boundaries, and routines applied to children influence their learning process. This study contributes globally by providing empirical evidence on inclusive practice in ECE in a developing country context, thereby enriching cross-cultural perspectives and advancing the global discourse on inclusive education.