Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Pengaruh Strategi Komunikasi Advokasi Dinas Lingkungan Hidup terhadap Tingkat Kepatuhan Masyarakat dalam Kebijakan Larangan Penggunaan Kantong Plastik Sekali Pakai di Kota Palangka raya Margori Margori; Ongky Saputra; Rahmalia Wulan Azizah; Suprayitno Suprayitno; Nadya Grestyana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5110

Abstract

Keberhasilan kebijakan bergantung pada efektivitas strategi komunikasi advokasi yang diterapkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh strategi komunikasi advokasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya terhadap tingkat kepatuhan masyarakat dalam kebijakan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai. Populasi dalam dalam penelitian ini terdiri dari 150 masyarakat Kota Palangka Raya. Penentuan jumlah sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Krejcie dan Morgan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori terhadap 108 responen yang dipilih secara purposive sampling dan accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner berbasis teori AIDA (Attention, Interest, Desire, Action), sedangkan analisis data menggunakan model regresi linear sederhana melalui SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi advokasi DLH berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan masyarakat. Komunikasi advokasi yang baik akan membangun kesadaran ekologis dan mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju kepatuhan terhadap kebijakan lingkungan.
Efektivitas Penerapan E-Government dalam Pelayanan Administrasi Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palangka Raya Arya Hendrik Pamorja; Muhammad Yusuf Afriyanoor; M. Safawi; Muhammad Ilmi; Muhammad Haris Alfarizi; Muhammad Dimas Ardyansya Pratama; Sri Mujiarti Ulfah; Nadya Grestyana
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i3.390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan e-government dalam pelayanan administrasi kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palangka Raya, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Penerapan e-government melalui aplikasi Sistem Informasi Dukcapil Oloh Itah (SI-DOI) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) merupakan bagian dari upaya transformasi digital birokrasi pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan ditentukan secara purposive sampling, meliputi kepala dinas, kepala bidang, staf pelayanan, dan masyarakat pengguna layanan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan e-government di Disdukcapil Kota Palangka Raya cukup efektif dalam meningkatkan kecepatan, kemudahan akses, transparansi, dan kepuasan masyarakat. Namun masih terdapat hambatan berupa keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi digital sebagian masyarakat, serta keterbatasan sumber daya manusia yang kompeten di bidang teknologi informasi.
TRANSFORMATION OF JUVENILE DELINQUENCY AMONG GEN Z: BETWEEN PHYSICAL SPACE AND THE VIRTUAL WORLD Nadya Grestyana; Melia Sintha; Vivi Friskila Angela; Gradila Apriani; Iin Aprillina
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 2 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.19255416

Abstract

This research discusses the transformation of juvenile delinquency among Generation Z from physical spaces to digital environments. Modernization and technological advancements have shifted delinquent behavior from traditional acts such as street brawls to virtual actions like cyberbullying, dissemination of harmful content, and identity manipulation. Data indicates a 65% increase in digital-based juvenile delinquency cases over the past five years, with 92% of teenagers accessing the internet for an average of 7 hours per day. Contributing factors include low digital literacy, lack of parental supervision, social media algorithm influence, and weak regulatory frameworks. This study analyzes the distinct characteristics of delinquency in both physical and digital domains and proposes comprehensive strategies for prevention, such as integrating character education, enhancing digital literacy, and fostering multi- stakeholder collaboration. The phenomenon calls for a redefinition of the roles of educational institutions and increased parental involvement in shaping resilient digital character. A cross-sectoral approach is essential to develop a generation that is both technologically adept and morally grounded.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Diversifikasi Olahan Ikan Patin untuk Pencegahan Stunting Nadya Grestyana; Gradila Apriani; Subhan Thareq; Iin Aprillina; Vivi Angela
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1902

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Tengah yang berdasarkan SSGI 2024 berada pada angka 22,1%, melebihi ambang batas WHO sebesar 20%. Kota Palangka Raya mencatat prevalensi stunting sebesar 19,1% dengan Kelurahan Pahandut sebagai salah satu penyumbang kasus tertinggi. Salah satu penyebab stunting adalah rendahnya konsumsi protein hewani pada anak, meskipun wilayah tersebut memiliki potensi sumber protein lokal yang melimpah seperti ikan patin. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi gizi keluarga, meningkatkan konsumsi ikan, serta memberikan keterampilan diversifikasi olahan ikan yang lebih variatif, higienis, dan ramah anak, terutama di wilayah RT 01 Pelabuhan Rambang. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama: edukasi gizi keluarga, sosialisasi manfaat ikan bagi pertumbuhan anak, dan pelatihan pengolahan pangan berbahan dasar ikan patin dalam bentuk dimsum dan nugget. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta pelatihan terdiri dari 20 ibu rumah tangga dengan rentang usia produktif dan tingkat pendidikan dasar-menengah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi pada peserta sebesar 85% dan peningkatan keterampilan dalam mengolah ikan patin menjadi makanan kekinian yang lebih disukai anak. Respons masyarakat sangat positif, termasuk munculnya minat untuk mengembangkan produk olahan ikan sebagai peluang usaha rumah tangga. Program ini terbukti meningkatkan kesadaran gizi, mendorong pemanfaatan potensi lokal, dan memperkuat kemampuan keluarga dalam menyediakan makanan bergizi sebagai upaya mencegah stunting secara berkelanjutan.
Model Integratif Pembelajaran Musik Gereja Berbasis Nilai Teologis bagi Pelayan Ibadah: Studi di Kota Palangka Raya Nadya Grestyana; Yehezkiel Ebeneser
Jurnal Multidisiplin Dehasen (MUDE) Vol 5 No 3 (2026): Juli
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mude.v5i3.11987

Abstract

This study aims to analyze and develop an integrative model of church music learning grounded in theological values for worship servants in Palangka Raya. The study is motivated by the tendency of church music learning to emphasize technical skills, while theological understanding is not yet systematically integrated into ministry practices. A qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving church musicians, trainers, and worship leaders. The data were analyzed using an interactive process consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that theological values have not been fully integrated into church music learning. In response, this study proposes an integrative model consisting of three main components: internalization of theological values, enhancement of musical competence, and contextual ministry practice. The model contributes to improving both the musical quality and spiritual depth of worship services. This study offers a framework for developing more holistic and context-sensitive church music learning.