Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini Adalah untuk mengevaluasi pengaruh model pembelajaran berbasis proyek (PJBL) yang mengintegrasikan pendekatan STEAM terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dalam bidang ekonomi. Pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain kelompok kontrol nonekuivalen (nonequivalent control group design) diterapkan dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t. Penelitian ini melibatkan ssiwa kelas X di SMAN 8 Kota Tasikmalaya. Perbandingan dilakukan antara hasil pretest dan posttest dari kelas eksperimen dan kelas control. Kelas eksperimen menerapkan model PJBL berbasis STEAM, sementara kelas control menggunkaan metode pembelajaran konvensional. Maka hasil penelitian membuktikan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa di kedua kelas menunjukkan perbedan yang signifikan peningkatan yang lebih substansial pada kelas yang menggunakan model PJBL berbasis STEAM. Dengan demikian, model PJBL terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik.