Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemberdayaan Ekonomi: Pelatihan Kewirausahaan dan Keterampilan untuk Masyarakat Pedesaan Mannahali, Misnah; Asri, Wahyu Kurniati; Fatimah, Syarifah; Azizah, Laelah; Angreany, Femmy
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 02 Nomor 02 (Oktober 2024)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ininnawa.v2i2.5381

Abstract

Entrepreneurship and skills training for rural communities in Anggeraja District has successfully improved the skills, knowledge, and economic independence of participants. This program focuses on developing technical skills relevant to local potential, such as handicrafts and modern agriculture, as well as providing an understanding of basic entrepreneurship and marketing through digital technology. The results of this training show improvements in product quality, competitiveness, and the application of technology in small businesses. Additionally, the formation of strong social networks among participants has further strengthened community solidarity and provided support for business development. However, challenges related to access to finance and technological infrastructure still remain as barriers that need to be addressed to expand the program’s impact. Therefore, for sustainability and broader impact, increased access to technology, ongoing mentorship, and easier access to finance, as well as collaboration with relevant stakeholders, are needed to support entrepreneurship development in rural areas.
BEHIND THE SCENES OF ANONYMOUS: POWER MECHANISMS AND ONLINE PROSTITUTION PRACTICES ON MICHAT Fatimah, Syarifah; Ronda, Mirza; Napitupulu, Frengki
International Journal of Social Science Vol. 5 No. 4 (2025): December 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/ijss.v5i4.11750

Abstract

The development of digital technology has created new interaction spaces that enable online prostitution, one of which is through the MiChat application. The anonymity and people nearby features make it easier for users to interact without clear identities, creating a loophole for covert sexual transactions. This research uses a critical paradigm with a qualitative approach through interviews, digital observation, and document analysis to understand how anonymity operates as a mechanism of power. The results show that coded language such as "ST/LT," "Open BO," and "300 up" are used to disguise transactions, while the application's algorithm reinforces power relations through account visibility. Social factors such as economic pressure, a consumptive lifestyle, and low digital literacy contribute to increasing adolescent vulnerability. In conclusion, online prostitution on the MiChat application is not only the result of individual abuse, but also the result of the interaction between technological design, anonymity, and social structures that support exploitative practices in the digital space
Pemberdayaan Generasi Muda melalui Pelatihan Bahasa Jerman Dasar sebagai Bekal Kompetensi Global bagi Siswa SMA di Makassar Alamsyah, Alamsyah; Dalle, Ambo; Burhamzah, Rahmat; Burhamzah, Muftihaturrahmah; Fatimah, Syarifah
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.537

Abstract

Pelatihan ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pelatihan Bahasa Jerman dasar dalam memberdayakan siswa SMA X Makassar sebagai bekal mengembangkan kompetensi global. Metode yang digunakan adalah observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen selama pelaksanaan pelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa keberhasilan pelatihan tidak hanya ditentukan oleh penguasaan tata bahasa, tetapi melalui transformasi holistik yang meliputi: (1) perubahan paradigma pembelajaran dari fokus linguistik menjadi pembelajaran berbasis konteks budaya dan peluang global, (2) peningkatan motivasi intrinsik yang mendorong minat belajar dan tujuan jangka panjang siswa, (3) eksplisitasi kompetensi melalui perencanaan karir dan aksi nyata, serta (4) identifikasi faktor pendukung dan tantangan sistematis dalam implementasi pelatihan. Pelatihan ini berhasil memperluas wawasan dan meningkatkan kesiapan siswa menghadapi era global dengan bekal soft skills dan mindset global yang kuat. Pelatihan ini merekomendasikan penerapan model pembelajaran bahasa asing yang holistik dan kontekstual sebagai strategi pemberdayaan generasi muda di masa depan.
“Deutsch für Anfänger”: Pelatihan Percakapan Bahasa Jerman Sehari-hari sebagai Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Makassar Fatimah, Syarifah; Burhamzah, Muftihaturrahmah; Sarmita Samad, Ita; Burhamzah, Rahmat; Alamsyah, Alamsyah
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.538

Abstract

Rendahnya kepercayaan diri mahasiswa pemula dalam berbicara bahasa Jerman merupakan masalah klasik yang berdampak signifikan terhadap proses pembelajaran dan kesiapan profesional mereka sebagai calon guru. Faktor utama yang menyebabkan fenomena ini adalah Foreign Language Anxiety (FLA), perfeksionisme gramatikal, dan kurangnya ruang praktik yang aman. Pelatihan ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi faktor penyebab rendahnya kepercayaan diri mahasiswa, (2) mengimplementasikan pelatihan “Deutsch für Anfänger” sebagai intervensi pedagogis, dan (3) mengevaluasi dampak pelatihan terhadap peningkatan kepercayaan diri serta penurunan FLA. Pelatihan ini mengadopsi prinsip Communicative Language Teaching (CLT) dengan fokus pada kelancaran berbahasa sebelum akurasi dan menciptakan safe space bagi mahasiswa untuk belajar tanpa takut melakukan kesalahan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Subjek terdiri atas 15 mahasiswa pemula yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui angket pra- dan pascapelatihan (mengadaptasi Foreign Language Classroom Anxiety Scale), wawancara mendalam, observasi partisipan, dan jurnal reflektif, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil menunjukkan bahwa pelatihan efektif mengurangi FLA, meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam berbicara bahasa Jerman, dan mengubah persepsi mereka terhadap kesalahan sebagai bagian dari proses belajar. Mahasiswa menjadi lebih berani berpartisipasi aktif, menunjukkan motivasi tinggi, dan mampu mempraktikkan bahasa secara lebih percaya diri. Pelatihan “Deutsch für Anfänger” merupakan model intervensi transformatif yang menegaskan pentingnya penanganan hambatan afektif-psikologis sejajar dengan penguatan kompetensi linguistik dalam membentuk calon guru bahasa yang kompeten dan percaya diri.