Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Uji Efektifitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Sembung (Blumea balsamifera (L.) DC) Terhadap Gingiva Tikus Wistar Putihg Pasca Induksi Porphyromonas Gingivalis Paulita, Madherisa; Purnamasari, Cicih Bhakti; Yani, Sinar; Utami, Nuryanni Dihin; Masyhudi, Masyhudi
Mulawarman Dental Journal Vol 1, No 1 (2021): MOLAR Maret 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/MOLAR.v1i1.5592

Abstract

Gingivitis adalah inflamasi pada gingiva yang secara klinis ditandai dengan pembengkakan dan pendarahan. Salah satu penyebab gingivitis adalah Porphyromonas gingivalis (P.gingivalis). Terapi tambahan pada gingivitis berupa pemberian agen antiinflamasi untuk mengurangi dan menghilangkan inflamasi. Sembung (Blumea balsamifera (L) DC) memiliki efek antiinflamasi melalui kandungan senyawa flavonoid, tannin, dan alkaloid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antiinflamasi ekstrak etanol daun sembung pada gingiva tikus wistar putih jantan pasca diinduksi P.gingivalis. Penelitian menggunakan true-experimental dengan metode Posttest Only with Control Group Design. Bakteri yang digunakan adalah P.gingivalis ATCC® 33277. Penelitian ini terdiri dari 5 kelompok perlakuan menggunakan ekstrak etanol daun sembung dengan konsentrasi 200 mg/kg BB, 400 mg/kg BB, 600 mg/kg BB, natrium diklofenak 24 mg/kg BB tikus dan aquades steril. Data diperoleh dengan mengukur diameter edema gingiva. Analisis statistika menggunakan One Way Anova dan Post Hoc Test LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun sembung memiliki efek inflamasi pada edema gingiva. Penurunan edema pada dosis 200 mg/kg BB sebesar 0.27 mm dibandingkan dengan dosis 400 mg/kg BB sebesar 0.28 mm dan dosis 600 mg/kg BB sebesar 0.28 mm. Ekstrak etanol daun sembung dosis 200 mg/kg BB paling efektif menurunkan inflamasi pada gingiva tikus wistar putih jantan pasca induksi P.gingivalis.
Hubungan Frekuensi Merokok dengan Kejadian Kanker Rongga Mulut di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Tahun 2019-2023: Correlation between Frequency of Smoking and the Incidence of Oral Cancer at Abdoel Wahab Sjahranie Regional General Hospital Samarinda from 2019 to 2023 Amila, Dalila Nur Azmi; Cahya, Wahyuni Dwi; Utami, Nuryanni Dihin; Isnuwardana, Ronny
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 6 No. 6 (2024): J. Sains Kes.
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25026/jsk.v6i6.2365

Abstract

People who smoke will have an 8.4 times higher risk of developing oral cancer, and the number of cigarettes consumed per day increases the risk of developing head and neck cancer. This study aims to determine the correlation between frequency of smoking and the incidence of oral cancer at Abdoel Wahab Sjahranie Regional General Hospital Samarinda from 2019 to 2023. This research is an analytical observational study with a case-control approach using secondary data from medical records at Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Hospital in 2019-2023 with a purposive sampling technique and primary data from interviews with patients or patients' families. Case samples were patients with oral cancer, and control samples were patients with benign oral tumors at Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda Hospital in 2019-2023. Research data from 60 patients with the Chi-square test obtained a p-value of age (p=0.005), gender (p=0.038), and smoking frequency (p=0.024) with an OR value of 3.824 (95% CI 1.150-12.713). There is a correlation between age, gender, and the frequency of smoking with the incidence of oral cancer at Abdoel Wahab Sjahranie Regional General Hospital Samarinda from 2019 to 2023. Keywords:          Oral cancer, Smoking, Frequency   Abstrak Orang yang merokok akan berisiko 8,4 kali lebih tinggi terkena kanker rongga mulut dan banyaknya jumlah rokok yang dikonsumsi per hari meningkatkan risiko terkena kanker kepala dan leher. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi merokok dengan kejadian kanker rongga mulut di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda tahun 2019-2023. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan case control yang menggunakan data sekunder dari rekam medik di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda tahun 2019-2023 dengan teknik purposive sampling dan data primer dari wawancara dengan pasien atau keluarga pasien. Sampel kasus yang diambil adalah pasien yang kanker rongga mulut dan sampel kontrol adalah pasien tumor jinak rongga mulut di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda tahun 2019-2023. Data penelitian dari 60 pasien dengan uji Chi-square didapatkan p-value usia (p=0,005), jenis kelamin (p=0,038), dan frekuensi merokok sebesar (p=0,024) dengan nilai OR 3,824 (95% CI 1,150-12,713). Terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin dan frekuensi merokok dengan kejadian kanker rongga mulut di RSUD Abdoel Wahab Sjahranie Samarinda tahun 2019-2023. Kata Kunci:         Kanker rongga mulut, Merokok, Frekuensi
Dentin hypersensitive: Ethiology and treatment Utami, Nuryanni Dihin; Komara, Ira
Padjadjaran Journal of Dentistry Vol 27, No 3 (2015): November 2015
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1116.782 KB) | DOI: 10.24198/pjd.vol27no3.13548

Abstract

Dentin hypersensitivity is a response in exposed dentine with a symptom of clinically sharp and short pain. This condition may occur to exposed dentine due to gingival recession or enamel loss. Dentin hypersensitivity treatment aimed to either occlude the open dentinal tubules or block the neural response of the pulp. Invasive treatment are pulpectomy, restoration or surgery, while non invasive treatment are usually done by using tooth paste or mouthwash which is added by desensitizing agent
Correlation Between Periodontal Pocket Depth And Periodontal Disease In Down Syndrome Considering Age, Sex, Nutrition, Toothbrushing Ahmad, Naifatul Aulia; Utami, Nuryanni Dihin; Hanan, Nydia; Yani, Sinar; Listiyawati, Listiyawati
Jurnal Medali Vol 8, No 1 (2026): Media Dental Intelektual February 2026
Publisher : Faculty of Dentistry, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/medali.8.1.61-68

Abstract

Background: Down syndrome is a genetic disorder with a high prevalence of periodontal disease. Increased periodontal pocket depth is one of the important indicators in assessing periodontal tissue damage. Factors such as age, sex, nutritional status, and toothbrushing practice are thought to influence periodontal conditions in individuals with Down syndrome. This study aims to analyze the relationship between these factors and periodontal pocket depth values in individuals with Down syndrome.Method: This study used an analytical observational design with a cross-sectional approach involving 40 respondents who met the inclusion criteria. Clinical examination of periodontal pocket depth was carried out using a WHO probe at six points of each tooth. Nutritional status data were obtained through body mass index (BMI) measurements, while toothbrushing practice and respondent characteristics were obtained through structured interviews. Data analysis included Spearman and Chi-square tests with a significance level of p<0,05.Result: The results showed a significant relationship between age (p=0.000; r=0.646) and toothbrushing practice (p=0.008; r=0.412) with periodontal pocket depth. Meanwhile, sex (p=0.726) and nutritional status (p=0.679) did not show a significant relationship with periodontal pocket depth in individuals with Down syndrome.Conclusion: The results showed a significant relationship between age (p=0.000; r=0.646) and toothbrushing practice (p=0.008; r=0.412) with periodontal pocket depth. Meanwhile, sex (p=0.726) and nutritional status (p=0.679) did not show a significant relationship with periodontal pocket depth in individuals with Down syndrome
Penatalaksanaan Gingivitis Kronis Dengan Scaling Dan Root Planing : Laporan Kasus Sidabariba, Yuli Brygitta; Utami, Nuryanni Dihin
Mulawarman Dental Journal Vol 6, No 1 (2026): MOLAR Maret 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/MOLAR.v6i1.23436

Abstract

Gingivitis adalah peradangan jaringan lunak di sekitar gigi tanpa disertai kehilangan tulang alveolar, biasanya disebabkan oleh adanya plak pada gigi. Etiologi utama gingivitis adalah plak mikroba yang mengandung coccobacilli aerobik gram positif atau anaerobik fakultatif. Gingivitis apabila dibiarkan tanpa dilakukan perawatan yang tepat maka akan menimbulkan kerusakan yang lebih parah seperti gingival enlargement atau pembesaran gingiva dan jika dibiarkan maka dapat menyebabkan periodonitis. Laporan kasus ini ditulis dengan tujuan menjelaskan penatalaksanaan initial therapy pada pasien gingivitis kronis. Pada laporan kasus seorang laki-laki datang ke RSGM Universitas Mulawarman dengan keluhan gigi terasa kasar dan gingiva bengkak pada bagian belakang. Pemeriksaan klinis didapatkan kedalaman poket 2 mm serta ditemukan pada gigi molar gingiva nya bengkak. Kesimpulan laporan kasus ini adalah penatalaksanaan dengan initial therapy pada pasien gingivitis kronis.
Hubungan antara Pengetahuan, Sikap dan Perilaku tentang Pemilihan serta Penggunaan Pasta gigi dengan Kesehatan Gigi dan Mulut Masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kalimantan Utara Nuria, Laila Siti; Utami, Nuryanni Dihin; Alhawaris, Alhawaris
Mulawarman Dental Journal Vol 6, No 1 (2026): MOLAR Maret 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/MOLAR.v6i1.19052

Abstract

Latar Belakang: Banyak orang dikalangan masyarakat kita yang masih memiliki masalah besar dengan kesehatan gigi & mulut. Penyebab utama terjadinya masalah pada rongga mulut adalah plak. Salah satu cara mencegah pertumbuhan plak adalah dengan menyikat gigi menggunakan pasta gigi. Penggunaan pasta gigi dapat menurunkan resiko terjadinya masalah pada gigi & mulut. Tujuan: Mengetahui bagaimana pengetahuan, sikap serta perilaku masyarakat tentang memilih dan menggunakan pasta gigi berhubungan dengan kesehatan gigi & mulut masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kalimantan Utara. Metode: Observasional analitik dengan desain studi potong lintang (cross-sectional). Responden merupakan masyarakat yang berusia 15-54 tahun dan telah menyelesaikan pendidikan SMP. Pemilihan responden menggunakan teknik consecutive sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan nilai p dari analisis hubungan antara pengetahuan pemilihan serta penggunaan pasta gigi dengan kesehatan gigi & mulut adalah 0,038; hubungan antara sikap pemilihan serta penggunaan pasta gigi dengan kesehatan gigi & mulut adalah 0,017; hubungan antara perilaku pemilihan serta penggunaan pasta gigi dengan kesehatan gigi & mulut adalah 0,015, dimana nilai p kurang dari 0,05. Kesimpulan: Pengetahuan, sikap dan perilaku tentang pemilihan serta penggunaan pasta gigi memiliki hubungan dengan kesehatan gigi & mulut masyarakat Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kalimantan Utara.