Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

KAJIAN KESALAHAN BERBAHASA INDONESIA DALAM POSTINGAN TWITTER GENERASI MILENIAL: PERSPEKTIF PENDIDIKAN BAHASA Nisa Wati, Pratiwi; Suparmin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33727

Abstract

This study aims to analyze the types of Indonesian language errors found in Twitter posts among the millennial generation. As one of the most popular digital communication platforms, Twitter is widely used to express ideas, opinions, and emotions, yet it often features linguistic inaccuracies. Using a descriptive qualitative method, the research collected data from users’ tweets and analyzed them based on linguistic rules in accordance with the Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI). The findings reveal various types of errors, including incorrect capitalization, use of non-standard words, letter redundancy, mixing with foreign languages, as well as morphological and syntactic mistakes. Contributing factors include limited language mastery, informal communication habits, and the influence of digital trends among millennials. These results highlight the importance of raising greater language awareness and the role of education in fostering proper use of Indonesian according to linguistic norms, particularly in the context of social media.
PEMBATASAN LIVE STREAMING DI MEDIA SOSIAL PADA AKSI DEMONSTRASI: TINJAUAN HUKUM PENYIARAN DAN HAK ATAS INFORMASI DI INDONESIA Putri Madaniah; Safinaturahmah; Suparmin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.40343

Abstract

This study examines restrictions on live streaming features on social media in the context of demonstrations, from the perspective of broadcasting law and the right to information in Indonesia. This study stems from the increasing use of live streaming as a means of conveying public information in real time, which on the one hand strengthens transparency, but on the other hand has the potential to spread provocative content and disrupt public order. This study uses a normative juridical approach with a literature review method on broadcasting regulations, human rights, and digital restriction practices. The results of the study show that live streaming restrictions can be justified under broadcasting law based on Law No. 32 of 2002, and are valid according to human rights principles as long as they are carried out in accordance with the law and for legitimate purposes. This conclusion reinforces the importance of balancing the protection of public order and the fulfillment of the right to public information. The implication of this study is the need for fair, transparent, and deliberative democracy-based regulations in governing digital broadcasting in the era of social media.
VARIASI BAHASA SLOGAN PADA IKLAN GOJEK DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Fentani, Wilsa; Puspita Sari, Anisa; Sandi Kurniawan, Rifky; Saptomo, Sri Wahono; Suparmin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.1204

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mengungkap pola variasi bahasa yang digunakan dalam slogan iklan Gojek pada media sosial Instagram serta makna komunikatif yang dibangun melalui penggunaan variasi tersebut. Fenomena bahasa dalam iklan digital menunjukkan kecenderungan adaptasi terhadap dinamika bahasa populer yang berkembang di masyarakat, terutama di kalangan generasi muda sebagai pengguna utama media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan perspektif sosiolinguistik untuk menelaah bentuk, kecenderungan, dan fungsi penggunaan variasi bahasa dalam slogan iklan. Sumber data diperoleh dari slogan iklan yang dipublikasikan pada akun Instagram resmi Gojek, yaitu @gojekindonesia, yang berupa kata dan frasa dalam konten promosi. Pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dengan teknik sadap dan teknik catat, serta diperkuat melalui dokumentasi berupa tangkapan layar. Analisis data menggunakan metode padan ekstralingual untuk menghubungkan unsur kebahasaan dengan konteks sosial, budaya, dan tujuan komunikasi dalam praktik periklanan digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bahasa yang muncul dalam slogan iklan Gojek mencakup tiga bentuk utama, yaitu variasi bahasa gaul (slang), variasi bahasa Indoglish, dan variasi bahasa plesetan. Ketiga bentuk variasi tersebut berfungsi sebagai strategi linguistik untuk membangun kedekatan dengan audiens, memperkuat daya tarik persuasif pesan iklan, serta menciptakan identitas komunikasi yang selaras dengan kultur bahasa digital masyarakat. Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan variasi bahasa dalam slogan iklan tidak hanya berperan sebagai bentuk kreativitas linguistik, tetapi juga sebagai strategi komunikasi yang efektif dalam memperkuat citra merek dan meningkatkan keterlibatan pengguna di ruang media sosial.