Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Medives

PROFIL REPRESENTASI SISWA SMP TERHADAP MATERI PLSV DITINJAU DARI GAYA BELAJAR KOLB Setyawan, Fariz
Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang Vol 1, No 2 (2017): Juli 2017
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil representasi materi PLSV (Persamaan Linear Satu Variabel) siswa SMP bedasarkan gaya belajar Kolb yang terdiri dari assimilator, akomodator, konverger, dan diverger. Peneliti melakukan wawancara kepada empat siswa SMP N 22 Surabaya yang memenuhi karakteristik keempat tipe gaya belajar Kolb. Terdapat tiga tahapan analisis data, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah Subjek Assimilator (SA) mengaitkan hubungan antara berbagai representasi yang disajikan dengan melihat kesamaan dari representasi yang diberikan dan membuat representasi simbolis. Subjek akomodator (SM) mengaitkan bentuk representasi simbolis (S) dan kata-kata (K) bedasarkan kesamaan bilangan. Subjek Konverger (SK) mengaitkan berbagai bentuk representasi kata-kata (K), diagram (D) dan simbol (S) dari segi kepraktisan. Subjek Diverger (SD) mengaitkan berbagai bentuk representasi dari segi kesamaan angka dan huruf yang diketahui dan hasil penyelesaian yang diperoleh.Kata kunci: representasi, plsv, gaya belajar kolb. ABSTRACTThis is a descriptive qualitative research. The aim of this study is to describe the representation profile of Linear Equation of One Variable (LEOV) of Junior High School Students based on Kolb’ Learning styles: assimilator, akomodator, konverger, and diverger. The researcher conduct an interview with four SMP N 22 Surabaya students whom qualify the characteristics of Kolb’s learning styles. There are three analysis data phases: data reduction, data representation, and conclusion. Based on the result, Assimilator Subject (SA) make connection between LEOV’s representation by looking for its similarity and prefer symbol representation. Akomodator Subject (SM) make connection between symbol representation (S) and word representation (K) based on the number similarity. Converger Subject (SK) make connection between representations: word (K), diagram (D) and symbol (S) representation based on its practical uses. Diverger Subject (SD) make connection between representation based on given word and number similarities and the solution which is derived.Keywords: representation, leov, kolb’s learning styles.
PROFIL REPRESENTASI SISWA SMP TERHADAP MATERI PLSV DITINJAU DARI GAYA BELAJAR KOLB Setyawan, Fariz
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 1 No 2 (2017): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil representasi materi PLSV (Persamaan Linear Satu Variabel) siswa SMP bedasarkan gaya belajar Kolb yang terdiri dari assimilator, akomodator, konverger, dan diverger. Peneliti melakukan wawancara kepada empat siswa SMP N 22 Surabaya yang memenuhi karakteristik keempat tipe gaya belajar Kolb. Terdapat tiga tahapan analisis data, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah Subjek Assimilator (SA) mengaitkan hubungan antara berbagai representasi yang disajikan dengan melihat kesamaan dari representasi yang diberikan dan membuat representasi simbolis. Subjek akomodator (SM) mengaitkan bentuk representasi simbolis (S) dan kata-kata (K) bedasarkan kesamaan bilangan. Subjek Konverger (SK) mengaitkan berbagai bentuk representasi kata-kata (K), diagram (D) dan simbol (S) dari segi kepraktisan. Subjek Diverger (SD) mengaitkan berbagai bentuk representasi dari segi kesamaan angka dan huruf yang diketahui dan hasil penyelesaian yang diperoleh.Kata kunci: representasi, plsv, gaya belajar kolb. ABSTRACTThis is a descriptive qualitative research. The aim of this study is to describe the representation profile of Linear Equation of One Variable (LEOV) of Junior High School Students based on Kolb’ Learning styles: assimilator, akomodator, konverger, and diverger. The researcher conduct an interview with four SMP N 22 Surabaya students whom qualify the characteristics of Kolb’s learning styles. There are three analysis data phases: data reduction, data representation, and conclusion. Based on the result, Assimilator Subject (SA) make connection between LEOV’s representation by looking for its similarity and prefer symbol representation. Akomodator Subject (SM) make connection between symbol representation (S) and word representation (K) based on the number similarity. Converger Subject (SK) make connection between representations: word (K), diagram (D) and symbol (S) representation based on its practical uses. Diverger Subject (SD) make connection between representation based on given word and number similarities and the solution which is derived.Keywords: representation, leov, kolb’s learning styles.
Implementasi Self Regulated Flipped Classroom pada Mata Kuliah Kalkulus Setyawan, Fariz; Istiandaru, Afit
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 3 No 1 (2019): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Veteran Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/medivesveteran.v3i1.699

Abstract

Target yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan sejauh mana pendekatan SRFC mampu membuat mahasiswa program studi pendidikan matematika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) belajar mandiri. Paradigma baru yang berkembang di perguruan tinggi menuntut pembelajaran harus mampu memandirikan mahasiswa dalam belajar (self regulated learning). Pendekatan pembelajaran yang secara teori berpotensi mampu memfasilitasi belajar mandiri adalah pendekatan SRFC. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Bedasarkan hasil penelitian, penulis berharap pendekatan Self Regulated Flipped Classroom (SRFC) tidak hanya diterapkan pada mata kuliah Kalkulus diferensial saja melainkan dapat menjadi rujukan pada mata kuliah lain. Adapun pelaksanaan SRFC dari sisi kognitif masih memiliki kekurangan dimana mahasiswa belum terlibat aktif dalam melakukan refleksi berpikir selama pembelajaran, namun mahasiswa lebih terlibat aktif dalam sisi intepretasi. Selain itu, motivasi dan perilaku mahasiswa cenderung positif selama menggunakan pendekatan pembelajaran SRFC. Hal ini dikarenakan adanya dukungan dari pengajar dan teman sejawat serta interaksi selama pembelajaran berlangsung. Kata kunci: kalkulus, SRFC, kemandirian belajar.   ABSTRACT This research aims to describe the SRFC approach through self regulated indicators and the result of the study of college students in Universitas Ahmad Dahlan. The new paradigm related to Higher Level Education strive for students whom can independently get their own knowledge. SRFC has a potential method to make the students study independently. This research is using qualitative descriptive approach. Based on the result, the author recommend to used SRFC approach not only implemented in Calculus Diferential course but also the other subject. As far as the SRFC activities, cognitive domain hasn’t actively contributed in teaching and learning process because the students havent involve their reflection in learning the subject. However, their intepretation of the subject is actively involved better. In addition, the motivation and the attitude of the students is positive in using SRFC approach. It is because there are support from the teacher and their collegaues and their interaction while they were studying. Keywords: calculus, self-regulated learning, mastery learning.