Claim Missing Document
Check
Articles

Maksim Kuantitas dan Maksim Kualitas dalam Tuturan Bahasa Indonesia pada Anak Disabilitas Intelektual Ira Eko Retnosari; Rahayu Pujiastuti
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 10, No 2 (2021): Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v10i2.4053

Abstract

The purpose of this study was to describe the mastery of maxims of quantity and maxims of quality in Indonesian speech in children with intellectual disabilities. In this study, a qualitative descriptive research method was used. The data source of this research is one child with intellectual disability aged 9;0. The data of this research are words, phrases, and sentences that contain maxims of quantity and maxims of quality. The data collection used in this study includes observation, fishing, recording, and field notes. The stages of data collection are making observations, recording speeches, transcribing speeches, and validating data. In analyzing the data, the pragmatic equivalent method was used. Data analysis procedures include reducing data, interpreting data, and concluding. Based on data analysis, it can be concluded that children with intellectual disabilities have been able to master the maxim of quantity and maxim of quality. L’s speech is able to show its contribution to the speech partner to show the maxim of strength by speaking not excessively and maxim of quality by speaking according to reality. The maxim of quantity and maxim of quality shown by L are still dominated by one word even though L's speech seems to be able to use multi-words. However, the maxim of quantity and maxim of quality used by L still suffer from imperfect pronunciation of sounds such as [r] is pronounced as [l], and the sound [s] which is located at the beginning and middle of the word is replaced with [t]. In addition, L is still unable to use affixes so that he experiences an affix deficit. AbstrakTujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan penguasaan maksim kuantitas dan maksim kualitas dalam tuturan bahasa Indonesia pada anak disabilitas intelektual. Dalam penelitian ini, digunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah satu anak disabilitas intelektual berusia 9;0. Data penelitian ini adalah kata, frasa, dan kalimat yang mengandung maksim kuantitas dan maksim kualitas. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, pemancingan, perekaman, dan catatan lapangan. Adapun tahap-tahap pengumpulan data adalah melakukan observasi, merekam tuturan, mentranskrip tuturan, dan memvalidasi data. Dalam penganalisisan data, digunakan metode padan pragmatik. Prosedur penganalisisan data meliputi mereduksi data, menginterpretasi data, dan menyimpulkan. Hasil analisis data menunjukkan bahwa anak disabilitas mental sudah mampu menguasai maksim kuantitas dan maksim kualitas. L sudah mampu menggunakan maksim kuantitas dengan bertutur tidak berlebihan dan maksim kualitas dengan bertutur sesuai kenyataan. Maksim kuantitas dan maksim kualitas yang ditunjukkan L masih didominasi dengan satu kata meskipun tuturan L terlihat sudah mampu menggunakan multikata. Akan tetapi, maksim kuantitas dan maksim kualitas yang digunakan L masih mengalami kekurangsempurnaan pelafalan bunyi seperti [r] dilafalkan menjadi [l], dan bunyi [s] yang terletak pada awal dan tengah kata diganti dengan [t]. Selain itu, L masih belum mampu menggunakan afiks sehingga mengalami defisit afiks.
PENGUASAAN AFIKSASI PADA MAKALAH MAHASISWA MALAYSIA UIN SUNAN AMPEL SURABAYA Ira Eko Retnosari
EDU-KATA Vol 5 No 1 (2019): Februari 2019
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (50.795 KB) | DOI: 10.52166/kata.v4i1.1001

Abstract

This article aims to describe the mastery of affixation on student papers Malaysia UIN Sunan Ampel Surabaya. The approach used in this article is descriptive qualitative. The data collection method is used documentation. Data collection procedures in this article are (1) the collection of papers, (2) copying papers, (3) readings papers, (4) marking with highlighter, (5) classification, (6) coding, (7) the manufacture of the card. Analysis of the data in this study used a qualitative descriptive method. In this method, use the following steps: (1) the selection of data, (2) classification of data, and (3) an explanation. In this article, the data in words in a Malaysian student papers UIN Sunan Ampel Surabaya. Meanwhile, the source of the data acquired from Malaysian student papers UIN Sunan Ampel Surabaya. This article analyzes the results found affixation process and the meaning of affixation include (a) prefix: pe(N)- ,ber-, se-, me(N)-, ter-, and di-. (b) suffix: an, -kan, –nya, and –i, (c) konfiks: me(N)-kan, ke-an, me(N)-i, ber- kan, di-kan, di-i, pe(N)-an, di-kan, di-nya, and se-nya.
TINDAK TUTUR DALAM TALKSHOW HITAM PUTIH DI TRANS 7 Sri Budi Astuti; Ira Eko Retnosari
EDU-KATA Vol 4 No 2 (2018): Agustus 2018
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Darul `Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.309 KB) | DOI: 10.52166/kata.v3i2.1036

Abstract

This study aimed to describe the illocutionary speech acts include: assertive, directive, commissive, expressive and declarative in a Hitam Putih talk show in Trans7. In this study, the data in the form of illocutionary speech acts that include: assertive, directive, commissive, expressive and declarative. Meanwhile, the source of the data acquired from the television talk show on Trans7. The data collection method is used refer to the recording technique and technique noted.Analysis of the data in this study used a qualitative descriptive method. In this method, use the following steps: (1) the selection of data, (2) an understanding of data, (3) classification of data, and (4) an explanation and interpretation. Based on the results of data analysis, it can be concluded that expressive speech acts was found includes (1) thanked, (2) congratulate, (3) forgiving, (4) blasted, (5) praise, and (6) insulting. Assertive speech acts, among others, (1) state information, (2) expression, (3) expressed sympathy, and (4) boasting. Commissive speech acts include (1) a promising and (2) offer. Directive speech acts include (1) requesting information and (2) rule.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR MENYIMAK PADA MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN BAHASA INDONESIA Ira Eko Retnosari; Tri Indrayanti
JURNAL PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/pjr.v6i1.8288

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan hasil temuan pada mahasiswa di perguruan tinggi. Fenomena yang sering ditemukan pada mahasiswa yaitu mahasiswa masih memiliki kemampuan menyimak yang rendah. Hal ini terjadi pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) UNIPA angkatan 2020. Rendahnya nilai kemampuan menyimak pada mahasiswa disebabkan minimnya bahan ajar mata kuliah menyimak. Untuk mengurangi atau meminimalisasi terjadinya kesalahan berbahasa dosen menggunakan model Four-D Models atau Model 4D.  Melalui model Four-D Models atau Model 4D, peneliti mengembangkan suatu produk yaitu modul “Menyimak”. Prosedur penelitian meggunakan langkah 4D, yaitu define, design, development, dan dissemination. Untuk menganalisis data, peneliti menggunakan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan analisis data, proses pembuatan modul menyimak sudah sesuai dengan prosedur pengembangan Thiagarajan yang dikenal dengan Four-D Models (Model 4D). Kualitas modul Menyimak ditinjau dari aspek kelayakan isi, kelayakan bahasa, mendapatkan validasi kelayakan dengan kriteria  baik yakni 94%. Hasil tes yang dilakukan mahasiswa mengalami perkembangan, rerata nilai mahasiswa memiliki keterangan tuntas.
Optimalisasi Wawasan dan Keterampilan Berliterasi di Sekolah Guru SMP Negeri 2 Sukodono, Sidoarjo Rahayu Pujiastuti; Ira Eko Retnosari; Sri Budi Astuti; Sunu Catur Budiyono
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Edisi Juli - Desember 2021
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v1i2.99

Abstract

Guru harus memiliki pemahaman yang baik tentang literasi agar dapat mengimplementasikan secara nyata, baik dalam pembelajaran maupun di luar pembelajaran. Melalui pemahaman tersebut, guru dapat memfasilitasi para siswa untuk mengembangkan seluruh potensi dan keterampilan yang dimiliki. Berdasarkan observasi diperoleh informasi bahwa pemahaman para guru di SMP Negeri 2 Sukodono, Sidoarjo tentang literasi masih kurang. Padahal, literasi merupakan salah satu konten pembelajaran abad 21. Berdasarkan hal terebut, kegiatan yang dilakukan bertujuan mengoptimalkan wawasan dan keterampilan berliterasi guru di SMP Negeri 2 Sukodono, Sidoarjo. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan ini berupa pelatihan dan pendampingan. Ada tiga tahap yang dilakukan untuk melaksanakan kegiatan tersebut, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Untuk mengetahui hasil dari pelaksanaan digunakan angket. Hasil kegiatan ini memberi informasi bahwa setelah dilakukan pelatihan dan pendampingan, wawasan dan keterampilan berliterasi di sekolah para guru di SMP Negeri 2 Sukodono, Sidoarjo lebih optimal. Hal tersebut terbukti dari hasil angket tentang wawasan dan keterampilan berliterasi yang memunyai kriteria ‘sangat baik’ dan respon positif dari para guru.
PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR DI DESA WAUNG SEBAGAI AKSI NYATA MAHASISWA ADI BUANA PEDULI PENDIDIKAN: PROGRAM BIMBINGAN BELAJAR DI DESA WAUNG SEBAGAI AKSI NYATA MAHASISWA ADI BUANA PEDULI PENDIDIKAN Ira Eko Retnosari; Tasya Shalsabilla Firdhaus; Bunga Yulia Trisna Purwaningrum; Saiful Afandi; Moh Haddiq Arroyyif
Jurnal Abadimas Adi Buana Vol 7 No 02 (2024): Jurnal Abadimas Adi Buana
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa di Sekolah Dasar Negeri Waung memiliki banyak waktu luang setelah jam pelajaran inti selesai karena tidak adanya kegiatan ekstrakurikuler di SDN Waung. Kesadaran siswa-siswa yang kurang dalam memanfaatkan waktu luang, kontrol orang tua yang lemah, dan motivasi serta minat siswa terhadap pembelajaran yang kurang mengakibatkan banyak siswa yang sering melakukan tindakan-tindakan negatif. Hal tersebut diperparah dengan pengaruh media sosial yang semakin marak. Berdasarkan konteks tersebut, mahasiswa KKN kelompok 14 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya memutuskan untuk melaksanakan program kerja bimbingan belajar gratis. Program bimbingan belajar gratis dilaksanakan pada bulan Agustus 2023 di Desa Waung, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo. Metode yang diterapkan dalam program bimbingan belajar ini yakni metode ceramah, diskusi langsung, dan latihan soal. Pemberdayaan pendampingan belajar melalui program bimbingan belajar gratis yang dilakukan oleh KKN Universitas PGRI Adi Buana Surabaya kelompok 14 terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan bimbingan belajar siswa SD di Desa Waung meliputi pemahaman konsep yang lebih baik dalam mata pelajaran yang dipelajari oleh siswa, terutama mata pelajaran matematika dan bahasa Indonesia. Siswa mengalami perkembangan keterampilan komunikasi dan interaksi sosial, serta peningkatan keterampilan pemecahan soal-soal yang dianggap sulit. Siswa menjadi termotivasi dan semangat dalam belajar, sehingga siswa dapat mengisi waktu luang yang mereka miliki untuk belajar. Dukungan dari orang tua siswa juga sangat terlihat, dengan mereka mendukung partisipasi anak-anak dalam program bimbingan belajar gratis ini. Pelaksanaan pendampingan bimbingan belajar berlangsung dengan sukses dan tanpa kendala.
TUTURAN YOUTUBER DALAM KONTEN KULINER: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Ira Eko Retnosari
Buana Bastra Vol 10 No 2 (2023): JURNAL ILMIAH BUANA BASTRA
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bastra.vol10.no2.a8732

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan campur kode dalam tuturan konten kuliner Budiono Sukses (BS) yang ditayangkan di dalam YouTube. Fokus penelitian ini adalah tuturan BS yang mengandung campur kode. Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan penggunaan campur kode pada konten kuliner BS. Sumber data penelitian ini adalah tuturan BS yang memiliki konten kuliner. Data penelitian ini adalah kata, frasa, dan kalimat yang mengandung campur kode. Prosedur pengumpulan data penelitian ini adalah (1) mengunduh konten dari YouTube, (2) menyimak konten, (3) mengidentifikasi konten, (4) mengklasifikasi konten, (5) mentranskripsi konten, (6) mengode data berdasarkan indikator. Teknik analisis data penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa tuturan BS mengandung campur kode ke dalam dan campur ke luar. Prosedur penganalisisan data penelitian ini adalah (1) menganalisis data, (2) menginterpretasi data, (3) menyimpulkan.
PENGHILANGAN KATA BAHASA INDONESIA PADA ANAK BORDERLINE PERSONALITY DISORDER Ira Eko Retnosari; Rahayu Pujiastuti
Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 8 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterbatasan bertutur anak borderline personality disorder menyebabkan anak menunjukkan deletation tuturan. Salah satu deletation tuturan pada anak borderline personality disorder adalah deletation kata. Penulisan artikel ini bertujuan mendeskripsikan deletation kata pada tuturan anak borderline personality disorder. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Sumber data penelitian ini adalah satu anak borderline personality disorder. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, pemancingan, perekaman, dan catatan lapangan. Adapun tahap-tahap pengumpulan data adalah melakukan observasi, merekam tuturan, mentranskrip tuturan, dan memvalidasi data. Metode yang digunakan dalam penganalisisan data yaitu metode padan. Hasil temuan data penelitian ini adalah anak borderline personality disorder masih menunjukkan deletation kata. Pada bentuk kata, subjek masih menunjukkan deletation kata seperti bentuk prefiks seperti me-, ber-, sufiks seperti -an; kata tanya seperti kapan; kata seperti aku, minta, bola, tidak, dan sebagainya. Dari hasil temuan data, subjek masih belum mampu menunjukkan tuturan yang sempurna. Kata-kata kunci: deletation, tuturan, anak borderline personality disorder
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Konten Rachmadtullah, Reza; Rusminati, Susi Hermin; Retnosari, Ira Eko; Azmy, Bahauddin; Pramujiono, Agung
Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Inisiatif : Jurnal Dedikasi Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/inisiatif.v3i1.177

Abstract

Pembelajaran berdiferensiasi perlu disusun oleh guru karena pembelajaran berdiferensiasi disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik peserta didik. Pentingnya pelatihan penyusunan pembelajaran berdiferensiasi ini yaitu untuk meningkatkan kompetensi guru. Kegiatan Pk Mini dilaksanakan di SDN. 163 Gresik yang dihadiri oleh 58 peserta yang berasal dari perwakilan guru di gugus 2 Gresik. Metode pelaksanaan PkM yaitu observasi, penyampaian materi oleh narasumber, studi kasus, diskusi dan tanya jawab, serta workshop dan pendampingan. Capaian dari kegiatan ini yaitu guru dapat merencanakan pembelajaran berdiferensiasi berbasis konten. Setelah kegiatan pelatihan dilaksanakan, diperoleh 25 orang memperoleh pemahaman yang sangat baik, 27 orang memperoleh pemahaman baik, dan 6 orang memperoleh pemahaman yang cukup, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan PkM ini perlu dilaksanakan agar guru dapat memperoleh tambahan pengetahuan dan kompetensi terutama yang berkaitan dengan pembelajaran berdiferensiasi
PUNGTUASI PADA ARTIKEL MAHASISWA PPG PRAJABATAN Ira Eko Retnosari
Buana Bastra Vol 11 No 1 (2024): JURNAL ILMIAH BUANA BASTRA
Publisher : Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/bastra.vol11.no1.a9163

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pungtuasi pada artikel mahasiswa PPG prajabatan. Fokus penelitian ini adalah artikel mahasiswa PPG prajabatan yang mengandung pungtuasi. Sumber data penelitian ini adalah artikel mahasiswa PPG prajabatan. Data penelitian ini adalah pungtuasi yang terdapat pada artikel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Prosedur pengumpulan data penelitian ini adalah (1) mengunduh artikel dari LMS, (2) mencetak artikel yang sudah diunduh, (3) membaca artikel, (4) menandai dengan stabilo, (5) mengklasifikasi, (6) mengode data. Teknik analisis data penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Prosedur penganalisisan data penelitian ini adalah (1) menganalisis data, (2) menginterpretasi data, (3) menyimpulkan. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa kesalahan penggunaan pungtuasi mahasiswa PPG prajabatan terdapat pada penggunaan tanda baca (1) koma, (2) titik, (3) titik dua, dan (4) tanda hubung.