Articles
Perancangan Alat Angkut Tabung LPG 3 Kg yang Ergonomis (Studi Kasus di UD. X)
Ronal Natalianto Purnomo;
Julius Mulyono;
Hadi Santosa
Widya Teknik Vol. 16 No. 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/wt.v16i1.964
UD. X merupakan perusahaan yang bergerak di distributor tabung LPG 3 kg. Perusahaan ini terletak di jalan Bronggalan, Surabaya. Dalam usahanya untuk dapat semakin berkembang, perusahaan ini berusaha untuk meningkatkan kenyamanan pekerja. Selama ini kondisi kerja yang ada kurang dapat memuaskan pekerja. Kondisi ini mengakibatkan pekerja merasa cepat lelah. Masalah yang ada pada proses angkut di UD. X hanya menggunakan cara yang manual. Lama kelamaan mengangkat tabung LPG 3 kg akan mengakibatkan kelelahan pada pekerja di UD. X. Kelelahan yang dirasakan oleh pekerja di UD. X yaitu sakit punggung yang di karenakan terlalu sering membungkuk, lalu sakit di pergelangan tangan, lalu sakit di jari-jari tangan yang di karenakan sering terkena gesekan dan berat tabung LPG 3 kg. Metode yang digunakan yaitu menggunakan Anthropometri dan Ergonomis. Dari analisis yang dilakukan kesimpulannya bahwa alat bantu yang dirancang dapat mengangkut tabung LPG 3 kg, lalu alat bantu yang dirancang dapat mengangkut beban 40 kg, mempunyai penghematan waktu memindahkan tabung sekitar 20 menit dan alat bantu yang telah dirancang dapat mengurangi tingkat kelelahan pekerja. Kata kunci : Merancang alat, Alat angkut tabung LPG 3 kg, Anthropometri, Ergonomis
Perancangan Alat Penuang Polypropylene dan Polyethylene yang Ergonomis ke Mesin Injection Moulding PT. Rajawali Plastick
Daniel Antono;
Hadi Santosa;
Julius Mulyono
Widya Teknik Vol. 7 No. 1 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/wt.v7i1.1265
PT. Rajawali Plastick merupakan perusahaan yang bergerak di industri plastik. Perusahaan ini terletak di Jalan Kyai Tambak Deres 63A, Surabaya. Dalam usahanya untuk dapat semakin berkembang, perusahaan ini berusaha untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan kerja bagi pekerja. Selama ini kondisi kerja yang ada kurang dapat memuaskan pekerja. Kondisi ini mengakibatkan pekerja merasa cepat lelah dan keselamatan kerja juga tidak terjamin. Dari analisis yang dilakukan terhadap kuesioner nordic body map dan data lain seperti data denyut nadi serta besar energi yang dikeluarkan oleh pekerja, maka dapat ditemukan permasalahan-permasalahan dalam perusahaan, sehingga dapat dirancang perbaikan untuk pekerja. Perbaikan tersebut berupa perancangan alat penuang polypropylene dan polyethylene yang ergonomis ke mesin injection moulding. Dengan adanya perancangan dan implementasinya diharapkan pekerja dalam melaksanakan tugasnya dapat merasa nyaman dan semangat.
Perbaikan Sistem Produksi di PT. X dengan Memperhatikan Lintasan Perakitan dan Tata Letak Fasilitas
Helmi Indra Purnomo;
Julius Mulyono;
Anastasia Lidya Maukar
Widya Teknik Vol. 7 No. 2 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/wt.v7i2.1273
PT. X merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang konveksi yang bersifat job order. Produk yang dihasilkan antara lain adalah baju, kaos kerah, dan kaos oblong/olahraga. Akhir-akhir ini demand/permintaan meningkat, sehingga PT. X mengalami kesulitan dalam memenuhi permintaan pasar. Hal ini disebabkan perusahaan belum mengatur keseimbangan lini perakitan, dan tata letak mesin di lintasan penjahitan. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan dapat memberikan sistem usulan yang dapat mengatasi masalah tersebut yaitu dengan mengatur keseimbangan lintasan di bagian penjahitan agar lebih seimbang, dan dengan jarak momen perpindahan yang kecil.
Perbandingan Antara Model Neural Network dan Model Duane untuk Evaluasi Ketepatan Prediksi Waktu Kerusakan Suatu Komponen
Tan Te Feng;
. Suhartono;
Julius Mulyono
Widya Teknik Vol. 7 No. 2 (2008)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/wt.v7i2.1276
Artificial Neural Network atau yang dikenal dengan jaringan syaraf tiruan merupakan salah satu representasi buatan dari otak manusia yang selalu mencoba untuk mensimulasikan proses pembelajaran pada otak manusia. Sedangkan model Duane adalah model yang dikenal baik untuk sistem perbaikan dengan asumsi waktu antar kerusakan saat ini berkaitan dengan waktu antar kerusakan satu waktu sebelumnya, atau bahkan dengan waktu-waktu antar kerusakan sebelumnya. Dalam analisis keandalan, kedua model tersebut dapat dipergunakan untuk menentukan waktu pergantian, atau perawatan suatu komponen. Keuntungan melakukan pergantian, atau perawatan secara berkala adalah dapat mengurangi, atau menekan kerugian yang akan ditimbulkan bila suatu proses produksi berhenti. Dalam artikel ini akan dilakukan kajian perbandingan antara model Neural Network dengan model Duane untuk analisis keandalan berkaitan dengan penentuan jadwal pengantian, atau perawatan suatu komponen dalam memprediksi terjadinya kegagalan. Pemilihan model terbaik berdasarkan pada model yang menghasilkan tingkat kesalahan prediksi yang paling kecil untuk suatu data kerusakan dengan membandingkan nilai Root Mean Square Error (RMSE).
Penetapan Jadwal Perawatan Mesin Speed Master CD di PT. Dharma Anugerah Indah (DAI)
Julius Mulyono;
Dini Endah Setyo Rahaju;
Yulius Saolo Siagian
Widya Teknik Vol. 8 No. 1 (2009)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/wt.v8i1.1291
PT. Dharma Anugerah Indah merupakan perusahaan yang bergerak di bidang percetakan dan kemasan. Sistem penjadwalan perawatan mesin sangatlah penting bagi perusahaan untuk menekan biaya yang harus dikeluarkan. Penjadwalan perawatan akan dilakukan pada plate, blanket dan lampu pemanas UV yang merupakan komponen dari mesin speed master cd di departemen Offset Printing. Dari data komponen kritis, kemudian dilakukan fitting distribusi untuk mengetahui distribusi yang paling cocok beserta parameternya. Melalui parameter-parameter distribusi dapat dilakukan penghitungan Mean Time To Failure (MTTF), kemudian dilakukan analisis kuantitatif untuk menentukan interval perawatan yang paling ekonomis berdasar metode C(tp). Model perawatan yang digunakan akan memperhitungkan komponenkomponen biaya yang meliputi biaya tenaga kerja, biaya kehilangan produksi dan harga komponen. Model ini bertujuan untuk menentukan interval waktu perawatan dengan mengoptimalkan biaya. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa interval perawatan plate, blanket dan lampu pemanas UV yang paling ekonomis pada mesin 1 berturut-turut adalah 183 jam, 432 jam dan 906 jam. Sedangkan interval perawatan pada mesin 2 berturutturut adalah 185 jam, 421 jam dan 741 jam.
Mesin Untuk Home Industry Kacang Telur
Yoan Yohanes;
Hadi Santosa;
Julius Mulyono
Widya Teknik Vol. 12 No. 1 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/wt.v12i1.1445
Home industry kacang telur cap Merak merupakan home industry yang bergerak di bidang pembuatan kacang telur. Home industry ini terletak di jalan Kalimantan no 24 Sampit, Kalimantan Tengah. Dalam usahanya untuk dapat semakin berkembang, perusahaan ini berusaha untuk mengurangi kelelahan pekerja dalam setiap proses produksi terutama pada proses pencampuran. Dari analisis yang dilakukan terhadap pengamatan di home industry, maka didapatkan data kelelahan pekerja pada proses pencampuran terhitung agak berat. Perancangan mesin pencampuran dirancang melalui tahap penyusunan konsep, penyeleksian konsep, penyaringan konsep, dan penilaian konsep. Dari tahap-tahap itulah akan didapatkan suatu rancangan mesin untuk mengurangi kelelahan yang dialami oleh pekerja. Dari pengamatan terhadap kinerja mesin yang telah dirancang, kerja mesin dalam melakukan proses produksi lebih optimal karena mesin tersebut dapat mengurangi kelelahan pekerja, dan berdasarkan data yang telah didapat setelah pemakaian mesin kelelahan pekerja sudah tergolong ringan, sedangkan biaya setelah pemakaian mesin lebih hemat Rp.705.400/bulan. Maka sangat direkomendasikan untuk membuat alat bantu mesin tersebut untuk mengurangi kelelahan pekerja serta menghemat pengeluaran biaya per bulannya.
Perancangan Alat Bantu Peletakan Sheet dengan Sistem Otomatisasi di PT. Madhara Aditama Utamabox
Yusup Tanudjaja;
Hadi Santosa;
Julius Mulyono
Widya Teknik Vol. 12 No. 1 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/wt.v12i1.1447
PT. Madara Adhitama Utamabox merupakan sebuah badan usaha yang bergerak dalam bidang pemotongan, dan percetakan kardus. Perusahaan ini membeli lembaran kardus dari pihak luar, dan hanya mencetak, dan memotong lembaran kardus sesuai dengan pesanan konsumen. Hal yang menjadi permasalahan di PT.Madara Adhitama Utamabox adalah masalah peletakan sheet pada mesin long way. Seorang operator harus menjatuhkan kardus secara tepat di atas line yang ada di mesin long way, sehingga kait yang terus berputar pada line tersebut dapat mendorong lembaran kardus masuk ke dalam mesin long way. Oleh karena dilakukan secara manual pada proses ini, operator yang melakukan pekerjaan ini sering merasa keletihan dan tidak fokus dalam meletakkan lembaran kardus tersebut. Hal ini menyebabkan seringnya lembaran kardus yang terbuang (waste) dikarenakan waktu saat meletakkan lembaran kardus sering tidak sama dengan posisi kait yang tepat saat mendorong lembaran kardus ke mesin long way. Maka dilakukan analisis dengan cara pembagian kuesioner dan mengukur denyut jantung para pekerja. Sehingga dapat dilakukan suatu perbaikan untuk para pekerja. Agar pekerja dapat bekerja dengan nyaman dan tidak lagi mengalami kesakitan. Selain itu, kalori maupun energi para pekerja juga tidak terbuang banyak ketika bekerja sehingga kelelahan pekerja bisa diminimalkan.
Upaya Peningkatan Kuantitas Proses Pelipatan Mika dengan Perancangan Alat Bantu Folding Mika di CV. Istana Sukses Makmur
Virganata Santoso;
Hadi Santosa;
Julius Mulyono
Widya Teknik Vol. 12 No. 2 (2013)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/wt.v12i2.1457
CV. Istana Sukses Makmur merupakan sebuah badan usaha yang bergerak dalam bidang packaging plastik. Perusahaan ini membeli lembaran mika dari pihak luar dan hanya mencetak, memotong dan lembaran mika sesuai dengan pesanan konsumen. Permasalahan di CV. Istana Sukses Makmur adalah masalah proses pelipatan lembaran cetakan mika. Seorang operator harus melipat 3 pinggiran mika yang telah dicetak dengan penggaris besi dan dipanaskan dengan api lilin dan menekan lipatan tersebut. Dikarenakan dilakukan secara manual pada proses ini operator yang melakukan pekerjaan ini sering merasa keletihan dan mengalami luka pada jari tangan. Hal ini menyebabkan waktu proses pelipatan mika menjadi lama dan pekerja sering merasa kelelahan dan luka. Oleh karena itu dilakukan analisa dengan cara pembagian kuesioner, pengukuran proses pelipatan mika, dan mengukur denyut jantung para pekerja. Sehingga dapat dilakukan suatu perbaikan untuk para pekerja. Agar pekerja dapat bekerja dengan nyaman dan tidak lagi mengalami kesakitan. Selain itu, energi para pekerja juga tidak terbuang banyak ketika bekerja yang dapat mengakibatkan pekerja merasa kelelahan.
Perancangan Preventive Maintenance pada Mesin Corrugating dan Mesin Flexo di PT. Surindo Teguh Gemilang
Sandy Dwiseputra Pandi;
Hadi Santosa;
Julius Mulyono
Widya Teknik Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/wt.v13i1.1461
PT. Surindo Teguh Gemilang (PT.STG) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri manufaktur pembuatan corrugated carton box yang berlokasi di Gresik. PT. STG memiliki masalah berupa seringnya kerusakan yang timbul pada mesin utama produksi, yaitu mesin corrugating dan mesin flexo. Masalah ini menyebabkan berkurangnya jumlah waktu saat produksi sehingga tejadi kerugian yang besar. Langkah perawatan yang selama ini digunakan adalah mengganti komponen jika terjadi kerusakan. Pembuatan jadwal perawatan yang baru dilakukan dengan cara menentukan interval waktu perawatan optimal berdasarkan hasil perhitungan C(tp) terendah. Kemudian dilanjutkan dengan penggabungan jadwal agar mengurangi mesin berhenti untuk melakukan perbaikan dan meminimalkan kehilangan jam untuk mesin beroperasi. Perbandingan biaya perawatan sebelum dan sesudah penjadwalan, menghasilkan penghematan sebesar Rp 31,072,364 atau 22.16% jika dibandingkan dengan jadwal korektif perusahaan.
Usulan Perbaikan Tata Letak Pabrik di PT. A dengan Metode Graph Theoretic Approach
Elly Setia Budi;
Julius Mulyono;
Dian Retno Sari Dewi
Widya Teknik Vol. 13 No. 1 (2014)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33508/wt.v13i1.1462
Tata letak pabrik adalah tata cara pengaturan fasilitas-fasilitas pabrik secara efektif dan efisien pada area yang telah disediakan, sehingga dapat meminimasi pergerakan. Perpindahan material yang pendek akan meminimasi total momen perpindahan dan akan membuat waktu yang dibutuhkan semakin kecil, hal tersebut dapat memperkecil biaya material handling yang harus dikeluarkan. Perpindahan material yang pendek dilakukan dengan merancang tata letak pabrik yang baik. Untuk memecahkan masalah perancangan tata letak pabrik yang melibatkan banyak departemen, dapat digunakan salah satu metode heuristik, yakni Graph Theoretic Approach, yang dilakukan dengan mengidentifikasi Maximal PAG departemen-departemen pada lantai produksi. Tempat penelitian dilakukan pada PT. A, sebuah industri yang bergerak pada bidang manufaktur yang memproduksi furniture dan merupakan perusahaan job shop. Beberapa macam produk yang dihasilkan, seperti meja belajar dan meja komputer. Layout lantai produksi PT. A tidak pernah berubah secara signifikan dari awal pendirian. Selama ini hanya dilakukan peletakan mesin baru pada area yang kosong. Pada lantai produksi PT.A akan dilakukan perancangan tata letak yang dapat meminimasi total momen perpindahan yang terjadi dengan menggunakan Graph Theoretic Approach. Layout usulan didapatkan dengan membuat Maximal PAG dari beberapa iterasi, kemudian dianalisis lebih lanjut untuk mencari solusi dari permasalahan ini. Dari hasil penelitian, diperoleh pengurangan total momen perpindahan sejumlah 1.155.006,2603 kg.m dengan persentase minimasi 47,9323 % dari layout awal.