Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

EVALUASI KINERJA DAN AKNOP PENINGKATAN FUNGSI BANGUNAN PENGENDALI BANJIR SABO DAM SUNGAI WAY TASOI Siahaya, Charlin; Betaubun, Renny James; Yacob, Jufrianto Ch.; Istia, Penina
JURNAL SIMETRIK Vol. 14 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v14i1.1779

Abstract

Evaluasi kinerja adalah penilaian yang dilakukan untuk mengetahui hasil kerja dari kariawan atau juga organisasi namun tidak hanya berhenti disitu saja. Evaluasi kinerja harus dilkukan secara sistematis dan terukur. Jadi evaluasi kinerja sabo dam merupakan suatu penilaian kinerja dari sabo dam apakah dapat berfunsi dengan baik dan sesuai dengan ketentuan pengaliran maupun sistim penampungan dan pembagian air secara baik pada sungai. Sabo Dam Sungai Way Tasoi merupakan Sabo Dam yang berfungsi untuk menampung dan mengalirkan air dari banjir dan erosi  dan dibagun pada tahun 2016 dan ini merupakan Sabo Dam terbuka  yang juga berfungsi untuk menghambat  aliran debris, aliran debris adalah aliran sungai dengan kosentrasi sedimen tinggi pada sungai dengan kemiringan sangat curam, aliran ini sering kali membawa batu batuan dan batang pohon yang dapat merusak tubuh bangunan Sabo Dam sekaligus mencegah gerakan laju sedimen agar tidak membahayakan dan menimbulkan kerugian. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana mengoptimalisasi pemeliharaan Sabo Dam Way Tasoy, secara evektif dan efisien, bagaimana kinerja sabo dam way tasoy, dan bagaimana kondisi sabo dam way tosay. Selanjutnya tujuan dari penelitian ini adalah mengoptimalisasi pemeliharaan Sabo Dam Way Tasoy, secara evektif dan efisien, mengevaluasi kinerja sabo dam way tasoy dan menguraikan kondisi sabo dam way tosay. Penelitian ini berlokasi Sabo Dam Desa Way Tasoi Kabupaten Maluku Tengah. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer berupa dokumentasi, peta lokasi penelitian dan hasil observasi awal oleh peneliti. Sedangkan data sekunder yang digunakan adalah data bangunan Sabo Dam, data topografi, data debit air dan data curah hujan. Teknik analisa data yang digunakan Dalam penulisan ini adalah analisa kuantitatif. Hasil dari penelitian ini berupa pengoptimalan pemeliharaan dan evaluasi Sabo Dam Way Tasoy dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti, pemeliharaan preventif, pemeliharaan korektif dan pemeliharaan rehabilitative. Tujuan dari pengoptimalan pemeliharaan tersebut adalah sebagai langkah pecegahan menjaga agar bangunan pengendali sedimen tetap dapat berfungsi secara optimal sesuai tingkat kegunaan atau kinerja yang direncanakan
PEMANENAN AIR HUJAN SEBAGAI ALTERNATIF SUMBER AIR BERSIH UNTUK KEBUTUHAN MASYARAKAT DESA MESIAPI KABUPATEN MALUKU BARAT DAYA Nirahua, Efata; Betaubun, Renny James; Titaley, Henriette Dorothy
Journal Agregate Vol. 3 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/ja.v3i1.1941

Abstract

Rainwater is harvested through a simple system commonly called Rain Water Harvesting. The purpose of this research is to determine the quality of rainwater to be harvested, the potential discharge that can be utilized, and the design of the PAH system for Mesiapi Village, Southwest Maluku Regency. The method of determining the quality of rainwater is done by collecting rainwater and then testing it in the laboratory. Analysis of rainfall frequency using continuous probability, namely the distribution of gumbel and log person III then tested the probability distribution using the Chi square test, to determine the discharge of clean water that can be harvested, after that planning the design and cost budget for making a recervoir tub. The results of water quality testing show a pH value of 8.11; Temperature 24.4°C; and TDS 22.9 mg/l. The highest rainfall value in Mesiapi village for 10 years with the highest rainfall level occurred in 2020, namely 260 mm. The rainfall return period is 2 years with a rain duration of 2 hours, with the Log Person III distribution obtaining a rainfall plan value of 7.857 mm/hour and a discharge of 61 lt/det. The draft cost budget obtained from the calculation for the construction of a recervoir (reservoir) in Mesiapi village with a plan for 2 reservoirs is IDR 665,284,000.
PERENCANAAN TEBAL LAPIS PERKERASAN LENTUR RUAS JALAN PENGHUBUNG DESA LAHA – DESA NEGERI LIMA Paul, Rizky Steven; Betaubun, Renny James; Latar, Sjafrudin
Journal Agregate Vol. 3 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Jurusan Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/ja.v3i1.2135

Abstract

This research aims to plan the thickness of flexible pavement layers on road segments that have not been coated with pavement on the Laha-Negeri Lima road section, Central Maluku Regency. Through primary data collection, namely data obtained in the field including DCP, LHR survey, road dimensions, and documentation. While secondary data is data obtained from agencies, such as Ambon Island road maps, including field observations, interviews, and literature searches, and analysis using the 2017 Road Pavement Design Manual Method. This research determines the appropriate thickness of flexible pavement layers to facilitate inter-regional connectivity and increase local economic potential. The results of the analysis show that the thickness of the asphalt layer is adjusted to the Road Asphalt Plan Manual No.02/M/BM/2017 and the thickness of the flexible pavement layer on the Laha Village - Negeri Lima Village connecting road section along 3000 m is obtained AC WC 4 cm, AC BC 6 cm, AC BASE 7 m, and LFA Class A 30 cm. While the cumulative value of the standard load with a planning length of 3000 m and a width of 6 m is obtained in total 3,252,548 and an average CBR value of 8.17%.
Perencanaan Drainase Pada Ruas Jalan Wakal – Taeno Kabupaten Maluku Tengah Joseph, Nordrick Revilino; Betaubun, Renny James; Tahya, Hendrie
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 6 (2024): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i6.112

Abstract

Ruas jalan Wakal – Taeno merupakan jalan baru yang sudah bisa di akses pada bulan February 2024. Namun hanya beberapa titk yang sudah memiliki sistem drainase, salah satunya pada STA 02+700 dan lain – lainnya. Ini merupakan masalah jikalau terjadi curah hujan yang tinggi seiring berjalannya waktu maka dapat menyebabkan kerusakan pada jalan, karena tidak ada saluran drainase yang mengalirkan air hujan sehingga terjadi genangan. Perencanaan drainase merupakan langkah yang tepat untuk mencegah terjadinya kerusakan jalan yang di sebabkan oleh air. Karena itulah di perlukan pembuatan drainase di samping ruas jalan untuk mengatasi masalah ini. Berdasarkan hasil pehitungan untuk kala ulang 10 tahun diperoleh curah hujan rencana sebesar 236,149 mm, perhitungan debit limpasan saluran diperoleh Perencanaan dimensi saluran drainase berbentuk trapezium yaitu lebar puncak saluran 100 cm, lebar dasar saluran 70 cm, dan kedalam saluran 70 cm, biaya yang diperlukan untuk perencaan drainase sebesar Rp.4.021.408.309, serta ketinggian pada titik awal pekerjaan 200 mdpl.
Analisis Rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) Daerah Irigasi Samal Kabupaten Maluku Tengah Singadji, Andarias; Betaubun, Renny James; Jakob, Juvrianto Chrissunday
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 8 (2025): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i8.200

Abstract

Daerah Irigasi Samal memiliki luas potensial 4.717 ha yang terdiri dari Samal Kanan dengan luas potensi 2.217 ha dan Samal Kiri dengan luas potensi 2.500 ha. Akan tetapi dari luas tersebut hanya Daerah Irigasi Samal Kanan yang berfungsi seluas 2648.80 ha. Untuk memenuhi kebutuhan air luas lahan fungsional tersebut harus diperhitungkan dengan memperhatikan neraca air pada DI Samal. Dalam penelitian ini akan diteliti tentang banyaknya debit yang tersedia maupun debit yang dibutuhkan pada Daerah Irigasi Samal. Perhitungan ketersediaan air dilakukan dengan menghitung debit andalan dengan menggunakan bangkitan data debit model NRECA. Debit andalan yang diperhitungkan menggunakan tiga skenario yaitu skenario basah dengan Q25, skenario normal dengan Q50 dan skenario kering dengan Q80. Sedangkan kebutuhan air disesuaikan dengan penggunaan air yang ada pada DI Samal yaitu untuk irigasi dan aliran pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi defisit pada beberapa minggu pada rencana neraca air tahunan skenario normal dan kering. Untuk itu perlu adanya skema pembagian / alokasi air yang tepat. Alokasi air ini disusun berdasarkan prioritas yaitu untuk irigasi kemudian aliran pemeliharaan. Untuk membantu pengalokasian tersebut, setiap petak sawah diberikan nilai faktor-K yang mengatur jumlah air yang masuk dan keluar petak sawah. Nilai faktor K < 1 maka pengalokasi air kurag dari kebutuhan air tiap petak sawah.
Detail Engineering Desain (DED) Air Minum di Desa Amdasa Kecamatan Wertamrian Kabupaten Maluku Tenggara Wattimena, Linda Euaggelion; Frans, Pieter Lourens; Betaubun, Renny James
JURNAL ILMIAH NUSANTARA Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Nusantara
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jinu.v2i1.4033

Abstract

The availability of clean water is a very important basic need for the community, especially in rural areas such as Amdasa Village, Wertamrian District, Southeast Maluku Regency. However, limited infrastructure and inadequate water distribution systems are the main obstacles in meeting the clean water needs of the local community. The provision of clean and sustainable drinking water is a basic need for the community, especially in remote areas such as Amdasa Village, Wertamrian District, Southeast Maluku Regency. This study aims to compile a Detail Engineering Design (DED) for a drinking water supply system that is in accordance with the geographical conditions and needs of the local community. The research methods include field surveys, water needs analysis, and design of distribution systems and water treatment installations. The results of this study are expected to be the basis for planning the development of efficient and sustainable drinking water infrastructure in Amdasa Village.
Evaluasi Kinerja dan Aknop Sungai Berdasarkan Kondisi Morfologi Sungai Wai Lela Desa Larike Kabupaten Maluku Tengah Soselisa, Roosfita; Jamlaay, Octovianus; Betaubun, Renny James
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 10 (2025): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i10.375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja dan aknop sungai berdasarkan kondisi morfologi Sungai Wai Lela yang terletak di Desa Larike, Kabupaten Maluku Tengah. Sungai Wai Lela memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat setempat, baik sebagai sumber air irigasi maupun sebagai jalur transportasi. Namun, perubahan kondisi morfologi sungai yang dipengaruhi oleh faktor alam dan aktivitas manusia berpotensi mempengaruhi kualitas dan kinerja aliran sungai. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan observasi lapangan dan analisis morfologi sungai menggunakan pemetaan topografi dan pengukuran perubahan aliran sungai. Data yang dikumpulkan meliputi kedalaman, lebar sungai, serta kecepatan aliran pada berbagai titik sepanjang sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perubahan signifikan pada struktur morfologi sungai, terutama di daerah yang sering terjadinya sedimentasi dan pengikisan. Evaluasi kinerja aliran sungai mengungkapkan adanya hambatan dalam kelancaran aliran air yang dapat berpengaruh pada kapasitas irigasi dan potensi terjadinya banjir pada musim hujan. Berdasarkan temuan ini, disarankan perlunya tindakan konservasi dan perbaikan struktur morfologi sungai untuk meningkatkan kinerja sungai secara berkelanjutan. Berdasarkan hasil analisis bahwa tidak terjadi perobahan morfologi sungai baik itu Panjang maupun lebar dan sungai  akan tetapi hanya akibat hujan terjadi penimbunan sedimen dan perbaikan tebing sungai 2702,2 m3 dan perbaikan dinding tebing 82,44 m3.
Analisis Limpasan Permukaan Saluran Drainase Terhadap Kerusakan Perkerasan Lentur Pada Ruas Jalan Tanjakan 2000 Kota Ambon Latupono, Muhammad Rizky; Betaubun, Renny James; Istia, Penina T.
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 1 No. 11 (2025): April
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v1i11.394

Abstract

Ruas jalan Tanjakan 2000 menghubungkan Kebun Cengkeh-Stain dan memiliki saluran drainase berbentuk trapezium dengan dimensi tinggi 60 cm, lebar atas 50 cm, dan lebar dasar 40 cm. Jalan ini mengalami kerusakan berupa lubang, keriting (corrugation), dan sampah berserakan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghitung dimensi drainase, 2) merencanakan kebutuhan dimensi drainase, 3) menghitung dampak pertumbuhan penduduk terhadap air buangan rumah tangga, dan 4) menganalisis kerusakan perkerasan jalan.Metode Analisis yang dipakai untuk penelitian ini adalah metode kuantitatif yang bersifat deskriptif untuk menghitung debit air dan menentukan dimensi saluran drainase pada ruas jalan adalah sebagai berikut: Perhitungan debit air curah hujan menggunakan metode : (Distribusi Gumbel, Distribusi Log Pearson III) Dan metode analisis yang dipakai untuk menghitung dan menganalisa kerusakan jalan adalah Menguraikan tingkat kerusakan dengan metode PCI.Hasil perhitungan menunjukkan curah hujan rencana 227.111 mm dengan menggunakan metode Log Person III. Debit limpasan di ruas jalan Tanjakan 2000 sebesar 0,120 m³/detik, sedangkan debit saluran sebesar Q_s: 0,216 m³/detik, menunjukkan saluran masih mampu menampung debit limpasan. Namun, terdapat 13,5 m³ sedimen yang harus dibersihkan dari saluran. Diperkirakan penduduk Batu Merah pada 2028 mencapai 82.757 jiwa untuk pertumbuhn penduduk sebesar 2,77% dengan air buangan rumah tangga sebesar 0,00157 m3/detik/orang. Nilai kerusakan perkerasan jalan dengan metode PCI pada Ruas Jalan Tanjakan 2000 adalah 69 (Good).  
PERBANDINGAN DAYA DUKUNG TIANG PANCANG BERDASARKAN METODE ANALITIS DAN PILE DRIVING ANALYZER TEST JEMBATAN WAITUNSA Lawalata, Alicya; Latar, Sjafrudin; Betaubun, Renny James
Journal Agregate Vol. 4 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Jurusan Teknik Sipil

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/ja.v4i1.2083

Abstract

Waitunsa Bridge is located in Siwalalat subdistrict, Eastern Seram Regency Siwalalat Seram Regency, Laimu Werinama Road Section with a Stretch Length of 300 M and a Width of 9 M. During the project implementation, the foundation work on the bridge was piling, where the planned piles that went into the ground were 1150 KN, but when tested using the Pile Driving Analyzer (PDA) Test, it had exceeded the planned limit, the piles that entered the ground were more than 3000 KN. The aim of this research is to analyze the bearing capacity value of a single pile foundation using analytical methods on the Wai Tunsa bridge, East Seram and to obtain a comparison of the calculation results using the analytical method and the results of the Pile Driving Analyzer test on the foundation of the Wai Tunsa bridge, Seram. East. In writing the methods used to analyze the bearing capacity of piles are the Meyerhoff method, Tomlinson method, as well as the reduction in pile foundations and well foundations is the Meyerhof method. The results of calculations carried out at 3 points, namely Abutment 1 (A1), Pier 1 (P1), and Abutment 2 (A2) on the Waitunsa Bridge work, Siwalalat subdistrict, East Seram Regency, from the results of manual analysis, it can be concluded that the Tomlinson method has good value. is closer than the Mayerhoff method to the PDA Test. Qu = 402.89 tons compared to 336 - 388 tons at A1, Qu = 384.74 tons compared to 373 – 389 tons at P1, and Qu = 397.57 tons compared to 347 – 389 tons.
Analisis Saluran Drainase Pada Ruas Jalan Uweth - Laturake Kecamatan Taniwel Kabupaten Seram Bagian Barat Mony, Aisa; Betaubun, Renny James; Istia, Penina T
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 4 (2025): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i4.597

Abstract

Terdapat saluran drainase pada STA 00+500 – STA 00+800, STA 01+000- STA 02+000 di Ruas jalan Uweth-Laturake. Kabupaten Seram Bagian Barat. Dimensi saluran drainase dengan ketinggian 72 cm, lebar puncak 60 cm, dan lebar dasar 40 cm. Sedimen menutupi saluran drainase pada STA 01+000  sepanjang 9 m, sedangkan STA 02+000 sepanjang 12 m. Pada  STA 00+000 – STA 00+500, STA 00+800- STA 01+00 tidak terdapat saluran drainase. Bila terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi, akan terjadi genangan di area tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui debit air hujan, menghitung debit air kotor rumah tangga untuk 5 tahun kedepan, merencanakan dimensi penampang  serta menghitung sedimen saluran drainase  pada ruas jalan Uweth - Laturake. Metode Gumbel dan log person tipe III digunakan untuk perhitungan parameter statistik dan menentukan jenis distribusi dan data curah hujan 10 tahun terakhir. Perhitungan yang memenuhi persyaratan yaitu distribusi log person type III digunakan untuk menghitung debit air hujan. Hasilnya untuk menghitung dan mengetahui debit air hujan pada rencana yang di tampung saluran drainase. Dari hasil perhitungan kala ulang 10 tahun diperoleh hasil curah hujan rancangan sebesar 194,536 mm, Jumlah air kotor yang terbuang adalah sebesar 85% dari kebutuhan air bersih, debit air buangan perorang  0,00602 m3/detik/orang. Dimensi saluran drainase yaitu lebar puncak saluran 60 cm, lebar dasar saluran 40 cm, dan ketinggian saluran 72 cm. Banyaknya sedimen yang menghalangi saluran drainase  ruas jalan Uweth – Laturake Kabupaten Seram Bagian Barat yaitu pada STA 01+000 1,532 m3 dan pada STA 02+000 1, 673 m3.