Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

HUBUNGAN NILAI, NORMA DAN SANKSI Yumita Dewi; Enni Enni; Elva Aslinda; Syofrianisda Syofrianisda; Fajar Budiman
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2023): Jurnal Al Karim : September 2023
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/staiyaptippasamanbarat.v8i2.244

Abstract

Penelitian ini membahas interkoneksi antara nilai, norma, dan sanksi dalam konteks sosial. Nilai sebagai prinsip-prinsip yang dianggap penting oleh individu atau masyarakat, memberikan dasar bagi pembentukan norma, yaitu aturan-aturan yang mengatur perilaku. Norma-norma ini, jika dilanggar, dapat mengakibatkan sanksi, baik dalam bentuk positif maupun negatif. Studi ini menganalisis bagaimana nilai-nilai yang dianut oleh suatu kelompok mempengaruhi pembentukan norma-norma, serta bagaimana pelanggaran terhadap norma-norma ini dapat menghasilkan sanksi. Adanya keseimbangan dan keselarasan antara nilai, norma, dan sanksi menjadi krusial untuk memahami dinamika sosial dan memelihara stabilitas dalam suatu masyarakat. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan yang lebih baik tentang bagaimana nilai-nilai yang dianut oleh individu atau kelompok dapat memengaruhi norma-norma yang diterapkan, serta dampak sanksi sebagai alat kontrol sosial. Implikasi dari hubungan kompleks antara nilai, norma, dan sanksi ini dapat membantu merancang strategi intervensi sosial yang lebih efektif untuk membentuk perilaku yang diinginkan dalam masyarakat.
Sustainable Stingless Beekeeping for Rural Socioeconomic Transformation An Asset-Based Community Approach Budiman, Fajar; Aldi, Novi; Aini, Farida; Fizan, Nar
GUYUB: Journal of Community Engagement Vol 7, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/guyub.v7i1.13923

Abstract

Rural poverty in agricultural regions is often exacerbated by limited livelihood diversification and the underutilization of abundant local natural resources. This program addresses the urgent need for sustainable economic alternatives by enhancing community capacity through stingless bee (kelulut) cultivation using the Asset-Based Community Development (ABCD) approach. The methodology followed a structured four-stage process: asset mapping, technical training in beekeeping, continuous mentoring, and the institutionalization of community business groups. Results indicate a significant improvement in technical proficiency among participants, particularly in colony management and hygienic harvesting techniques. The program successfully established independent business groups and achieved measurable income diversification, with honey and its derivatives providing a new, stable value-added revenue stream for households. Beyond economic gains, the initiative resulted in a 45.7% increase in environmental awareness regarding pollination services. Ultimately, this program provides a replicable model for green economic development and sustainable rural transformation through the strategic mobilization of local biodiversity and social capital.