Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL SEBAGAI SARANA PROMOSI WISATA KABUPATEN PANGANDARAN Rozaq, Miftahul; Sutarjo, Moch. Armien Syifaa; Alwaton, Yogie; Claudia, Febriyanti; Fariza, Muhammad Rio; Widyaningrum, Septiana Yustika
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 1 (2025): JP2N: September- Desember 2025
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/y07ax617

Abstract

Kabupaten Pangandaran memiliki potensi wisata alam, bahari, budaya, dan UMKM yang kuat, namun pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi masih belum optimal. Tantangan utama yang dihadapi mitra, yaitu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disbudpar) serta komunitas pengelola wisata, meliputi keterbatasan kemampuan produksi konten digital, rendahnya konsistensi unggahan, serta minimnya strategi komunikasi yang terstruktur. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas promosi digital melalui pelatihan strategi media sosial, workshop pembuatan konten kreatif, dan pendampingan berkelanjutan melalui 30-day posting challenge. Metode yang diterapkan mencakup ceramah interaktif, diskusi, praktik pengambilan foto dan video, analisis konten lokal, serta evaluasi melalui wawancara dengan perwakilan mitra dan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap teknik produksi konten menggunakan smartphone, penggunaan storytelling visual, dan pengelolaan akun berbasis insight. Umpan balik dari peserta menyatakan bahwa pelatihan memberikan keterampilan praktis yang sebelumnya belum dimiliki, sedangkan perwakilan Disbudpar menilai kegiatan ini efektif dalam memperkuat kapasitas SDM promosi daerah. Monitoring melalui tantangan konsistensi selama 30 hari juga menunjukkan peningkatan minat dan komitmen peserta dalam mengelola media sosial secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil mengoptimalkan kemampuan promosi digital pelaku wisata dan mendukung upaya branding daerah secara lebih profesional dan terarah.
PELATIHAN ‘ENTREPRENEURIAL PUBLIC SPEAKING’ BAGI KOMUNITAS: SLKT GST BARAYA (SISI LAIN KABUPATEN TEGAL, GERAK SEDEKAH TEGAL CABANG BANDUNG RAYA) Dindin Dimyati; Dudi Rustandi; Miftahul Rozaq; Miftakhul Fikri
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7139

Abstract

Warteg alias warung Tegal menjadi warung makan yang mudah ditemui di berbagai kota. Ada sejarah panjang warteg muncul di Indonesia sampai kini munculnya beragam warteg versi kekinian. Ada banyak versi yang menceritakan tentang awal mula munculnya warteg. Ada yang menyebut warteg muncul ketika banyaknya proyek pembangunan infrastruktur di Jakarta pada 1950-an dan 1960-an. Kala itu, pendatang asal Tegal di ibu kota mulai menyediakan layanan kuliner di lokasi proyek berbentuk bedeng proyek hingga muncul istilah warteg. Bandung menjadi salah satu kota bagi para pengusaha warteg ini dan telah menjadi tempat yang kondusif bagi tumbuh kembang usaha gatronomi ini. Dinamika ekonomi sosial politik di NKRI sering pula mempengaruhi dinamika harga bahan-bahan pokok, termasuk bahan pasokan dalam jumlah partai besar untuk diolah dalam bisnis kuliner warteg tersebut sehingga tidak jarang para pengusaha kuliner ini harus melakukan negosiasi atau tawar menawar serta melakasnakan persuasi kepada para pemasok bahan mentah. Hal tersebut dirasakan oleh para pelaku usaha ini sebagai sesuatu yang harus dipelajari secara khusus melalui asosiasi warteg di mana mereka menjadi anggota. SLKT GST BARAYA (SISI LAIN KABUPATEN TEGAL, GERAK SEDEKAH TEGAL CABANG BANDUNG RAYA) sebagai wadah bergabungnya mereka, bersedia menjadi faslitator bagi keperluan ini melalui kerja sama dengan Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas Telkom dalam bentuk kegiatan Abdimas. Di akhir kegiatan pelatihan ini diharapkan para anggota paguyuban dapat meningkatkan keterampilan bertuturnya: negosiasi dan persuasi dalam konteks pengembangan UMKM mereka.
PELATIHAN TRAINING OF TRAINER UNTUK KOMPETENSI KOMUNIKASI PERSUASI BAGI PENGAJAR DAN PENDAMPING UMKM JAWA BARAT Indra Novianto Adibayu Pamungkas; Miftahul Rozaq; Ilhamsyah Ilhamsyah; Dini Salmiyah Fithrah Ali
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7162

Abstract

Komunikasi persuasi memiliki peran vital dalam membantu pengajar dan pendamping Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat dalam mengatasi berbagai tantangan dan meningkatkan keberhasilan UMKM tersebut. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa kurangnya keterampilan komunikasi persuasi dapat menjadi hambatan bagi pengajar dan pendamping UMKM dalam membujuk para pelaku UMKM untuk mengadopsi praktik bisnis yang lebih efektif dan inovatif. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi komunikasi persuasi bagi pengajar dan pendamping UMKM di Jawa Barat melalui pelatihan dan penerapan teknik komunikasi persuasi yang efektif. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini mencakup pelatihan interaktif, workshop, dan mentoring secara berkelanjutan, dengan fokus pada penguatan keterampilan berbicara empati, mendengarkan aktif, dan merancang pesan persuasif. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan dampak secara pengetahuan maupun keterampilan kepada para pengajar dan pendamping UMKM Jawa Barat. Keterampilan komunikasi persuasif untuk berbagai situasi training yang diantaranya; (1) central route (seperti, pendampngan personal), (2) periperal route (seperti, seminar dan kelas umum), dan (3) combinations route (training dan workshop), yang dapat disesuaikan dengan kondisi pelatihan dan pendampingan.
SOSIALISASI APLIKASI E-SELAMAT UNTUK UJI KELAYAKAN HEWAN QURBAN PADA REMAJA MASJID KOTA BANDUNG Miftahul Rozaq; Miftakhul Fikri; Mohamad Syahriar Sugandi; Indra Novianto Adibayu Pamungkas; Arie Prasetio
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 1 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v6i1.7779

Abstract

Program pengabdian masyakarat ini bertujuan untuk mengetahui proses sosialisasi aplikasi E-Selamat untuk uji kelayakan hewan qurban pada remaja masjid Kota Bandung. Metode program ini terdiri dari lima tahap difusi inovasi yaitu tahap mendapatkan pengetahuan, persuasi, pengambilan keputusan, implementasi dan konfirmasi. Program dilaksanakan secara online melalui zoom dan offline melalui wawancara mendalam kepada remaja masjid di Kota Bandung. Program online diadakan webinar dengan mendatangkan narasumber yang kompeten pada bidang aplikasi. Sedangkan program offline dengan wawancara mendalam kepada remaja masjid bertempat di Masjid Syamsul Ulum dan Masjid Permata Iman Kota Bandung. Hasil program ini menunjukkan bahwa pendekatan program berdasarkan teori difusi inovasi dapat secara signifikan meningkatkan tingkat pengetahuan dan persuasi terkait penggunaan aplikasi E-Selamat kepada remaja Masjid. Selain itu, hasil wawancara mendalam juga diperoleh diskusi interaktif yang terbukti efektif dalam pengambilan keputusan, implementasi serta konfirmasi atas penggunaan aplikasi E-Selamat untuk mengetahui kelayakan hewan qurban. Akhirnya, program pengabdian masyarakat ini tidak hanya sekedar sosialisasi apliaksi E-Selamat saja akan tetapi bisa memberikan wawasan yang bermanfaat bagi remaja masjid ataupun umat muslim lainnya sehingga dapat memudahkan untuk pemilihan hewan qurban yang layak disembelih ketika pada hari Raya Idul Adha tiba.
Digital Parenting-The Series: Literasi Media Digital untuk Orang Tua Siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Bojongloa Kaler Kota Bandung Miftahul Rozaq; Dindin Dimyati; Dudi Rustandi; Miftakhul Fikri
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 4 No. 2 (2024): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v4i2.8409

Abstract

Perkembangan teknologi dan akses terhadap informasi melalui media digital semakin tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk anak-anak kelompok usia dini dimana semakin terekspos pada berbagai bentuk media digital mulai dari televisi, smartphone hingga internet. Paparan ini menghadirkan tantangan baru bagi orang tua siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kecamatan Bojongloa Kaler Kota Bandung dalam mengawasi dan membimbing anak-anak pada penggunaan media digital yang sehat dan aman. Namun, banyak orang tua siswa PAUD yang masih kurang memahami cara mengelola penggunaan media digital secara bijak. Melalui kegiatan pelatihan literasi media digital ini, kami bertujuan untuk memberikan pelatihan untuk memahami bagaimana teknologi media digital bisa digunakan sebagai alat bantu pendidikan yang efektif. Metode dan tahapan pelatihan literasi media digital meliputi tahap persiapan, tahap pengenalan, tahap pelaksanaan, tahap praktik dan tahap penutupan. Hasil pelatihan literasi media digital ini diharapkan menambah pemahaman orang tua siswa PAUD untuk mendukung pembelajaran anak-anak di rumah dengan lebih baik melalui penggunaan aplikasi edukatif, video pembelajaran dan konten digital lainnya yang sesuai dengan usia dan perkembangan anak
PEMANFAATAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PRODUKSI KONTEN WEBSITE DESA WISATA ALAMENDAH SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN BRANDING DAN TRANSFORMASI DIGITAL DESA Miftahul Rozaq; Yogie Alwaton; Abdul Fadli Kalaloi; Maya Angelina Lantau; Rizchika Sakinah Octafia
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): JP2N: Mei - Agustus 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/n1ngqp63

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong desa wisata untuk memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi dan penguatan branding destinasi. Website desa wisata berperan sebagai media utama dalam menyampaikan informasi destinasi, membangun citra desa, serta mengintegrasikan berbagai aktivitas promosi digital. Desa Wisata Alamendah yang dikelola oleh BUMDes Alenda memiliki potensi wisata alam, agrowisata, dan produk lokal yang beragam. Namun, pengelolaan website desa wisata masih menghadapi kendala pada aspek produksi konten yang informatif, menarik, dan berkelanjutan. Keterbatasan sumber daya manusia serta kemampuan teknis dalam produksi konten digital menjadi tantangan dalam optimalisasi website sebagai media promosi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola BUMDes Alenda dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung produksi konten website desa wisata. Metode pelaksanaan dilakukan melalui analisis kebutuhan mitra, penyusunan materi pelatihan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan praktik produksi konten berbasis AI, dan evaluasi kegiatan. Materi pelatihan meliputi pemanfaatan AI untuk pembuatan teks promosi, visual pendukung, video pendek, serta penyusunan alur kerja produksi konten website. Melalui kegiatan ini diharapkan pengelola BUMDes mampu mengoptimalkan pemanfaatan AI dalam pengelolaan konten digital sehingga mendukung penguatan branding dan transformasi digital Desa Wisata Alamendah secara berkelanjutan.
Peningkatan pemahaman masyarakat tentang jenis-jenis jaminan dalam hukum perdata indonesia Didiek Wahju Indarta; Irma Mangar; Nico Ferdian; Miftahul Rozaq
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39604

Abstract

Abstrak Pemahaman masyarakat mengenai jenis-jenis jaminan dalam hukum perdata Indonesia masih tergolong rendah dan belum merata. Kondisi ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kompleksitas istilah hukum, rendahnya literasi hukum, serta terbatasnya akses terhadap informasi yang mudah dipahami. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat melalui sosialisasi mengenai jenis-jenis jaminan, baik jaminan kebendaan maupun jaminan perorangan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, serta penggunaan media visual yang komunikatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat, yang terlihat dari kemampuan peserta dalam mengenali dan membedakan jenis-jenis jaminan serta memahami fungsi dan risikonya dalam praktik hukum. Meskipun demikian, masih terdapat kendala seperti keterbatasan waktu dan perbedaan tingkat pemahaman peserta. Oleh karena itu, diperlukan upaya yang berkelanjutan, inovatif, dan kolaboratif melalui peningkatan intensitas sosialisasi, pemanfaatan media digital, penyederhanaan bahasa hukum, serta peran aktif berbagai pihak dalam meningkatkan literasi hukum masyarakat. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat memahami dan menerapkan konsep jaminan secara tepat dalam kehidupan sehari-hari guna mewujudkan kepastian dan perlindungan hukum. Kata Kunci: pemahaman masyarakat; jaminan hukum; hukum perdata; sosialisasi hukum; literasi hukum. Abstract  Public understanding of the types of guarantees in Indonesian civil law is still relatively low and uneven. This condition is caused by various factors, such as the complexity of legal terms, low legal literacy, and limited access to easy-to-understand information. This community service activity aims to increase public understanding through socialization about the types of guarantees, both material guarantees and individual guarantees. The methods used include counseling, interactive discussions, and the use of communicative visual media. The results of the activity showed an increase in public understanding, which can be seen from the ability of participants to recognize and distinguish types of guarantees and understand their functions and risks in legal practice. However, there are still obstacles such as time constraints and differences in participants' levels of understanding. Therefore, sustainable, innovative, and collaborative efforts are needed through increasing the intensity of socialization, the use of digital media, simplifying legal language, and the active role of various parties in improving public legal literacy. Thus, it is hoped that the public can understand and apply the concept of guarantees appropriately in their daily lives in order to realize certainty and legal protection. Keywords: community understanding; legal guarantee; civil law; legal socialization; legal literacy.
Enhancing Forest Fire Mitigation through Communication Technology: Evidence from Riau Province, Indonesia Firsa Rinaldy Parlita Tinambunan; Miftahul Rozaq
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 6 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i6.50196

Abstract

Forest and land fires (karhutla) in Riau Province, Indonesia, pose severe environmental, health, and economic challenges, mainly due to the flammable peatlands during dry seasons. Limited communication infrastructure exacerbates these issues, hindering firefighting coordination, hotspot reporting, and public information dissemination. This study examines the role of communication technology in mitigating karhutla, focusing on the Ministry of Environment and Forestry's efforts in Riau. Using a qualitative case study approach, data was collected through interviews and analysed thematically. Findings reveal inadequate communication technology support, with reliance on Handy Talky (HT) devices and radio transmissions, while cellular and internet networks remain insufficient. The study recommends enhancing communication infrastructure, developing integrated systems, and training personnel to address these challenges. Satellite-based internet is proposed as a potential solution for areas with limited connectivity, aiming to improve coordination and efficiency in karhutla mitigation efforts.
Role of Digital Literacy: Information Processing Of Skincare On Twitter Beauty Bases Yoland Apresia Brillian; Miftahul Rozaq
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 5 No. 7 (2025): Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v5i7.50205

Abstract

Information about skincare on the beauty base account on Twitter is not necessarily accurate, there are many promotional elements carried out by buzzers and also affiliates. In accessing information about skincare, of course, it is necessary to be careful so that the chosen skincare product can work effectively and so as not to be negatively affected. So how is the information processing on beauty base users on Twitter who have experienced mistakes in purchasing skincare products due to a lack of digital literacy? This study aims to examine how to process skincare information on the Twitter beauty base on users who have experienced mistakes in purchasing skincare products. The method used is a qualitative method and the data is processed using Nvivo 12 software. The results of the study show that users are aware of promotions on beauty base accounts on Twitter, but the user's memory is limited, so users need external help to remember information about skincare that has been accessed through the beauty base on Twitter.
Pengembangan Website Desa Wisata Alamendah Sebagai Strategi Penguatan Branding dan Transformasi Digital Desa Moch. Armien Syifaa Sutarjo; Gendra Wisnu Buana; Elvi Bertha Debora; Miftahul Rozaq; Rizchika Sakinah Octafia
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/q0eqf967

Abstract

Transformasi digital desa merupakan bagian dari agenda pembangunan nasional berbasis teknologi informasi yang bertujuan memperkuat daya saing ekonomi lokal. Desa Wisata Alamendah di Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung memiliki potensi unggulan di sektor agrowisata, hortikultura, serta UMKM berbasis pertanian pegunungan. Namun hingga saat ini belum tersedia website kelembagaan resmi yang terintegrasi sebagai pusat informasi destinasi, promosi usaha, serta representasi identitas organisasi desa wisata. Ketiadaan platform digital terpusat menyebabkan fragmentasi informasi, lemahnya positioning digital, dan terbatasnya akses promosi berbasis mesin pencari. Program pengabdian ini bertujuan mengembangkan website kelembagaan Desa Wisata Alamendah yang profesional, responsif, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kapasitas SDM dalam pengelolaan konten dan tata kelola digital. Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perancangan sistem, pengembangan, pelatihan, implementasi, serta monitoring dan evaluasi berbasis indikator kinerja digital. Luaran program meliputi website aktif, modul pelatihan, SOP pengelolaan, artikel ilmiah, serta peningkatan kompetensi digital mitra. Program ini diharapkan memperkuat branding desa wisata dan mendorong keberlanjutan ekonomi lokal berbasis transformasi digital.