Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

REPRESENTASI MEDIA TERHADAP KASUS PENCEMARAN NAMA BAIK WAKIL WALI KOTA SURABAYA ANALISIS WACANA KRITIS FAIRCLOUGH Budiman Yunus; Agus Hamdani
MATAPENA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 8 No. 01 (2025): Juni 2025
Publisher : Indonesian language and literature education program Majapahit Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/matapena.v8i01.3848

Abstract

This study aims to analyze the representation of Surabaya's Deputy Mayor, Armuji, in the news coverage of four online media platforms: Tempo.co, Detik.com, Kompas.com, and iNewsSurabaya.id, concerning an alleged defamation case reported by Jan Hwa Diana. The study adopts Norman Fairclough’s Critical Discourse Analysis approach, which includes three levels of analysis: textual (micro), discursive practice (meso), and social practice (macro). The findings indicate that each media outlet constructs different discourses in positioning Armuji and the reporter. Tempo.co and Detik.com tend to emphasize the voice of the reporter and appear to side with the alleged victim, while Kompas.com and iNewsSurabaya.id offer more balanced reporting by presenting both perspectives. Word choices, source quotations, and narrative structures are key tools in shaping social realities and ideologies within news discourse. These results affirm that the media serve not only as conveyors of information but also as active agents in shaping meaning and power relations in society. Keywords: Critical Discourse Analysis, Fairclough, Online Media.
ANALISIS WACANA KRITIS MODEL VAN DIJK PADA PEMBERITAAN PROGRAM PENGIRIMAN SISWA 'NAKAL' KE BARAK MILITER Refia Mustikaati Sobarudin; Agus Hamdani
Jurnal Lazuardi Vol 8 No 3 (2025): Vol 8 No 3 (2025): JURNAL LAZUARDI EDISI XVIII BULAN SEPTEMBER
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53441/jl.Vol8.Iss3.205

Abstract

Penelitian ini membandingkan dua berita dari CNN Indonesia dan Kompas.com mengenai program pengiriman siswa “nakal” ke barak militer di Jawa Barat dengan menggunakan teori analisis wacana kritis van Dijk. Latar belakang penelitian ini adalah perbedaan framing media dalam memberitakan kebijakan kontroversial yang berdampak luas bagi masyarakat, terutama terkait hak anak dan peran lembaga negara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana kedua media tersebut membangun narasi, serta menganalisis struktur wacana yang digunakan dalam memengaruhi opini publik. Metode penelitian yang digunakan adalah model analisis wacana kritis van Dijk, yang meliputi analisis struktur makro (tema), suprastruktur (alur), dan mikrostruktur (pilihan kata, semantik, dan strategi diskursif). Hasil penelitian menunjukkan bahwa CNN Indonesia cenderung membangun narasi positif dan membela kebijakan pemerintah, dengan menekankan legitimasi, kolaborasi lintas lembaga, serta penggunaan istilah “pembinaan” dan “pembinaan karakter”. Kritik dari pihak luar hanya diakomodasi secara normatif dan bukan menjadi fokus utama. Sebaliknya, Kompas.com lebih kritis dan problematis terhadap kebijakan tersebut dengan menyoroti suara para pemerhati pendidikan, pentingnya mendengarkan suara anak-anak, dan perlunya penilaian psikologis yang independen. Kompas juga mempertanyakan efektivitas program tersebut dan menekankan perlindungan hak-hak anak. Perbandingan ini menunjukkan bahwa media memiliki peran penting dalam membentuk realitas sosial dan relasi kuasa melalui konstruksi wacana yang mereka pilih. Kata Kunci: Analisis Wacana Kritis, Teori Van Dijk, Program Pembinaan Mahasiswa
Isu-isu Calon Presiden 2024 dalam Teks Berita Online Fat-Hiyah Dwi Fitriani; Agus Hamdani
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.4816

Abstract

Wacana isu capres 2024 merupakan wacana yang dibentuk oleh praktik kekuasaan yang menyiratkan tujuan-tujuan tertentu. Oleh karena itu, wacana media yang memberitakan isu capres 2024 merupakan isu atau masalah yang mengandung bahasa atau ungkapan kritis. Penelitian ini penting dilakukan untuk mengetahui tujuan atau maksud dari isu capres yang memberitakan tokoh-tokoh populer yang memiliki pengaruh besar terhadap perubahan sosial dan kemajuan negara di masa yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis teks berita mengenai calon presiden dengan menggunakan dimensi teks model Teun A. van Dijk berupa struktur makro, super struktur, dan struktur mikro yang dimodifikasi dengan model Jufri. Jenis metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain deskriptif kualitatif yang menggambarkan aspek-aspek dimensi teks dari struktur wacana, data yang digunakan adalah teks tertulis pada media berita online CNN Indonesia, Jawapos.com, dan Kompas.com. Hasil dari penelitian ini adalah mendeskripsikan gambaran dan penafsiran dari aspek-aspek dimensi teks yang berupa struktur makro, super struktur, dan struktur mikro yang kemudian dijelaskan dalam bentuk tindakan atau aksi yang memiliki tujuan tertentu. Penelitian ini bermanfaat untuk memberikan kontribusi teoritis dan memberikan gambaran konseptual yang dapat menginspirasi para peneliti atau mahasiswa yang berfokus pada kajian analisis wacana kritis dan dapat diimplementasikan dalam mata kuliah wacana kritis.
KETERAMPILAN MENULIS TEKS EKSPOSISI MENURUT PERSPEKTIF KELAS PARALEL Lina Siti Nurwahidah; Deasy Aditya Damayanti; Agus Hamdani; Abdul Hasim; Abdul Razak
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 11 No. 4 (2022): August
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/10.33578/jpfkip.v11i4.8994

Abstract

This article describes students’ writing skills in expository text based on the parallel class perspective for first-grade high school students. The research took place at the beginning of the even semester 2021/2022. The research used a descriptive-quantitative method. The population of the research were all students of class X SMA Negeri 6 Karawang who submitted answers to the writing skills test via a google form, which consisted of 137 students. There were 102 students who were selected through a simple random technique. Data were analyzed by using parametric inferential statistics with one sample t-test and a one-way Anova test via SPSS. The requirements for the homogeneity of variance and the normality of the curves of the Lilifors testing method were fulfilled through SPSS completely. It was found that the t-test of one sample was 0.411 at sig. 0.682 so that sig. 0.682 > 0.05, which means that the mean observation was 6.05 similar to the estimated mean of 6.00. The observed mean of 6.05 was equivalent to a relative value of 41.21%. This percentage included the low category. F value = 0.134 in sig. 0.970, so that sig. 0.970 > 0.05, which means that there is no difference in the mean of writing skill in writing exposition texts between class X-1, class X-2, class X-3, class X-4, and class X-5. The results contributed to related institutions regarding learning to write expository texts in a context of a gender perspective and parallel classes.