Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Upaya Guru dalam Mengintegrasikan Media Gambar Berseri Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Sederhana Kelas V SDN 2 Bentek Tahun Pelajaran 2024/2025 Juliani, Susan; Marzoan; Mardianti, Nunung
Arus Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v5i2.1481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan sederhana siswa melalui penggunaan media gambar berseri Kelas V SDN 2 Bentek tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 2 Bentek, Dusun Karang Lendang, Desa Bente k, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Dengan jumlah peserta didik sebanyak 23 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian Tindakan kelas (Classhroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, observasi, dan refleksi. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui tehnik observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media gambar berseri secara efektif dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan sederhana siswa. Peningkatan ini menunjukkan bahwa media gambar berseri dapat membantu siswa dalam mengembangkan ide, menyusun alur cerita, dan memperbaiki struktur penulisan karangan. Dimana data hasil peningkatan ketuntasan belajar siswa secara klasikal, yaitu pada siklus 1 sebesar 56% pada kategori tidak tuntas dan meningkat pada siklus II adalah sebesar 82% pada kategori tuntas.
Analisis Kesiapan Guru dalam Mengimplementasikan Asesmen Diagnostik Pada Kurikulum Merdeka Laulita, Ulfa; Marzoan, Marzoan; Rahayu, Fitriani
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru dalam mengimplementasikan asesmen diagnostik pada Kurikulum Merdeka. Studi ini dilakukan di sekolah dasar se Kecamatan Tanjung dengan mengambil sampel secara purposive. Secara spesifik, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru dalam mengimplementasikan asesmen diagnostic sebagai salah satu bagian penting dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan secara online melalui google form, dan secara ofline dengan teknik dokumentasi, dan wawancara mendalam kepada kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pada aspek kesiapan guru dalam menggunakan asesmen diagnostik, hasil penelitian menunjukan; (a) 63,64% guru sudah mengetahui asesmen diagnostik; (b) 45,45% guru pernah melakukan asesmen diagnostik; (c) 40,91% guru belum memahami dengan baik dan merasa belum pernah melakukan asesmen diagnostik; dan (d) 77,27% guru tidak pernah mengikuti sosialisasi atau pelatihan terkait asesmen diagnostik. Merujuk pada data-data yang ditemukan di lapangan dapat diketahui bahwa guru-guru di SD Kecamatan Tanjung belum siap menggunakan asesmen diagnostic. Guru-guru masih memerlukan sosialisasi dan pelatihan tentang asesmen diagnostic. Adapun pada aspek kesiapan guru dalam menerapkan kurikulum Merdeka, dari data yang terkumpul dapat diketahui bahwa ; (a) 90,91% guru mengetahui tentang kurikulum merdeka; (b) 68,18% guru mendapatkan informasi tentang kurikulum merdeka dari media sosial; (c) 59,09% guru masih ragu mengimplementasikan kurikulum merdeka pada semester berikutnya. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa guru SD di Kecamatan Tajung masih ragu untuk menerapkan Kurikulum Merdeka, lebih disebabkan kurangnya pemahaman guru dan belum adanya sosialisasi secara khusus kepada guru-guru SD di Kecamatan Tanjung terkait Kurkulum Merdeka. Temuan penelitian ini diperkuat oleh pernyataan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lombok Utara yang menyatakan bahwa sosialisasi implementasi Kurikulum Meredeka belum dilakukan secara optimal sehingga dianggap wajar bila guru-guru belum cukup siap untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada tahun pelajaran berikutnya.
The Influence of the SAS Method (Synthetic Analytical Structural) to Improve the Vocabulary Mastery Ability of Grade I Students in Elementary Schools Ningsih, Apriani Ayu; Marzoan, Marzoan; Fitriana, Maulida Arum
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 3 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i3.7149

Abstract

This research is a quantitative study to determine the effect of the SAS (Synthetic Structural Analytical) method to improve the vocabulary mastery abilities of class I students in elementary schools in the 2023/2024 academic year. Tebayak Hamlet, Tegal Maja Village, Tanjung District, North Lombok Regency. In this type of quantitative research, the pretest approach uses a single group pretest and posttest design. The collection technique used by researchers is pretest and also uses observation, interviews and instrument tests, which shows students' ability to master vocabulary.This is proven by the average pre-test score of 53.5% while the post-test average is 76.0%. Likewise, the results of the calculations obtained are t calculated at 12.795 > t table 0.444 with a significance of 5%, thus t calculated > t table, it can be concluded that there is a significant influence of the SAS (Synthetic Structural Analytical) method to improve students' vocabulary mastery abilities. class I in elementary school.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Permainan Bingo Membaca Untuk Siswa Kelas 1 SDN 2 Pansor Rosa, Millinia; Marzoan, Marzoan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui penggunaan media bingo membaca di kelas rendah sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimulai dari tahap pra siklus. Pada tahap pra siklus, aktivitas guru dan siswa masih tergolong rendah. Guru cenderung menggunakan metode ceramah tanpa media pembelajaran, sementara siswa menunjukkan keterlibatan dan kemampuan membaca yang minim. Pada siklus I, mulai terlihat peningkatan baik dari sisi guru maupun siswa, terutama dalam penggunaan media dan interaksi kelas. Pada siklus II, terjadi peningkatan yang signifikan dengan capaian skor maksimal pada semua aspek observasi guru dan siswa. Guru menunjukkan kreativitas, motivasi, serta pengelolaan kelas yang baik, sementara siswa menunjukkan antusiasme, kemampuan membaca, dan partisipasi aktif yang tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan media bingo membaca dapat meningkatkan aktivitas dan keterlibatan dalam proses pembelajaran membaca. Dengan demikian, media ini efektif untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, interaktif, dan bermakna bagi siswa
Analisis Minat Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN) di Kelas V SDN 1 Sambik Elen Tahun Ajaran 2024/2025 Asmiri, Asmiri; Marzoan, Marzoan; Rahayu, Fitriani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) di kelas 5 SD Negeri 1 Sambik Elen. Minat belajar merupakan salah satu faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Siswa yang memiliki minat tinggi terhadap suatu mata pelajaran cenderung lebih aktif, antusias, dan mudah menyerap materi yang disampaikan. Oleh karena itu, penting untuk memahami sejauh mana siswa tertarik pada mata pelajaran tertentu serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara dengan guru PKN dan kepala sekolah, observasi langsung di kelas, serta dokumentasi sebagai data pendukung. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5, guru mata pelajaran PKN, dan kepala sekolah SDN 1 Sambik Elen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa terhadap mata pelajaran PKN berada pada kategori sedang. Hal ini berarti bahwa sebagian siswa menunjukkan ketertarikan, namun belum secara optimal terlibat aktif dalam pembelajaran. Beberapa faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa antara lain metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional, kurangnya media pembelajaran interaktif, serta keterlibatan orang tua yang tidak merata. Selain itu, suasana belajar yang monoton juga menjadi salah satu penyebab rendahnya motivasi belajar siswa. Untuk meningkatkan minat belajar, guru disarankan untuk lebih inovatif dalam merancang strategi pembelajaran, memanfaatkan media yang menarik, serta membangun hubungan positif dengan siswa agar tercipta suasana belajar yang menyenangkan dan mendukung.
Implementasi Lingkungan Kaya Teks Untuk Menstimulasi Kecakapan Literasi Siswa Di SDN 2 Tanjung Pratiwi, Baiq Gina Riski; Marzoan, Marzoan; Fitriana, Maulida Arum
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi lingkungan kaya teks dalam menstimulasi kecakapan literasi siswa di SDN 2 Tanjung. Lingkungan kaya teks merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang menyediakan berbagai jenis teks tertulis secara visual dan kontekstual di ruang kelas maupun di lingkungan sekolah, sehingga siswa dapat terpapar secara alami dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai sumber data utama. Elemen-elemen lingkungan kaya teks yang paling efektif mencangkup penyediaan bahan bacaan yang berlangsung dengan relevan dengan siswa, penggunaan label dan papan informasi serta poster yang terintegrasi dalam kegiatan sehari-hari, kehadiran sudut baca di setiap kelas-kelas yang nyaman dan mudah diakses keterlibatan aktif guru dan merancang aktivitas literasi berbasis teks lingkungan. Adapun, hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kecakapan literasi siswa dan kemampuan berbicara siswa yang tercermin dari kemampuan memahami bacaan, mendeskripsikan ide secara lisan maupun tulisan, serta meningkatnya minat terhadap kegiatan membaca. Perubahan positif ini tidak luput dari kaitan oleh penerapan elemen-elemen lingkungan kayak teks tersebut. penggunaan sudut baca kelas, pemanfaatan media visual seperti label dan poster dan integrasi teks dalam berbagai aktivitas pembelajaran. Lingkungan kaya teks di SDN 2 Tanjung didukung oleh beberapa faktor utama yaitu komitmen dan kreativitas guru dalam menciptakan suasana kelas yang mendukung literasi ketersediaan media dan sumber bacaan yang beragam, dukungan kepala sekolah dalam bentuk kebijakan dan alokasi anggaran literasi, serta keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam membudayakan membaca di lingkungan sekitar. Faktor-faktor pendukung di atas tersebut saling berkaitan dan menjadi pondasi penting bagi keberhasilan penerapan lingkungan kaya teks di sekolah dasar. Penelitian ini juga merekomendasikan penguatan kolaborasi antar pihak guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih literatur dan kontekstual bagi siswa. Lingkungan kaya teks yang diterapkan secara efektif di SDN 2 Tanjung mampu menstimulasi dan mengembangkan kecakapan literasi siswa.
Penerapan Strategi Scaffoldung Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa SDN 2 Bentek Tahun Pelajaran 2025 Muhajat, Raden Yoga; Marzoan, Marzoan; Sukarto, Sukarto
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca siswa Kelas II SDN 2 Bentek melalui penerapan strategi scaffolding. Latar belakang penelitian adalah rendahnya kemampuan membaca siswa (ketuntasan klasikal awal 59,46%) dan heterogenitas level kemampuan (dari pemula hingga mahir) di kelas berjumlah 37 siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif dengan guru kelas, dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Strategi scaffolding diimplementasikan dengan pendekatan bertahap sesuai level kemampuan siswa: (1) pemodelan membaca oleh guru, (2) bantuan intensif untuk siswa pemula (pengenalan huruf/suku kata), (3) bimbingan terarah untuk siswa menengah (kata/kalimat), dan (4) tantangan kompleks untuk siswa mahir (cerita dan pemahaman bacaan). Instrumen pengumpulan data meliputi tes diagnostik level membaca, lembar observasi aktivitas guru-siswa, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan: Siklus I: Ketuntasan klasikal meningkat menjadi 70,27% (26 siswa tuntas), tetapi belum mencapai target minimal 75%. Siklus II: Ketuntasan klasikal mencapai 81,08% (30 siswa tuntas) setelah perbaikan strategi, seperti pengoptimalan tutor sebaya, variasi media, dan pendampingan individual. Aktivitas guru juga meningkat dari kategori "Cukup" menjadi " Baik".Simpulan penelitian membuktikan bahwa strategi scaffolding efektif meningkatkan kemampuan membaca siswa dengan mengakomodasi keragaman level belajar. Rekomendasi bagi guru: (1) terapkan scaffolding secara konsisten, (2) gunakan media berjenjang, dan (3) optimalkan kolaborasi tutor sebaya.
Analisis Penerapan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual Pada Mata Pelajaran Matematika Pada Siswa Kelas 1 Di SDN 2 Pansor Hasanah, Sami’atun; Marzoan, Marzoan; Rahayu, Fitriani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Penerapan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual pada Mata Pelajaran Matematika pada Siswa Kelas 1 di SDN 2 Pansor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana guru menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran matematika, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menjelaskan upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas 1, kepala sekolah, dan siswa kelas 1 SDN 2 Pansor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran kontekstual diterapkan melalui ilustrasi uang saku, benda di lingkungan sekitar, serta penggunaan media konkret. Kendala yang dihadapi guru antara lain keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan siswa, dan keterbatasan media pembelajaran. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru menyesuaikan materi dan waktu pembelajaran, memberikan penjelasan tambahan dengan bahasa yang sederpemanfaatanhana, serta membuat media pembelajaran secara mandiri. Dengan demikian, penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dapat membantu siswa memahami materi matematika secara lebih konkret, menyenangkan, dan bermakna, sesuai dengan tahap perkembangan siswa kelas awal
Improving The Cognitive Development Of 5-6 Year-Old Children By Using Outbound Activities At Anak Ceria Tembobor Kindergarten In The 2024/2025 Academic Year Siti Hajar; Marzoan Marzoan; Juandra Primsa Mahendra
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 11, No 4 (2025): Jurnal Ilmiah Mandala Education (Oktober)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v11i4.9280

Abstract

This study aims to improve the cognitive development of children aged 5-6 years at TK Anak Ceria Tembobor. The number of subjects was 20 children. This research is a class action research. The data that has been collected is analyzed by observation, interview and documentation techniques, using classical and personal / individual completeness formulas. The result of this study is that using outbound activities can improve the cognitive development of children aged 5-6 years at Anak Ceria Tembobor Kindergarten. This is evidenced by the cognitive improvement data obtained by children has increased, starting from the data before the implementation of the action until the implementation of cycle II action. Before the implementation of the completed as many as 2 people with a percentage of 20%. in cycle I got a complete child, namely 5 children with a percentage of 50%. and at the end of cycle II action obtained significant action, namely 9 children with a percentage of 90% cognitive improvement. The type of research used is Classroom Action Research. Classroom action research is defined as a practical research to improve learning in the classroom, by taking action to find solutions to problems faced daily in the classroom. So that in essence the implementation of class action research is carried out in order for teachers to be willing to introspect, reflect, reflect or evaluate themselves on their own.  Keywords: Cognitive, Outbound activities,  Early Childhood
Pendampingan Reflektif Berbasis PDIA untuk Penguatan Pendidikan Karakter melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di Sekolah Dasar Marzoan Marzoan; Lalu Hamdian Affandi
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.11272

Abstract

Pendidikan karakter merupakan agenda strategis dalam kebijakan pendidikan nasional, khususnya pada jenjang pendidikan dasar. Namun, dalam praktiknya, implementasi pendidikan karakter di sekolah dasar masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kecenderungan programatis, rendahnya konsistensi pembiasaan, serta terbatasnya ruang refleksi praktik bagi pendidik. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan dan praktik pendidikan karakter di lapangan. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan pendampingan reflektif berbasis Problem-Driven Iterative Adaptation (PDIA) dalam penguatan pendidikan karakter melalui 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di sekolah dasar. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam bentuk pendampingan kepada pengawas sekolah dan satuan pendidikan binaannya di Kabupaten Lombok Tengah. Pendekatan PDIA digunakan sebagai kerangka pendampingan yang menekankan identifikasi masalah nyata di sekolah, pengembangan strategi pembiasaan sederhana, refleksi praktik secara berkala, serta adaptasi berkelanjutan. Data pengabdian dikumpulkan melalui refleksi pengawas, narasi praktik baik sekolah, diskusi reflektif, dan dokumentasi kegiatan, serta diperkaya dengan data kuantitatif yang bersifat deskriptif. Hasil pengabdian menunjukkan terjadinya transformasi praktik pendidikan karakter di sekolah binaan. Refleksi rutin guru dan pengawas yang sebelumnya tidak terstruktur mulai dilakukan secara berkala di seluruh sekolah dampingan. Pembiasaan karakter yang semula bersifat insidental berkembang menjadi praktik yang lebih konsisten, terutama pada aspek disiplin, religiusitas, kepedulian, dan relasi sosial. Selain itu, pengawas menunjukkan peningkatan kesadaran kritis dalam memaknai perannya, dari pengawas administratif menjadi pendamping reflektif. Pendekatan PDIA memungkinkan sekolah beradaptasi ketika strategi awal kurang efektif, sehingga perubahan praktik dapat terus disesuaikan secara kontekstual. Artikel ini berkontribusi dengan menawarkan model pendampingan reflektif yang adaptif dan berpotensi direplikasi dalam penguatan pendidikan karakter di sekolah dasar.