Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Implementasi Lingkungan Kaya Teks Untuk Menstimulasi Kecakapan Literasi Siswa Di SDN 2 Tanjung Pratiwi, Baiq Gina Riski; Marzoan, Marzoan; Fitriana, Maulida Arum
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi lingkungan kaya teks dalam menstimulasi kecakapan literasi siswa di SDN 2 Tanjung. Lingkungan kaya teks merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang menyediakan berbagai jenis teks tertulis secara visual dan kontekstual di ruang kelas maupun di lingkungan sekolah, sehingga siswa dapat terpapar secara alami dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai sumber data utama. Elemen-elemen lingkungan kaya teks yang paling efektif mencangkup penyediaan bahan bacaan yang berlangsung dengan relevan dengan siswa, penggunaan label dan papan informasi serta poster yang terintegrasi dalam kegiatan sehari-hari, kehadiran sudut baca di setiap kelas-kelas yang nyaman dan mudah diakses keterlibatan aktif guru dan merancang aktivitas literasi berbasis teks lingkungan. Adapun, hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kecakapan literasi siswa dan kemampuan berbicara siswa yang tercermin dari kemampuan memahami bacaan, mendeskripsikan ide secara lisan maupun tulisan, serta meningkatnya minat terhadap kegiatan membaca. Perubahan positif ini tidak luput dari kaitan oleh penerapan elemen-elemen lingkungan kayak teks tersebut. penggunaan sudut baca kelas, pemanfaatan media visual seperti label dan poster dan integrasi teks dalam berbagai aktivitas pembelajaran. Lingkungan kaya teks di SDN 2 Tanjung didukung oleh beberapa faktor utama yaitu komitmen dan kreativitas guru dalam menciptakan suasana kelas yang mendukung literasi ketersediaan media dan sumber bacaan yang beragam, dukungan kepala sekolah dalam bentuk kebijakan dan alokasi anggaran literasi, serta keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam membudayakan membaca di lingkungan sekitar. Faktor-faktor pendukung di atas tersebut saling berkaitan dan menjadi pondasi penting bagi keberhasilan penerapan lingkungan kaya teks di sekolah dasar. Penelitian ini juga merekomendasikan penguatan kolaborasi antar pihak guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih literatur dan kontekstual bagi siswa. Lingkungan kaya teks yang diterapkan secara efektif di SDN 2 Tanjung mampu menstimulasi dan mengembangkan kecakapan literasi siswa.
Penerapan Strategi Scaffoldung Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa SDN 2 Bentek Tahun Pelajaran 2025 Muhajat, Raden Yoga; Marzoan, Marzoan; Sukarto, Sukarto
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca siswa Kelas II SDN 2 Bentek melalui penerapan strategi scaffolding. Latar belakang penelitian adalah rendahnya kemampuan membaca siswa (ketuntasan klasikal awal 59,46%) dan heterogenitas level kemampuan (dari pemula hingga mahir) di kelas berjumlah 37 siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif dengan guru kelas, dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Strategi scaffolding diimplementasikan dengan pendekatan bertahap sesuai level kemampuan siswa: (1) pemodelan membaca oleh guru, (2) bantuan intensif untuk siswa pemula (pengenalan huruf/suku kata), (3) bimbingan terarah untuk siswa menengah (kata/kalimat), dan (4) tantangan kompleks untuk siswa mahir (cerita dan pemahaman bacaan). Instrumen pengumpulan data meliputi tes diagnostik level membaca, lembar observasi aktivitas guru-siswa, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan: Siklus I: Ketuntasan klasikal meningkat menjadi 70,27% (26 siswa tuntas), tetapi belum mencapai target minimal 75%. Siklus II: Ketuntasan klasikal mencapai 81,08% (30 siswa tuntas) setelah perbaikan strategi, seperti pengoptimalan tutor sebaya, variasi media, dan pendampingan individual. Aktivitas guru juga meningkat dari kategori "Cukup" menjadi " Baik".Simpulan penelitian membuktikan bahwa strategi scaffolding efektif meningkatkan kemampuan membaca siswa dengan mengakomodasi keragaman level belajar. Rekomendasi bagi guru: (1) terapkan scaffolding secara konsisten, (2) gunakan media berjenjang, dan (3) optimalkan kolaborasi tutor sebaya.
Analisis Penerapan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual Pada Mata Pelajaran Matematika Pada Siswa Kelas 1 Di SDN 2 Pansor Hasanah, Sami’atun; Marzoan, Marzoan; Rahayu, Fitriani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Penerapan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual pada Mata Pelajaran Matematika pada Siswa Kelas 1 di SDN 2 Pansor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana guru menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran matematika, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menjelaskan upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas 1, kepala sekolah, dan siswa kelas 1 SDN 2 Pansor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran kontekstual diterapkan melalui ilustrasi uang saku, benda di lingkungan sekitar, serta penggunaan media konkret. Kendala yang dihadapi guru antara lain keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan siswa, dan keterbatasan media pembelajaran. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru menyesuaikan materi dan waktu pembelajaran, memberikan penjelasan tambahan dengan bahasa yang sederpemanfaatanhana, serta membuat media pembelajaran secara mandiri. Dengan demikian, penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dapat membantu siswa memahami materi matematika secara lebih konkret, menyenangkan, dan bermakna, sesuai dengan tahap perkembangan siswa kelas awal