Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Analisis Tingkat Penguasaan Keterampilan Sholat dan Membaca Al-Qur’an Pada Siswa Sekolah Dasar Marzoan, Marzoan; Raden Sumiadi; Ramzi, Muhajirin; Sukarto; Arum F, Maulida
Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam dan Isu-Isu Sosial Vol. 23 No. 1 (2025): Pendidikan Islam dan Isu-isu Sosial
Publisher : Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah IAI Hamzanwadi NW Pancor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37216/tadib.v23i1.2239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penguasaan keterampilan sholat dan membaca Al-Qur'an pada siswa kelas V Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Lombok Utara. Keterampilan sholat dan membaca Al-Qur'an merupakan kompetensi dasar yang harus dikuasai oleh setiap siswa muslim, namun berbagai laporan menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menguasai kedua keterampilan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif, melibatkan 777 siswa dari 30 SD yang tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Lombok Utara. Teknik pengambilan sampel menggunakan  stratified random sampling  untuk memastikan representasi yang seimbang dari berbagai tingkat kualitas sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 62% siswa sudah lancar dalam melaksanakan sholat, sementara 38% masih mengalami kesulitan. Untuk keterampilan membaca Al-Qur'an, 53% siswa mampu membaca dengan lancar, sedangkan 47% masih mengalami kesulitan, terutama dalam aspek tajwid dan kelancaran bacaan. Tidak ditemukan perbedaan yang signifikan dalam kemampuan sholat dan membaca Al-Qur'an antara siswa di sekolah tingkat atas, menengah, dan bawah, yang mengindikasikan bahwa faktor lingkungan keluarga dan keikutsertaan siswa dalam Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) memiliki pengaruh yang lebih besar. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru, keterbatasan waktu pembelajaran agama di sekolah dan kurangnya praktik langsung menjadi faktor utama rendahnya keterampilan ibadah siswa. Keikutsertaan siswa dalam TPQ terbukti secara signifikan meningkatkan kemampuan mereka dalam sholat dan membaca Al-Qur'an. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan metode pembelajaran berbasis praktik, kolaborasi antara sekolah dan TPQ, serta pelibatan orang tua dalam membimbing anak di rumah. Selain itu, diperlukan evaluasi berkala oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran agama di sekolah dasar.
Upaya Guru dalam Mengintegrasikan Media Gambar Berseri Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Karangan Sederhana Kelas V SDN 2 Bentek Tahun Pelajaran 2024/2025 Juliani, Susan; Marzoan; Mardianti, Nunung
Arus Jurnal Pendidikan Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v5i2.1481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya guru dalam meningkatkan kemampuan menulis karangan sederhana siswa melalui penggunaan media gambar berseri Kelas V SDN 2 Bentek tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 2 Bentek, Dusun Karang Lendang, Desa Bente k, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Dengan jumlah peserta didik sebanyak 23 siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian Tindakan kelas (Classhroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, observasi, dan refleksi. Tehnik pengumpulan data dilakukan melalui tehnik observasi, tes dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media gambar berseri secara efektif dapat meningkatkan kemampuan menulis karangan sederhana siswa. Peningkatan ini menunjukkan bahwa media gambar berseri dapat membantu siswa dalam mengembangkan ide, menyusun alur cerita, dan memperbaiki struktur penulisan karangan. Dimana data hasil peningkatan ketuntasan belajar siswa secara klasikal, yaitu pada siklus 1 sebesar 56% pada kategori tidak tuntas dan meningkat pada siklus II adalah sebesar 82% pada kategori tuntas.
Analisis Kesiapan Guru dalam Mengimplementasikan Asesmen Diagnostik Pada Kurikulum Merdeka Laulita, Ulfa; Marzoan, Marzoan; Rahayu, Fitriani
Jurnal Pendidik Indonesia (JPIn) Vol 5, No 2: Oktober 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/jpin.v5i2.348

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru dalam mengimplementasikan asesmen diagnostik pada Kurikulum Merdeka. Studi ini dilakukan di sekolah dasar se Kecamatan Tanjung dengan mengambil sampel secara purposive. Secara spesifik, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru dalam mengimplementasikan asesmen diagnostic sebagai salah satu bagian penting dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan secara online melalui google form, dan secara ofline dengan teknik dokumentasi, dan wawancara mendalam kepada kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pada aspek kesiapan guru dalam menggunakan asesmen diagnostik, hasil penelitian menunjukan; (a) 63,64% guru sudah mengetahui asesmen diagnostik; (b) 45,45% guru pernah melakukan asesmen diagnostik; (c) 40,91% guru belum memahami dengan baik dan merasa belum pernah melakukan asesmen diagnostik; dan (d) 77,27% guru tidak pernah mengikuti sosialisasi atau pelatihan terkait asesmen diagnostik. Merujuk pada data-data yang ditemukan di lapangan dapat diketahui bahwa guru-guru di SD Kecamatan Tanjung belum siap menggunakan asesmen diagnostic. Guru-guru masih memerlukan sosialisasi dan pelatihan tentang asesmen diagnostic. Adapun pada aspek kesiapan guru dalam menerapkan kurikulum Merdeka, dari data yang terkumpul dapat diketahui bahwa ; (a) 90,91% guru mengetahui tentang kurikulum merdeka; (b) 68,18% guru mendapatkan informasi tentang kurikulum merdeka dari media sosial; (c) 59,09% guru masih ragu mengimplementasikan kurikulum merdeka pada semester berikutnya. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa guru SD di Kecamatan Tajung masih ragu untuk menerapkan Kurikulum Merdeka, lebih disebabkan kurangnya pemahaman guru dan belum adanya sosialisasi secara khusus kepada guru-guru SD di Kecamatan Tanjung terkait Kurkulum Merdeka. Temuan penelitian ini diperkuat oleh pernyataan Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lombok Utara yang menyatakan bahwa sosialisasi implementasi Kurikulum Meredeka belum dilakukan secara optimal sehingga dianggap wajar bila guru-guru belum cukup siap untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada tahun pelajaran berikutnya.
The Influence of the SAS Method (Synthetic Analytical Structural) to Improve the Vocabulary Mastery Ability of Grade I Students in Elementary Schools Ningsih, Apriani Ayu; Marzoan, Marzoan; Fitriana, Maulida Arum
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 3 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i3.7149

Abstract

This research is a quantitative study to determine the effect of the SAS (Synthetic Structural Analytical) method to improve the vocabulary mastery abilities of class I students in elementary schools in the 2023/2024 academic year. Tebayak Hamlet, Tegal Maja Village, Tanjung District, North Lombok Regency. In this type of quantitative research, the pretest approach uses a single group pretest and posttest design. The collection technique used by researchers is pretest and also uses observation, interviews and instrument tests, which shows students' ability to master vocabulary.This is proven by the average pre-test score of 53.5% while the post-test average is 76.0%. Likewise, the results of the calculations obtained are t calculated at 12.795 > t table 0.444 with a significance of 5%, thus t calculated > t table, it can be concluded that there is a significant influence of the SAS (Synthetic Structural Analytical) method to improve students' vocabulary mastery abilities. class I in elementary school.
Analysis Of The Implementation Of Clay Media In Improving The Creativity Of 5–6-Year-Old Children At Bintang Nahdlatul Wathan Rempek Paud In The 2024/2025 Academic Year Baeti, Hijjul; Marzoan, Marzoan; Ramzi, Muhajirin
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 10, No 4 (2025): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v10i4.9278

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the steps taken by teachers in implementing clay media to enhance the creativity of children aged 5–6 years during the teaching and learning process at PAUD Bintang Nahdlatu Wathan in the 2024/2025 academic year. The research was conducted at PAUD Bintang Nahdlatu Wathan, Group B, with a total of 18 students.This study is a descriptive qualitative research using a case study approach. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Information was gathered from the homeroom teacher, the principal, and the students. The data analysis techniques used in this study are: (1) data condensation, (2) data display, and (3) conclusion drawing.The results of the study indicate that the implementation of clay media was carried out through four main stages: (1) preparation, (2) opening activities, (3) core activities, and (4) closing activities, supported by methods such as play, demonstration, experimentation, question and answer, and storytelling. The teacher acted as a facilitator, guiding the children through the learning process.The use of clay media proved effective in developing children's creativity. Through direct engagement with concrete media, children were able to explore, imagine, and dare to try without fear of making mistakes. In addition to fostering creativity, the media also supported the development of fine motor skills, cognitive abilities, emotional growth, and social skills. These findings indicate that clay-based learning not only stimulates creativity but also provides holistic benefits for early childhood development. 
Digitalizing Teaching At The Right Level (TARL): An Online Assessment System for Mapping Literacy Competencies in Primary Education Marzoan; Purmadi, Ary; Yasin, Mohd Hanafi Bin Mohd
Jurnal Kependidikan : Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Vol. 12 No. 1 (2026): March
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v12i1.18276

Abstract

This study aims to develop and validate ASI ASLI (Aplikasi Sistem Asesmen Literasi), an online-based literacy assessment and decision-support system designed to map elementary school students’ reading competencies and support differentiated instruction aligned with the Teaching at the Right Level (TaRL) framework. This study employed a research and development (R&D) approach adapted from Borg and Gall, with the development process conducted up to the main field testing stage through large-scale implementation in primary schools in Central Lombok Regency. A total of 4,058 students in Grades III–V participated, selected using a multi-stage cluster sampling strategy across urban, coastal, and rural contexts. Data were collected through literacy assessments embedded in the ASI ASLI system, expert validation instruments, teacher response questionnaires, and classroom observations, then analyzed using a mixed-methods approach. Findings indicate that ASI ASLI demonstrates strong technical feasibility, usability, and instructional relevance. Competency mapping revealed gradual improvement across grade levels; however, a substantial proportion of students remained at the Special Intervention and Basic levels, with pronounced disparities in rural areas. These findings highlight the urgent need for differentiated, data-informed instructional interventions and targeted policy support to address foundational literacy gaps.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Permainan Bingo Membaca Untuk Siswa Kelas 1 SDN 2 Pansor Rosa, Millinia; Marzoan, Marzoan
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 3.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui penggunaan media bingo membaca di kelas rendah sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimulai dari tahap pra siklus. Pada tahap pra siklus, aktivitas guru dan siswa masih tergolong rendah. Guru cenderung menggunakan metode ceramah tanpa media pembelajaran, sementara siswa menunjukkan keterlibatan dan kemampuan membaca yang minim. Pada siklus I, mulai terlihat peningkatan baik dari sisi guru maupun siswa, terutama dalam penggunaan media dan interaksi kelas. Pada siklus II, terjadi peningkatan yang signifikan dengan capaian skor maksimal pada semua aspek observasi guru dan siswa. Guru menunjukkan kreativitas, motivasi, serta pengelolaan kelas yang baik, sementara siswa menunjukkan antusiasme, kemampuan membaca, dan partisipasi aktif yang tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan media bingo membaca dapat meningkatkan aktivitas dan keterlibatan dalam proses pembelajaran membaca. Dengan demikian, media ini efektif untuk menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan, interaktif, dan bermakna bagi siswa
Analisis Minat Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKN) di Kelas V SDN 1 Sambik Elen Tahun Ajaran 2024/2025 Asmiri, Asmiri; Marzoan, Marzoan; Rahayu, Fitriani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam minat belajar siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) di kelas 5 SD Negeri 1 Sambik Elen. Minat belajar merupakan salah satu faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Siswa yang memiliki minat tinggi terhadap suatu mata pelajaran cenderung lebih aktif, antusias, dan mudah menyerap materi yang disampaikan. Oleh karena itu, penting untuk memahami sejauh mana siswa tertarik pada mata pelajaran tertentu serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara dengan guru PKN dan kepala sekolah, observasi langsung di kelas, serta dokumentasi sebagai data pendukung. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5, guru mata pelajaran PKN, dan kepala sekolah SDN 1 Sambik Elen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar siswa terhadap mata pelajaran PKN berada pada kategori sedang. Hal ini berarti bahwa sebagian siswa menunjukkan ketertarikan, namun belum secara optimal terlibat aktif dalam pembelajaran. Beberapa faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa antara lain metode pembelajaran yang masih bersifat konvensional, kurangnya media pembelajaran interaktif, serta keterlibatan orang tua yang tidak merata. Selain itu, suasana belajar yang monoton juga menjadi salah satu penyebab rendahnya motivasi belajar siswa. Untuk meningkatkan minat belajar, guru disarankan untuk lebih inovatif dalam merancang strategi pembelajaran, memanfaatkan media yang menarik, serta membangun hubungan positif dengan siswa agar tercipta suasana belajar yang menyenangkan dan mendukung.
Implementasi Lingkungan Kaya Teks Untuk Menstimulasi Kecakapan Literasi Siswa Di SDN 2 Tanjung Pratiwi, Baiq Gina Riski; Marzoan, Marzoan; Fitriana, Maulida Arum
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi lingkungan kaya teks dalam menstimulasi kecakapan literasi siswa di SDN 2 Tanjung. Lingkungan kaya teks merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang menyediakan berbagai jenis teks tertulis secara visual dan kontekstual di ruang kelas maupun di lingkungan sekolah, sehingga siswa dapat terpapar secara alami dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai sumber data utama. Elemen-elemen lingkungan kaya teks yang paling efektif mencangkup penyediaan bahan bacaan yang berlangsung dengan relevan dengan siswa, penggunaan label dan papan informasi serta poster yang terintegrasi dalam kegiatan sehari-hari, kehadiran sudut baca di setiap kelas-kelas yang nyaman dan mudah diakses keterlibatan aktif guru dan merancang aktivitas literasi berbasis teks lingkungan. Adapun, hasil penelitian ini juga menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kecakapan literasi siswa dan kemampuan berbicara siswa yang tercermin dari kemampuan memahami bacaan, mendeskripsikan ide secara lisan maupun tulisan, serta meningkatnya minat terhadap kegiatan membaca. Perubahan positif ini tidak luput dari kaitan oleh penerapan elemen-elemen lingkungan kayak teks tersebut. penggunaan sudut baca kelas, pemanfaatan media visual seperti label dan poster dan integrasi teks dalam berbagai aktivitas pembelajaran. Lingkungan kaya teks di SDN 2 Tanjung didukung oleh beberapa faktor utama yaitu komitmen dan kreativitas guru dalam menciptakan suasana kelas yang mendukung literasi ketersediaan media dan sumber bacaan yang beragam, dukungan kepala sekolah dalam bentuk kebijakan dan alokasi anggaran literasi, serta keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam membudayakan membaca di lingkungan sekitar. Faktor-faktor pendukung di atas tersebut saling berkaitan dan menjadi pondasi penting bagi keberhasilan penerapan lingkungan kaya teks di sekolah dasar. Penelitian ini juga merekomendasikan penguatan kolaborasi antar pihak guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih literatur dan kontekstual bagi siswa. Lingkungan kaya teks yang diterapkan secara efektif di SDN 2 Tanjung mampu menstimulasi dan mengembangkan kecakapan literasi siswa.
Penerapan Strategi Scaffoldung Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Siswa SDN 2 Bentek Tahun Pelajaran 2025 Muhajat, Raden Yoga; Marzoan, Marzoan; Sukarto, Sukarto
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 4.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca siswa Kelas II SDN 2 Bentek melalui penerapan strategi scaffolding. Latar belakang penelitian adalah rendahnya kemampuan membaca siswa (ketuntasan klasikal awal 59,46%) dan heterogenitas level kemampuan (dari pemula hingga mahir) di kelas berjumlah 37 siswa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kolaboratif dengan guru kelas, dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Strategi scaffolding diimplementasikan dengan pendekatan bertahap sesuai level kemampuan siswa: (1) pemodelan membaca oleh guru, (2) bantuan intensif untuk siswa pemula (pengenalan huruf/suku kata), (3) bimbingan terarah untuk siswa menengah (kata/kalimat), dan (4) tantangan kompleks untuk siswa mahir (cerita dan pemahaman bacaan). Instrumen pengumpulan data meliputi tes diagnostik level membaca, lembar observasi aktivitas guru-siswa, dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan: Siklus I: Ketuntasan klasikal meningkat menjadi 70,27% (26 siswa tuntas), tetapi belum mencapai target minimal 75%. Siklus II: Ketuntasan klasikal mencapai 81,08% (30 siswa tuntas) setelah perbaikan strategi, seperti pengoptimalan tutor sebaya, variasi media, dan pendampingan individual. Aktivitas guru juga meningkat dari kategori "Cukup" menjadi " Baik".Simpulan penelitian membuktikan bahwa strategi scaffolding efektif meningkatkan kemampuan membaca siswa dengan mengakomodasi keragaman level belajar. Rekomendasi bagi guru: (1) terapkan scaffolding secara konsisten, (2) gunakan media berjenjang, dan (3) optimalkan kolaborasi tutor sebaya.