Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT MELALUI KEGIATAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN PUPUK ORGANIK DI DESA SUNGAI BAKAU Bandrang, Tirsa Neyatri; Leihitu, Donny Dwy Judianto; *, Alpiki; Risma, Bayu Candra; *, Farika; *, Linda; *, Rahmajiyah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Agri Hatantiring Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pkmagri.v3i2.166

Abstract

Desa Sungai Bakau mempunyai potensi yang besar apabila di kelola secara baik melalui optimalisasi potensi yang ada secara terencana, bertahap, dan berkesinambungan secara proaktif oleh seluruh elemen yang ada agar pemerintah Desa Sungai Bakau lebih memperhatikan kelompok-kelompok yang ada di masyarakat dengan memberikan pelatihan-pelathan demi meningkatkan kesejateraan kelompok serta Masyarakat. Dengan adanya pelatihan Pembuatan pupuk organik khususnya dari sampah organik rumah tangga yang kami lakukan dapat bermanfaat bagi Masyarakat Desa Sungai Bakau khususnya ibu-ibu rumah tangga sehingga menghasilkan pupuk organik yang berperan penting dalam merawat/menjaga tingkat kesuburan tanah tanaman rumahan seperti tanaman cabai, tomat dan tanaman lainya.
ANALISIS BREAK EVEN POIN HARGA KELAPA SAWIT PADA PETANI MANDIRI DI KECAMATAN SERUYAN HILIR TIMUR Bandrang, Tirsa Neyatri; Fatimah Azzahro, Qurrotul A’ A’yun; Ramdan, Mochamad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.16371

Abstract

Break Even Point (BEP) analysis is an analysis used to study the relationship between fixed costs, variable costs, and revenue levels at various levels of production volume operations. This study aims to: 1) Analyze the income of oil palm farming in independent smallholders in East Seruyan Hilir Regency, 2) Analyze the Break Event Point of oil palm production in independent smallholders in East Seruyan Hilir Regency, 3) Analyze the Break Even Point of oil palm prices in independent smallholders in East Seruyan Hilir Regency. The research method used is the case study method, which is research conducted by looking directly at the field. The data used in the preparation of this study are primary data, secondary data and equipped with documentation. Where the primary data is in the form of respondents' answers to questions asked by the researcher to farmers using a questionnaire, while secondary data is obtained from installations related to the research. The sample in this study consisted of 6 villages with the number of respondents (samples) taken through the Accidental Sampling Technique which amounted to 91 respondents. The results of the study show that the income of oil palm farming in Seruyan Hilir Timur Regency for one year, the average annual net income is Rp 42,644,348. Then related to BEP (Break Even Point) oil palm agricultural production in East Seruyan Hilir Regency is categorized as detrimental with an average BEP production of 74072 kg, and BEP (Break Even Point) the price of oil palm agriculture in East Seruyan Hilir Regency is categorized as detrimental because the farmer's income per kg is Rp 2000/kg < the BEP price is Rp 15,277/kg from this statement the farmer's income exceeds the minimum income
PENDAMPINGAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR SEBAGAI FLAGSHIP MBKM DI SDN 1 KUALA PEMBUANG 1 Bandrang, Tirsa Neyatri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Agri Hatantiring Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal PKM Agri Hatantiring Volume 4 Nomor 1 Tahun Desember 2024
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pkmagri.v4i1.260

Abstract

The Teaching Campus Program is one of the flagships in the Independent Learning Independent Campus (MBKM) policy which aims to improve the quality of basic education in Indonesia, especially in the aspects of literacy, numeracy, and student character. This program involves students as agents of change in helping elementary schools face various educational challenges, such as low literacy and numeracy levels, as well as limited teaching staff. In order to support the success of the program, this community service activity is carried out with a focus on assisting the Teaching Campus Program at SDN 1 Kuala Pembuang 1. This assistance aims to provide guidance and training to students participating in the Teaching Campus, teachers, and the school so that the program can run optimally and sustainably. The methods used in this activity include initial observation, training, direct mentoring, and program evaluation. Initial observations are made to identify school conditions, challenges faced, and specific needs needed by teachers and students. After that, training was carried out for students participating in the Teaching Campus related to innovative teaching techniques, the use of digital learning media, and effective strategies to increase literacy and numeracy. In addition, assistance is also provided to teachers and schools in utilizing available resources and integrating Teaching Campus activities with the school curriculum. The results of this mentoring activity show an increase in student understanding in implementing more interactive and technology-based teaching strategies. Teachers at SDN 1 Kuala Pembuang 1 also benefited from this activity, especially in terms of increasing teaching capacity and using technology in learning. In addition, students involved in this program experienced an increase in learning motivation, especially in the aspects of literacy and numeracy. Other indicators of success can be seen from the school's positive response to the sustainability of this program and the proposal to implement a similar mentoring model in the following years. Although this activity has a positive impact, there are several challenges faced, such as limited technological infrastructure in schools, limited time for students to run programs, and coordination between students, teachers, and the school. Therefore, the recommendations given include the need to strengthen synergy between universities, schools, and local governments in supporting the Teaching Campus program in a sustainable manner. In addition, it is necessary to develop a more flexible training model and provide adequate technological resources so that the implementation of the program is more effective. Overall, the mentoring activities of the Teaching Campus Program at SDN 1 Kuala Pembuang 1 show that this program has great potential in improving the quality of education in elementary schools, especially in the aspects of literacy, numeracy, and student character. With systematic and need-based assistance, the Teaching Campus Program can be one of the effective solutions in supporting the improvement of the quality of basic education in Indonesia. It is hoped that this activity can continue to be developed and applied in various other schools to achieve better national education goals.
Analisis Pendapatan Usaha Kopra (Studi Kasus: Desa Pematang Panjang dan Desa Kartika Bhakti) Tirsa Neyatri Bandrang; Rado
Paradigma Agribisnis Vol 7 No 1 (2024): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v7i1.9620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dari usaha kopra di Desa Pematang Panjang dan Desa Kartika Bhakti. Sebanyak 25 responden dilibatkan, dengan 23 responden berasal dari Desa Pematang Panjang dan 2 responden dari Desa Kartika Bhakti. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung yang dilakukan dari Maret hingga Agustus 2024. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata penerimaan per produksi usaha kopra adalah Rp 5.324.928, sementara pendapatan bersih per produksi mencapai Rp 421.380. Hasil ini menunjukkan bahwa usaha kopra di kedua desa memiliki tingkat efisiensi dan profitabilitas yang cukup baik. Temuan ini memberikan gambaran tentang potensi usaha kopra sebagai salah satu sumber pendapatan yang berkelanjutan di daerah pedesaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan usaha kopra serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan melalui optimalisasi sumber daya lokal.   Kata kunci  : Biaya produksi, Pendapatan petani, dan Usaha kopra
Analisis Pendapatan Usaha Kopra (Studi Kasus: Desa Pematang Panjang dan Desa Kartika Bhakti) Bandrang, Tirsa Neyatri; Rado
Paradigma Agribisnis Vol 7 No 1 (2024): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v7i1.9620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan dari usaha kopra di Desa Pematang Panjang dan Desa Kartika Bhakti. Sebanyak 25 responden dilibatkan, dengan 23 responden berasal dari Desa Pematang Panjang dan 2 responden dari Desa Kartika Bhakti. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung yang dilakukan dari Maret hingga Agustus 2024. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata penerimaan per produksi usaha kopra adalah Rp 5.324.928, sementara pendapatan bersih per produksi mencapai Rp 421.380. Hasil ini menunjukkan bahwa usaha kopra di kedua desa memiliki tingkat efisiensi dan profitabilitas yang cukup baik. Temuan ini memberikan gambaran tentang potensi usaha kopra sebagai salah satu sumber pendapatan yang berkelanjutan di daerah pedesaan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan usaha kopra serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan melalui optimalisasi sumber daya lokal.   Kata kunci  : Biaya produksi, Pendapatan petani, dan Usaha kopra
Faktor–Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Panen Kelapa Sawit Di Pt. Sumur Pandanwangi Kartika (Studi Kasus: Area 1 Divisi 1) Halimah, Siti; Suroto, Suroto; Bandrang, Tirsa Neyatri
Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance Vol. 3 No. 2 (2025): BENEFIT: Journal Of Business, Economics, and Finance
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/benefit.v3i2.1332

Abstract

Perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu industri nonmigas yang paling penting dalam menghasilkan devisa. Salah satu perusahaan yang bergerak di sektor perkebunan kelapa sawit adalah PT Sumur Pandanwangi Kartika. Dalam upaya meningkatkan produksi, peran tenaga kerja dalam suatu organisasi sangatlah penting. Peningkatan produktivitas tenaga kerja bisa dipengaruhi oleh banyak faktor seperti umur, lama bekerja, pendidikan, jumlah tanggungan, dan premi.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui “bagaimana faktor umur, lama bekerja, pendidikan, jumlah tanggungan, dan premi secara bersama-sama dan secara individu mempengaruhi produktivitas tenaga kerja di Divisi I Area I PT. Sumur Pandanwangi Kartika.” Studi ini menerapkan data primer dan sekunder berupa kuesioner, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan metode analisis regresi linier berganda, uji F, uji t dengan perangkat lunak SPSS. Temuan studi ini menjabarkan secara simultan faktor umur, pendidikan, jumlah tanggungan dan premi berpengaruh terhadap produktivitas tenaga kerja panen dengan skor signifikansi (0,000 < 0,05).Secara parsial faktor umur dilihat pada thitung -4,091 dan lama bekerja -5,111 yang artinya berpengaruh negatif signifikan sedangkan jumlah tanggungan nilai signifikansi 0,000 dan premi 0,017 yang artinya berpanguruh signifikan. Pendidikan tidak berpengaruh dengan nilai signifikan tidak berpengaruh dilihat dari nilai nilai probablitas 0,079 > 0,05 α.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PADI KE KELAPA SAWIT DI KECAMATAN SERUYAN HILIR TIMUR: ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ALIH FUNGSI LAHAN PADI KE KELAPA SAWIT DI KECAMATAN SERUYAN HILIR TIMUR Setiawati, Rita; Bandrang, Tirsa Neyatri
Jurnal Penelitian Agri Hatantiring Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pagri.v5i1.271

Abstract

This study aims to analyze the factors influencing the conversion of paddy fields into oil palm plantations in Seruyan Hilir Timur District, Seruyan Regency, Central Kalimantan. This land-use change has become a major concern due to the significant decrease in paddy field area, while the area of oil palm plantations continues to increase. The study employs a quantitative method with a survey approach targeting farmers who have converted their land. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression to identify the influencing factors. The results indicate that economic factors, such as the selling price of harvests and higher income from oil palm, are the main drivers for farmers to convert their land. Additionally, environmental and technical factors also play a role in the farmers' decision-making, although their influence is not as strong as that of economic factors. The conclusion of this study is that economic factors are the most significant determinants in the conversion of paddy fields to oil palm plantations in Seruyan Hilir Timur District. Keywords: Land use change, Economic factors, Environmental factors, Technical factors
Peran Ekonomi Digital Terhadap Ketahanan dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Abdillah Arif Nasution; Tirsa Neyatri Bandrang; Dewi Mariam Widiniarsih; Muhammad Syaiful; Abdul Razak Munir
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 8 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i8.4861

Abstract

This study aims to determine the role of the digital economy in economic resilience and growth in Indonesia. This research approach collects data through literature studies, which involve reading literature from various sources including books, journals and reports using qualitative and deductive approaches. The findings in this study are. The potential of the digital economy greatly influences the resilience and growth of the Indonesian economy, this is able to make Indonesia the largest digital economy market share. The existence of the digital economy is greatly felt by the community, forcing related parties to design new strategies by adopting digitalization, which is dominated by innovation in technology, information, communication, and the increasing development of internet networks. The digital economy has a very important role in economic resilience and growth in Indonesia. Some of these roles include increasing efficiency and productivity, expanding markets, creating new jobs, and increasing innovation.
Peran Ekonomi Digital Terhadap Ketahanan dan Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Abdillah Arif Nasution; Tirsa Neyatri Bandrang; Dewi Mariam Widiniarsih; Muhammad Syaiful; Abdul Razak Munir
El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam Vol. 5 No. 8 (2024): El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmal.v5i8.4861

Abstract

This study aims to determine the role of the digital economy in economic resilience and growth in Indonesia. This research approach collects data through literature studies, which involve reading literature from various sources including books, journals and reports using qualitative and deductive approaches. The findings in this study are. The potential of the digital economy greatly influences the resilience and growth of the Indonesian economy, this is able to make Indonesia the largest digital economy market share. The existence of the digital economy is greatly felt by the community, forcing related parties to design new strategies by adopting digitalization, which is dominated by innovation in technology, information, communication, and the increasing development of internet networks. The digital economy has a very important role in economic resilience and growth in Indonesia. Some of these roles include increasing efficiency and productivity, expanding markets, creating new jobs, and increasing innovation.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PADA USAHA MIKRO KERUPUK RENGGINANG TEMPAT USAHA IBU SITI KHOTIJAH (Kecamatan Seruyan Hilir Kuala Pembuang) Bandrang, Tirsa Neyatri; Laili, Fitriatul
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Agri Hatantiring Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal PKM Agri Hatantiring
Publisher : Politeknik Seruyan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59900/pkmagri.v2i1.63

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk membantu penyusunan laporan keuangan usaha mikro dengan pencatatan yang sederhana. Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan di tempat usaha kerupuk rengginang Ibu Siti Khotijah di Kecamatan Seruyan Hilir kabupaten Seruyan. Permasalahan dilaksanakannya kegiatan ini adalah: (1) terbatasnya ilmu pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun laporan keuangan, (2) terbatasnya sumber daya manusia yang dimiliki dalam melakukan pencatatan, (3) kesulitan dalam menghitung laba/ rugi usaha kerupuk rengginang. Metode yang digunakan adalah: ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pendampingan. Hasil yang dicapai adalah (1) pemilik usaha memiliki pengetahuan dasar dalam menganalisis dan mencatat transaksi keuangan yang terjadi pada usahanya, (2) pemilik usaha memiliki keterampilan untuk menyusun laporan keuangan sederhana, dan (3) pemilik usaha memiliki kemampuan untuk menata pembukuan usahanya secara sederhana. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, untuk memberikan gambaran dan penjelasan yang tepat terkait pelaksanaan kegiatan pendampingan penyusunan usaha mikro kerupuk rengginang.