Reza Ismail Abdul Rahman
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Sosialisasi Penggunaan Antibiotik Reza Ismail Abdul Rahman; Lestari Nugrahini; Eric Kurnia Abdillah; Putu Cicilia Septipani; Luh Yesi Angga Natalia Dewi; Luh Ade Dian Martines
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 2 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i2.55

Abstract

Kasus penyalahgunaan narkotika di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya, sehingga hal tersebut dijadikan masalah nasional. Menanganai masalah penyalahgunaan narkotika diperlukan kerjasama dari pihak pemerintah dan masyarakat. Ada lima bentuk cara untuk menanggulangi penyalahgunaan narkoba, yaitu promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan represif. Di Wilayah Pondok Pesantren Syamsul Huda Banjar Dinas Mundukkunci Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Berdasarkan hasil observasi masih minim pengetahuan tentang bahaya narkotika dan obat-obat terlarang sehingga sangat membutuhkan sosialisasi tentang penyalahgunaan narkotika bagi masyarakat pada umumnya dan generasi muda pada khususnya. Oleh karena itu, kami bekerjasama dengan mitra dan kelian adat banjar pumahan melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat tentang “Penyalahgunaan Obat NAPZA untuk antiinflamasi di masyarakat” dengan harapan masyarakat dapat memahami bahaya narkotika dan pengaruhnya secara psikologis, sehingga dapat mencegah dan menanggulangi penyalahgunaan narkotika.
TINGKAT KEPATUHAN PASIEN MENGENAI PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK AMOXICILLIN TABLET PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS II MENDOYO I Made Surya Widya Negara Surya; Lestari Nugrahini; Reza Ismail Abdul Rahman; Eric Kurnia Abdillah; Fransiskus Samuel Renaldi; Ahmad Sahlan Baniu
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 2 No. 2 (2025): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/spjzsw11

Abstract

Pendahuluan: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan pasien dalam penggunaan antibiotik amoxicillin di Puskesmas II Mendoyo. Penggunaan antibiotik yang tidak bijaksana dapat menyebabkan resistensi, yang menjadi masalah kesehatan global. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik cross-sectional. Sebanyak 106 pasien rawat jalan berpartisipasi sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat kepatuhan dan pengetahuan pasien mengenai penggunaan antibiotik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 21.7% responden tergolong kurang patuh, 32.1% cukup patuh, dan 47.2% sangat patuh dalam menggunakan amoxicillin. Analisis statistik mengungkapkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan penggunaan antibiotik. Simpulan: Penelitian ini menekankan pentingnya edukasi yang lebih terarah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan antibiotik yang benar guna mengurangi risiko resistensi antibiotik. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk merancang program intervensi yang efektif dalam meningkatkan kepatuhan penggunaan antibiotik di masyarakat.
EFEKTIVITAS ANTIINFLAMASI EKSTRAK ETANOL RIMPANG KENCUR (Kaempferia galanga) TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN (Mus musculus) YANG DIINDUKSI KARAGENAN Ni Putu Tika Eliyana Apsari; Iyan Hardiana; Reza Ismail Abdul Rahman; Lestari Nugrahini
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 2 No. 1 (2025): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/0ps6jb65

Abstract

Apsari, Ni Putu Tika Eliyana. 2024. Efektivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol Rimpang Kencur (Kaempferia galanga) Terhadap Mencit Putih Jantan (Mus musculus) Yang Diinduksi Karagenan. Skripsi Program Studi Ilmu Farmasi, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng. Pembimbing (1) apt. Iyan Hardiana, S.Farm., M.Farm. Pembimbing (2) Reza Ismail Abdul Rahman, S.Farm., M.Farm. Inflamasi merupakan respon protektif setempat yang ditimbulkan oleh cedera atau kerusakan pada jaringan yang berfungsi untuk menghancurkan, mengurangi, atau melokalisasi (sekuster) baik agen pencedera maupun jaringan yang cedera itu, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan efektivitas antiinflamasi dari Ekstrak Etanol Rimpang Kencur (Kaempferia galanga). Pada penelitian metode yang digunakan adalah uji eksperimental dengan 25 ekor mencit yang dibagi menjadi lima kelompok besar yaitu kelompok kontrol negatif, kontrol positif dan kelompok perlakuan dosis uji yang diberi ekstrak rimpang kencur dengan dosis yang berbeda. Kelompok perlakuan terdiri dari kelompok perlakuan 1, kelompok perlakuan 2 dan kelompok perlakuan 3 dengan dosis Kaempferia galanga masing-masing adalah 6,3 mg/kg BB, 12,6 mg/kg BB dan 25,2 mg/kg BB. Pengujian dilakukan dengan cara pembentukan radang pada kaki kiri mencit dengan menggunakan karagenan dan diukur volume edema setiap 30 menit selama 180 menit. Penurunan edema paling kuat pada kelompok perlakuan terlihat pada dosis 25,2 mg/kg BB dengan persentase penrunan sebesar 27,90%. Untuk analisis perbedaan antar kelompok digunakan uji ANOVA satu arah dan uji post hoc Tukey. Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol rimpang kencur memiliki efektivitas sebagai antiinflamasi dengan penurunan edema pada mencit putih jantan.
ANALISIS PERENCANAAN OBAT DI PUSKESMAS PORIS GAGA LAMA PERIODE JANUARI – DESEMBER 2023 Evanti Indriastuti; Reza Ismail Abdul Rahman; Lestari Nugrahini; Ni Luh Yuni Naintina; Boy Yunaidy; Silvia Anggraeni
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 3 No. 2 (2026): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/tktqdx38

Abstract

Perencanaan obat merupakan tahap dalam pengelolaan yang sangat penting dalam memenuhi kebutuhan obat-obatan dalam pelayanan kesehatan untuk menghindari kekosongan obat. Sehingga perlu dilakukan analisa perhitungan secara tepat agar obat yang tersedia sesuai dengan kebutuhan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kesesuaian perencanaan obat terhadap realisasi pada RKO 2023 sedangkan untuk tujuan khusus adalah untuk mengetahui kesesuaian perencanaan obat baru, obat kombinasi dan jumlah pemakaian terhadap realisasinya. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan metode konsumsi. Data yang diambil merupakan data sekunder secara retrospektif berupa data perencanaan obat periode Januari – Desember Tahun 2023 dan Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat (LPLPO) Puskesmas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan perencanaan obat di Puskesmas Poris Gaga Lama pada tahun 2023 terdapat kesesuaian antara perencanaan obat dengan realisasinya sebesar 64,76 %. Kemudian pada perencanaan obat baru dan obat kombinasi terdapat kesesuaian sebesar 0% yang disebabkan tidak terdatanya penggunaan untuk obat baru dan obat kombinasi dan untuk jumlah pemakaian terdapat kesesuaian dengan realisasi sebesar 81,90% disebabkan adanya peningkatan pasien. Kesimpulan bahwa perencanaan obat dipuskesmas Poris Gaga Lama masih perlu diperhatikan kembali diharapkan perlu dilakukan pelatihan mengenai pengelolaan obat kepada seluruh petugas pengelola obat di Puskesmas.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA HANDBODY LOTION EKSTRAK BUNGA KAMBOJA PUTIH(Plumeria Acuminata) Putu Rhisa Joy Nirvani; Rizka Aisyah; Reza Ismail Abdul Rahman
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 3 No. 2 (2026): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/cz65pb85

Abstract

Paparan sinar ultraviolet (UV) secara berlebihan dapat menimbulkan berbagai permasalahan kulit seperti keriput, hiperpigmentasi, hingga penuaan dini. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah penggunaan produk perawatan kulit topikal yang mengandung senyawa antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi formulasi handbody lotion berbahan dasar ekstrak bunga kamboja putih (Plumeria acuminata), serta menilai potensi aktivitas antioksidannya melalui metode DPPH. Ekstrak diperoleh melalui teknik maserasi menggunakan etanol 70%, dan diformulasikan dalam empat variasi konsentrasi : 0% (kontrol), 0,5%, 1%, dan 1,5%. Pengujian dilakukan terhadap karakteristik fisik (warna, bau, tekstur), homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, serta kestabilan produk selama penyimpanan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua formulasi memenuhi standar kualitas fisik yang baik. Uji antioksidan menunjukkan bahwa formulasi dengan konsentrasi 1,5% memiliki aktivitas yang cukup tinggi berdasarkan nilai IC₅₀, yang masuk dalam kategori antioksidan kuat. Dengan demikian, ekstrak bunga kamboja putih menunjukkan potensi sebagai bahan aktif alami dalam sediaan handbody lotion yang berfungsi melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN WIRAUSAHA BERBASIS TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) Eric Kurnia Abdillah; Reza Ismail Abdul Rahman; Lestari Nugrahini; Luh Yesi Angga Natalia Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 3 No. 1 (2025): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v3i1.65

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakatmelalui pelatihan wirausaha berbasis herbal. Pelatihan difokuskan pada pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai bahan baku produk kesehatan dan kecantikan alami, seperti minuman herbal, sabun, dan minyak pijat. Sasarankegiatan ini adalah kelompok ibu rumah tangga dan remaja di desa binaan yang memiliki potensi sumber daya alam herbal namun belum dimanfaatkan secara optimal. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan produk, dan pendampingan dalam aspek pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilanpeserta dalam mengolah produk herbal serta munculnya kelompok usaha kecil berbasis herbal. Kegiatan ini diharapkandapat menjadi langkah awal pengembangan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI INOVASI WIRAUSAHA LILIN AROMATERAPI DAN MINUMAN SEHAT BERBASIS MANGGA Eric Kurnia Abdillah; Lestari Nugrahini; Reza Ismail Abdul Rahman; Ni Nyoman Ari Ratnadi; Retno Lisnawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 4 No. 1 (2026): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v4i1.90

Abstract

Pemberdayaan masyarakat merupakan salah satu pendekatan strategis dalam pembangunan berkelanjutan yang bertujuan meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan kesejahteraan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan dan sentra pertanian. Salah satu bentuk pemberdayaan yang relevan dan kontekstual adalah pengembangan wirausaha berbasis potensi lokal. Komoditas mangga merupakan salah satu hasil pertanian unggulan di berbagai daerah di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun sering menghadapi permasalahan klasik berupa fluktuasi harga, panen raya yang berlebihan, serta keterbatasan diversifikasi produk. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian hasil mangga tidak terserap pasar secara optimal dan berpotensi mengalami kerugian pascapanen. Oleh karena itu, inovasi pengolahan mangga menjadi produk bernilai tambah seperti lilin aromaterapi dan minuman sehat menjadi solusi alternative yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan nilai ekonomi, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh. Inovasi wirausaha berbasis mangga dalam bentuk lilin aromaterapi dan minuman sehat merupakan pendekatan kreatif yang memadukan aspek pertanian, kesehatan, dan industri kreatif. Lilin aromaterapi berbasis mangga memanfaatkan aroma alami atau ekstrak mangga yang dikombinasikan dengan minyak esensial tertentu untuk menghasilkan produk relaksasi yang memiliki nilai estetika dan fungsional. Sementara itu, minuman sehat berbasis mangga dikembangkan dari daging buah mangga segar yang kaya akan vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif seperti vitamin C, beta-karoten, dan polifenol yang berperan sebagai antioksidan. Kedua produk ini memiliki segmentasi pasar yang luas, mulai dari masyarakat umum hingga konsumen yang peduli terhadap kesehatan dan gaya hidup alami.