Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

HUBUNGAN GAYA HIDUP DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DI POLI KLINIK PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT ACHMAD MOCHTAR BUKITTINGGI TAHUN 2015 Yuhendri Putra; Rinawati Kasrin; Yade Kurnia Sari
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.237

Abstract

Hypertension or high blood pressure is an abnormal increase in blood pressure in the arteries continuously over a period. several risk factors that can take into severe hypertension, among other things: stress, obesity, food containing salt, high cholesterol, preserved foods, meat, fruit durian, cigarettes, coffee, family history or genetic and age. Most of it is an indicator of an unhealthy lifestyle. Lifestyle is a pattern of life which describes the overall self interacts with its environment. The purpose of this study was to determine the relationship between lifestyle with hypertension. The sampling technique accidental sampling as many as 95 respondents. The independent variable in this study is a lifestyle, while the dependent variable was the incidence hipertensi Hasil univariate analysis obtained more than half of respondents (51.6%) who have a healthy lifestyle and more than half of respondents (52.6%) who had hypertension. Bivariate analysis results There is significant correlation between lifestyle with hypertension (p = 0.003 and OR = 3.937). So lifestyle is associated with the incidence of hypertension. For it is expected to further research to examine the other variables.
HUBUNGAN PERAN ORANG TUA TERHADAP KEPATUHAN TERAPI DIET GLUTEN FREE CASEIN FREE (GFCF) PADA ANAK AUTISME DI SEKOLAH LUAR BIASA (SLB) KHUSUS AUTIS AL-IKHLAS BUKITTINGGI TAHUN 2014 Yade Kurnia Sari; Fauzi ashra; Dian Sari
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 6 No 1 (2015)
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v6i1.242

Abstract

Autisme merupakan gangguan pervasive yang mencakup gangguan dalam komunikasi, interaksi sosial, dan emosi. Data UNESCO pada tahun 2011 mencatat, sekitar 35 juta orang penyandang autisme di dunia. Diperkirakan jumlah penyandang autisme di Indonesia sekitar 2,4 juta orang, dan bertambah sekitar 500 orang penyandang baru tiap tahunnya. Diet GFCF adalah diet yang dilakukan dengan menghilangkan sumber bahan makanan/minuman yang mengandung kasein dan gluten. Penerapan diet GFCF akan memberikan hasil yang maksimal apabila dilakukan sesuai dengan aturannya, secara konsisten, serta dibarengi oleh pengawasan yang ketat serta peran orang tua yang optimal dalam mengurangi gejala yang dialami oleh anak autisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran orang tua terhadap kepatuhan terapi dalam menerapkan diet GFCF. Desain penelitian adalah Deskriptif Korelasional yang dilakukan mulai bulan Maret sampai September 2014 melalui pengisian kuesioner, jumlah sampel 55 orang tua di Sekolah Luar Biasa (SLB) Khusus Autisme Al-Ikhlas Bukittinggi dengan tekhnik pengambilan sampel Cross Sectional. Hasil penelitian didapatkan hanya sebagian besar 30 orang tua (54,5%) yang berperan optimal, sedangkan 38 orang tua (69,1%) yang tidak patuh dalam menerapkan terapi diet GFCF. Dari hasil penelitian didapatkan hubungan bermakna yang diperoleh p value=0,013, maka p value < 0,05 jadi terdapat hubungan bermakna antara peran orang tua dengan kepatuhan terapi diet GFCF. Saran pada penelitian ini adalah perlu dikembangkannya penelitian mengenai pengaruh dari peran orang tua terhadap kepatuhan terapi diet GFCF pada perkembangan anak autisme sebagai salah satu intervensi yang diberikan oleh tenaga kesehatan.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Kontrasepsi Pria terhadap Motivasi Pria PUS menjadi Akseptor KB Vasektomi Yulia M. Nur; Yade Kurnia Sari; Dewi Harwita
Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Vol. 12 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jab.v12i1.578

Abstract

Awareness of men becoming KB (Family Planning) acceptors is still low, influenced by the low knowledge of men about family planning and male contraceptive methods, which are still limited, but also influenced by the lack of socialization and promotion of male family planning, the perception that family planning is only for women, the quality of family planning services inadequate, men's lack of access to information about contraception and limited information about the role of men in family planning. The purpose of this study was to determine the effect of health education on male contraception on the motivation of EFA men to become vasectomy family planning acceptors. This research method is a Quasi Experiment One Group Pretest Posttest Design on 35 EFA men (Pupes of Childbearing Age) who are not family planning acceptors. Data was collected by distributing questionnaires to assess men's motivation for EFA. The statistical test used is the Wilcoxon Signed Ranks Test. Samples were taken as many as 35 people. The results of this study indicate that most respondents (54.3%) still have low motivation before being given health education about vasectomy contraception. Most of the respondents (62.9%) already have high motivation after being given health education about vasectomy contraception. Conclusion: there is an effect of health education on the motivation of EFA men to use vasectomy contraception with p value 0.000 <0.05.
PENERAPAN TERAPI MUROTAL ALQURAN TERHADAP ANSIETAS PADA LANSIA YANG MENGALAMI HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RABAIN MUARA ENIM Sari, Yade Kurnia; Nur, Yulia M.; Oktorina, Rola; Nelly, Septa
Menara Medika Vol 7, No 2 (2025): VOL 7 NO 2 MARET 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i2.6381

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab kematian utama tersering di dunia,  Hal ini disebabkan karena semakin tinggi tekanan darah maka akan semakin berisiko untuk mengalami penyakit jantung dan vaskular. Salah satu faktor yang mendukung terjadinya peningkatan tekanan darah adalah ansietas akut dan kronik. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh terapi murotal alquran terhadap ansietas pasien lansia yang mengalami Hipertensi di Wilayah kerja puskesma Rabain Muara Enim. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuntitatif  dengan menggunakan pendekatan Pre Experiment (One Group Pre Test – Post Test Design) dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling Hasil: nilai rata-rata ansietas pada saat  pretest adalah 17,10 sedangkan nilai rata-rata ansietas setelah diberikan terapi sebesar 9,45, selisih nilai mean antara pre test dan post test sebesar 7,650. Kesimpulan: Terdapat pengaruh  terapi murotal Alquran terhadap ansietas pada lansia yang mengalami hipertensi dengan p value = 0,009Keyword: Terapi Murotal Alquran, Ansietas, Lansia dengan Hipertensi
Optimalisasi Kesehatan Ibu Hamil melalui Penyuluhan dan Pemeriksaan Welly Handayani; Resi citra M; Setia Nisa; Rika Armalini; Ira Maulina; Nur Hidayah Afnas; Yade Kurnia Sari
JURNAL ABDIMAS MADUMA Vol. 4 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : English Lecturers and Teachers Association (ELTA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jam.v4i2.433

Abstract

Pelayanan antenatal memiliki peran penting dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan ibu serta bayi, terutama di negara berkembang yang masih menghadapi angka kematian ibu dan bayi yang tinggi. Meskipun penting, kesadaran dan akses terhadap pelayanan antenatal masih kurang di beberapa komunitas. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Kantor Kecamatan Pariaman Timur dengan sasaran 13 ibu hamil. Kegiatan ini meliputi penyuluhan dan edukasi kesehatan mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta pemeriksaan kesehatan gratis berupa pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb), dan pemeriksaan urin untuk glukosa dan protein. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 2 peserta (15,4%) terdeteksi mengalami anemia, sementara seluruh peserta menunjukkan hasil negatif pada pemeriksaan glukosa dan protein dalam urin. Sesi penyuluhan meningkatkan pemahaman peserta mengenai deteksi dini komplikasi kehamilan seperti anemia, diabetes gestasional, dan preeklampsia. Program ini membuktikan bahwa intervensi berbasis komunitas dapat secara efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil. Disarankan agar inisiatif serupa di masa depan melibatkan anggota keluarga, terutama suami, untuk mendukung kunjungan antenatal yang konsisten dan meningkatkan hasil kesehatan ibu. Kata Kunci : pelayanan antenatal; kehamilan; anemia; pengabdian masyarakat; kesehatan ibu
Hubungan Pengetahuan Dengan Keaktifan Lansia Mengikuti Senam Lansia di Posyandu Anggrek Puskesmas Muaro Kiawai M. Nur, Yulia; Sari, Yade Kurnia; Syofiana, Mela
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v18i2.5327

Abstract

AbstrakLansia merupakan kelompok umur pada manusia yang telah memasuki tahapan akhir dari fase kehidupannya. Olah raga yang sering diterapkan pada lansia adalah senam lansia dapat mengikuti senam sesuai tingkat kemampuanya dan diiringi musik lagu jawa yang menarik bagi lansia. Senam lansia bermanfaat dalam memperlambat proses penuaan, mengurangi kejadian kegemukan, diabetes militus, hipertensi, kelainan otot-otot sendi dan tulang, serta memperbaiki keadaan mental lansia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan keaktifan lansia mengikuti senam lansia di Posyandu Anggrek Puskesmas Muaro Kiawai. Sampel penelitian ini adalah seluruh lansia yang terdaftar di posyandu lansia yaitu sebanyak 52 orang. Instumen penelitian ini adalah menggunakan kuesioner. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif korelatif yang bertujuan untuk menggambarkan hubungan variable yang diteliti tanpa menanalisis hubungan antar variable, yaitu hubungan pengetahuan lansia tentang senam dengan keaktifan lansia mengikuti senam lansia. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan dengan keaktifan lansia mengikuti senam dengan hasil uji statistic diperoleh p value sebesar 0,000. Jika p value 0,000 0,05 maka ada hubungan kedua variabel tersebut secara signifikan. Kata Kunci: pengetahuan, senam lansia, keaktifan lansia 
Pengaruh Terapi Finger Hold Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea Di Instalasi Bedah Sentral Sari, Yade Kurnia; Husna, Novriani; Nelli, Septa
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 18, No 2 (2024): Vol 18 No. 02 APRIL 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v18i2.5314

Abstract

ABSTRAK Saat ini di negara berkembang terdapat 20% hingga 50% persalinan di rumah sakit dilakukan dengan sectio caesarea akibat berbagai indikasi medis maupun nonmedis. Banyak pasien pre operasi yang mengalami gangguan fisik akibat ansietas yang dialami seperti peningkatan tekanan darah, denyut nadi, suhu tubuh, dan penurunan daya tahan tubuh. Hal ini disebabkan karena  adanya rasa takut dalam melakukan tindakan operasi. Salah satu cara yang digunakan untuk mengurangi rasa cemas pada pasien Pre Operasi adalah dengan menggunakan relaksasi genggam jari (finger hold), dengan menerapkan teknik relaksasi yang sederhana dan mudah dilakukan tanpa membutuhkan banyak energi dan aktifitas fisik, yang sangat cocok diterapkan pada pasien yang bedrest atau pre operasi. Tujuan Penelitian ini untuk melihat Pengaruh Terapi Finger Hold Terhadap Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi  Sectio Caesarea di Instalasi Bedah Sentral. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif Pra-Eperimental Design dengan One Group Pretest-Posttest. dilaksanakan di Ruang Instalasi Bedah Sentral RSUD DR. H.M Rabain Muara Enim pada bulan Januari-Februari 2024, dengan jumlah sampel sebanyak 20 responden. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada pengaruh terapi finger hold terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi  sectio caesarea di Instalasi Bedah Sentral RSUD DR. H.M Rabain Muara Enim (p value = 0,009). Penelitian ini diharapkan dapat menjadi tambahan referensi yang dapat digunakan sebagai alternatif tindakan/terapi dalam penatalaksanaan kecemasan pada pasien pre operasi SC  dengan melakukan teknik relaksasi genggam jari.Kata Kunci : Terapi Finger Hold, Kecemasan, Pasien Pre Operasi Sc  
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Motivasi terhadap Kepatuhan Pengobatan TB di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Sariak M. Nur, Yulia; Sari, Yade Kurnia; Fitriana, Nora
Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Vol. 13 No. 2 (2024): September
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jab.v13i2.802

Abstract

TB patients' knowledge and motivation will have an impact on their compliance in implementing the treatment program. The better a person's knowledge, the more obedient they will be in carrying out quality treatment and the better a person's motivation, the higher a person's enthusiasm will be to achieve healing. The aim of this research is to determine and describe the relationship between knowledge and motivation and treatment compliance in TB sufferers. This type of research is cross-sectional. The population in this study were TB sufferers in the Sungai Sariak Community Health Center working area, namely 75 people, and the total sample was 59 people. The sampling technique used in this research is non-probability sampling with purposive sampling technique. The instrument used in this research was a questionnaire. The type of questionnaire used is a closed questionnaire. Data collection was carried out by means of interviews and filling out questionnaires.  The conclusion of this research is that sufferers' knowledge is in the good category, sufferers' motivation is in the high category, and most TB sufferers are compliant with treatment. There is a relationship between patient knowledge and treatment compliance; There is a relationship between patient motivation and treatment compliance in the Sungai Sariak Community Health Center working area. It is recommended that families and health workers maintain and increase the knowledge and motivation of TB patients to always control treatment compliance, so that drug withdrawal and resistance do not occur, which causes MDR TB.