Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Enterprise Architecture Pada Erp Pt Pos Properti Indonesia Menggunakan Togaf Satrio Handityo; Rokhman Fauzi; Fitriyana Dewi
eProceedings of Engineering Vol 8, No 2 (2021): April 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Dengan mengimplementasikan IT pada perusahaan, sistem dapat terintegrasi untuk meningkatkan kemajuan perusahaan, data yang dibutuhkan, diperoleh dengan cepat, dan menjadikan perusahaan lebih kompetitif. PT. Pos Properti Indonesia sudah memiliki sistem eksisting yang bekerja sama dengan pihak ERP berbasis Odoo. Akan tetapi, permasalahan yang dihadapi tidak terintegrasi dengan proses bisnis pada building management. Sehingga ada beberapa temuan permasalahan yang menghambat kinerja pada alur proses bisnis di bagian building management. Penelitian ini berisi alur kondisi eksisting maupun targeting pada PT. Pos Properti Indonesia yang sudah terintegrasi dengan ERP yang kemudian akan diidentifikasi menggunakan TOGAF serta kondisi bisnis dalam bentuk blueprint architecture pada PT. Pos Properti Indonesia yang digambarkan dengan IT Roadmap dengan memperhitungkan durasi implementasi proses bisnis yang akan datang dari informasi yang faktual. Kata kunci: sistem informasi, TOGAF, ERP Abstrac By implementing IT in the company, the system can be integrated to improve the progress of the company, the data needed, obtained quickly, and make the company more competitive. PT. Pos Properti Indonesia already has an existing system that collaborates with the Odoo-based ERP. However, the problems faced are not integrated with business processes in building management. So that there are several findings of problems that hinder the performance of the business process flow in the building management section. This study contains a flow of existing conditions and targeting at PT. Pos Properti Indonesia which has been integrated with ERP which will then be identified using TOGAF and business conditions in the form of a blueprint architecture at PT. Pos Properti Indonesia as illustrated by the IT Roadmap by taking into account the duration of the implementation of business processes that will come from factual information. Keywords: Information System, TOGAF, ERP
Analisis Dan Perancangan Kebijakan Dan Prosedur Manage Problem Menggunakan Cobit 5 Pada Bidang Sim Dinas Komunikasi Informatika Dan Statistik Dki Jakarta Nur Afdhaliyah Fahri; Falahah Falahah; Fitriyana Dewi
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dinas Komunikasi, Informasi, dan Statistik DKI Jakarta adalah salah satu instansi perkantoran yang mempunyai tugas menyelenggarakan urusan pemerintahan bidang komunikasi dan informatika, urusan pemerintahan bidang statistik dan urusan pemerintahan bidang persandian. Sebagai instansi yang memberikan layanan kepada pengguna, Diskominfotik dituntut untuk memberikan kualitas pelayanan sebaik-baiknya sesuai dengan misinya. Memberikan solusi perencanaan masa depan dan perlindungan terpercaya dengan layanan prima kepada stakeholder dengan segala kemudahannya melalui inovasi berkelanjutan. Namun, pada Diskominfotik bidang untuk membantu dalam aktivitas operasional pekerjaan ditiap divisi belum ada pedoman atau kebijakan tetap untuk dijadikan acuan dalam melakukan aktivitas pekerjaannya seperti pada bidang SIM (Sistem Informasi Manajemen) belum ada kebijakan dan standard operating procedure (SOP) untuk menangani bagaimana penyelesaian masalah pada penggunan Basis data, Integrasi, dan Aplikasi. Sehingga dari permasalahaan tersebut diperlukan perancangan kebijakan yang mengacu pada COBIT 5 di Diskominfotik DKI Jakarta pada bidang SIM agar dalam pelaksanaan pekerjaan memiliki pedoman yang baik, efektif dan efisien dan juga. Hasil penelitian ini adalah rekomendasi perancangan dokumen kebijakan standard operating procedure (SOP) yang diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan untuk diterapkan pada Diskominfotik Bidang SIM. Kata Kunci : COBIT 5, Kebijakan, standard operating procedure (SOP), Manage Problem
Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan Framework Togaf Adm Pada Bagian Sumber Daya Manusia Dan Informasi Di Pt Pln Pekanbaru Novi Riyanti Puspasari; Rokhman Fauzi; Fitriyana Dewi
eProceedings of Engineering Vol 7, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak PT PLN Kota Pekanbaru adalah suatu bentuk perusahaan yang bergerak di bidang kelistrikan masyarakat. PT PLN Pekanbaru melayani kebutuhan seperti pemasangan listrik, pengajuan naik tegangan atau tmbah daya, cek tagihan listrik PLN, pembayaran listrik hingga complain. Sistem informasi dan teknologi informasi memainkan peran penting dalam mendukung suatu organisasi untuk melakukan proses bisnisnya. System informasi dan teknologi informasi tidak hanya memberikan peningkatan efisiensi dan efektivitas kinerja organisasi, tetapi juga telah menjadi organisasi pemberdayaan utama untuk menjalankan proses bisnis dan mencapai tujuan bisnis dari organisasi dengan memungkinkan cara baru dalam mengelola organisasi, meningkatkan produktivitas dan kinerja, mengembangkan bisnis baru dan memberikan keunggulan kompetitif. Konsep perencanaan yang digunakan dalam pengembangan hal tersebut adalah TOGAF dengan melakukan tahapan dalam Architecture Development Method (ADM). Sebagian besar pada PT PLN Pekanbaru ini masih menggunakan system informasi yang pencatatannya dilakukan secara manual. Mereka memiliki aplikasi untuk mendata data tersebut ke satu tempat, namun program itu sendiri masih banyak kekurangan dan tidak user friendly. Pada skripsi ini, saya akan melakukan analisa mengenai penerapan TOGAF pada bidang informasi di perusahaan tersebut. Langkah pertama yang dilakukan adalah menganalisa model bisnis perusahaan. Langkah kedua adalah mengamati bagaimana keadaan informasi teknologi dan permasalahan yang dihadapi. Dan langkah ketiga adalah untuk menerapkan TOGAF itu sendiri pada bidang informasi pada PT PLN Pekanbaru. Kata Kunci: Rencana strategi, Sistem Informasi, TOGAF ADM. Abstract PT PLN Pekanbaru City is a form of company engaged in the field of electricity community. PT PLN Pekanbaru serves the needs such as electricity installation, submission of voltage or power surges, PLN electricity bill checks, electricity payments to complaints. Information systems and information technology play an important role in supporting an organization to carry out its business processes. Information systems and information technology not only provide increased efficiency and effectiveness of organizational performance, but also have become a major empowering organization to run business processes and achieve business goals of the organization by enabling new ways of managing the organization, increasing productivity and performance, developing new businesses and delivering competitive advantage. The planning concept used in the development of this is TOGAF by carrying out the stages in the Architecture Development Method (ADM).Most of the PT PLN Pekanbaru is still using information systems that are recorded manually. They have applications to record the data to one place, but the program itself is still lacking and not user friendly. In this thesis, I will conduct an analysis of the application of TOGAF in the field of information in the company. The first step taken is to analyze the company's business model. The second step is to observe how the state of information technology and the problems faced. And the third step is to implement the TOGAF itself in the field of information at PT PLN Pekanbaru. Keywords: Strategic plan, Information System, TOGAF ADM.
Analisis Dan Perancangan Kebijakan Manajemen Perangkat Lunak Pada Bidang Sim Dinas Komunikasi, Informatika Dan Statistik Dki Jakarta Shinta Eka Risa Sinuraya; Falahah Falahah; Fitriyana Dewi
eProceedings of Engineering Vol 8, No 5 (2021): Oktober 2021
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menghasilkan draft kebijakan dan dokumen SOP manajemen perangkat lunak pada bidang SIM Diskominfotik Jakarta. Penelitian ini berfokus pada aktivitas perangkat lunak pendukung pada bidang SIM. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, untuk Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Langkah yang dilakukan sebagai berikut: pertama, studi pendahuluan selanjutnya, wawancara aktivitas perangkat lunak, analisis aktivitas DSS01 COBIT 5. Ketiga, penyesuaian langkah kerja, Hasil dari penyesuaian langkah kerja dapat disimpulkan bahwa aktivitas pengelolaan perangkat lunak bidang SIM belum sesuai dengan standard COBIT 5. Dari hasil penyesuaian tersebut, dilakukan penyusunan kebijakan dan SOP. Selanjutnya, melakukan penyusunan work product untuk mencatat aktivitas saat melakukan SOP. Tahap terakhir adalah verifikasi dan validasi kebijakan, SOP dan work product. Hasil dari penelitian ini adalah berupa 2 kebijakan, 5 proses standard operasional prosedur dan 3 work product. Melalui hasil tersebut, dapat digunakan sebagai acuan pihak bidang SIM Diskominfotik Jakarta dalam melakukan pengelolaan perangkat lunak, sebagai pengatahauan dasar dalam melakukan prosedur pengelolaan perangkat lunak Kata Kunci : Pengelolaan, Perangkat Lunak, SOP, COBIT 5, DSS01, Manage Operations
Analisis dan Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan TOGAF ADM di Unit Koleksi Penagihan Farouq Zulfikar Fahlevi; Fitriyana Dewi; Dhata Praditya
KLIK: Kajian Ilmiah Informatika dan Komputer Vol. 4 No. 1 (2023): Agustus 2023
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/klik.v4i1.1198

Abstract

In the era of rapid technological advancement, it is crucial for companies to optimize their information systems to support performance and success. Companies need to undertake comprehensive and integrated information system planning to prevent disjointed systems within an enterprise, which could potentially hinder the company's access to necessary information. Enterprise Architecture (EA) emerges as a holistic approach to designing and integrating systems within a company with the aim of providing a roadmap to achieve the desired state from the current condition. EA focuses not only on Information Technology (IT) strategy but also integrates IT strategy with the company's vision and mission. This integration is intended to optimize opportunities and manage change initiatives that can generate added value. In its design, EA requires a framework to align the business with forthcoming technology. The TOGAF ADM framework has been recognized as a useful method that presents a structured and comprehensive approach to developing EA. ADM guides EA practitioners through a series of well-defined stages, from planning to implementation. In this context, this research aims to design an EA that can enhance services in the Collections and Billing function. By optimizing workflows, reducing data duplication, and enhancing billing visibility, it is expected that EA can yield a more efficient and accurate billing collection process. Consequently, companies can achieve better adaptability, security, and sustainability when facing dynamic business changes
Menggunakan COBIT 2019 GMO dalam Perancangan Pengelolaan Layanan TI untuk Transformasi Digital ReinsurCo Naufal Rahmadaffa Ariekananda; Rahmat Mulyana; Fitriyana Dewi
KLIK: Kajian Ilmiah Informatika dan Komputer Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/klik.v4i2.1232

Abstract

In the context of the digital technology implementation in the Indonesian insurance sector, organization such as ReinsurCo is required to accelerate the digital transformation (TD) process to remain competitive. Even though there are often obstacles in the implementation of TD due to ineffective management of IT services, ReinsurCo as a BUMN supervised by the OJK must comply with regulations such as PER-2/MBU/03/2023 and the 2021-2025 Financial Services Sector Master Plan which emphasizes TD. This study aims to identify governance & management objectives (GMO) of IT service management required by ReinsurCo, develop recommendations for optimizing GMOs based on evaluating the gaps of the seven components of current and target capabilities, and design essential improvements to GMOs based on the recommendations that have been prepared. This research involved five DSR steps: problem description, requirements specification, design and development, demonstration, and evaluation. Data was collected through semi-structured interviews and triangulation of internal documents. Analysis using COBIT 2019 Governance and Management Objectives (GMO), the application of design factors, focus areas, and TKTI mechanisms that influence TD resulted in three priority GMOs: DSS04 Managed Continuity, APO11 Managed Quality, and DSS06 Managed Business Controls. A gap evaluation was carried out to produce recommendations that served as a guide for ReinsurCo in implementation and increased GMO by an average of 0.2 (6.1%). This research contributes to the understanding of IT service management, which is a priority to support TD, the benefits are especially for ReinsurCo in achieving strategic planning success and the insurance industry
COBIT 2019 INFORMATION SECURITY FOCUS AREA IMPLEMENTATION FOR REINSURCO DIGITAL TRANSFORMATION Ananda Viamianni; Rahmat Mulyana; Fitriyana Dewi
JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer) Vol 6, No 2 (2023): JIKO (Jurnal Informatika dan Komputer)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jiko.v6i2.6366

Abstract

As information technology (IT) advancement evolves in Indonesia's insurance sector, organizations like ReinsurCo must accelerate their digital transformation (DT) to remain competitively viable. Although DT paves the way for new business models and operational improvements, the implementation often fails due to poor IT governance. Under the supervision of the State-Owned Enterprises Agency (SOE) and the Financial Services Authority (FSA), ReinsurCo must comply with regulations stating that SOEs must independently assess IT maturity to ensure information security. This research utilizes the five stages of Design Science Research (DSR): problem explication, requirement specification, design and development, demonstration, and evaluation. Data was collected through semi-structured interviews and both internal and external document triangulation. The data were then analyzed using the COBIT 2019 Information Security framework, implementing design factors prioritizing information technology governance and management (ITGM) objectives: APO13 Managed Security, DSS05 Managed Security Services, and BAI06 Managed IT Changes. Further analysis and identification were conducted to discover gaps against the seven component capabilities. These identified gaps were mapped into people, process, and technology aspects, which led to the creation of essential improvement recommendations. These recommendations were compiled into an implementation roadmap that can serve as a priority guide for ReinsurCo. This research is expected to provide a knowledge base for prioritizing information security management in supporting DT by implementing the COBIT 2019 Information Security framework. In a practical context, it aids ReinsurCo in controlling its strategic plans to face information security challenges. Furthermore, this study also offers extensive benefits to the insurance industry.
Pengembangan Platform Edukasi dan Kolaborasi Sebagai Salah Satu Upaya Penurunan Angka Stunting Kota Bandung Asti Amalia Nur Fajrillah; Rahmat Fauzi; Ekky Novriza Alam; Fitriyana Dewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 5 (2023): JPMI - Oktober 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1483

Abstract

Pesatnya perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi di Indonesia (TIK) menyebabkan TIK menjadi enabler baik bagi industri bisnis maupun bagi organisasi pemerintahan, termasuk Perlunya TIK sebagai salah satu pendukung kegiatan yang mampu mewadahi sosialiasi dan penyebaran informasi secara cepat, tepat dan akurat juga dirasakan oleh Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau lebih dikenal dengan TP PKK Kota Bandung. Khusus pada program kesehatan, stunting masih menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Bandung angka stunting masih terbilang tinggi dengan jumlah 28.12 % pada tahun 2019 (SSGBI). Pemerintah Kota Bandung sendiri, telah melakukan berbagai program bagi pencegahan stunting yang meliputi edukasi, ekonomi dan sanitasi. Dilain pihak, seluruh Civitas Akademika di Perguruan Tinggi memiliki kewajiban untuk mengimplementasikan pengetahuannya dilingkungan masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut maka Program Studi Sarjana Sistem Informasi Universitas Telkom, bekerjasama dengan TP PKK Kota Bandung berencana meningkatkan edukasi dan kolaborasi masyarakat dalam mendukung program pemerintah kota Bandung dengan mengembangkan platform edukasi yang interaktif, sekaligus menjadi platform kolaborasi yang dapat memfasilitasi masyarakat dan institusi untuk ikut serta dalam membantu pencegahan stunting dengan meningkatkan efektifitas dan efisiensi terhadap penyampaian pesan dan campaign terhadap permasalahan stunting yang merupakan salah satu program oleh TP PKK kota Bandung.
A Verification And Validation Of Business Process Modeling Using Petri Nets (Case Study of Telkom University FRI Laboratory Business Architecture Domain) Alvan Kamal; Muharman Lubis; Fitriyana Dewi; Matias Garcia Constantino
Electronic Integrated Computer Algorithm Journal Vol. 1 No. 1 (2023): VOLUME 1, NO 1: OCTOBER 2023
Publisher : Yayasan Asmin Intelektual Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62123/enigma.v1i1.5

Abstract

Enterprise Architecture is an approach that is present to form a sustainable organization. However, the average company that has implemented Enterprise Architecture does not see and does not know whether the existing business processes in the company are currently running well, and have been effective and efficient in achieving company goals or not. These conditions make validation and verification of business processes important. In this research, business process testing using the Scrum method with Petri Nets supported by WoPed tools is considered to verify and validate the business architecture design. Testing using the Scrum method is carried out through six stages, namely product backlog, sprint planning, sprint backlog, sprint review, and sprint retrospective. The test results show that several requirements are not met. This condition will have an impact on the efficiency and effectiveness of business processes. Furthermore, gap analysis is carried out with dependencies analysis, there are business processes that have not been verified and validated due to errors in the process that cause time constraints to work on more than one task simultaneously optimally, there is a process stage that is too long so that it hampers the efficiency and effectiveness of business processes.
Perancangan Smart Village menggunakan Enterprise Architecture dengan Framework Togaf ADM pada Desa Sukalaksana Studi Kasus Bumdes Desa Wisata Mila Rohmat; Berlian Maulidya Izzuti; Fitriyana Dewi
Co-Value Jurnal Ekonomi Koperasi dan kewirausahaan Vol. 14 No. 11 (2024): Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan
Publisher : Program Studi Manajemen Institut Manajemen Koperasi Indonesia Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/covalue.v14i11.4309

Abstract

Smart village adalah konsep pembangunan desa yang mengatasi tantangan desa dengan memanfaatkan teknologi untuk memberikan layanan, memperbaiki akses informasi, dan menyediakan layanan secara efisien dan efektif, berdasarkan regulasi desa, untuk mempermudah kehidupan masyarakat serta meningkatkan perekonomian. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi konsep Smart Village dan peran Enterprise Architecture dalam pengembangan desa secara pintar. Studi dilakukan di Desa Sukalaksana, yang mengimplementasikan BUMDes Desa Wisata sebagai upaya utama untuk meningkatkan ekonomi dan layanan di desa tersebut. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif dan penerapan Framework TOGAF ADM sebagai pedoman dalam merancang arsitektur enterprise yang sesuai dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh BUMDes Desa Wisata. Hasil analisis menunjukkan bahwa di Desa Sukalaksana, BUMDes Desa Wisata menghadapi kendala dalam proses produksi, penjualan, dan pemasaran yang masih manual serta kurangnya standarisasi produk dan jangkauan pemasaran. Untuk mengatasi tantangan ini, penggunaan Enterprise Architecture dengan pendekatan TOGAF ADM disarankan, yang meliputi desain, perencanaan, implementasi, dan pengelolaan IT-bisnis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan BUMDes Desa Wisata. Selain itu, penelitian ini juga merekomendasikan penggunaan aplikasi yang sudah ada, seperti Microsoft Excel, Microsoft Word, WhatsApp Business, Aplikasi Stroberi Kasir, M-banking, dan Aplikasi BINA MARKET sebagai solusi utama.