Claim Missing Document
Check
Articles

Arsitektur Enterprise Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (Spbe) Sebagai Strategi Pengembangan Smart Village Pada Dimensi Tourism (Culture And Tradition) (Case Study: Rancamanyar Village) Febriansyah, Ari; Dewi, Fitriyana; Gumilang , Soni Fajar Surya
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik(SPBE) adalah penerapan Teknologi Informasi danKomunikasi (TIK) dalam administrasi pemerintahan untukmeningkatkan layanan kepada masyarakat. Penggunaanteknologi informasi dan komunikasi untuk mengembangkanpotensi desa diwujudkan melalui kebijakan SPBE, khususnyadalam Sistem Pemerintahan Desa (SID). SID merupakankomponen integral dalam pelaksanaan Undang-Undang Nomor6 tahun 2014 Tentang Desa. Saat ini, dalam kontekspengembangan "smart village," fokus utama adalahmengadopsi teknologi sebagai sarana pelayanan publik yangefisien, transparan, dan akuntabel. Namun, dalam poin 18Indeks Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), yaitu"Kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif," DesaRancamanyar masih memiliki penilaian yang rendah. Untukmengatasi tantangan yang dihadapi oleh Desa Rancamanyar,konsep "smart village" menjadi solusi potensial. Implementasikonsep ini membutuhkan perancangan arsitektur SPBE yangmendukungnya, sehingga pelayanan publik dapat berjalansecara efektif, efisien, akuntabel, dan transparan di lingkunganPemerintahan Desa Rancamanyar. Hasil dari penelitian inimencakup gambaran Arsitektur SPBE yang dapat dijadikanpedoman dalam menerapkan sistem informasi untukmendukung pelayanan keagamaan dan kebudayaan di DesaRancamanyar. Kata kunci— Enterprise Architecture, SPBE, Smart Village, Konsep Smart Village, Culture and Traditions
Perancangan dan Analisis Enterprise Architecture pada Divisi Operasi di PT XYZ Menggunakan TOGAF ADM Akbar , Bintang Anugrah; Dewi, Fitriyana; Praditya, Dhata
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Perusahaan-perusahaan saat ini selalu berupayauntuk beradaptasi pada lingkungan bisnis dengan tantangandistrupsi digital, sehingga perusahaan harus menyesuaikanaktivitas mereka dengan perubahan yang terjadi. PT XYZmerupakan perusahaan yang mempunyai jasa pemasanganjaringan baru dan pemeliharaan jaringan dan pada saat ini PTXYZ belum bisa mencapai sasaran salah satu Key PerformanceIndicator (KPI). Dampak dari kegagalan pencapaian sasarannilai dari KPI yang telah ditetapkan berpotensi menurunkanindeks kepuasan pelanggan, dan ketidakefisienan secara biayadan waktu. Untuk menjawab persoalan tersebut, perusahaanmembutuhkan framework yang terintegrasi agar perusahaandapat mengidentifikasi, menganalisis, dan memberikan solusidari permasalahan yang sedang dihadapi, maka dari itupenelitian ini menggunakan Enterprise Architecture (EA)sebagai framework untuk mengatasi masalah yang sedangdihadapi. Kata kunci— Enterprise Architecture, TOGAF ADM, blueprint.
ANALISIS DAN PERANCANGAN ENTERPRISE ARCHITECTURE PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH DKI JAKARTA UNTUK MENDUKUNG IMPLEMENTASI SPBE Arti, Rohimin Imani; Dewi, Fitriyana; Nurtrisha, Widyatasya Agustika
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i3.6620

Abstract

Kemajuan teknologi mendorong organisasi untuk mengembangkan strategi informasi, sejalan dengan Peraturan Presiden No.95 Tahun 2018 tentang tata kelola pemerintah yang efektif dan pelayanan publik berkualitas. Salah satu lembaga yang menerapkan tata kelola tersebut adalah Bapenda DKI Jakarta, yang bertanggung jawab atas pengelolaan pendapatan daerah, termasuk perencanaan, pengumpulan, dan pengelolaan dana dari pajak dan penerimaan lainnya. Sesuai dengan Peraturan Presiden No.95 Tahun 2018, diperlukan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang mengintegrasikan semua proses bisnis untuk standarisasi manajemen sistem pemerintahan. Bapenda DKI Jakarta menyadari pentingnya enterprise architecture dalam mendukung transformasi digital dan mencapai tujuan bisnis. Oleh karena itu, penelitian ini berfokus pada perancangan enterprise architecture untuk fungsi Pengelolaan Pendapatan Daerah Bapenda DKI Jakarta menggunakan kerangka kerja TOGAF ADM. Tujuannya adalah menghasilkan blueprint yang memberikan panduan strategis bagi enterprise architecture targeting untuk mendukung proses bisnis. Perancangan mencakup empat domain, yaitu business, data, application, dan technology architecture. Hasil penelitian mencakup artefak yang sesuai dengan kebutuhan arsitektural, serta fase opportunities and solutions yang menganalisis kesenjangan dan rencana arsitektur target, dan fase migration planning yang mengusulkan IT roadmap
Marketing Dashboard Module for Supporting the Implementation of Digital Marketing in MSMEs Fitriyana Dewi; Ekky Novriza Alam; Rachmadita Andreswari
Jurnal Rekayasa Sistem & Industri Vol 8 No 01 (2021): Jurnal Rekayasa Sistem & Industri
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jrsi.vxxx.xxx

Abstract

Mekarsari Village is a fostered village in Bandung district which has BUMDes. Mekarsari Village hasgreat potential, especially in the field of tea and coffee plantations. Several other MSMEs have productssuch as chips and other handicrafts. In general, MSMEs have difficulty increasing their competitiveness.The technology sector and competitors are the biggest challenges that must be overcome by MSMEs.Currently, the existence of a marketplace can help MSMEs to market and increase product sales.GambungStore is one of the marketplaces that is specifically intended as a marketing medium for MSMEproducts in Mekarsari Village. The existence of this marketplace can actually be optimized through a goodmarketing strategy. A good marketing strategy requires a periodic controlling process which can be doneby using information on the behavior of consumers towards the product. Information on consumerbehavior will be obtained in the marketing dashboard module in this research.
PERFORMANCE TESTING ANALYSIS OF BANDUNGTANGINAS APPLICATION WITH JMETER Ekky Novriza Alam; Fitriyana Dewi
International Journal of Innovation in Enterprise System Vol. 6 No. 2 (2022): International Journal of Innovation in Enterprise System
Publisher : School of Industrial and System Engineering, Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/ijies.v6i02.172

Abstract

The bandungtanginas.id application was created to serve the needs of data collection on maternal andchild health at every posyandu in the city of Bandung. This application is planned to be able to servearound 1,982 posyandu in the city of Bandung, around 10,000 users, who are expected to be able toaccess the bandungtanginas.id application. In the current condition of the application supportinfrastructure still has limitations in supporting the bandungtanginas.id application. Withspecifications that tend to be low, an improvement effort is needed through generating applicationusage scenarios so that the services provided can be optimally available using the existinginfrastructure. This research focuses on analyzing the application performance by using load testing.This research has four stages: determining the test's purpose, creating a test scenario, carrying outscenario testing, and analyzing the results. The analysis will be carried out with the results of loadtesting experiments based on the scenarios that have been made. Test scenarios are made to obtainexperimental data, last further analysis and conclusions will be made. Scenarios are created based onan estimate of the optimal number of users the application should serve. The test scenario will use atarget user of between 10 – 200 users who are divided in five groups of load testing scenarios. Fromthis trial, it will be seen how the performance of the bandungtanginas.id application for each scenariogroup that has been created. The result of this study showed that the best scenario forbandungtanginas.id application could serve users in the range of 30-50 users. It is obtained from theresponse time results, which show the average results are under 30 seconds according to the SLA(Service Level Agreement) standard for application users.
Perancangan Enterprise Architecture pada Divisi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur dan Puskesmas Kecamatan Cakung Fikri, Ikhsan Tasef Nur; Ramadani, Luthfi; Dewi, Fitriyana
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19. Salah satunya dengan terus menggencarkan program vaksinasi kepada tenaga kesehatan. Hal tersebut diharapkan menambah imun para tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan baik di rumah sakit maupun puskesmas. Namun pada pelayanan hingga operasional puskesmas dan suku dinas perlu dilakukannya evaluasi. Tidak terkecuali pelayanan Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) diantaranya Poli TB, Poli HIV, Poli Hepatitis, Poli Surveilans Vektor, dsb. Ditemukan beberapa pelayanan yang belum efektif dan efisien bahkan dapat menghambat pelayanan. Oleh karena itu, tujuan dilakukannya penelitian ini adalah Membuat model Enterprise Architecture (EA) yang dapat mengintegrasikan proses bisnis, informasi, data dan aplikasi untuk mencapai misi dan visi menggunakan metodologi TOGAF ADM pada divisi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur dan Puskesmas Kecamatan Cakung. Hasilnya terciptanya blueprint architecture yang berupa kondisi eksisting dan target pada bisnis, sistem informasi, dan teknologi. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah terciptanya usulan pembuatan aplikasi SIP2P yang dapat mengintegrasikan data sekaligus mengagregasikan data sehingga proses pembuatan rencana kegiatan divisi P2P menjadi lebih efektif dan efisienKata kunci- suku dinas kesehatan jakarta timur, puskesmas kecamatan cakung, divisi pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P), enterprise architecture, TOGAF ADM.
Perancangan Enterprise Architecture pada Divisi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur dan Puskesmas Kecamatan Cakung Kamilah, Shahnaz; Ramadani, Luthfi; Dewi, Fitriyana
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19. Salah satunya dengan terus menggencarkan program vaksinasi kepada tenaga kesehatan. Hal tersebut diharapkan menambah imun para tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan baik di rumah sakit maupun puskesmas. Namun pada pelayanan hingga operasional puskesmas dan suku dinas perlu dilakukannya evaluasi. Tidak terkecuali pelayanan Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Informasi (P2I) yang mengelola proses pelaporan rekam medis yang belum efektif dan efisien bahkan dapat menghambat proses pelaporan. Oleh karena itu, tujuan dilakukannya penelitian ini adalah Membuat model Enterprise Architecture (EA) yang dapat mengintegrasikan proses bisnis, informasi, data dan aplikasi untuk mencapai misi dan visi menggunakan metodologi TOGAF ADM pada divisi Perencanaan, Pengendalian, dan Informasi (P2I) Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur dan Puskesmas Kecamatan Cakung. Hasilnya terciptanya blueprint architecture yang berupa kondisi eksisting dan target pada bisnis, sistem informasi, dan teknologi. Kesimpulan utama dari penelitian ini adalah terciptanya usulan pengintegrasian antar aplikasi sekaligus mengagregasikan data sehingga proses pembuatan rencana kegiatan divisi P2I menjadi lebih efektif dan efisienKata kunci- suku dinas kesehatan jakarta timur, puskesmas kecamatan cakung, divisi perencanaan, pengendalian, dan informasi (P2I), enterprise architecture, TOGAF ADM.[1]Alif Miftahul Jannah. (2019). Analisis Dan Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan Togaf Adm Pada Fungsi Kesehatan Dalam Sistem Manajemen Puskesmas Berbasis Smart City [Telkom University].[2]Amalia, Herdiyanti. Laporan Praktek Kerja Profesi Apoteker Di Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur Jl. Matraman Raya No. 218.[3]Yunis, Roni. Perancangan Model Enterprise Architecture Dengan Togaf Architecture Development Method. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi.[4]David, Immanuel Kristian. Perancangan Arsitektur Sistem Informasi Enterprise Pada Puskesmas. Program Studi Teknik Informatika Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya.[5]Mwanyika, H., Lubinski, D., Anderson, R., Chester, K., Makame, M., Steele, M., & de Savigny, D. (2011). Rational Systems Design for Health information Systems in Low-Income Countries: An Enterprise Architecture Approach. Journal of Enterprise Architecture, 7(4), 60–69.[6]Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. (2022). Rencana Strategis (Renstra) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2017-2022.[7]Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. (2022). Update Terbaru Perkembangan Data Kasus Dan Vaksinasi Covid-19 Di Jakarta Per 24 Agustus 2022.[8]Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. (2019). Peraturan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 159 Tahun 2019 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Dinas Kesehatan. 1–9.[9]Hafiez, F. A. (2021). Jumlah Penduduk Ibu Kota Mencapai 10,56 Juta, Jakarta Timur Terpadat. Medcom.[10]Yovadiana, A. (2021). Pembangunan Enterprise Architecture Pada Sistem Informasi Kesehatan Tingkat Kabupaten/ Kota Menggunakan Framework Togaf Adm (Studi Kasus: Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Dan Puskesmas Menteng).[11]Infokes. (2021). Manual Book ePuskesmas. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 2013–2015.[12]Insani, L. M. (2017). Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan Togaf Adm Pada Fungsi Rawat Inap Di Rumah Sakit Santo Yusup Bandung.[13]Jakarta, G. P. D. (2016). Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 386 Tahun 2016 Tentang Pembentukan, Organisasi Dan Tata Kerja Pusat Kesehatan Masyarakat.[14]Larasati, S. T. (2021). Perancangan Enterprise Architecture Menggunakan Metode Togaf Adm Pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana (Dp3akb) Provinsi Jawa Barat.[15]Nirmala Maulana Achmad. (2022). Nakes di Jakarta Timur Mulai Divaksinasi Covid-19 Booster Kedua, Kasudinkes: Target 3.000. Kompas.[16]Nufus, Wilda. 2020. “Integrasi Data Corona Dinilai Penting untuk Tentukan Kebijakan Pemerintah”.[17]Pemerintah Republik Indonesia. (2019). Peraturan Presiden Republik Indonesia No 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Peraturan Presiden, 004185, 1–35.[18]Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2019 Tentang Sistem Informasi Puskesmas, 1 (2019).[19]Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2014 tentang Sistem Informasi Kesehatan. (2014).[20]Perencanaan Arsitektur Enterprise Menggunakan TOGAF ADM Studi Kasus Puskesmas Gedeg 2020.[21]Perencanaan Arsitektur Sistem Informasi Enterprise Pada Puskesmas[23]Sanjaya, G. Y., Hanifah, N., Prakosa, H. K., Djadi, N. K. H. W., Kusuma, D. S. R., Rahmanti, A. R., Putri, I. E., Abi, A., Novratilova, S., & Christianto, D. (2017). DHIS2 Indonesia. 109.[24]Sanny, Yusuf M. Enterprise Architecture Planning Sistem Informasi Puskesmas Pasirkaliki. Program Studi Magister Manajemen Konsentrasi Sistem Informasi Fakultas Pascasarjana – Universitas Komputer Indonesia.[25]Sekretariat Negara. (2012). Peraturan Pemerintah No.82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem Dan Transaksi Elektronik. Media Hukum, 7(2), 70.[26]Session, R. (2007). A Comparison Of The Top Four Enterprise Architecture Methodologies. ObjectWatch, Inc.[27]Sianturi, E., Sihombing, K. P., Widiyanto, T. W. W., Argaheni, M. D. N. B., Ediana, D., & M, M. (2021). Sistem Informasi Kesehatan. Yayasan Kita Menulis, 118.[28]Siwi, R. P., Saedudin, R., & Hanafi, R. (2016). Perancangan Enterprise Architecture Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung. Jurnal Rekayasa Sistem Dan Industri, 3(4), 82–90.[29]Stansfield, S., Orobaton, N., Lubinski, D., Uggowitzer, S., & Mwanyika, H. (2008). The Case For A National Health Information System Architecture; A Missing Link To Guiding National Development And Implementation. Making The Ehealth Connection, 1–9.[30]Ruzaik, F. (2008). Comparative Study of e-Government Enterprise Architecture by Primary Attributes of 3 Asian Countries. JSI UI, 61–64.[31]Putra, Y. P., & Hadiana, A. (2020). Designing Enterprise Architecture for Public Health Center Based on TOGAF Architecture Development Method. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 879(1).[32]Surendro, Kridanto. Pemanfaatan Enterprise Architecture Planning Untuk Perencanaan Strategis Sistem Informasi.[33]Susanti, H. D., Arfamaini, R., Sylvia, M., Vianne, A., D, Y. H., D, H. L., Muslimah, M. muslimah, Saletti-cuesta, L., Abraham, C., Sheeran, P., Adiyoso, W., Wilopo, W., Brossard, D., Wood, W., Cialdini, R., Groves, R. M., Chan, D. K. C., Zhang, C. Q., Josefsson, K. W., … Aryanta, I. R. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2017 Tentang Strategi E-Kesehatan Nasional. Jurnal Keperawatan. Universitas Muhammadya Malang, 4(1), 724–732.[34]The Open Group2018 The Togaf® Standard, Version 9.2[35]Visual Paradigm (2022). What is BPMN? Visual Paradigm Web Site.[36]Visual Paradigm. (2021a). How to Perform Stakeholder Management in TOGAF? Visual Paradigm Web Site.[37]Visual Paradigm. (2021b). What is Value Chain Analysis? Visual Paradigm Web Site.[38]Wisnu Saputra, Agus Nani, L. A. (2016). Enterprise Architecture Planning Sistem Informasi Puskesmas Pasirkaliki. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia, 4(2), 15–22.[40]Yin, R. K. (2018). Case Study Research and Applications: Design and Methods (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage.[41]Zamrodah, Y. (2017). Petunjuk Teknis Aplikasi Komdat Kesga. 15(2), 1–23. 
Perancangan Enterprise Architecture Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik pada Fungsi Kesehatan Masyarakat dengan Menggunakan Metodologi Togaf ADM (Studi Kasus: Dinas Kesehatan Jawa Barat) Herdian, Bayu; Prasetyo, Yuli Adam; Dewi, Fitriyana
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Semakin berkembangnya zaman, teknologi berkembang semakin maju. Teknologi merupakan alat untuk membantu atau menunjang kehidupan manusia baik individu maupun berkelompok. Manusia dulunya menjalankan suatu aktifitasnya secara manual atau konvensional hingga pada zaman ini manusia sudah dibantu dengan adanya teknologi seperti internet, komputer, dsb. Hal tersebut berdampak pada instansi pemerintahan pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat pada fungsi kesehatan yang dalam menjalankan kegiatannya memerlukan teknologi yang canggih seperti sekarang ini. Tetapi, permasalahan yang dihadapi oleh instansi pemerintahan pada saat ini yaitu tidak adanya sistem yang memadai dalam menjalankan proses kegiatannya dengan teknologi yang sesuai. Untuk itu dalam memecahkan suatu masalah tersebut, diperlukan solusi yang mutakhir yaitu membuat suatu Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik dimana sistem ini dapat membantu kegiatan internal atau eksternal instansi pemerintahan berjalan lebih efektif dan efisien. Kegiatan yang dulunya dapat memakan waktu yang lama kini hanya memerlukan waktu yang tidak memakan waktu yang banyak. Hasil yang diharapkan pada pembuatan sistem pemerintahan berbasis elektronik ini yaitu berupa bluperint of Enterprise Architecture sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Apatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2018 mengenai Penyusunan Peta Proses Bisnis Instansi Pemerintah.Kata kunci-permenpan, SPBE, blueprint enterprise architecture, proses bisnis
Perancangan Smart Village Menggunakan Enterprise Architecture Dengan Framework Togaf Adm Pada Desa Sukalaksana Studi Kasus Bumdes Desa Wisata Rohmat, Mila; Izzuti, Berlian Maulidya; Dewi, Fitriyana
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 4 (2023): Agustus 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Smart village adalah konsep pembangunan desa  yang memberikan solusi permasalahan desa dengan  memanfaatkan teknologi untuk memberikan  pelayanan, kemudahan akses informasi dan  penyediaan akses secara efektif dan efisien yang  didasarkan pada peraturan desa untuk  mempermudah kehidupan masyarakat dan  meningkatkan perekonomian. Maka Desa  Sukalaksana mengembangkan program BUMDes  Desa Wisata dengan fungsi bisnis utama yang dibahas  pada penelitian ini yaitu produksi, penjualan dan  pemasaran yang masih manual belum ada standarisasi  produk dan jangkauan pemasaran yang masih sempit.  Sehingga salah satu solusi untuk permasalahan  tersebut adalah dengan penyelarasan antara tujuan  bisnis BUMDes Desa Wisata dan solusi IT yang akan  digunakan. TOGAF (The Open Group Architecture  Framework) merupakan salah satu best practice  pembuatan arsitektur enterprise yang mencakup  desain, perencanaan, implementasi dan tata kelola ITbisnis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan atau  permasalahan di BUMDes Desa Wisata dengan  metode wawancara dan observasi. Rancangan  arsitektur enterprise untuk pengembangan BUMDes  Desa Wisata mengusulkan adanya aplikasi utama baik  memanfaatkan aplikasi yang sudah ada maupun  mengembangkan aplikasi yang baru yaitu Microsoft  Excel, Microsoft Word,WhatsApp Business,Aplikasi  Stroberi Kasir, M-banking dan Aplikasi BINA  MARKET sebagai aplikasi utama usulan. Dengan  adanya dukungan sistem yang sesuai dengan tujuan  bisnis maka diharapkan mampu meningkatkan  efisiensi pada sisi operasional, mengurangi biaya  untuk pemasaran serta meningkatkan keuntungan  bagi BUMDes Desa Wisata. Kata kunci — [Smart Village,BUMDes, Desa  Wisata,Arsitektur Enterprise
Analisis dan Pengukuran Kematangan Proses Bisnis Dan Kesiapan Teknologi Informasi Studi Kasus Lembaga Pelatihan Kerja Usaha Mikro Kecil Menengah Rifki Habibie, Amar; Dewi, Fitriyana; Agustika Nurtrisha, Widyatasya
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peranan yang penting karena potensi dan kontribusinya dalam hal ketenagakerjaan, pengurangan kemiskinan, dan pertumbuhan ekspor dalam sebuah ekonomi negara. Agar UMKM tetap dapat bertahan dan mampu bersaing dalam kondisi saat ini, UMKM masih harus meningkatkan keunggulan kompetitifnya. Dalam hal ini, UMKM harus mempertimbangkan peran teknologi informasi. Kematangan proses bisnis dan kesiapan TI adalah hal yang harus dipertimbangkan owner UMKM di dalam keputusan pengimplementasian TI karena pada dasarnya teknologi informasi digunakan untuk mendukung proses bisnis yang berjalan di suatu perusahaan.Penelitian ini mengukur kematangan proses bisnis dan kesiapan penerapan TI dari tiga lembaga pelatihan kerja berskala kecil berdasarkan Business Process Orientation Maturity Model (BPOMM). Aspek dukungan sistem informasi BPMM pada penelitian ini akan ditinjau secara terpisah dah berfokus pada kesiapan penerapan teknologi informasi di UMKM.Dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan 2 UMKM berada pada level defined dan satu UMKM berada pada level Linked. Sedangkan dalam hal kesiapan TI semua UMKM berada pada tingkat tinggi dengan satu UMKM dengan nilai sempurna. Untuk mendapat gambaran yang menyeluruh mengenai kematangan proses bisnis, nilai kematangan proses bisnis yang diperoleh dari penelitian ini dibandingkan antar satu sama lain.Kata kunci— proses bisnis, UMKM, LPK, BPOMM,