Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Makna Simbolik Pertunjukan Linda dalam Upacara Ritual Karia di Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara Ardin, Ardin; Cahyono, Agus; Hartono, Hartono
Catharsis Vol 6 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/catharsis.v6i1.17032

Abstract

Linda merupakan tarian tradisional suku Muna yang disajikan ketika puncak upacara ritual karia atau pingitan. Pertunjukan Linda juga sebagai ungkapan rasa terimakasih kepada para penonton yang telah membantu kelancaran acara, rasa syukur kepada para peserta karia yang telah melewati tahapan ritual yang begitu rumit dan sebagai simbol pembersihan diri bagi gadis-gadis karia atau pingitan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna simbolik pertunjukan Linda dalam upacara ritual karia di Kabupaten Muna Barat Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan kualitatif dengan pendekatan Antropologi Seni, Sosiologi Seni dan Pendidikan Seni. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi dan teknik analisis data yang digunakan adalah melakukan interpretasi berdasarkan konsep pertunjukan, gaya, isi tarian, dan konsep interpretasi spesifik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertunjukan Linda mempunyai makna sebagai proses pendewasaan, pembersihan seorang gadis remaja dan sebagai simbol moral atau etika. Linda is the traditional dance in tribe Muna that serves in the peak of Karia ceremony. The performance of karia is to represent thankgiving to the spectators that has assisted the best performances, blessing toward karia actors who have decreased complicated steps in the ritual and as the symbol of ritual for the karia girls. This study aimed at describing symbolic meaning from performance of karia in District West Muna, Southeast Sulawesi. The method of this study was qualitative with art education approach. The techniques of collecting data were observation, interview, and documentary study. The triangulation used interpretation based on concept of performance, style, content of dance, and concept of specific interpretation. The result indicated that performance of Linda has the meaning as the process of maturation, ritual for girls, and as a symbol of ethics.
PENERAPAN FUNGSI PENGELOLAAN HUTAN DI KAWASAN TAMAN HUTAN RAYA NIPA-NIPA Mando, La Ode Agus Salim; Kandari, Aminuddin Mane; Ardin, Ardin
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.912 KB) | DOI: 10.33772/jc.v3i1.15419

Abstract

ABSTRAK            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pengelolaan hutan yang dilakukan oleh KTPH Ndawi-Ndawi di kawasan Taman Hutan Raya Nipa-Nipa Kendari. Penelitian dilakukan di KTPH Ndawi-Ndawi Tahura Nipa-Nipa yang secara administratif berada di Kelurahan Gunung Jati, Kota Kendari, pada bulan Januari hingga Februari 2019. Dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program pengelolaan hutan belum dapat semua dapat terwujud dengan baik karena masyarakat memiliki pekerjaan lain di luar pengelolaan hutan. Perubahan kepengurusan di KTPH Ndawi-Ndawi dilakukan setiap 3 (tiga) tahun melalui rapat anggota dan pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak. Kegiatan pertemuan anggota KTPH kini sudah tidak lagi dilaksanakan.Keberhasilan sebagian masyarakat dalam pengelolaan hutan adalah dengan mengembangkan sistem pola tanam agroforestri. dan evaluasi oleh Pemerintah UPTD Tahura merupakan kewajiban yang dilakukan untuk memastikan efektifitas atau kegagalan pengelolaan dan menghindari perambahan serta menjaga pengelolaan hutan tetap sesuai dengan pengelolaan pengelolaan. Kata Kunci : KTPH Ndawi-Ndawi, Manajemen Hutan, Tahura Nipa-Nipa  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pengelolaan hutan yang dilakukan oleh KTPH Ndawi-Ndawi di kawasan Taman Hutan Raya Nipa-Nipa Kendari. Penelitian dilakukan di KTPH Ndawi-NdawiTahuraNipa-Nipa yang secara administratif terletak di Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Kendari pada bulan Januari sampai Februari 2019. Menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program pengelolaan hutan tidak semuanya dapat terlaksana dengan baik oleh masyarakat memiliki pekerjaan lain di luar pengelolaan hutan. Pergantian kepengurusan KTPH Ndawi-Ndawi dilakukan setiap 3 (tiga) tahun sekali melalui rapat anggota dan pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak. Kegiatan rapat anggota KTPH kini sudah tidak dilaksanakan lagi.Keberhasilan sebagian masyarakat dalam pengelolaan hutan adalah dengan mengembangkan sistem pola tanam agroforestri. dan evaluasi oleh Pemerintah UPTD Tahura merupakan kewajiban yang dilakukan untuk memastikan efektif atau tidaknya pengelolaan hutan dan menghindari perambahan serta menjaga pengelolaan hutan tetap teratur sesuai dengan fungsi pengelolaan. Kata kunci: KTPH Ndawi-Ndawi, Pengelolaan Hutan, Tahura Nipa-Nipa
Pengaruh Pembelajaran Berdiferensiasi Dalam Aktivitas Pendidikan Jasmani Terhadap Minat Dan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Ardin, Ardin; Budiana, Dian; Stepani, Mesa Rahmi
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 5 No 1 (2024): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v5i1.2778

Abstract

Dalam suatu pembelajaran memerlukan inovasi yang dapat menarik minat belajar peserta didik karena adanya perbedaan kebutuhan belajar mereka, di SDN 044 Cicadas Awigombong guru PJOK masih menggunakan pembelajaran tradiosional maka sebuah inovasi pembelajaran harus diterapkan agar memaksimalkan pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan pembelajaran berdiferensiasi berpengaruh pada peserta didik yang terlihat dari peningkatan hasil belajar. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif Quasi eksperimen reseach (eksperimen semu), desain penelitian Nonequivalent control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel terdiri dari 66 siswa kelas IV, usia 10 tahun, sehat secara jasmani dan rohani, instrumen kuesioner dan Test Of Gross Motor Development (TGMD-2) menggunakan pre-test dan post-test. Analisis data menggunakan SPSS yang telah diketahui homogen dan normalitasnya. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata pre-test minat belajar 16.00 dan nilai post-test 20.15. Pada kelompok kontrol diperoleh nilai rata-rata pre-test minat belajar 16.06 dan nilai post-test 18.73. Pada kelompok eksperimen diperoleh nilai rata-rata pre-test hasil belajar 68.12 dan nilai post-test 84.45. Pada kelompok kontrol di peroleh nilai rata-rata pre-test 67.36 dan nilai post-test 71.85. Hasil uji hipotesis nilai minat belajar signifikansi 0,045 < 0,05 dan hasil uji hipotesis menunjukkan nilai hasil belajar 0,000 < 0,05. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan H0 ditolak dan H1 diterima. bahwa pembelajaran berdiferensiasi dalam aktivitas pendidikan jasmani berpengaruh terhadap minat dan hasil belajar siswa sekolah dasar.
PERAN INTELIJEN KEAMANAN KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA DALAM UPAYA DETEKSI DINI TERHADAP PENYELENGGARAAN PEMILIHAN UMUM DI KABUPATEN FAKFAK Ardin, Ardin; Renouw, Dian Mega Erianti; M. Syauta, Novalin
Ensiklopedia of Journal Vol 7, No 1 (2024): Vol. 7 No. 1 Edisi 1 Oktober 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v7i1.2699

Abstract

General Elections are proof of the existence of a democratic system in Indonesia in order to create a prosperous and sovereign country, therefore the task of the police is to protect and supervise General Elections which are vulnerable to security, honesty and justice. Based on this, the National Police, through Security Intelligence, has implemented an early detection system so that problems can be avoided during general elections, but in its development there are still problems in holding general elections. This research aims to determine the role of the Republic of Indonesia State Police Security Intelligence in efforts to early detect the implementation of the Fakfak Regency general election and the obstacles faced by the Republic of Indonesia State Police Security Intelligence in efforts to early detect the implementation of the Fakfak Regency general election.The research method used is the empirical normative type, which was carried out in Fakfak Regency, especially in the Security Intelligence section of the Indonesian National Police in Fakfak Regency. Data was obtained through primary data sources and secondary data sources using library study, interview and observation data collection techniques which were then analyzed using qualitative analysis.The results of the research obtained on the role of the Security Intelligence of the Republic of Indonesia State Police in efforts to early detect the implementation of the Fakfak Regency general election, namely that Intelligence plays a role in carrying out security, investigation and mobilization of traditional leaders, religious and community leaders as well as figures who have influence in the jurisdiction Fakfak Police to minimize the potential for disruption to Community Security and Order following the MKRI's PHPU decision. Intelligence also coordinated with Bawaslu regarding the development of the case and mobilized the perpetrators so that they would not do the same thing. Meanwhile, the obstacles faced by the National Police Security Intelligence of the Republic of Indonesia in efforts to early detect the implementation of the Fakfak Regency general election are the lack of openness between election organizers and intelligence agents in providing information on developments in the election, lack of trust in election organizers towards intelligence agents and in the field there are election organizers who are not neutral and lack of infrastructure. Keywords: General Elections, Intelligence, Early Detection
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Dosen IAIN Kendari Sulawesi Tenggara Ardin, Ardin; Lidinillah, Farih; Sukmana, Uza
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v4i1.209

Abstract

Perguruan tinggi sejatinya adalah pencetak insan intelektual cerdas. Seluruh penyelenggara Negara di Negeri dari level rendah sampai tinggi maupun tingkat daerah sampai pusat dilahirkan dari perguruan tinggi senusantara. Faktanya kualitas sumberdaya perguruan tinggi Indonesia masih jauh tertinggal dibawah level perguruan tinggi lain dunia maupun kawasan ASEAN sendiri. Sesuai  data yang dipublish oleh QS Word, Times High Education (THE), dan Academic of Ranking World Universities (ARWU). Penyebab rendahnya kualitas perguruan tinggi indonesia adalah kurangnya kerjasama terkait hasil riset perguruan tinggi dengan pihak perusahan atau industri. Dalam renstra Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) 2015-2019, pada tabel capaian kinerja Dikti disebutkan bahwa pada 2014, perguruan tinggi yang masuk top 500 dunia ditargetkan sejumlah 11 perguruan tinggi, realisasinya hanya dua perguruan tinggi. Kasus penonaktifan sebanyak 243 perguruan tinggi yang dilakukan Dikti selama 2015 ini menjadi bukti dan koreksi atas rendahnya kualitas pengelolaan perguruan tinggi Indonesia. Perguruan tinggi Islam Indonesia juga tidak kalah saing dengan perguruan tinggi Negeri lainnya. Saat ini seluruh perguruan tinggi Islam Negeri di Indonesia berjumlah 53 yang terdiri dari 11 UIN, 23 IAIN, dan 19 STAIN yang tersebar diseluruh wilayah nusantara. IAIN Kendari merupakan salah satu perguruan tinggi yang senantiasa berbenah dalam meningkatkan sumberdaya manusianya. Selama ini peningkatan mutu pendidikan di perguruan tinggi selalu dikaitkan dengan kinerja dosen yang kurang maksimal tanpa memikirkan sisi lain dari dosen yaitu kepuasan kerja dosen. Kesimpulan Terdapat pengaruh langsung positif kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja, pengaruh langsung positif lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja dan pengaruh langsung positif kepemimpinan transformasional terhadap lingkungan kerja
Pengaruh Peran Orang Tua terhadap Keaktifan Belajar Siswa di Masa Pandemi Covid-19 Ruaida, Lutfiana; Ardin, Ardin
JUSIE (Jurnal Sosial dan Ilmu Ekonomi) Vol. 6 No. 02 (2021): JUSIE (Jurnal Sosial dan Ilmu Ekonomi)
Publisher : Jurusan PIPS FKIP UMMY Solok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36665/jusie.v6i02.429

Abstract

Dalam menentukan keberhasilan pendidikan anak, orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan pendidikannya. Peran dan tanggung jawab orang tua dalam mewujudkan dapat dilakukan dengan membimbing belajar dirumah sesuai program yang dipelajari disekolah. Proses pembelajaran Belajar dari Rumah dengan melibatkan peran orang tua ini hendaknya dapat dilaksanakan dengan maksimal sebagaimana pembelajaran disekolah oleh guru. Walaupun terdapat beberapa kendala dalam pelaksanaannya, kegiatan belajar tetap harus diimbangi dengan keaktifan selama kegiatan belajar. Tujuan uama penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh peran orang tua terhadap keaktifan belajar siswa selama proses pembelajaran dari rumah. Hasil dari penelitian peran orang tua terhadap keaktifan belajar siswa bahwa berpengaruh sebesar 53,4% terhadap keaktifan belajar siswa pada masa pandemi covid-19 di SMPIT At-Taqwa 05, sedangkan 46,6% dipengaruhi oleh faktor lainnya.
Review Literatur: Kemitraan Konservasi sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Desa Rantau Malam : Literature Review: Conservation Partnership as an Effort to Empower the Rantau Malam Village Community Mutya, Ana Setiyati; Abetriawan, Ardhy; Ardin, Ardin; Azizah, Azizah
HUTAN TROPIKA Vol 20 No 1 (2025): Volume 20 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan, Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jht.v20i1.21998

Abstract

Conservation partnerships serve as a platform for local communities around forests to empower themselves and build cooperation with conservation area managers. This research aims to identify the forms of conservation partnerships that are established between the communities of Rantau Malam Village and the Bukit Baka Bukit Raya National Park, the activities carried out in the conservation partnership, especially in the field of limited nature ecotourism, as well as the obstacles and supporting factors in the implementation of these partnership programs in Rantau Malam Village. The research method used a survey with interviews of 21 informants using a questionnaire guide, as well as direct observations in Rantau Malam Village, and a literature review using Google Scholar. The research results indicate that the form of partnership is in the form of granting access through the establishment of memoranda of understanding and cooperation agreements, as well as cooperation with the community in the form of empowerment and facilitation. The supporting and inhibiting factors analyzed based on communication variables, resources, disposition, and bureaucracy have progressed well, but still require improvements to optimize implementation. In conclusion, the implementation of the conservation partnership program in managing the National Park area alongside Farmer Groups has been progressing and has produced several actors from the conservation farmer groups, although it is not yet fully optimal and many aspects still need improvement. Technical guidance through socialization and the execution of the partnership program has been very effective.
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Dosen IAIN Kendari Sulawesi Tenggara Ardin, Ardin; Lidinillah, Farih; Sukmana, Uza
Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin Vol. 4 No. 1 (2020): Jurnal Inovasi Pendidikan MH Thamrin
Publisher : LPPM Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jipmht.v4i1.209

Abstract

Perguruan tinggi sejatinya adalah pencetak insan intelektual cerdas. Seluruh penyelenggara Negara di Negeri dari level rendah sampai tinggi maupun tingkat daerah sampai pusat dilahirkan dari perguruan tinggi senusantara. Faktanya kualitas sumberdaya perguruan tinggi Indonesia masih jauh tertinggal dibawah level perguruan tinggi lain dunia maupun kawasan ASEAN sendiri. Sesuai  data yang dipublish oleh QS Word, Times High Education (THE), dan Academic of Ranking World Universities (ARWU). Penyebab rendahnya kualitas perguruan tinggi indonesia adalah kurangnya kerjasama terkait hasil riset perguruan tinggi dengan pihak perusahan atau industri. Dalam renstra Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) 2015-2019, pada tabel capaian kinerja Dikti disebutkan bahwa pada 2014, perguruan tinggi yang masuk top 500 dunia ditargetkan sejumlah 11 perguruan tinggi, realisasinya hanya dua perguruan tinggi. Kasus penonaktifan sebanyak 243 perguruan tinggi yang dilakukan Dikti selama 2015 ini menjadi bukti dan koreksi atas rendahnya kualitas pengelolaan perguruan tinggi Indonesia. Perguruan tinggi Islam Indonesia juga tidak kalah saing dengan perguruan tinggi Negeri lainnya. Saat ini seluruh perguruan tinggi Islam Negeri di Indonesia berjumlah 53 yang terdiri dari 11 UIN, 23 IAIN, dan 19 STAIN yang tersebar diseluruh wilayah nusantara. IAIN Kendari merupakan salah satu perguruan tinggi yang senantiasa berbenah dalam meningkatkan sumberdaya manusianya. Selama ini peningkatan mutu pendidikan di perguruan tinggi selalu dikaitkan dengan kinerja dosen yang kurang maksimal tanpa memikirkan sisi lain dari dosen yaitu kepuasan kerja dosen. Kesimpulan Terdapat pengaruh langsung positif kepemimpinan transformasional terhadap kepuasan kerja, pengaruh langsung positif lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja dan pengaruh langsung positif kepemimpinan transformasional terhadap lingkungan kerja
Pengaruh Media Daring Terhadap Kepuasan Belajar Siswa Pada Masa Pandemi Covid 19 Di SMPN 35 Bekasi aureza, ramadana; Ardin, Ardin
JURNAL PENDIDIKAN Vol 30 No 3 (2021): November
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v30i3.1832

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Media Daring (x) terhadap Kepuasan Belajar (y) di SMPN 35 bekasi kelas VIII pada mata pelajaran IPS.Metode penelitian di sini mengunakan metode kuantitatif menggunakan metode survey deskriptif. Sampel penelitian mengunakan random samlping yang berjumlah 55 siswa dan siswi.Kesimpulan hasil penelitian mengungkapkan: 1)Persamaan regresi liner regresi di peroleh Y= 21,564 + 0,564X. artinya skor Y dapat di prediksi melalui persamaan linear. 2) Dari hasil analisis di dapat bahwa media daring berpengaruh terhadap kepuasan belajar IPS, hal ini dapat di lihat dari thit dan p- value lebih kecil dari 0,05. Oleh sebab itu dapat di interpresentasikan banwa pengaruh media daring  berpengaruh positif terhadap kepuasan  belajar IPS. 3)Dari hasil analisis uji signifikasi persamaan regresi diperoleh yaitu thit dan p-value lebih kecil dari 0,05,atau Ho ditolak. Dengan demikian regresi Y atau X adalah signifikan atau Media daring berpengaruh terhadap kepuasan belajar mata pelajran IPS. 4)Uji signifikasi koefesien korelasi di peroleh= 0,775 dengan p-value kecil dari 0,05 hal ini berarti Ho ditolak. Dengan demikian koefesien berkorelasi  sedang antara media daring dan kepuasan  Belajar IPS . Sedangkan dari hasil analisis di peroleh RSquere  0,600, yang mengandung makna bahwa 60%  variasi variabel hasil Media Daring Terhadap Kepuasan Belajar.Kata kunci;  Media Daring, Kepuasan Belajar
Sosialisasi Anti-Bullying dan Penguatan Nilai-Nilai Pancasila di SD Negeri 7 Mawasangka Timur Al Jum'ah, Muhammad Naim; Syukur, Abdul; Rizmaya, Rizmaya; Fatmawati, Fatmawati; Syaiful, Syaiful; Fauzia, Fauzia; Asiari, Asiari; Ismail, Ismail; Yusuf, Muhammad; Ardin, Ardin; Fazira, Yuli; Amir, Alya; Amlis, Muh. Ferdin Al Rizky; Gemilang, Pices Fernama
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal PkM PATIKALA (On Progress)
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/patikala.v5i2.3905

Abstract

Bullying in elementary schools is a serious issue that can hinder children’s psychological and social development. This community service activity aimed to provide early understanding of the negative impacts of bullying while instilling the values of Pancasila as the foundation of character building. Thus, students are expected to be able to reject all forms of bullying behavior and internalize the values of humanity, unity, and justice in their daily lives. The implementation method was carried out through a participatory educational approach, including interactive lectures on the forms and impacts of bullying, group discussions that allowed students to share views and experiences, role-playing to practice the courage to reject bullying, and the use of educational media in the form of posters and visual presentations. Evaluation was conducted through observation of student attitudes and simple questionnaires to measure their level of understanding. The activity was attended by 45 students from grades IV to VI, divided into discussion groups. The results showed a significant increase in students’ understanding. As many as 80% of students were able to mention at least three forms of bullying, 70% demonstrated the courage to reject bullying behavior through role play, and most students understood the application of humanity, unity, and justice values in daily practice. In addition, teachers felt supported by the socialization material and planned to integrate it into classroom learning. This activity concludes that strengthening Pancasila values through anti-bullying socialization can increase awareness and shape students’ attitudes to create a safer and more inclusive school environment. This model of activity presents a new approach to character education by actively involving students and emphasizing the engagement of the school community.