Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Potensi Adaptasi Desain menggunakan Arsitektur Nusantara pada Transformasi Bangunan Eksisting Museum Majapahit Adisaputa, Arrahma Bayu; Herlian, Erwin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas transformasi bangunan eksisting Museum Majapahit di kawasan Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, melalui penerapan konsep arsitektur Nusantara. Seiring dengan rencana pemindahan fungsi museum ke lokasi baru, bangunan eksisting berpotensi kehilangan peran dan pemanfaatannya. Bangunan eksisting ini memiliki nilai sejarah serta karakter arsitektur Majapahit yang kuat, seperti penggunaan bata merah, komposisi ruang yang simetris, dan bentuk atap tradisional. Pendekatan arsitektur Nusantara diterapkan melalui pelestarian elemen fisik utama bangunan serta penyesuaian fungsi ruang untuk mendukung aktivitas kreatif masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi elemen arsitektur Nusantara pada bangunan eksisting dan merumuskan konsep adaptasi desain agar bangunan tetap berfungsi secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, studi literatur, dan analisis visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi fungsi bangunan sebagai pusat kreatif lokal mampu menjaga nilai budaya serta sebagai area penunjang kawasan Trowulan.
Strategi Penerapan Desain Adaptif Rumah Dua Lantai dalam Merespon Pertumbuhan Keluarga: Studi Kasus Rumah Ibu Saras di Magelang Abidah, Fitria Hanan; Herlian, Erwin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah tinggal merupakan tempat untuk manusia tinggal jangka panjang yang mewadahi seluruh aktivitas dan kebutuhan penggunanya. Perubahan kebutuhan ruang yang muncul seiring berjalannya waktu dalam tahap menghuni menyebabkan rumah tinggal memerlukan desain yang mampu untuk terus beradaptasi terhadap perubahan. Metode penelitian secara deskriptif kualitatif digunakan dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, studi literatur, dokumentasi, dan analisis desain. Hasil dari penelitian strategi penerapan desain adaptif pada rumah dua lantai ini menunjukkan bahwa konsep desain adaptif pada rumah tinggal memiliki potensi besar dalam memenuhi kebutuhan ruang keluarga yang dinamis dari waktu ke waktu. Modifikasi yang dilakukan demi memenuhi perubahan kebutuhan ruang berupa penambahan partisi, perubahan tata letak furniture, dan perubahan fungsi ruang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep adaptif desain pada rumah tinggal dapat menjadi solusi yang relevan bagi perubahan kebutuhan ruang atas berkembangnya keluarga.
Evaluasi Purna Huni Ruang Kerja Kantor Proyek sebagai Dasar Pengembangan Desain Modular Jackie, Gloria Alfiana; Herlian, Erwin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor proyek merupakan ruang kerja utama yang memengaruhi kenyamanan produktivitas, dan kinerja pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja ruang pengguna kantor proyek PT. Hutama Karya menggunakan pendekatan Evaluasi Purna Huni serta mengkaji hasil evaluasi tersebut dapat menjadi dasar pengembangan desain modular dalam interior yang adaptif, nyaman, dan efisiensi. Metode penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara yang kemudian dianalisis secara deskriptif berdasarkan standar aspek EPH yaitu aspek teknikal, aspek fungsional, dan aspek perilaku. Hasil peneliti menunjukkan bahwa sebagai ruang kantor memiliki keterbatasan fleksibelitas dan kenyamanan, seperti penataan ruang yang kurang efisien dan sirkulasi yang terbatas. Hasil EPH ini menjadi dasar rekomendasi pengembangan dasar modular, seperti pengaturan ulang modul furniture, perubahan layout denah, dan area bersama agar lebih adaptif terhadap kebutuhan tim proyek. Dengan demikian, penggabuangan EPH dan desain modular dapat meningkatkan kenyamanan efisien, dan fleksibilitas ruang kerja kantor proyek.
Resilience of the Financial Performance of the Islamic Banking Industry in Indonesia to the Crisis Ahmad Baihaqi Esaputra; Rangga Dhia Majduddin; Erwin Herlian; Rafiq Azzam Al-Afif; Haryo Bimo Budi Indrasto; Jodi Setyo Nugroho
SENTRALISASI Vol. 15 No. 2 (2026): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/sl.v15i2.5468

Abstract

This study examines the financial resilience of Islamic banking in Indonesia by comparing Bank Umum Syariah (BUS) and Unit Usaha Syariah (UUS) in responding to macroeconomic shocks during January 2015 until December 2023. A composite resilience index is constructed using a z-score approach that integrates profitability and leverage indicators. The Autoregressive Distributed Lag (ARDL) model is employed to capture short-run and long-run dynamics between resilience and its determinants, including total assets, third-party funds, inflation, the Bank Indonesia policy rate, and the COVID-19 shock. The results confirm long-run cointegration for both BUS and UUS, with notable differences in adjustment patterns. BUS demonstrates stronger structural resilience supported by asset scale, whereas UUS exhibits higher sensitivity to monetary tightening. Risk mapping further reveals latent vulnerabilities within the dual banking system. These findings highlight the need for differentiated supervision and a more selective approach in evaluating the readiness of UUS transformation into full-fledged Islamic banks.
Transformasi Layout Hunian berbasis Aging in Place terhadap Kebutuhan Klien Lansia: Studi Komparatif Denah Rumah Tinggal Tahun 2013 dan 2025 Pratama, Rizki Aditia; Herlian, Erwin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan populasi lansia di Indonesia yang mencapai 9,92% (2020) dan diproyeksikan mencapai hampir seperlima penduduk pada 2045 menuntut adaptasi hunian yang mendukung konsep Aging in place (AIP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi layout pada rumah tinggal dua lantai di Pangkal Pinang dalam mengimplementasikan konsep AIP. Studi kasus berupa denah rumah yang dirancang tahun 2013 yang pada tahun 2025 tidak lagi sesuai dengan kebutuhan klien yang telah memasuki usia lanjut. Data primer diperoleh dari surat permintaan revisi klien tahun 2025 yang menyatakan tiga urgensi: (1) penyesuaian denah terhadap aktivitas harian lansia, (2) alih fungsi ruang akibat penutupan akses timur selebar ±3 meter yang berisiko terhadap keamanan, dan (3) optimalisasi aliran udara menghadapi suhu 33-34°C untuk meminimalkan penggunaan AC. Metode penelitian menggunakan analisis komparatif kualitatif antara denah lama (2013) dan denah baru (2025) untuk menilai perubahan performa ruang, aksesibilitas, dan kenyamanan pengguna lanjut usia berdasarkan standar Permen PUPR No.14/2017 dan prinsip Aging in place. Hasil penelitian menunjukkan transformasi layout berhasil menerapkan prinsip AIP melalui: integrasi zona inti tanpa perbedaan level, pemindahan kamar utama lebih dekat ke zona aktivitas harian, penambahan bukaan untuk ventilasi natural, dan penyediaan ruang fitness. Kontribusi penelitian ini memberikan model transformasi hunian eksisting menjadi Aging in place yang dapat diadaptasi pada konteks serupa di Indonesia.
Evaluasi Desain Ruang Tunggu Pediatric ICU terhadap Kenyamanan Pengguna RS Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten Anargya, Muhammad Wijdan; Herlian, Erwin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang Tunggu pada Pediatric Intensive Care Unit (PICU)memiliki peran strategis dalam menunjang kenyamanan fisik maupun psikologis keluarga pasien selama menunggu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi desain ruang tunggu PICU di Rumah Sakit Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten berdasarkan aspek tata ruang, kapasitas, sistem ventilasi dan bukaan, pencahayaan, serta tingkat kebisingan terhadap kenyamanan pengguna. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif melalui observasi langsung, pengukuran teknis, dan wawancara dengan keluarga pasien. Pengukuran secara teknis dilakukan untuk mengetahui besarnya cahaya dan tingkat suara, kemudian dibandingkan dengan standar yang sudah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain ruang tunggu PICU belum sepenuhnya mendukung kenyamanan pengguna. Masalah utama yang ditemukan antara lain ventilasi alami dan ventilasi silang yang tidak memadai sehingga menyebabkan ruangan terasa pengap, pencahayaan yang tidak mencapai standar minimum, serta kebisingan yang pada beberapa waktu melebihi batas yang direkomendasikan. Temuan tersebut menjadi dasar untuk merumuskan rekomendasi desain ruang tunggu PICU yang berorientasi pada peningkatan kenyamanan pengguna. Penelitian ini diharapkan menghasilkan arahan perbaikan desain yang aplikatif dan berbasis kondisi eksisting, khususnya terkait optimalisasi ventilasi dan pencahayaan, pengendalian kebisingan, serta penataan ruang yang lebih efektif, sehingga dapat menjadi referensi bagi pihak rumah sakit dan perancang dalam mewujudkan ruang tunggu PICU yang mendukung kenyamanan fisik dan psikologis keluarga pasien sesuai prinsip healing environment.
Pengukuran Intensitas Kebisingan dan Simulasi Material Peredam (Studi Kasus Ruang Rapat PU Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1A) Sumadi, Salsa Indriyani; Herlian, Erwin
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebisingan di lingkungan kerja yang berdekatan dengan aktivitas konstruksi infrastruktur berskala besar berpotensi menurunkan kenyamanan dan efektivitas komunikasi di ruang rapat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kebisingan dan waktu dengung (RT60) pada Ruang Rapat PU Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1A, serta mensimulasikan penggunaan alternatif material peredam sebagai solusi teknis. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengukuran langsung menggunakan Sound Level Meter di 15 titik sampling melalui metode grid. Hasil pengukuran menunjukkan tingkat kebisingan tertinggi mencapai 73,5 dB, yang melampaui ambang batas ideal (50-60 dB), serta nilai (RT60) eksisting sebesar 0,97 detik yang memicu gema (echo). Simulasi perbaikan dilakukan dengan membatasi intervensi pada elemen interior melalui penggantian plafon menggunakan Polyester Fiber Acoustic Board (NRC 0,75) dan pelapisan dinding dengan Fiberglass Acoustic Panel. Hasil simulasi menunjukkan peningkatan luas serap dari 43,33 sabin menjadi 118,65 sabin, yang berhasil menurunkan nilai RT60 secara signifikan menjadi 0,35 detik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaplikasian alternatif material peredam secara spesifik pada elemen plafon dan dinding yang terpapar bising mampu menciptakan kualitas akustik ruang rapat yang jernih, kedap, dan sesuai dengan standar kenyamanan kerja.
Evaluasi Kenyamanan Pengguna melalui Optimalisasi Sirkulasi Perpustakaan RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Vallida Kylavarian Azalia; Erwin Herlian
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan RSUP. Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten merupakan fasilitas pendukung kegiatan di lingkungan rumah sakit dan berperan sebagai pusat informasi medis yang mendukung kegiatan belajar dan penelitian bagi mahasiswa koas serta staf rumah sakit. Perpustakaan ini merupakan bagian dari banguan bersejarah, sehingga memiliki desain arsitektur yang khas, tetapi juga memberi tantangan dalam mengatur ruang dan alur pengguna. Sirkulasi di dalam perpustakaan yang belum cukup baik dapat menurunkan kenyamanan, dan menghambat pergerakan pengguna. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kenyamanan pengguna dengan menganalisis alur ruang dan merancang konsep pengembangan desain yang sesuai dengan standar dan prinsip tata ruang perpustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sirkulasi dan penataan furnitur di perpustakaan belum memenuhi standar kenyamanan, evaluasi dan optimalisasi pada ruang perpustakaan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan sirkulasi pengguna, sehingga perpustakaan dapat berfungsi dengan baik sebagai ruang belajar dan pusat informasi medis.
Strategi Perancangan Fasad Kontemporer melalui Penerapan Material ACP dan Batu Alam (Studi Kasus: Gedung Onkologi RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro, Klaten) Muhammad Bahaauddin; Erwin Herlian
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tampilan fasad memiliki peran penting dalam membentuk citra dan karakter visual sebuah bangunan, khususnya pada bangunan fasilitas kesehatan yang menuntut kesan profesional dan representatif. Gedung Onkologi RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten dirancang sebagai fasilitas pelayanan kanker yang modern, namun berada pada lingkungan rumah sakit yang berkarakter visual heritage. Kondisi ini menuntut perancangan fasad yang mampu menghadirkan tampilan kontemporer tanpa menghilangkan karakter bangunan eksisting. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi perancangan fasad kontemporer melalui penerapan material ACP dan batu alam pada fasad. ACP dipilih untuk menegaskan ekspresi arsitektur kontemporer karena sifatnya yang ringan, presisi, modern, fleksibel, dan bersih. Sementara itu, batu alam digunakan sebagai elemen untuk mengadaptasi karakter visual bangunan dan memperkuat nilai heritage. Metode penelitian bersifat kualitatif melalui studi literatur, observasi lapangan, analisis desain fasad, serta komparasi material GRC, ACP, dan batu alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ACP dan batu alam mampu menghasilkan fasad yang mendefinisikan arsitektur kontemporer yang tetap selaras dengan bangunan eksisting dan kesan heritage.
Pengaplikasian Sistem Rumah Pintar pada Rumah Tinggal Erwin Herlian; Adenimas Putri Wardani
JURNAL TEKNOSAINS KODEPENA Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknosains Kodepena Volume 4 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : Kodepena (Komunitas Dosen Penulis dan Peneliti Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54423/jtk.v4i2.60

Abstract

The concept of smart homes has revolutionized the way we interact with our living spaces, offering a myriad of benefits ranging from enhanced convenience to improved energy efficiency and security. This paper provides a overview of smart home technologies, their applications, and their impact on modern living. Firstly, we delve into the underlying principles of smart home systems, which typically integrate Internet of Things (IoT) devices, sensors, actuators, and connectivity solutions to create interconnected ecosystems. Secondly, we focus on the functionalities offered by smart home technologies. Advanced features such automatic lighting and security control. These features optimize user needs and experiences before built. Additionally, we address the challenges and considerations inherent in adopting smart home technologies, such as interoperability issues, privacy concerns, cybersecurity risks, and the digital divide. Effective deployment and integration strategies, along with robust privacy and security measures, are crucial for ensuring the reliability, scalability, and user acceptance of smart home ecosystems. In conclusion, the evolution of smart home technologies continues to redefine the way we inhabit and interact with our living spaces. As these systems become increasingly sophisticated and ubiquitous, they hold the potential to not only enhance our quality of life but also contribute to a more sustainable and connected future.