Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Evaluasi Kenyamanan Pengguna melalui Optimalisasi Sirkulasi Perpustakaan RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Vallida Kylavarian Azalia; Erwin Herlian
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan RSUP. Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten merupakan fasilitas pendukung kegiatan di lingkungan rumah sakit dan berperan sebagai pusat informasi medis yang mendukung kegiatan belajar dan penelitian bagi mahasiswa koas serta staf rumah sakit. Perpustakaan ini merupakan bagian dari banguan bersejarah, sehingga memiliki desain arsitektur yang khas, tetapi juga memberi tantangan dalam mengatur ruang dan alur pengguna. Sirkulasi di dalam perpustakaan yang belum cukup baik dapat menurunkan kenyamanan, dan menghambat pergerakan pengguna. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi tingkat kenyamanan pengguna dengan menganalisis alur ruang dan merancang konsep pengembangan desain yang sesuai dengan standar dan prinsip tata ruang perpustakaan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sirkulasi dan penataan furnitur di perpustakaan belum memenuhi standar kenyamanan, evaluasi dan optimalisasi pada ruang perpustakaan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan sirkulasi pengguna, sehingga perpustakaan dapat berfungsi dengan baik sebagai ruang belajar dan pusat informasi medis.
Strategi Perancangan Fasad Kontemporer melalui Penerapan Material ACP dan Batu Alam (Studi Kasus: Gedung Onkologi RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro, Klaten) Muhammad Bahaauddin; Erwin Herlian
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tampilan fasad memiliki peran penting dalam membentuk citra dan karakter visual sebuah bangunan, khususnya pada bangunan fasilitas kesehatan yang menuntut kesan profesional dan representatif. Gedung Onkologi RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten dirancang sebagai fasilitas pelayanan kanker yang modern, namun berada pada lingkungan rumah sakit yang berkarakter visual heritage. Kondisi ini menuntut perancangan fasad yang mampu menghadirkan tampilan kontemporer tanpa menghilangkan karakter bangunan eksisting. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi perancangan fasad kontemporer melalui penerapan material ACP dan batu alam pada fasad. ACP dipilih untuk menegaskan ekspresi arsitektur kontemporer karena sifatnya yang ringan, presisi, modern, fleksibel, dan bersih. Sementara itu, batu alam digunakan sebagai elemen untuk mengadaptasi karakter visual bangunan dan memperkuat nilai heritage. Metode penelitian bersifat kualitatif melalui studi literatur, observasi lapangan, analisis desain fasad, serta komparasi material GRC, ACP, dan batu alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ACP dan batu alam mampu menghasilkan fasad yang mendefinisikan arsitektur kontemporer yang tetap selaras dengan bangunan eksisting dan kesan heritage.
Pengaplikasian Sistem Rumah Pintar pada Rumah Tinggal Erwin Herlian; Adenimas Putri Wardani
JURNAL TEKNOSAINS KODEPENA Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Teknosains Kodepena Volume 4 Nomor 2 Januari 2024
Publisher : Kodepena (Komunitas Dosen Penulis dan Peneliti Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54423/jtk.v4i2.60

Abstract

The concept of smart homes has revolutionized the way we interact with our living spaces, offering a myriad of benefits ranging from enhanced convenience to improved energy efficiency and security. This paper provides a overview of smart home technologies, their applications, and their impact on modern living. Firstly, we delve into the underlying principles of smart home systems, which typically integrate Internet of Things (IoT) devices, sensors, actuators, and connectivity solutions to create interconnected ecosystems. Secondly, we focus on the functionalities offered by smart home technologies. Advanced features such automatic lighting and security control. These features optimize user needs and experiences before built. Additionally, we address the challenges and considerations inherent in adopting smart home technologies, such as interoperability issues, privacy concerns, cybersecurity risks, and the digital divide. Effective deployment and integration strategies, along with robust privacy and security measures, are crucial for ensuring the reliability, scalability, and user acceptance of smart home ecosystems. In conclusion, the evolution of smart home technologies continues to redefine the way we inhabit and interact with our living spaces. As these systems become increasingly sophisticated and ubiquitous, they hold the potential to not only enhance our quality of life but also contribute to a more sustainable and connected future.
Transformasi Layout Hunian berbasis Aging in Place terhadap Kebutuhan Klien Lansia: Studi Komparatif Denah Rumah Tinggal Tahun 2013 dan 2025 Rizki Aditia Pratama; Erwin Herlian
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan populasi lansia di Indonesia yang mencapai 9,92% (2020) dan diproyeksikan mencapai hampir seperlima penduduk pada 2045 menuntut adaptasi hunian yang mendukung konsep Aging in place (AIP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi layout pada rumah tinggal dua lantai di Pangkal Pinang dalam mengimplementasikan konsep AIP. Studi kasus berupa denah rumah yang dirancang tahun 2013 yang pada tahun 2025 tidak lagi sesuai dengan kebutuhan klien yang telah memasuki usia lanjut. Data primer diperoleh dari surat permintaan revisi klien tahun 2025 yang menyatakan tiga urgensi: (1) penyesuaian denah terhadap aktivitas harian lansia, (2) alih fungsi ruang akibat penutupan akses timur selebar ±3 meter yang berisiko terhadap keamanan, dan (3) optimalisasi aliran udara menghadapi suhu 33-34°C untuk meminimalkan penggunaan AC. Metode penelitian menggunakan analisis komparatif kualitatif antara denah lama (2013) dan denah baru (2025) untuk menilai perubahan performa ruang, aksesibilitas, dan kenyamanan pengguna lanjut usia berdasarkan standar Permen PUPR No.14/2017 dan prinsip Aging in place. Hasil penelitian menunjukkan transformasi layout berhasil menerapkan prinsip AIP melalui: integrasi zona inti tanpa perbedaan level, pemindahan kamar utama lebih dekat ke zona aktivitas harian, penambahan bukaan untuk ventilasi natural, dan penyediaan ruang fitness. Kontribusi penelitian ini memberikan model transformasi hunian eksisting menjadi Aging in place yang dapat diadaptasi pada konteks serupa di Indonesia.
Evaluasi Desain Ruang Tunggu Pediatric ICU terhadap Kenyamanan Pengguna RS Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten Muhammad Wijdan Anargya; Erwin Herlian
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang Tunggu pada Pediatric Intensive Care Unit (PICU)memiliki peran strategis dalam menunjang kenyamanan fisik maupun psikologis keluarga pasien selama menunggu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi desain ruang tunggu PICU di Rumah Sakit Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten berdasarkan aspek tata ruang, kapasitas, sistem ventilasi dan bukaan, pencahayaan, serta tingkat kebisingan terhadap kenyamanan pengguna. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif melalui observasi langsung, pengukuran teknis, dan wawancara dengan keluarga pasien. Pengukuran secara teknis dilakukan untuk mengetahui besarnya cahaya dan tingkat suara, kemudian dibandingkan dengan standar yang sudah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain ruang tunggu PICU belum sepenuhnya mendukung kenyamanan pengguna. Masalah utama yang ditemukan antara lain ventilasi alami dan ventilasi silang yang tidak memadai sehingga menyebabkan ruangan terasa pengap, pencahayaan yang tidak mencapai standar minimum, serta kebisingan yang pada beberapa waktu melebihi batas yang direkomendasikan. Temuan tersebut menjadi dasar untuk merumuskan rekomendasi desain ruang tunggu PICU yang berorientasi pada peningkatan kenyamanan pengguna. Penelitian ini diharapkan menghasilkan arahan perbaikan desain yang aplikatif dan berbasis kondisi eksisting, khususnya terkait optimalisasi ventilasi dan pencahayaan, pengendalian kebisingan, serta penataan ruang yang lebih efektif, sehingga dapat menjadi referensi bagi pihak rumah sakit dan perancang dalam mewujudkan ruang tunggu PICU yang mendukung kenyamanan fisik dan psikologis keluarga pasien sesuai prinsip healing environment.
Pengukuran Intensitas Kebisingan dan Simulasi Material Peredam (Studi Kasus Ruang Rapat PU Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1A) Salsa Indriyani Sumadi; Erwin Herlian
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebisingan di lingkungan kerja yang berdekatan dengan aktivitas konstruksi infrastruktur berskala besar berpotensi menurunkan kenyamanan dan efektivitas komunikasi di ruang rapat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kebisingan dan waktu dengung (RT60) pada Ruang Rapat PU Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1A, serta mensimulasikan penggunaan alternatif material peredam sebagai solusi teknis. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan pengukuran langsung menggunakan Sound Level Meter di 15 titik sampling melalui metode grid. Hasil pengukuran menunjukkan tingkat kebisingan tertinggi mencapai 73,5 dB, yang melampaui ambang batas ideal (50-60 dB), serta nilai (RT60) eksisting sebesar 0,97 detik yang memicu gema (echo). Simulasi perbaikan dilakukan dengan membatasi intervensi pada elemen interior melalui penggantian plafon menggunakan Polyester Fiber Acoustic Board (NRC 0,75) dan pelapisan dinding dengan Fiberglass Acoustic Panel. Hasil simulasi menunjukkan peningkatan luas serap dari 43,33 sabin menjadi 118,65 sabin, yang berhasil menurunkan nilai RT60 secara signifikan menjadi 0,35 detik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengaplikasian alternatif material peredam secara spesifik pada elemen plafon dan dinding yang terpapar bising mampu menciptakan kualitas akustik ruang rapat yang jernih, kedap, dan sesuai dengan standar kenyamanan kerja.
Desain Adaptif Ruang Direksi Keet untuk Meningkatkan Kenyamanan Termal melalui Inovasi Material Berkelanjutan (Studi Kasus: Direksi Keet Proyek OneMed Health Care Office Tower) Ferdiansah Herianto; Erwin Herlian
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada desain adaptif ruang direksi keet di proyek Onemed Health Care Office Tower, bertujuan meningkatkan kenyamanan termal melalui inovasi material berkelanjutan. Kenyamanan termal merupakan faktor krusial dalam produktivitas dan kesejahteraan pekerja. Lingkungan kerja temporer sering menghadapi tantangan seperti sirkulasi udara buruk dan penggunaan material yang tidak efisien, yang dapat mengakibatkan ketidaknyamanan. Melalui pendekatan kualitatif, studi ini mengeksplorasi penggunaan kardus sebagai alternatif material bangunan yang ramah lingkungan dan efisien. Pengukuran suhu, kelembapan, dan kecepatan udara dilakukan di beberapa ruang dalam direksi keet, menunjukkan hasil yang tidak memenuhi standar kenyamanan (BSN, 2001). Hasil analisis menunjukkan bahwa suhu rata-rata mencapai 34,74°C, kelembapan 60,82%, dan kecepatan udara 0,56 m/s, masing-masing di atas batas ideal. Inovasi penggunaan kardus sebagai pelapis atap dan dinding terbukti efektif dalam mengurangi akumulasi panas dari sinar matahari, menjaga suhu ruangan tetap sejuk. Responden melaporkan peningkatan kenyamanan, terutama saat musim panas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kardus memiliki potensi untuk digunakan sebagai material konstruksi yang berkelanjutan, mengurangi ketergantungan pada material berbasis energi tinggi, serta menurunkan emisi karbon. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi aspek daya tahan dan aplikasinya di berbagai konteks bangunan.
Identifikasi Material Fasad terhadap Karakteristik Arsitektur Kontemporer pada Desain Fasad Gedung Onkologi (Studi Kasus: Gedung Onkologi RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten) Gilang Wildan Mukholadun; Erwin Herlian
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang identifikasi material pada desain fasad Gedung Onkologi RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten sebagai bagian dari arsitektur kontemporer. Fasad tidak hanya sebagai pelindung bangunan tetapi juga sebagai media ekspresi visual yang mencerminkan karakter dan identitas arsitektur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui pengumpulan data lapangan, studi literatur, serta analisis visual terhadap material fasad. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan material fasad seperti Glassfiber Reinforced concrete (GRC), bata tempel, kaca, dan alumunium pada fasad gedung onkologi mampu menciptakan tampilan yang modern, efisien, dan dinamis. Penerapan material tersebut mencerminkan Kesan sederhana, inovatif, dan adaptif yang selaras dengan karakteristik arsitektur kontemporer. Dengan demikian, material fasad memilik peran dalam membentuk karakter visual bangunan serta menjadi material yang menghubungkan nilai moderenitas dengan citra lingkungan.
Potensi Adaptasi Desain menggunakan Arsitektur Nusantara pada Transformasi Bangunan Eksisting Museum Majapahit Arrahma Bayu Adisaputa; Erwin Herlian
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas transformasi bangunan eksisting Museum Majapahit di kawasan Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, melalui penerapan konsep arsitektur Nusantara. Seiring dengan rencana pemindahan fungsi museum ke lokasi baru, bangunan eksisting berpotensi kehilangan peran dan pemanfaatannya. Bangunan eksisting ini memiliki nilai sejarah serta karakter arsitektur Majapahit yang kuat, seperti penggunaan bata merah, komposisi ruang yang simetris, dan bentuk atap tradisional. Pendekatan arsitektur Nusantara diterapkan melalui pelestarian elemen fisik utama bangunan serta penyesuaian fungsi ruang untuk mendukung aktivitas kreatif masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi elemen arsitektur Nusantara pada bangunan eksisting dan merumuskan konsep adaptasi desain agar bangunan tetap berfungsi secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, studi literatur, dan analisis visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi fungsi bangunan sebagai pusat kreatif lokal mampu menjaga nilai budaya serta sebagai area penunjang kawasan Trowulan.
Strategi Penerapan Desain Adaptif Rumah Dua Lantai dalam Merespon Pertumbuhan Keluarga: Studi Kasus Rumah Ibu Saras di Magelang Fitria Hanan Abidah; Erwin Herlian
Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2026: Prosiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah tinggal merupakan tempat untuk manusia tinggal jangka panjang yang mewadahi seluruh aktivitas dan kebutuhan penggunanya. Perubahan kebutuhan ruang yang muncul seiring berjalannya waktu dalam tahap menghuni menyebabkan rumah tinggal memerlukan desain yang mampu untuk terus beradaptasi terhadap perubahan. Metode penelitian secara deskriptif kualitatif digunakan dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, studi literatur, dokumentasi, dan analisis desain. Hasil dari penelitian strategi penerapan desain adaptif pada rumah dua lantai ini menunjukkan bahwa konsep desain adaptif pada rumah tinggal memiliki potensi besar dalam memenuhi kebutuhan ruang keluarga yang dinamis dari waktu ke waktu. Modifikasi yang dilakukan demi memenuhi perubahan kebutuhan ruang berupa penambahan partisi, perubahan tata letak furniture, dan perubahan fungsi ruang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep adaptif desain pada rumah tinggal dapat menjadi solusi yang relevan bagi perubahan kebutuhan ruang atas berkembangnya keluarga.