Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Penegakan Hukum Lingkungan Hidup di ASEAN: Perbandingan antara Negara Anggota dan Implikasinya thd Keberlanjutan Lingkungan Yoan Barbara Runtunuwu
Jurnal Mahkamah Hukum Vol 2 No 2 (2025): (November) Jurnal Mahkamah Hukum
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze environmental law enforcement mechanisms in ASEAN member countries and examine their implications for regional environmental sustainability. Using a normative legal approach combined with comparative case studies, this study analyzes secondary data in the form of laws and regulations, international agreements, scientific journals, and official reports from Indonesia, Malaysia, Singapore, Thailand, and Vietnam. The analysis is conducted qualitatively using comparative techniques to identify differences in legislative frameworks, institutional capacity, oversight mechanisms, and enforcement effectiveness. The results show significant variations in the effectiveness of environmental law enforcement, with Singapore having the most effective system (Environmental Performance Index ranking 39) and Vietnam (ranking 141). This disparity impacts regional environmental sustainability, as evidenced by transboundary environmental problems such as haze, which causes economic losses of USD 16.1 billion per year. Countries with effective law enforcement exhibit better air quality (Singapore's PM2.5 12 μg/m³ vs. Vietnam's 35 μg/m³) and higher levels of industrial compliance (Singapore's 94% vs. Vietnam's 48%). This study recommends strengthening national capacity, regional harmonization, and increasing ASEAN cooperation to achieve optimal environmental sustainability.
Peran Mahasiswa dalam Mewujudkan Pemilu yang berkualitas Berdasarkan Undang-Undang pemilu Nomor 7 Tahun 2017 di KPU Minahasa Yoan Barbara Runtunuwu; Morais Barakati
Collaborative: Journal of Community Service Vol 1 No 1 (2024): (NOVEMBER) Collaborative: Journal of Community Service
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/4b6q7409

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan Pemilu di Kabupaten Minahasa melalui peran aktif mahasiswa, berdasarkan Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017. Metode yang digunakan meliputi workshop peningkatan kapasitas, kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih, serta keterlibatan dalam monitoring tahapan Pemilu. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif, melibatkan mahasiswa, KPU Minahasa, dan masyarakat. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam Pemilu, dengan kenaikan tingkat partisipasi pemilih sebesar 7%. Terjadi penurunan jumlah pelanggaran Pemilu dari 57 kasus menjadi 23 kasus. Program ini juga menghasilkan inovasi dalam metode pendidikan pemilih dan rekomendasi kebijakan untuk peningkatan kualitas Pemilu. Kesimpulannya, kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan lembaga penyelenggara Pemilu terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas demokrasi di tingkat lokal, menyediakan model yang dapat direplikasi di daerah lain di Indonesia.
Analisis Kebijakan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup di Negara-negara Asean: Implikasi terhadap Akses Keadilan dan Keberlanjutan Lingkungan Yoan Barbara Runtunuwu
Collaborative: Journal of Community Service Vol 1 No 2 (2025): (MARCH) Collaborative: Journal of Community Service
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/w7t5fq98

Abstract

Pengabdian ini bertujuan merealitaskan kebijakan dan penegakan hukum lingkungan hidup di negara-negara ASEAN serta implikasinya terhadap akses keadilan dan keberlanjutan lingkungan. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, pengabdian ini mengkaji dokumen kebijakan, artikel jurnal ilmiah, dan laporan dari organisasi terkemuka dengan menggunakan kerangka analitis yang mengintegrasikan pendekatan yuridis-normatif, socio-legal, keadilan lingkungan, dan tata kelola multi-level. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kemajuan signifikan dalam pengembangan kerangka kebijakan lingkungan di tingkat regional ASEAN, implementasinya di tingkat nasional masih menghadapi tantangan serius akibat keterbatasan kapasitas kelembagaan, konflik kepentingan ekonomi-politik, dan kurangnya akses keadilan bagi masyarakat terdampak. Program pengabdian yang diimplementasikan berhasil meningkatkan literasi hukum masyarakat, menyediakan bantuan hukum, mengembangkan sistem pemantauan berbasis masyarakat, memfasilitasi dialog multi-stakeholder, meningkatkan kesadaran publik melalui kampanye media, memperkuat kapasitas penegak hukum, dan mendidik generasi muda tentang hak-hak lingkungan. Pengabdian ini merekomendasikan penguatan harmoniasi kebijakan lingkungan di tingkat regional, peningkatan kapasitas institusional untuk penegakan hukum, perluasan mekanisme akses keadilan bagi kelompok rentan, serta pengembangan pendekatan inovatif berbasis teknologi untuk pemantauan lingkungan partisipatif dan advokasi kebijakan lingkungan.