Articles
Efektivitas Pemanfaatan Perpustakaan Sebagai Sumber Belajar Bahasa Indonesia
Firdaus Muhammad Dewangga;
Eunice Widyanti Setyaningtyas
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14034
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa efektif pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar Bahasa Indonesia. Perpustakaan sebagai sarana yang ada di sekolah kadang masih belum dimanfaatkan secara efektif, salah satu faktornya adalah tenaga pengajar yang kurang memanfaatkan perpustakaan tersebut. Penelitian ini memfokuskan pada konsep puisi dalam materi puisi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pretest dan post test. Metode penelitian ini menggunakan Experiment dengan desain Quasi Experimental Design. Berdasarkan hasil penelitian, besarnya nilai rata rata metode konvensional berbantu perpustakaan sebesar 7,18 sedangkan nilai rata rata metode konvensional 6,18. Penerapan metode pembelajaran konvensional berbantu perpustakaan lebih efektif dibanding dengan penerapan metode konvensional dalam memanfaatkan perpustakaan sebagai sumber belajarnya serta dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep peserta didik khususnya konsep puisi. Dari hasil data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa sumber belajar melalui pemanfaatan perpustakaan lebih efektif dibanding pembelajaran secara konvensional, serta dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem-Based Learning Terhadap Kemampuan Kritis Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VI Membandingkan Dua Teks Eksplanasi
Eduardus Tyas Endy PP;
Eunice W. Setyaningtyas
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.14035
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Problem-based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas VI. Penelitian ini memfokuskan pada mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu teks eksplanasi, sasaran pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VI. Desain penelitian ini menggunakan Non-Equivalent control group design, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah post-test. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini berdasarkan perolehan hasil Uji-T sebesar 0,03<0,05 maka dapat disimpulkan terdapat perbedaan dan pengaruh dalam penerapan model model pembelajaran Problem based-learning terhadap kemampuan berpikir kritis konsep pembelajaran mencari perbedaan dan persamaan dua teks eksplanasi pada peserta didik kelas VI.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR
Dwi Afnan Puji Astuti;
Slameto Slameto;
Eunice Widyanti Setyaningtyas
JS (JURNAL SEKOLAH) Vol 2, No 2 (2018): Maret 2018
Publisher : Universitas Negeri Medan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (235.637 KB)
|
DOI: 10.24114/js.v2i2.9520
Abstrak : Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Sekolah Dasar. Subjek penelitian dengan 20 siswa sebagai kelas penerapan model problem based learning. Instrumen yang digunakan terdiri dari instrumen tes dan nontes yaitu tes bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah dan non tes berupa observasi untuk mengetahui keterlaksanaan problem based learning dalam pemecahan masalah. Hasil data dianalisis dengan uji normalitas dan homogenitas kemudian dilanjutkan teknik analisis data uji-t dengan SPSS 20 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sig sebesar 0,000 < 0,005 yang artinya pembelajaran model problem based learning berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SD.Kata Kunci : Problem Based Learning, Kemampuan Pemecahan Masalah
PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENGEMBANGAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERBASIS BAHASA NASIONAL DAN INTERNASIONAL BAKU BAGI GURU PAUD DAN SD DI KECAMATAN GETASAN KABUPATEN SEMARANG
Indri Anugraheni;
Mozes Kurniawan;
Elvira Hoesein Radia;
Eunice Widyanti Setyaningtyas
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2020): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (215.036 KB)
|
DOI: 10.29303/jppm.v3i4.2294
Bahasa Indonesia yang berfungsi sebagai media komunikasi, media penyebarluasan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta sebagai bahasa kebanggaan bangsa Indonesia wajib dikuasai oleh segenap warga Indonesia, terutama oleh para pendidik. Sementara itu bahasa internasional perlu juga dipelajari agar generasi sekarang dan mendatang tidak ketinggalan informasi, dapat memahami dan memanfaatkan berbagai informasi untuk perkembangan hidup mereka. Oleh karena itu, keberlanjutan dari pendidikan dan pelatihan keterampilan berbahasa nasional (Indonesia) dan internasional (Inggris) yang dilaksanakan pada periode lalu, perlu dilanjutkan untuk memperkuat keterampilan berbahasa para guru PAUD dan SD dalam melaksanakan tugas dan panggilan sebagai pendidik. Peningkatan kapasitas dan profesionalitas melalui program pengabdian masyarakat lanjutan yang dilakukan adalah melalui kegiatan pembekalan yang bertujuan supaya para guru dapat mengembangkan kemampuannya untuk menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar pada penulisan dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Penggunaan bahasa dalam RPP ini adalah media untuk secara lebih sadar membentuk kebiasaan para guru untuk menjadi model penutur bahasa yang baik, mengembangkan kegiatan berbahasa yang lebih efektif, juga mulai membiasakan siswa untuk mengenal bahasa internasional. Sehingga, penulisan perodesur pembelajaran dalam RPP pun disesuaikan agar mewadahi aktivitas berbahasa Indonesia maupun Inggris.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PENERAPAN MODEL PBL BERBANTU KARTU PECAHAN PADA SISWA KELAS IV
Febrian Putra Bamega;
Bambang Suteng Sulasmono;
Eunice Widyanti Setyaningtyas
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (401.306 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v3i2.279
Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan desain penelitian model Kemmis dan McTaggart yang diterapkan di SD FX Marsudirini 78 Salatiga untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan Teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Validasi dari instrumen penelitian dilakukan melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil dari penelitian ini yaitu tahap pra siklus sebanyak 21 siswa (46,67%) dari 45 siswa dinyatakan tuntas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kemudian pada tahap siklus I yaitu sebanyak 33 siswa (73,33%) dinyatakan tuntas KKM. Dan pada tahap siklus II hasil belajar siswa kembali mengalami peningkatan sebanyak 37 siswa (82,22%) dinyatakan tuntas KKM. Pada tahap pra siklus rata-rata nilai siswa adalah 64,28, pada tahap siklus I rata-rata nilai siswa adalah 75,11, dan pada tahap siklus II rata-rata nilai siswa adalah 80,78. Penelitian yang telah dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan kartu pecahan terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Constraints and Solutions to Problems in Online Learning at SD Kristen Satya Wacana, Salatiga
Fidelis Alvin Basundara Prima;
Eunice Widyanti Setyaningtyas
Salasika Vol 5 No 2 (2022): Salasika (Indonesian Journal of Gender, Women, Child, and Social Inclusion's Stud
Publisher : Asosiasi Pusat Studi Wanita/Gender & Anak Indonesia (ASWGI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36625/sj.v5i2.109
The Covid-19 pandemic has had a significant impact on the world of education. Therefore, the government, through the relevant ministries, makes crucial policies by imposing distance or online learning. In an effort to support this learning, the government has also implemented an internet quota program for students by deactivating various social media so that students focus on learning. However, it cannot be denied that there are obstacles in learning. The results of the questionnaire show that network constraints play a major role in learning. With intermittent sound, the network which often crashes is enough to disrupt the online learning process. The solution offered by students' parents is to change the provider or wait until the network is normal. The dominant solution in the results of this study is to carry out learning variations, namely face-to-face and online as well as recording material and adding learning applications so that if there is a disruption to the learning network, the learning continues because the material is already stored on the students' or parents' mobile phones. All obstacles can be overcome thanks to good cooperation between schools, especially support teachers, parents and students.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write dan Picture and Picture Dalam Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan Deskripsi
Ari Wicaksono Wibowo;
Eunice Widyanti Setyaningtyas
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5151
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas antara pembelajaran think talk write (TTW) dan pembelajaran picture and picture terhadap keterampilan menulis karangan deskripsi peserta didik kelas V di SD Pangudi Luhur Ambarawa dan untuk mengetahui diantara pembelajaran think talk write dan strategi pembelajaran picture and picture yang memiliki tingkat efektifitas lebih tinggi terhadap keterampilan menulis karangan deskripsi kelas V di SD Pangudi Luhur Ambarawa. Variabel bebas pada penelitian ini adalah model pembelajaran think talk write dan model pembelajaran picture and picture (X). Variabel terikat pada penelitian ini adalah keterampilan menulis karangan deskripsi pada mata pelajaran siswa kelas bahasa indonesia V SD (Y). Teknik pengambilan data menggunakan observasi, dokumentasi dan tes. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi dan tes. Pada penelitian ini uji analisis statistik terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t atau uji beda rata-rata. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perbedaan keterampilan menulis karangan deskripsi yang ditnjukkan dengan hasil uji-t posttest think talk write dan picture and picture, di mana nilai signifikansi berdistribusi lebih besar dibandingkan dengan standar signifikansi. Model pembelajaran picture and picture memiliki efektivitas lebih baik dalam meningkatkan kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas V SD Pangudi Luhur Ambarawa dibandingkan TTW. Pembelajaran menulis teks deskripsi dengan menggunakan model pembelajaran picture and picture dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks deskripsi dengan nilai signifikansi berdistribusi lebih besar dibandingkan dengan standar signifikansi.
Media Pembelajaran Aplikasi Android untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Materi Sistem Tata Surya
Wiga Pratama Benedeto;
Eunice Widyanti Setyaningtyas
Journal on Teacher Education Vol. 5 No. 1 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jote.v5i1.16005
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis aplikasi android pada smartphone sebagai media pembelajaran IPA kelas VI Sekolah Dasar (SD) dan untuk mengetahui kelayakan pengembangan aplikasi berbasis android pada smartphone sebagai media pembelajaran pada topik sistem tata surya kelas VI Sekolah Dasar (SD). Metode yang digunakan dalam penelitian inji adalah Research and Development (R&D) dengan desain pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi oleh Sukmadinata. Model pengembangan yang digunakan yaitu ASSURE. Berdasarkan uji validasi oleh ahli materi memperoleh angka presentase 91% dengan kategori “sangat tinggi”. Hasil uji ahli media memperoleh angka presentase 86% dengan kategori “sangat tinggi”. Hasil uji ahli bahasa memperoleh skor 90% dengan kategori “sangat tinggi”. Berdasarkan uji terbatas yang dilakukan memperoleh angka persentase 86% dengan kategori “sangat tinggi”. Hasil uji ahli dan uji coba terbatas yang telah diperoleh menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis aplikasi android yang dibuat sudah layak digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan minat belajar siswa.
Efektivitas Strategi KWL (Know-Want To Know-Learned) dan Strategi Summarizing pada Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Kelas 4 SD
Kartika Meyla Sari;
Eunice Widyanti Setyaningtyas
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i8.2725
Tujuan penelitian ini ntuk mencari tahu bagaimana penerapan strategi KWL dan strategi summarizing pada pembelajaran bahasa Indonesia untuk keterampilan membaca pemahaman siswa kelas 4 SD. Selain itu juga untuk mencari tahu perbedaan yang signifikan antara hasil membaca pemahaman pada kelompok KWL dan summarizing. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experimental). Jenis ini sering digunakan di ruang kelas saat kelompok eksperimen dan kontrol merupakan kelompok yang berkumpul secara alami sebagai kelas utuh, yang mungkin serupa (Best & Kahn, 1993: 151). Jenis eksperimen ini menggunakan seluruh subjek yang utuh (intact group) untuk diberi perlakuan (treatment). Desain quasi experimental yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-test post-test nonequivalent control group design, yaitu desain yang memberikan pre-test sebelum dikenakan treatment, serta post-test setelah dikenakan treatment pada masing- masing kelompok. Penerapan strategi KWL dan summarizing pada kelompok eksperimen 1 dan kelompok eksperimen 2 dilaksanakan sesuai dengan sintaks yang tersedia. Selain itu, dalam penerapannya, kedua strategi tersebut juga dibantu oleh KWL chart serta summarizing chart untuk mempermudah siswa dalam pelaksanaannya.
Bahan Ajar Buku Cerita Interaktif Berbasis STEAM Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa SD
Adinda Gita Piarasati Liliana;
Eunice Widyanti Setyaningtyas
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 9 No. 3 (2023): July-September
Publisher : Universitas Majalengka
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31949/educatio.v9i3.5869
Kemampuan pemecahan masalah penting dimiliki oleh siswa sekolah dasar. Namun kemampuan ini belum menjadi tujuan pembelajaran yang harus diperhatikan dalam proses pembelajaran di kelas. Orientasi proses pembelajaran masih sebatas bagaiamana menyampaikan pengetahuan kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar yang efektif dalam bentuk buku cerita interaktif berbasis STEAM dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilakukan di SDN Sambirejo 148 dengan sampel 5 orang siswa kelas 3. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Tahapan pengembangan meliputi analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Penelitian dilaksanakan pada tingkat Sekolah Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita interaktif berbasis STEAM yang dikembangkan dinyatakan memiliki tingkat kevalidan yang sangat baik berdasarkan penilaian validator. Berdasarkan uji coba, buku cerita interaktif ini juga efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar. Buku cerita interaktif ini mampu memfasilitasi cara berpikir konkrit siswa, memperkaya pengalaman belajar siswa, dan mendorong kreativitas serta imajinasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah buku cerita interaktif berbasis STEAM ini layak digunakan dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa sekolah dasar. Disarankan bagi para pendidik dan pengembang kurikulum untuk mempertimbangkan penggunaan buku cerita interaktif sebagai salah satu strategi pembelajaran yang inovatif.