Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Komik Digital Interaktif untuk Memperkuat Kemampuan Membaca pada Materi Pengukuran Panjang dan Berat Kelas II SD Dewi, Fransiska Rizkiana; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 5 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3884

Abstract

Permasalahan yang terjadi di Sekolah Dasar (SD) adalah penggunaan media komik yang masih jarang digunakan, siswa yang masih mengalami kesulitan membaca, dan penggunaan media pembelajaran yang kurang kreatif dan inovatif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui desain pengembangan komik digital interaktif dan kelayakan uji validasi ahli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development dengan desain prosedur pengembangan Borg and Gall yang dimodifikasi oleh Sukmadinata. Model pengembangan yang digunakan yaitu ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluate). Penelitian ini dilaksanakan sampai tahap uji validasi ahli. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi di kelas II SD Kanisius Bedono. Hasil uji validasi ahli media sebesar 90% dengan kategori “Sangat Tinggi”. Hasil uji validasi ahli materi sebesar 96% dengan kategori “Sangat Tinggi”. Hasil uji validasi ahli bahasa sebesar 68% dengan kategori “Tinggi”. Media memperoleh kritik dan saran perbaikan dari validator sehingga dapat membantu guru dalam kegiatan pembelajaran. Pengembangan media komik digital interaktif memiliki kelebihan untuk membantu siswa dalam memahami materi pengukuran panjang dan berat dan memperkuat kemampuan membaca siswa kelas II SD. 
SERVICE LEARNING: IMPLEMENTASI BAHASA DAN SASTRA KREATIF BAGI SISWA PAUD DAN SD DI KOTA SALATIGA Kurniawan, Mozes; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v6i2.4835

Abstract

Mengingat pentingnya pengembangan keterampilan berbahasa pada anak, sekolah-sekolah mengembangkan pembelajaran literasi bahasa anak dengan berbagai bentuk pembelajaran. tidak semua sekolah secara konsisten mengembangkan pembelajaran bahasa dalam rangka penguatan literasi anak secara inovatif dan kreatif. Ada dugaan, kurangnya pengetahuan mengenai beragam model pembelajaran inovatif menjadi alasan kurang berkembangnya cara mendampingi anak belajar bahasa. Inilah yang juga dirasakan oleh sekolah sebagai subjek pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Service Learning: Implementasi Bahasa dan Sastra Kreatif bagi Anak – Anak PAUD dan SD di Kota Salatiga”. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini melibatkan mahasiswa sebagai agen pelaksana utama dalam kerangka Service Learning yang merupakan suatu pendekatan pembelajaran yang berinteraksi dengan masyarakat sebagai tujuan dalam mengaplikasikan konsep pembelajaran tertentu dan di waktu yang bersamaan pelajar dapat memperoleh pengetahuan. Luaran dari kegiatan ini antara lain terlaksananya kegiatan Service Learning yang merupakan pengembangan pembelajaran yang terintegrasi dengan pengabdian masyarakat dan dinilai memberikan berbagai dampak positif bagi pihak sekolah mitra kegiatan dan mahasiswa.
Partisipasi Pembelajaran Siswa Dalam Pembelajaran Dengan Classroom Rules Noviyanti, Ayu Kristiana; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 1 No 2 (2017): May
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.841 KB) | DOI: 10.23887/jere.v1i2.10071

Abstract

This study aims to: (1) Determine the effect of applying classroom rules in participation in teaching students in grades 5 (2) Determine the level of success of the effect of applying classroom rules in participation in teaching students in grades 5 Classroom rules are a set of rules which help organize learning activities, not just a routine or habit but in practice is also based on a standard that will have a positive impact on student behavior both in learning and everyday attitudes. This type of research is experimental research with research design Quasi Experimental Design. Instruments data collection using questionnaires, observations and interviews. Hypothesis testing using t-test and two independent samples t-test two different paired sample with SPSS 16.0. The results showed that: (1) the results of pre-test and post-test participation learning experimental class increased after applying classroom rules is higher than pre-test participation study before applying classroom rules with an average participation of learning by 52 904 and the average after applying classroom learning participation rules amounted to 55 761; (2) Participation of higher learning experimental class of classes controls (t = 2.342> ttabel 5% = 2,021). Thus the application of classroom rules affect the increased participation of student learning. Application of the rules Clasroom done optimally will affect the formation of character and the effect on student achievement.
Peningkatan Hasil Belajar IPS Melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair and Share (TPS) dengan Teknik Gallery Walk Kurniasari, Elisabet Febrian; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 1 No 2 (2017): May
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.334 KB) | DOI: 10.23887/jere.v1i2.10074

Abstract

The background of the problem in this research is the lack of class V student learning result Christian Elementary School 04 Salatiga Eben Haezer. This study aims to improve student learning outcomes using learning model Think Pair Share technique Gallery Walk. This type of research is a classroom action research (CAR) conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages: action planning, action, observation and reflection. The results of this study showed an increase in the value of student learning outcomes with minimal completeness criteria (KKM) is ≥70. It can be seen from the students' prior to action, of 25 fifth grade students there are only 11 students who achieve the KKM with a percentage of 44%. Then the action on the first cycle to 20 students who achieve the KKM with a percentage of 80%. In the second cycle of learning outcomes is increasing, reaching the KKM 25 students with a percentage of 100%. So it can be concluded that the use of the learning model Think Pair Share with Gallery Walk techniques to improve learning outcomes in social studies.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PENERAPAN MODEL PBL BERBANTU KARTU PECAHAN PADA SISWA KELAS IV Bamega, Febrian Putra; Sulasmono, Bambang Suteng; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i2.279

Abstract

Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan desain penelitian model Kemmis dan McTaggart yang diterapkan di SD FX Marsudirini 78 Salatiga untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan Teknik observasi, tes, dan dokumentasi. Validasi dari instrumen penelitian dilakukan melalui uji validitas dan reliabilitas. Hasil dari penelitian ini yaitu tahap pra siklus sebanyak 21 siswa (46,67%) dari 45 siswa dinyatakan tuntas Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Kemudian pada tahap siklus I yaitu sebanyak 33 siswa (73,33%) dinyatakan tuntas KKM. Dan pada tahap siklus II hasil belajar siswa kembali mengalami peningkatan sebanyak 37 siswa (82,22%) dinyatakan tuntas KKM. Pada tahap pra siklus rata-rata nilai siswa adalah 64,28, pada tahap siklus I rata-rata nilai siswa adalah 75,11, dan pada tahap siklus II rata-rata nilai siswa adalah 80,78. Penelitian yang telah dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbantuan kartu pecahan terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS 4 MELALUI PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Dharmawan, Bagus; Sulasmono, Bambang Suteng; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v3i2.281

Abstract

Penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV SDN Kebondowo 01. Penggunaan model pembelajaran Problem-based Learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika. Untuk melihat peningkatan hasil belajar peneliti menggunakan aplikasi microsoft excel. Peningkatan hasil belajar siswa yang dapat dilihat pada pra siklus ke siklus I peningkatannya dari 4 siswa menjadi 19 siswa atau sebanyak 15 siswa (41%) meningkat, dari siklus I ke siklus II dari 19 siswa menjadi 28 siswa atau sebanyak 9 siswa (24%) mengalami peningkatan. Jadi dapat disimpulkan dari data diatas bahwa Model Problem based Learning lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika kelas 4.
Efektivitas Pembelajaran Berdiferensiasi Model Complex Instruction dan CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) Terhadap Kemampuan Membaca Pemahaman Untuk Siswa Sekolah Dasar Kelas IV Laraswati, Anggun; Setyaningtyas, Eunice Widyanti
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 13, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v13i2.500

Abstract

The purpose of this study was to determine differences in the effectiveness of reading comprehension skills based on the differentiated learning methods of complex instruction and CIRC models in fourth grade elementary school students, as well as to determine the higher level of effectiveness between differentiated learning of Complex instruction and CIRC models on reading comprehension abilities in elementary school students. Class IV. This experimental research uses the Non Equivalent Control Group Design design which will use two classes as research subjects, namely the control class and the experimental class. The results showed that when teaching using differentiation was used for fourth grade elementary school students, the CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) model and the Complex Instruction model provided diverse learning outcomes for students. The experimental class (SD Negeri Suruh 01 Class IV A) got an average score of 97.25 on the post test, compared to the average score of the control class (SD Negeri Suruh 01 Class IV B) which was only 79.35. In the experimental class, students were more involved in group discussions and were better prepared in communicating the results of group work, whereas in the control class, there were still some students who refused to work together in completing assignments given by the teacher. The difference in the application of the learning model to learning outcomes is based on the behavior targeted at students when working in groups. The experimental class, seen from the grades and completeness achieved by each student, has a greater value than the control class.